NovelToon NovelToon
Luka Dibalik Jelita

Luka Dibalik Jelita

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: istia akhtar

Jelita pergi dari rumah dengan membawa pedih dan luka, setelah mendapati kenyataan pahit. Ayahnya telah mengkhianati sang ibu dengan menikahi wanita simpanannya dan membawa wanita itu beserta seorang putri hasil perselingkuhan mereka, yang termasuk saudara tiri Jelita.

Malam dimana Jelita seharusnya mendapat cinta penuh dan tanggung jawab dari Chandra Adi Prama, Nyatanya membuat Jelita makin terluka setelah dengan terang-terangan, Chandra, pria yang dicintainya itu, menyatakan akan menikahi saudara tiri Jelita.

Ditambah lagi dengan sang ibu yang juga telah berpulang ke pangkuan yang maha kuasa, membuat Jelita tepaksa membekukan hatinya.

Hingga jelita pergi membawa luka dan membawa satu-satunya keluarga yang akan menemani jelita selamanya, Membuat hati jelita terasa beku dan enggan mengakui memiliki keluarga.

~Penasaran kisahnya?
Jangan lupa dukung dengan tap love, like, comment and vote yaa....~

Mohon perhatian....
Bagi siapapun yang melihat karya saya di plagiat di aplikasi lain, mohon segera memberi tahu saya.
Kebijakan ini berdasarkan karya saya PESONA ANAK PEMBANTU pernah di plagiat di aplikasi lain dan saya tidak mau mengulangi hal serupa atas cerita ini.
Terima kasih🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istia akhtar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Seorang remaja, tengah bergelung nyaman dengan selimutnya pagi ini. Suara kicauan burung dan bisikan angin yang begitu merdu, membuatnya seolah enggan untuk beranjak dari peraduannya. Di tambah lagi dengan udara yang terasa sejuk, membuat gadis ini semakin nyaman mengeratkan selimutnya.

Gadis remaja berusia delapan belas tahun ini, Jelita namanya. Jelita Ayudya Nugraha. Parasnya yang ayu membuat ia banyak di minati oleh kaum lelaki. Namun sayang, kenyataan dan takdir seolah memperoloknya bak seonggok sampah yang ternistakan.

Semua berawal dari sini. Berawal dari usianya yang menginjak angka delapan belas tahun.

Pagi itu, Jelita sayup-sayup mendengar suara-suara yang saling teriak di iringi isak tangis yang begitu histeris. Dengan penasaran, Jelita beranjak dan keluar kamar berjalan menuju lantai satu. Karena letak kamar Jelita berada di lantai dua, tepat di samping kamar utama.

Semakin dekat, semakin jelas perdebatan mereka. Jelita semakin menajamkan pendengaran untuk mencari tau apa yang mereka debatkan.

"Kau tega, mas. Selama ini, Aku mengurus rumah dan mengurusmu dengan baik. Apa kurangnya aku sampai kau berpaling dan memiliki wanita simpanan? Dan kau bilang apa? Kau punya anak dengan wanita busuk itu? Dan kau akan membawa mereka kerumah ini? Kau gila, mas. Kau gila".

plakk

Satu tamparan mendarat di pipi mulus Ambar Sayu, mama Jelita.

Jelita membelalakkan mata dan menutup mulutnya tak percaya. Papa yang selama ini selalu bersikap hangat di depan Jelita, nyatanya kini telah berani melakukan kekerasan pada sang mama.

"Jaga ucapanmu, Ambar Sayu. Kau pikir siapa dirimu? Kau hanya wanita lemah dan jauh dari kata pantas untuk di sandingkan denganku. Jangan lupakan asal usulmu. Kau tak lebih dari sekedar wanita yang di jodohkan ayah denganku".

"Meski hubungan kita berawal dari pernikahan, tapi ingat, mas. Ada Jelita di antara kita. Kau menyakitinya juga, mas. Kau...."

"Aku hanya memperjuangkan cinta ku, Ambar. Sukma Wati adalah cinta ku semenjak kami duduk di bangku SMA. Kau hanya wanita bodoh yang mau-mau saja di nikahkan denganku. Aku menikahimu dan memberimu nafkah lahir batin, harusnya kau bersyukur. Aku tidak mencintaimu, dan sudah berusaha untuk menerimamu. Jadi jangan melunjak dan menuntut hal lebih lagi, Ambar".

Sumpah demi apapun juga, Jelita tidak pernah melihat perangai papanya yang demikian kasar terhadap sang Mama. Jelita meneguk ludahnya dengan kepahitan yang kian terasa.

Fakta demi fakta telah tersuguhkan di depan mata. Jelita terpukul dengan sangat keras.

