NovelToon NovelToon
PEWARIS KESATRIA JATAYU

PEWARIS KESATRIA JATAYU

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / Pendekar / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir / Masalah Pertumbuhan / Fantasi Timur
Popularitas:858k
Nilai: 4.7
Nama Author: Jatayu 89

Seorang anak yang terpisah dengan orang tuanya, Pada saat berdesak-desakan ditengah gelombang lautan manusia yang sedang mengungsi akibat dari serbuan kerajaan Selo Cemeng kepada kerajaan Gading Padas, Mengharuskan para rakyat kerajaan Gading Padas harus mengungsi ke kerajaan Tirta Kencana.

Sialnya pada saat melintas ditengah hutan Pancer tanpa disadari, Dia terdesak oleh tubuh orang dewasa sehingga dia terpeleset di jurang hutan Pancer yang cukup dalam sehingga tidak ada yang menyadarinya.

Bagaimana nasib Cakra Wiryamanta, Sang anak yang jatuh di jurang hutan Pancer ? Apakah dia bisa bertemu kembali dengan orang tuanya ?

Silahkan menikmati !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jatayu 89, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SANG PERTAPA

Kepanikan terjadi di salah satu bagian dari rombongan pengungsi, Nyai Galuh yang baru menyadari anaknya sudah tidak ada lagi di sampingnya dengan panik dia menerobos melawan arus para pengungsi, Dia mencari keberadaan Cakra, dengan panik dia memeriksa anak kecil yang dia temui, Dia berusaha mendatangi setiap anak kecil yang berjalan bersama orang-orang dewasa sambil berharap bahwa anak itu adalah cakra anaknya, Namun usaha tersebut masih belum membuahkan hasil, Setiap anak yang di hampirinya ternyata bukan Cakra, Sampai pada suatu saat dia berjumpa dengan salah satu prajurit anak buah suaminya.

"Ada apa nyonya ? kenapa nyonya terlihat panik seperti ini ? " tanya prajurit itu kepada nyai Galuh yang dia kenali sebagai istri atasannya.

"Aku terpisah dengan anakku Cakra, Aku berusaha mencarinya, Tolong bantu aku mencarinya ! " jawab Galuh.

"Tenang nyonya, Kami akan segera berusaha mencarinya, Semoga aden Cakra baik-baik saja, Sebaiknya nyonya kembali jalan sesuai arah kita agar kita semakin cepat bisa keluar dari hutan ini" jawab prajurit itu menenangkan Galuh.

Prajurit itupun mengabarkan kepada semua teman prajurit bahwa anak dari atasan mereka telah terpisah dari biyungnya, Sehingga di sela-sela tugas mereka mengatur para pengungsi, Mereka juga berusaha mencari tahu keberadaan Cakra. Mereka mencoba menyisir setiap tempat yang di harapkan bisa menemukan Cakra, setiap sisi di periksa, sebagian menyisir pinggiran jurang meneliti jika ada tanda-tanda keberadaan Cakra di situ. Namun usaha mereka belum membuahkan hasil.

Tepat dengan terbenamnya matahari yang menjadikan alam menjadi gelap, Rombongan para pengungsi telah keluar dari hutan Pancer yang angker, Lurah Bajra memutuskan untuk mengistirahatkan para pengungsi di pategalan yang cukup luas untuk menampung para pengungsi yang ribuan itu, Disitu Braja terkejut menerima laporan dari prajurit anak buahnya bahwa Cakra anaknya telah terpisah dari biyungnya dan sampai saat ini masih belum ditemukan, Braja kemudian mencari Galuh istrinya.

Galuh memeluk suaminya sambil terisak, Air matanya meleleh penuh kekhawatiran dan penyesalan terhadap hilangnya Cakra.

"Maafkan aku kakang, Aku yang bersalah telah teledor dalam menjaga anak kita" kata Galuh sambil menangis di pelukan suaminya.

