NovelToon NovelToon
Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: ainuncepenis

Sebelum membaca novel ini dipersilahkan dulu membaca novel yang berjudul sahabatku menghancurkan hidupku dalam 1malam.

Kalian akan mengetahui kisahnya dari sana terlebih dahulu.

Raihan merupakan anak dari CEO Perusahaan Adbver E-Group. Raihan akan memimpin Perusahaan itu setelah lama tinggal di Luar Negri.

Karena paksaan dari mamanya. Raihan akan kembali ke Indonesia dan memimpin Perusahaan dengan peraturan yang baru. Dengan keangkuhannya dan sifatnya yang Arogant.

Lalu bagaimana menjalani hidupnya di perusahaan dan akan sering bertemu dengan Nayra masa lalunya. Wanita yang selalu di hindarinya.

Kita akan melihat perjalanan cinta Raihan dan Nayra yang sangat rumit dan banyak cobaan.

Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 1

...Disarankan membaca novel Sahabatku Menghancurkan Hidupku Dalam 1 malam....

...Agar kalian tau Ceritanya karena ini lanjutan terima kasih.......

...Selamat membaca........!!!!!!...

New York Amerika serikat

Terlihat seorang wanita cantik yang berkulit eksotis dengan rambut pirangnya. Memapah tubuh kekar seorang pria. Siapa lagi kalau bukan Raihan yang sudah mabuk berat.

Carey yang sudah menjadi sahabat dekatnya. Harus menjadi korban dari kelakuan Raihan yang tidak pernah berhenti. Dia akan mendapat panggilan telepon dari pria yang selalu menyusahkannya itu.

Tinggal di gedung Apertemen yang sama. Membuatnya harus menahan sabar jika menghadapi Raihan yang sudah mabuk berat Sebenarnya dia ingin melempar Raihan keluar dari mobil. Atau langsung menjatuhkannya dari lantai atas biar tidak pernah menyusahkannya.

Selalu menjadi korban dalam setiap apapun. Entah apa lagi yang di pikirkan temannya sampai mabuk.

Biasanya kalau mabuk, pasti steres masalah pekerjaan, atau masalah wanita yang berselingkuh atau yang lainnya. Ini pekerjaan dari mana.

Sahabatnya itu justru tidak pernah bekerja dan jika berbicara masalah wanita. Yang ada wanita yang stres berurusan dengannya. Raihan dan Carey memang tinggal di New York sudah lama.

Jika Carey semenjak dari dalam kandungan sudah berada di sana berbeda dengan Raihan yang masih 7 tahun tinggal di luar Negri.

Carey terus memapah Raihan sampai masuk kedalam Apertemen dan langsung menuju kamar.

" Brengsek," desis Carey langsung menghempaskan tubuh Raihan di atas kasur.

" Ihhh, sialan, dasar bikin susah," Umpatnya dengan kesal menatap pria yang berbaring itu sekarang malah meracau tidak menentu.

Tetttttttttt. Tettttt

Tiba-tiba Ponsel Raihan yang ada di saku celananya berdering.

" Hhhhhh," ujar Carey mengacak rambutnya frustasi.

Mendengar ponsel itu terpaksa Carey menaiki ranjang dan merogoh saku celana sahabatnya itu mencari di mana keberadaan ponsel yang sedari tadi berdering.

" Dasar bikin susah, kerjanya mabuk terus," umpat Carey semakin kesal dan akhirnya menemukan ponsel Raihan.

Carey melihat panggilan masuk yang bertuliskan. Momy Zira love.

" Mampus," ujar Carey kaget membelalakkan matanya.

Carey melihat Raihan masih sibuk dengan segala racauannya yang setengah sadar.

" Raihan bangun, Tante Zira menelpon!"

Carey terus memukul keras pipi Raihan agar bangun. Karena panggilan sang mama tidak boleh ditolak.

" Raihan, bangun!" teriaknya dengan keras di telinga Raihan.

" Bilang saja aku masih bersenang-senang," sahut Raihan setengah sadar mengigau.

" Dasar gila, ya yang ada aku kenak imbasnya, buruan bangun!" ujar Carey lagi terus membangunkan.

Carey semakin panik, telpon dari mamanya bahkan tidak berhenti sama sekali, Carey bangkit dari ranjang berdiri di hadapan Raihan.

Dia menggigit satu jarinya bingung harus melakukan apa kepada temannya ini agar bangun.

Dia sungguh panik, bisa-bisa dia jadi sasaran kalau sampai mama dari temannya itu marah. Pasti Raihan akan mengomelinya.