Baru seminggu yang lalu Jelita selesai melakukan ujian akhir sekolahnya, Jelita merasa lega karena ia tinggal memikirkan untuk mendaftar di universitas yang ia inginkan.

"Dua puluh tahun bukan waktu yang sebentar bagiku menerima kenyataan kalau kamu harus membagi kasih dan waktu untuk Sukma mu itu. Aku juga mau di perhatikan, mas. Jelita juga butuh waktu kamu. Kamu selalu melakukan alasan pekerjaan di luar kota demi menghabiskan waktu dengan wanita itu".

"Diam, Ambar! Sekali lagi kau teriak, akan ku buat kau meraung setelah ku ceraikan!".

"Tidak. Aku tidak akan Sudi kau ceraikan. Wanita jalangmu itu akan bersorak menang jika aku mundur dan melepaskan mu. Ayah dan ibumu pasti menangis di surga melihatmu begitu busuk karena tidak adil memperlakukan Jelita dan anak mu dengan jalang itu!".

Tanpa kata, ayah Jelita, Yusman Nugroho membalikkan badan. Alangkah terkejutnya Yusman karena mendapati Jelita sudah berada di ujung anak tangga dengan air mata yang sudah mengucur deras.

"Lita?". Yusman bergumam lirih. Yusman tidak mampu lagi menahan rasa keterkejutannya itu. Disusul sang mama Jelita yang juga mengalihkan tatapannya pada Jelita.

"Lita?", Ambar hanya bisa meneguk ludahnya kasar.

Dengan menguatkan langkah kaki yang terasa gemetar, Lita berjalan menghampiri dua paruh baya yang mematung itu.

"Sejak kapan papa punya simpanan? Jadi benar papa tidak mencintai mama?". Jelita bertanya dengan suara bergetar. "Jawab pa" Jelita bertanya dengan suara lirih.

Ambar, mama Jelita adalah wanita yang lemah lembut. Tutur katanya juga sopan. Wajah ayunya menjadi pelengkap yang membuktikan bahwa Ambar adalah wanita yang nyaris sempurna.

Tapi sayang sungguh sayang, Semua kebaikan dan kecantikan itu tidaklah terlihat oleh mata Yusman. Bagi Yusman, tidak ada wanita yang lebih sempurna dari Sukma. Cinta pertamanya semenjak Yusman masih di bangku SMA.

"Papa......".

"Sebelum mama hadir dan dijodohkan oleh eyang Kakung mu, Lita".

"Ambar....."

"Jika kau tidak mampu menjawab, biar aku yang menjawabnya, mas. Lita sudah dewasa, sudah waktunya dia tau kebenaran tentang kenyataan ini. Kenyataan yang kamu buat sendiri", Jawab Ambar dengan tangisan yang mengucur deras

"Jelaskan dari awal, ma. Jelita ingin tau semuanya". Jelita berjalan menuju sofa ruang tengah di ikuti oleh orang tuanya.

Saat ini, mereka tengah duduk di sofa. Suasana tegang dan mencekam. Jelita menatap tajam sang papa yang hanya diam seribu kata. Entah mengapa, Jelita tak percaya dengan kebenaran tentang simpanan sang papa.

"Mama dan papa menikah atas dasar perjodohan Lita, Mama........"

"Teruskan, ma. Lita rasa, papa tidak akan mengatakan apa pun pada Lita", Lanjut Jelita dengan tatapan yang tak pernah lepas dari sang papa.

"Mama tahu dari awal kalau papa mu tidak pernah bisa lepas dan tidak bersedia lepas dari Sukma, cinta pertama papa semenjak mereka duduk di bangku SMA. Dan papamu telah menikahi Sukma setahun setelah papamu menikahi mama, namun mereka menikah sebatas nikah siri".

Tatapan Ambar nampak jauh menerawang. Meski menyampaikan itu dengan tenang, namun tak dapat menyembunyikan rona luka yang selama ini di pendam-nya.

"Mama mencoba mengerti dan berusaha menerima. Hingga mama mendengar terlahir ya seorang putri dari pernikahan siri mereka, mama tetap berusaha tegar, Lita. Tapi siapa sangka, dua puluh tahun lalu mama mencoba menerima kenyataan, tapi mama menyerah hingga di titik ini".

"Rumah tangga macam apa yang di jalani dengan ke egoisan sesaat? Mama mencoba memahami perasaan papa mu. Tapi papamu bahkan.... tanyakan pada papa mu, Apakah dia memikirkan perasaan mama dan mengesampingkan egonya selama dua puluh tahun ini?".

degg

Yusman tertampar dengan kalimat akhir Ambar yang begitu menusuk sanubarinya.