"Tenangkan hatimu istriku, Aku akan mencoba mencari anak kita, Tidak ada yang perlu di salahkan dalam kondisi seperti ini, kita semua tahu kita dalam keadaan kelelahan, Semoga anak kita baik-baik saja dan segera bisa kita temukan" ucap Bajra menenangkan istrinya.

Niat hati lurah Braja ingi kembali menyusuri jalan hutan Pancer yang gelap dan licin, Namun hal itu di segera di cegah oleh para sesepuh yang ikut didalam rombongan pengungsi itu, Tentu cukup berbahaya bila malam-malam seperti ini memasuki hutan Pancer.

Dengan berat hati lurah Braja mengurungkan niatnya untuk menyusuri hutan Pancer mencari anaknya, Kemudian dia memberi perintah untuk menginap di tempat itu dan melanjutkan perjalanan esok hari setelah tenaga mereka pulih karena keselamatan para pengungsi lebih utama baginya dan dia menempatkan beberapa prajurit di tepi hutan agar lebih awal mengetahui jika ada pasukan musuh yang datang.

Esok paginya, Setelah semua pengungsi sarapan dari bekal yang mereka bawa kemaren, Lurah Braja memerintahkan Narto, Wakilnya di pasukan prajurit untuk memimpin rombongan melanjutkan perjalanannya, Dia sendiri dengan di bantu lima orang prajurit kembali menyusuri jalanan hutan Pancer yang kemaren mereka lalui, mereka berharap mendapatkan jejak keberadaan Cakra.

......

Byuuuurrrrr...

Suara benda jatuh di mata air yang jernih, Mau tak mau suara itu mengusik seorang kakek berusia 65 tahun yang sudah lama bertapa di bawah cekungan jurang yang tidak jauh dari mata air yang tertimpa benda tadi, Dengan perlahan pertapa yang bernama ki Bagaskara itu membuka mata dan secepat angin ki Bagaskara melesat kearah mata air itu, Dengan sigap ki Bagaskara mengangkat tubuh kecil yang baru saja jatuh di mata air itu untuk di bawa ke tempat yang teduh dan terlindungi dari kucuran air hujan yang turun dengan cukup deras.

Beruntung bagi Cakra, Dia terjatuh di jurang yang agak miring tidak di jurang yang curam, Dia terjerembab dan tubuhnya menggelinding kebawah, Menerobos semak dan membentur pohon yang cukup menjadikan Cakra tidak sadarkan diri, Dia menggelinding jatuh di mata air yang cukup dalam hingga memperkecil cidera yang dialami oleh Cakra, Yang kemudian berakhir tubuhnya di gendong dan di bawa ke tempat teduh oleh ki Bagaskara.

1
Purwati Rujak
tidakjelas
Roni Sakroni
kenanga hanya jadi beban mlulu....
Roni Sakroni
ndaaahhhhh apaan tuh
Roni Sakroni
modus tuh cewek nda tahu malu
Roni Sakroni
si penghianat muncul juga akhirnya
Roni Sakroni
sudah di ingatkan tentang fitnah masih saja terlena dengan wanita-wanita
Roni Sakroni
lanjutkan thor....
Roni Sakroni
terlambat....
Roni Sakroni
perjuangan mengusir penjajah butuh pengorbanan
Roni Sakroni
rindu setengah mati merindu
Roni Sakroni
kuda goblok nda tahu jalan yang bener
Roni Sakroni
dimana mana ada preman
Roni Sakroni
nasehat yang bagus untuk bekal hidup
Roni Sakroni
mulai berkelana
Roni Sakroni
cerita Jatayu apa benar terjadi dalam dunia nyata ya
Roni Sakroni
lanjutkan thor
Roni Sakroni
nasehat mulia dan patut dilaksanakan
Roni Sakroni
murid yg berbhakti
Roni Sakroni
bagus cerita rakyat Nusantara ini
Kanda Prabu
Mana kelanjutannya Thor sudah lama bgt masa sudah begitu ajh endingnya nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!