NovelToon NovelToon
DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

DENDAM DI BALIK AIR TERJUN

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam
Popularitas:172
Nilai: 5
Nama Author: Stychin

Sebuah liburan akhir pekan berubah menjadi mimpi buruk saat sekelompok remaja menemukan rahasia kelam di balik keindahan sebuah air terjun terpencil.Satu persatu dari mereka mulai menghilang,memaksa yang tersisa untuk memecahkan kutukan kuno sebelum fajar tiba atau menjadi korban berikutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Stychin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1

"mah pah hari libur nanti aku sama temen temen mau main ke air terjun di desa sebelah"

Ucap Aulia yang sering di panggil dengan sebutan lia.seorang anak perempuan satu satunya.bu wida dan pak arman selaku orang tuanya terbelalak mendengar ucaan dari anaknya itu saat mereka sedang makan di meja makan.

"Makan dulu sayang,nanti kita bahas lagi setelah makan"Ucap pak arman.

Ia mendidik anak dan istrinya untuk tidak berbicara saat makan.Aulia pun mengangguk lalu melanjutkan sarapannya.Hanya ada suara piring dan sendok yang saling bersahutan.

setelah makanan di piring itu habis,bu wida membereskannya hinga meja makan itu kembali mengkilap.piring dan gelas kotor sudah ia cuci hingga tak menyisakan piring kotor di dapur itu.

Sedangkan anak dan suaminya sudah pergi terlebih dahulu ke halaman depan rumahnya.aulia terbilang memang lebih dekat dengan papanya,sejak kecil ia selalu dimanja tak pernah ada kata tidak jika ia meminta sesuatu.Karena kelahirannya lah yang selalu ditunggu tunggu oleh mereka setelah 3 tahun lamanya mereka menunggu.

Bu wida menyusul keduanya ke depan setelah pekerjaannya dirasa sudah beres.Ia melihat anak dan suaminya yang sedang duduk di kursi taman sambil bercanda.

"lagi becandain apa sih,kok mama gak di ajak?"Tanya bu wida saat baru tiba di hadapan mereka.

"ah nggak,sini duduk ma"

ketiganya duduk di sebuah kursi panjang.Nampak teduh karena diatasnya ada pepohonan yang melindungi mereka dari sinar matahari.

Memang hari ini adalah hari libur,aulia dan pak arman bekerja di sebuah kantor yang berbeda.Bedanya aulia bekerja di kantor milik orang lain,sedangkan pak arman bekerja dikantornya sendiri.Ya bisa di bilang dia seorang pengusaha.Sering sekali pak arman mengajak anaknya untuk bekerja di kantor miliknya,namun aulia menolak karena alasannya ia ingin hidup mandiri.

sedangkan bu wida hanya berdiam diri di rumah sebagai ibu rumah tangga,meski terkadang bosan namun ia tak ingin membantah apa kata suaminya yang menginginkan istrinya untuk tetap di rumah.

"Jadi mau kemana kamu nanti libur?"Tanya pak arman yang tiba tiba melemparkan pertanyan itu kepada aulia.

"ke air terjun desa sebelah pah yang lagi rame itu,katanya udaranya seger enak buat camp"ucap aulia.

"camping?"mata bu wida melotot.

"iya ma,aku kan udah dewasa.ayola masa aku gak boleh sih ngerasain yang namanya camping.temen aku aja udah beberapa kali loh camping,lah aku belum sama sekali"

"Sama siapa aja?"Tanya pak arman.

"sama temen kantor pa"

"kamu boleh pergi asal mereka harus izin sendiri sama papa,biar papa tau siapa aja yang ikut."

"pa!!"Bu wida tampak protes dengan saran suaminya.

"mama gak izinin,kamu perempuan,ngapain camping camping di tempat kayak gitu.Ada binatang buas baru tau rasa."omelnya.

"mama apaan sih,mana ada binatang buas ma.Orang air terjun itu dibuka buat tempat wisata juga,banyak kok yang camp disana.cari aja di internet"ucap aulia tak mau kalah.

"apa namanya?"Tanya pak arman.

"cari aja air terjun panurugan"

pak arman mengangguk,ia menoleh ke arah istrinya lalu menggenggam tangan yang lembut itu sambil memberikan sebuah senyuman seolah menandakan semua akan baik baik saja.