Sepertinya Carey sudah mendapatkan ide. Dengan cepat Carey berlari keluar. Carey menuju dapur dan melihat ke belakang. Dia melihat air pel yang ada di ember dengan cepat dan sekuat tenaga Carey mengangkat ember tersebut menuju kamar Raihan.

Sesampai di kamar Raihan. Raihan masih sibuk dengan mengigaunya. Dan ponsel itu masih saja berdering.

Byurrrrrrrr

Ya akhirnya air bekas pel itu habis membasahi wajah Raihan dan pastinya tempat tidur mahal itu.

" Carey!" teriak Raihan langsung duduk.

Seperti ingin menyelamatkan diri dari sunami. Sunami kan airnya keruh sama seperti air pel itu. Jadi Raihan pasti merasa di terpa ombak.

" Syukurin," ujar Carey berkacak pinggang di depan Raihan yang sedang mengusap wajahnya yang basah.

Raihan menyempatkan diri mencium bau air tersebut yang mengenai bajunya. Sehingga exsperesinya seperti mencium bau menyengat.

" Kau gila. Sembarangan," sahut Raihan yang sudah mulai sadar kesal dengan kelakuan Carey yang selalu suka-sukanya.

" Tuh, Tante Zira nelpon," ujar Carey kesal menunjuk kearah ponsel yang masih terus berbunyi.

" Biasa aja, nggak usah nyolot," sahut Raihan tambah kesal, langsung bergeser meraih ponselnya dan mengangkat panggilan mamanya.

" Iya ma," ujar Raihan nada sedikit kesal.

" Apa kamu bilang, iya ma, kamu pikir mama ini teman kamu, hah!, Sembarangan kamu sama orang tua. Sedang apa kamu, lama sekali mengangkat telpon mama, apa pekerjaan kamu jauh lebih penting dari mama iya, kamu lagi mabuk ya," tebak Zira yang selalu benar.

Raihan menjauhkan ponsel tersebut dari telinganya. Kupingnya sakit mendengar ocehan mamanya. Ya salah bicara sedikit saja Raihan akan mendapat ocehan satu lembar dari Zira.

" Raihan, kamu dengar mama apa tidak!" Teriak Zira jauh di sana yang mungkin sekarang sedang naik darah.

Raihan merapatkan giginya. Mendesis kesal kembali mendekatkan ponselnya ke telinganya. Sementara Carey yang masih tetap berdiri di depannya terkekeh kecil melihat sahabatnya yang dimarahi sang mama.

" Iya momy ku sayang, ada apa momy menelpon bukannya baru semalam kita telponan," ujar Raihan berbicara manis agar mamanya tenang.

Sangat terhitung dia berbicara lembut, bahkan dengan Carey saja Raihan jarang berbicara lembut, kecuali ada maunya saja.

" Oh jadi menurut kamu, kalau sudah di telpon sekali tidak boleh di telpon lagi. Kamu bosan punya orang tua, kenapa tidak kirim santet saja dari sana untuk mama agar mama mati," teriak Zira dengan keras.

Salah lagi, Raihan serba salah, di jawab salah tidak di jawab salah, memang sebaiknya jika mamanya menelpon dia harus bilang iya saja.

Supaya tidak mendapat Omelan dari mamanya. Raihan menarik napasnya menggaruk kepalanya dengan jarinya.

" Bukan begitu mama kusayang, ya sudah mama menelpon Raihan untuk apa?" Tanya Raihan lembut.

" Pulang!" Satu kata yang paling dibenci Raihan.

" Tidak, ma, itu mustahil, Raihan sudah nyaman tinggal di sini," protes Raihan jelas itu hal sulit di kabulkan.

" Mama bilang pulang, kamu harus urus Perusahaan, jangan hanya bermain terus yang kamu pikirkan. Ingat usia kamu sudah tua. Seharusnya kamu bekerja keras terus mencari istri bukan seperti ini yang kamu lakukan," oceh Zira tiada henti.

Kalimat itu juga sudah sangat di hapal Raihan. Mamanya tidak punya kalimat lain. Selain itu. Hanya itu terus yang di ucapkannya.

" Ma, Raihan tidak bisa pulang segampang itu, Raihan tidak mau," tolaknya tanpa basa basi.

" Raihan, mama tidak mau tau, kamu harus pulang, jika kamu tidak pulang dan lebih memilih tinggal di New York. Mama akan kirim kepala mama kesana," ancam Zira dengan tegas mematikan ponselnya.