"Dua puluh satu tahun berumah tangga dan dua puluh tahun hidup mama di madu. Tanpa papamu tau bagaimana penderitaan mama, meski mama selalu mengutamakan perasaan papamu dengan membiarkannya menikahi kekasihnya. Tapi kali ini, mama lelah Jelita. Mama menyerah. Bukankah kesabaran ada batasannya?".

Suara Ambar melemah. Ambar merosot ke lantai dan pingsan saat itu juga. Yusman terkejut dan Jelita berteriak histeris melihat mama nya.

"Ambar...?"Suara Yusman melemah dengan nada bergetar.

"Mama......, ma bangun ma. Mama harus kuat. Mama harus kuat demi Lita, ma. Mama jangan tinggalkan Lita!" Lita menangis sejadi-jadinya dengan membawa kepala sang mama ke dalam pangkuannya.

"Kita bawa mama mu ke rumah sakit", tegas Yusman dengan segera menggendong Ambar dan membawanya menuju mobil.

1
Siska Febriana
makin penasaran lanjut
Siska Febriana
kok karakter cewek ny malah murahan ...jd mles deh lanjut
Siska Febriana: tp penasaran ,lanjut
total 1 replies
fitria apriyani
suka sekali sama radhi
Lulu Adibah
mewek menguras emosional
Rahma Lia
Luar biasa
Istia Akhtar ❤️: terima kasih ulasannya. jangan lupa singgah ke kisah UNWANTED HUSBAND dan PETUNIA AMARILYS, ya🫰
total 1 replies
Lala Al Fadholi
kenapa malah mona yg meninggal...????
Lala Al Fadholi
kenapa zaman skrng pelakor lebih bahagia dr pf istri sah...pantas aja banyak org zaman skrng milih jf pelakor
Lala Al Fadholi
aku justru gedeh sama radho...karna kebaikannya merunyamkan kelnya...chandra wajar ingin anaknya walaupun caranya salah tp klo dia ga tau kan pst akan adem ayam spt 9 thn yg sdh berjalan...ini namanya radhi cari masalah
Lala Al Fadholi
lihat radhi...krn kebaikan aja blm cukup harus juga selain baik haruslah pintar...mana yg akhirnya lbh baik buat istri dan anakmu...akhirnya kan sikap baikmu bawa bencana...akhitnya menderita semua kan
Lala Al Fadholi
radhi juga bofoh bgt saking baik tega menjerumuskan kehidupannya yg udah nyaman anak dan istrinya jd runyam lagi...emang bloon dan baik itu kadang beda tipis
Lala Al Fadholi
suka sosok jelita...tegas dan keras wanita harus begitu klp bisa kejam sekalian biar tau apa itu balasan bagi yg sdh mrnyakiti org
Agus Gepeng
Dah buat aku tegang thor baca sumpah serapahnya
Dewi Kesumawati
kayaknya tokoh antagonis yg masih nyebelin buat aq si yusman. dia ninggalin ambar sampai meninggal, lalu ngusir lita, hidup bahagia sama sukma tahunan, lalu sakit2an bolak-balik di urus habis2an sama sukma, sukma usaha bngt buat minta maaf ke lita utk dia, yusman khususnya dewi. setelah dapet maaf dari lita, dia biarin lita tetap memperlakukan sukma tidak menganggap ibu meski dimaafkan lita, dia biarin sukma usaha sendiri. akhirnya sukma nyerah setelah berjuang utk yusman bertahun2 dan pergi, malah pulang2 di ceraiin sama yusman, anggapnya gak setia dan menyesalkan kenapa sukma gak mau sabar ngadepin lita. helllooow.. lo sebagai orang yg memilih sukma dari ambar ada gak bantu usaha utk ngedeketin lita ke sukma. enak bener ya. meski akhirnya sukma dapetin karma akhirnya, yaitu meninggal gak ada yusman sama kayak ambar. untung sukma dah dapat maaf tulus dari lita.
Renjana
Keren👏👏👏👏👏👏
Linda Yohana
bagus alur ceritanya
Dinasty
Luar biasa
Dinasty
Lumayan
Yoyoh
thoor jangan buat jahat dong jelita n Adhi nya AQ gak setuju lebih baik menyatukan yng terluka jadi insap gitu ya troor maap ngayur
Aprilinda
mantap
Istia Akhtar ❤️: Terima kasih, banyak. Semoga suka, kakak.
total 1 replies
Seroja
entah kenapa ya akhir akhir ini novel novel yg aku baca rata rata byk yg sering salah nama, termasuk novel ini.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!