Mau tak mau bu wida harus mengalah demi kebahagiaan anaknya.Aulia sudah berusia 22 tahun bukan anak kecil lagi yang mudah di atur.

"yaudah nanti malem aku ajak temen temen aku kesini Ya pa?"

"iya sayang"

Aulia senang karena masih ada harapan untuk berlibur kesana bersama teman temannya.Hanya perlu meyakinkan kedua orang tuanya saja.

"pa nanti antar mama Ya ke supermarket,mau beli cemilan buat temen aul"

ucap bu wida.

"wih,sama aku aja ma"ucap aulia dengan semangat.

"ah nggak nggak,jalan rame kalo hari minggu.sama papa aja."ucap pak arman membuat wajah aulia cemberut.

"namanya juga jalan raya,ya pasti rame lah pa."ucap bu wida.

"yaudah sayang kita pergi sama papa aja Ya pake mobil"bujuk bu wida sambil mengelus punggung anaknya dengan lembut.

aulia hanya tersenyum lalu pamit pergi ke dalam rumah bersama ibunya untuk bersiap siap.

"anak sama mama sama aja"lirih pak arman sambil menggelengkan kepalanya.

Sambil menunggu anak dan istrinya kembali,pak arman memilih untuk memanaskan mobil yang akan di gunakannya yang masih berada di garasi.

Aulia tampak sudah rapi namun ia duduk sebentar di kursi kamarnya.Ia membuka ponsel untuk memberitahukan hal tadi kepada teman temannya di grup.

[guys papa aku pengen kalian dateng ke rumah,buat mastiin aku pergi sama siapa aja] sebuah pesan yang ia kirimkan lewat aplikasi WhatsApp.

Pesan itu tak lama langsung dibalas oleh mereka.Grup yang hanya terdiri dari 5 orang saja.Mereka berteman saat masih di bangku sekolah SMA,salah satu alasan aulia tidak ingin bekerja di kantor papanya.Karena ia ingin bekerja bersama teman temannya di kantor pilihan mereka.

[gas aja gue mah]_dery

[gue gak ada motor ul kesananya,motor dipake sama bapak gue]-dinda

[gue juga sama]citra

[gue ada motor kalo mau lu pada di rempet tiga nah mau gak?]-martin

Semua tampak sedang online,pesannya di balas dengan cepat oleh mereka.Dery teman laki laki yang selama ini menyukai aulia namun cintanya terhalang karena citra mempunyai perasaan kepadanya.

Sudah lama aulia mengetahui perasaan dery namun ia tak ingin membuat persahabatannya rusak karena cinta segitiga itu.Meski ia juga sempat menyukai dery namun sampai sekarang perasaannya tak pernah ada yang tau.Aulia menutup rapat rapat hatinya untuk dery,agar persahabatan mereka tetap utuh.

[dih ogah kayak cabe]-dinda

[yaudah pake mobil gue aja,tar gue jemput lu din sama lu juga cit]-dery

[lah,gue gak diajak der?]-martin

[kan lu bawa motor]-dery

[ya ikut lah sama kalian,masa gue sendiri pake motor]-martin

[oke fixs tar gue jemput jam habis maghrib]-dery

Aulia hanya menyimak pesan itu tanpa membalasnya.Dirasa sudah selesai ia berniat kembali ke halaman depan untuk bertemu orang tuanya yang mungkin sudah menunggu.

"aul ayo,papa udah nunggu di depan"ucap bu wida yang tengah mengetuk pintu kamar anaknya.

"iya ma tunggu"

ia membukakan pintu untuk ibunya,lalu menuruni anak tangga bersamaan.

"yo pah"ucap bu wida saat sudah kembali menemui pak arman.

"pintunya udah di kunci ma?"

"udah"

Mereka menaiki mobil yang sudah terparkir di luar rumahnya,karena bu wida akan mengunci gerbang rumah yang besar itu.Setelah selesai mengunci ia kembali masuk ke dalam mobil,ia duduk di depan menemani suaminya.Sedangkan aulia duduk di belakang dengan telinga yang di tutup oleh earphone.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!