Tutttttt

" Ma, mama," panggil Raihan.

Tetapi sayang sang mama sudah mematikan telponya. Raihan kesal dan menghempas ponselnya di atas tempat tidur.

Raihan menghapus wajahnya kasar dengan ke-2 tangannya, Sementara Carey masih tertawa kecil di depannya.

" Kau, menertawakanku," ujar Raihan

Carey hanya menaikkan ke-2 bahunya dengan wajah mengejek.

" Ok, aku mau tidur dulu," ujarnya pamit, baru ingin berbalik badan.

Raihan mengehentikan tangannya membuat Carey menoleh kebawah.

" Bersihkan," sahut Raihan mengarahkan matanya pada tempat tidurnya yang basah kuyup akibat ulah Carey.

" Enak aja, ya kau lah yang bersihkan," protes Carey, jelas itu bukan urusannya.

" Cepat," ujar Raihan menekan suaranya dengan melototkan matanya.

Carey merapatkan giginya dan menghentakkan kakinya kelantai. Mau tidak mau harus menuruti Raihan si Pria Arogant itu.

" Minggir," usir Carey menggeser kasar tubuh Raihan yang masih duduk di ranjang.

" Biasa aja," sahut Raihan dan langsung berdiri.

Carey menarik kasar seprai dengan tidak iklhas dia harus membersihkan kamar sahabatnya yang selalu menyusahkannya.

...Bersambung........

1
Dyah Oktina
hah...tegang.. hampir dara ada yg nemukan.. eh.. ngak jadi.. kasihan dara.. 😢
Dyah Oktina
emang perutnya ngak sakit ...kan baru brp hari oprasi pasca d tusuk bertubi sama c keran.. 🤭
Dyah Oktina
ada yg ketembak kah???itu bunyi nya doooorrrrrr... kla meledak duaaaarrrrrrrrr 🤭
Dyah Oktina
iya lah..udah pasti..kamu menyakiti hati anakmu della....dah tahu angga punya pacar..apa pun kelakuan pacarnya angga.. juga status rahasianya
Dyah Oktina
kesintingan...maksutnya...????🤔
Dyah Oktina
vira...kamu ya...bener2 orang ngak tahu diri.. dah banyak d bantu sm dara d tampung d apartemen nya..masih aja jahat ke dara..hanya krn dara sm sony masih saling cinta.. walau kamu emang jd korban sony juga mama angkatmu.. ikhlas aja ..kenapa sih...dasar ..emang didikan mamah mu yg jahat jd jahat terus..
Dyah Oktina
pakai bingung kan dah tahu mamamu ngak suka sama karen..kamu juga lagi pdkt lagi sm della..ngapain mau ngajak karen.. dasar plinplan....aneh
Dyah Oktina
mendorong atau menjalankan kursi rodanya nih thor...kla mendorong berarti della sdh bisa jalan
Dyah Oktina
hah...diki...anaknya dion?????
Dyah Oktina
nah kan ketempuhan.. kla nnt dah nikah ngak bahagia kamu juga yg d salahkan loh dara..
Dyah Oktina
wah....kamu jahat ternyata ya...karen!!!
Dyah Oktina
iya ...emang kamu bodoh sony.. makanya ngak berjodoh dgn dara ..yg cinta nya tulus padamu...emang jodohmu cocoknya dgn vira sama2 kacau ...😁
Dyah Oktina
akhir nya. ... adem bacanya.. mudah2an bahagia terus ya carey..
Dyah Oktina
ngigau sampe carey panas... apa vira yg d igau dion...wah emang parah ya ..dion cinta sm vira...sampe sigitunya kalian ber2
Dyah Oktina
blm boleh berhubungan intim ya.. harus tunggu 40hr
Dyah Oktina
icu apa igd nih...atau juga ruang operasi?
Dyah Oktina
kok ponakan sih thor... kan amira cucunya zira... 😁😁😁
Dyah Oktina
kla d bilang sakit... kok jauh banget ya typo mu.. jd kasir thor.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
iya dara sibuk ngurusin orang.. kapan ngurus dirimu sendiri.. lagian apa kamu ngak kerja.. ngak ada d singgung kegiatan dara thor
Dyah Oktina
iya ...istri mana yg ngak cemburu kla suaminya terus memikirkan wanita lain.. kenapa ngak nikah aja sama wanita itu.. jd ikut kesel sama dion ..ngak punya rasa empati bener sama istrinya...kasihan carey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!