NovelToon NovelToon
Tentara Penjaga Hati

Tentara Penjaga Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Action / Romantis
Popularitas:752k
Nilai: 5
Nama Author: Arrum Wijaya

Hakikat cinta sesungguhnya akan terungkap dalam kisah ini. Suka, duka, dan lara menyertai drama yang memeluk manja kisah keduanya. Menjaga hati seorang insan hingga raga meninggalkannya. Berawal dari pertemuan di kereta senja kisah seorang wanita pejuang asa untuk agamanya dan seorang abdi negara disatukan dalam ikatan suci keduanya. Prinsip keduanya mengejar asa tidak luput hingga menemukan cinta, menjalani berjuta cerita penuh makna, pelajaran hidup mereka patut untuk dibagikan terkhusus untuk siapapun yang meremehkan kekuatan cinta dan cinta sejati keberadaannya.

Hakikat cinta sesungguhnya tak hanya beradu ketika bersama,
Namun tetap menjaga mahabbah walau tak bersamanya,
Kekuatan cinta bukanlah ketika saling ada,
Namun tetap menjaga rasa cinta dalam hatinya ketika telah tiada,
Hingga ancala dan anila membawa kerinduan keduanya,
Menjadi saksi bisu kekuatan cinta keduanya,
Ketika tak mampu berjumpa menyapa,
Namun tetap disatukan dalam bait pinta dan do'a,
Mengharap kelak disatukan dalam indahnya surga.


Mari membaca novel author, jangan lupa like, komen, vote, dan jadikan novel ini sebagai novel favorit ya... agar tidak tertinggal runtutan ceritanya 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arrum Wijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan di Kereta Senja

Stasiun Yogyakarta kala senja begitu menawan, menelisik keramaian di ujung penantian setiap insan. Tak terkecuali wanita muslimah berjilbab navy itu yang nampak sibuk menelpon seseorang, di tengah kepadatan penumpang kereta yang menunggu kedatangan kendaraan berlintasan rel itu.

"Iya ibu..., ini Aisyah... Aku lagi di stasiun... Sebentar lagi keretanya sampai Bu... Sudah dulu ya... Assalamu'alaikum...". Ujarnya menjawab pertanyaan dari seseorang yang menelponnya.

Di seberang sana ibunya menjawab, "Iya nak..Hati-hati di jalan.. Wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh..."

Percakapan singkat Aisyah dengan ibunya sebelum menaiki kereta jurusan Yogjakarta.

Nabila Aisyah Handoko adalah mahasiswi semester lima jurusan Pendidikan Agama Islam di salah satu Universitas Islam Negeri di Semarang. Libur semester telah tiba, hari ini Aisyah akan pulang ke kampung halamannya di Yogyakarta. Aisyah menunggu kereta yang akan ditumpanginya... Tak beberapa lama kereta pun sampai.

"Pemberitahuan kepada penumpang kereta ekonomi jurusan Semarang-Yogjakarta untuk mempersiapkan diri karena kereta akan sampai di gerbong utama, harap periksa kembali barang bawaan Anda dan selamat menikmati perjalanan menuju Yogyakarta."

Terdengar nyaring pemberitahuan dari petugas KAI, Aisyah pun bergegas memasuki pintu gerbong dengan berhati-hati karena cukup padat penumpang yang masuk saat itu, di tengah himpitan penumpang lainnya, tiba-tiba ada sesuatu yang mengejutkan Aisyah,

'brug...!!!'

Karena terburu-buru seseorang tak sengaja membuat Aisyah terdorong dari belakang, sontak tubuh ramping Aisyah tersungkur di lorong gerbong.

"Kau..tidak apa-apa?" Tanya seorang pria di belakang Aisyah sambil mengulurkan tangannya.

"Tidak, aku tidak apa-apa hanya sedikit pusing... Kepalaku terbentur pintu gerbong." Jawab Aisyah mengelus kepalanya yang masih sedikit sakit tanpa menoleh ke arah pria tersebut, Aisyah memilih mencoba berdiri sendiri dan menolak uluran tangan pria tersebut karena Dia bukan mahramnya.

"Mafkan aku, aku tidak sengaja mendorongmu... Seseorang dari belakang mendorongku dengan kencang.." Jelas pria itu meminta maaf kepada Aisyah.

"Tidak apa-apa, aku baik-baik saja." Tanpa berpanjang kata Aisyah pun meninggalkan pria tersebut dan melanjutkan mencari kursi sesuai tiket yang dipesannya.

"Nah..., ini dia gerbong 2 kursi 2C." Gumamnya..., dan langsung menaruh barang bawaannya kemudian duduk. Tiba-tiba ada seorang tentara yang menghampiri kursi tempat Aisyah duduk.

"Nah... Ini Dia kursi 2D..." Gumam Tentara tersebut dan menaruh barang bawaannya kemudian duduk di samping tempat duduk Aisyah.

"Assalamu'alaikum... Hai, apa kau sudah membaik?" Tanya Tentara tersebut pada Aisyah.

"Wa... Wa'alaikumusaalam... Warahmatullah...hah? Apa maksud bapak..?" Aisyah kebingungan dan gugup menjawabnya, karena ia tidak mengenali tentara tersebut dan tidak sadar bahwa Tentara yang di sampingnya itu yang tadi menabraknya.

"Eummm jadi kamu tidak mengenali saya... Baiklah, Maaf tadi saya yang dibelakang kamu waktu memasuki pintu gerbong kereta... Bagaimana dengan kepalamu? Apa...." Belum selesai Tentara itu berbicara Aisyah sudah memotong,

"Iya pak santai saja... Sudah ya... Minta maaf terus... Belum lebaran juga hehe... Kan sudah saya bilang... Saya tidak apa-apa..."

Dengan wajah senang tentara itu pun berkata,

"Syukurlah... Kalau kau masih pusing saya merasa sangat bersalah... Karena tadi sangat keras kau tersungkur.. " Aisyah hanya diam dan mengangguk dan menghiraukan tentara tersebut.

Selama perjalanan mereka berdua hanya diam dan sibuk dengan handphone masing-masing tanpa berinteraksi, tak jarang Aisyah memilih menikmati pemandangan senja lewat jendela kaca kereta dan mengabadikannya dengan kamera handphonenya, sedangkan tentara itu nampak sibuk dengan sesuatu, sepertinya Dia sedang mengurus tugasnya. Kesenyapan diantara mereka diiringi notifikasi khas dalam kereta,

'Ting tung....'

Suara nada khas sebelum pemberitahuan informasi kereta.

"Pemberitahuan kepada penumpang kereta jurusan Semarang-Yogyakarta sebentar lagi kereta akan sampai di stasiun Solo, kepada penumpang yang akan mengakhiri perjalanan di stasiun Solo harap mempersiapkan diri. Check kembali barang bawaan anda pastikan tidak ada yang tertinggal di dalam kereta." Tak beberapa lama Tentara tersebut pun bersiap karena ia akan mengakhiri perjalanannya di stasiun Solo. Kereta pun berhenti di stasiun Solo Tentara itu turun dari kereta, sedangkan Aisyah masih fokus dengan handphonenya, tak beberapa lama kereta pun melaju kembali. Alangkah terkejutnya Aisyah ketika menoleh ke samping kirinya terlihat sebuah dompet bercorak army, tidak lain tidak bukan itu adalah dompet pak Tentara, lalu Aisyah mengambilnya.

Aisyah merasa bimbang antara harus mengambilnya atau membiarkannya di kursi penumpang yang ada di sampingnya itu. Akhirnya Aisyah memutuskan tetap mengambilnya untuk diberikan ke petugas KAI yang lebih berwenang.

1
Neni Djuhaeni
lanjutan nya mana.
Lita Pujiastuti
di sini Aisyah paham ttv legalitas hub sex, tp dikode sm suami gk paham....kok alur cerita gk sinkron sih Thor mm
Lita Pujiastuti
ortu si kembar jg aneh...enak saja nitip, setelah mampu diambil. sama saja mengobrak ngabrik perasan orang tuh
Lita Pujiastuti
Tuh...thor....aisyah bocil bgt. .di awal kukira aisyah dewasa ...ternyata blass ..
apa author gadis...sehingga penggambaran pasutri kurang pas, walau nikah dijodohkan ..tapi gk segitunya jg keles, apa lagi author menggambarkan seorang yg agamis dan keluarga ponpes, harusnya tahu bgmn hub suami dan istri itu. ini belagak gk tahu ....
Lita Pujiastuti
saya juga seorang guru, jika guru mapel. tiap hari keluar masuk kelas yg berbeda sdh hapal materinya lah, gk perlu belajarn kecuali mo bikin persiapan media atau alat oeraga pembelajaran...itu betul...

thor ..coba amati kehidupan guru di sekitarmu ..biar cerita gk terlalu mengarang bebas ..
Lita Pujiastuti
Thor ..bikin karakter Aisyah kebangetan....sudah dewasa tapi kok gk cepet tanggap....
Aisyah jgn terlalu dibik tdk tahu apa² lah ..bikin dewasa dikit kenapa....
Lita Pujiastuti
Aisyah teledor ...
Lita Pujiastuti
Nah lho, tdk tertolong, ngapain jg bawa kucing. cukup dipinggirkan sj. teledor dan gak masuk akal
Lita Pujiastuti
Aneh ....setahu saya dalam kondisi mendesak guru bisa mohon izin tdk berangkat. dan dg alasan kuat pasti diizinkan. anak dlm kondisi gawat kok, ditinggal sm baby sitter ...
Lita Pujiastuti
Ya ampun, Riko .....😄
Lita Pujiastuti
kaciaannn sihh ..Hamdan ....😄
Lita Pujiastuti
Aisyah ini sdh dewasa tp gk mudeng blass ...walau masih gadis, gk prnh pacaran....hrsy ttp paham lah ...kan sdh dewasa....
Lita Pujiastuti
jaga diri baik² selama di sana, Kapten....
Lita Pujiastuti
bikin kegiatan sendiri Hamdan dan Aisyah...😅
Lita Pujiastuti
mbaknya ini calon persit apa ya....detail bgt menulid rincian syaratnya....walaupun yg baca cape.

dan maaf, byk yg saya skip....krn bertele-tele...🙏
Lita Pujiastuti
Aisyah...aisyah....lihat contoh itu yg hidupnya bener...lihat kok yg gagal, jd ikutan trauma....
Lita Pujiastuti
bungkuuuss...
Lita Pujiastuti
usul thor...itu deretan puisinya dibukukan sj khusus antologi puisi..
yg novel, biasa saja...soalnya jadi bertele-tele ....kurang pas kalau dicampur aduk ..
Lita Pujiastuti
Kena batunya aisyah....ngajakin yg pedas²...sdrinya yg gk kuat....😅
Lita Pujiastuti
ini kok ada yg diulang² paragrafnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!