NovelToon NovelToon
Jadilah Prajuritku Selamanya

Jadilah Prajuritku Selamanya

Status: tamat
Genre:Teen / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:388.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ig : nurulnull14

"Dari kepahitan menjadi kebahagiaan. Hidup memang begitu, kalau bahagia terus bukan kehidupan namanya."
.
.
Anastasya di diagnosis sebagai pasien dengan gangguan mental . Dia dirawat di salah satu Rumah Sakit Jiwa yang ada di kota celebes saat ini, dan beberapa bulan kemudian saat Anastasya di nyatakan sembuh oleh dokter, tiba-tiba semuanya berubah saat dia melihat seorang pasien baru masuk ke rumah sakit jiwa tersebut yang merupakan seorang Perwira berpangkat Letda yang bernama Alex.

Seorang pria berbadan tegap dan sangat tampan, sayangnya dia memiliki gangguan mental yang hampir sama dengan yang di alami Anastasya.

Setelah dinyatakan sembuh, Anastasya memutuskan untuk tetap tinggal dan ingin membantu Alex agar dia kembali normal dan selama dirawat mereka menjalin persahabatan yang begitu baik. Namun, diam-diam Anastasya menaruh perasaan lebih dari sekedar persahabatan itu.

Saat Alex dinyatakan sembuh karena drama perang yang terjadi di rumah sakit, akankah Alex mengingat Anastasya? Akankah Alex membalas perasaan Anastasya saat ia tahu kalau Anastasya menyukainya?

Ikuti kisahnya..


Note : Semua cerita, karakter dan pemeran dalam novel ini hanya berupa fiktif. Maaf jika ada kesan dalam cerita ini nampak memasukkan sesuatu yang menghina dan menyinggung 🙏

Saya menceritakan cerita ini dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga.

Selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ig : nurulnull14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 1 - Gangguan Mental

"Dia gangguan jiwa kan?"

"Mestinya dia di kirim saja ke rumah sakit jiwa!"

"Dia membutuhkan dokter psikiater terbaik agar bisa disembuhkan!"

"Jangan dekati dia!"

Semua perkataan orang-orang itu tertuju pada Anastasya dan seketika mata Anastasya terbuka lebar melihat mereka yang mengatakan itu, dan orang-orang yang ada di sekelilingnya itu mulai terdiam dan pergi meninggalkan Anastasya.

Yah, namanya Anastasya dan gadis itu berusia 20 tahun. Orang-orang bilang dia memiliki sedikit gangguan mental.

"Apa yang sedang kau fikirkan?" Seseorang bertanya pada Anastasya namun tidak di gubris sama sekali olehnya.

"Kau tidak usah takut, Kami disini untuk membantumu," seseorang memberitahunya begitu dia masuk ke dalam rumah sakit jiwa.

"Untuk kesekian kalinya, uhhh, Ya Tuhan." Anastasya menangis dan berteriak, "Aku tidak gila, Aku baik-baik saja. Aku baik-baik saja."

"kami tahu," dokter itu menggandeng tangannya dengan lembut dan membawanya ke sebuah ruangan.

Sebuah ruangan yang luas, dingin dan hampa. Ada sebuah jendela berbentuk persegi panjang di ujung dengan tirai berwarna biru yang polos. Dindingnya yang di cat berwarna putih dan beberapa lukisan yang indah terlihat di dinding ruangan itu. Sesaat Anastasya merasa kalau semua energi positif yang tersisa padanya perlahan-lahan mulai menghilang pada dirinya.

"Tempat apa ini?" Tanya Anastasya dalam hati.

Anastasya pun disuruh untuk duduk di sudut ruangan itu dimana disana ada sebuah kursi besi dan sebuah meja panjang. Begitu menyeramkan. Dokter yang memandang di sekitar tersenyum padanya tapi Anastasya tidak membalas senyum itu. Anastasya hanya diam.

"Hai," Dokter menyapa dengan nada rendah, "Namaku-"

Belum selesai dokter itu berkata Anastasya langsung memotong perkataan dokter itu.

"Aku tidak peduli siapa kau," Anastasya membentak.

"Anastasya," Katanya dengan sabar, "Tolong. bisakah kita bicara seperti orang dewasa pada umumnya? Mari kita bicara dengan serius, oke?"

Anastasya tidak tersenyum, juga tidak marah tapi, Anastasya merasa sangat sedih dan dia hanya menangis.

"Kenapa? Dia baik-baik saja, tidak ada yang salah dengannya. Lalu kenapa dia merasa sangat sedih?" tanya dokter itu dalam hati.

Anastasya menghela nafas dan akhirnya dia memutuskan untuk mengangguk 'ya'. Dia ingin sekali tahu apa yang akan dokter katakan padanya.

"Anastasya," penuh perhatian. "Apa kau mengkonsumsi Obat terlarang?" Kata dokter itu. Seketika mata Anastasya melotot begitu dia mendengar ucapan dokter itu padanya.

"Apa? Hei, obat terlarang ? Tidak. Aku tidak pernah mengkonsumsi itu." Anastasya mulai menangis lagi, sambil menggosok air matanya.

"Atau apa kau merokok?" kata dokter dengan cepat menambahkan.

"Tidak!!!," balas Anastasya dengan mata lebar, Dan suaranya membuat seluruh ruangan bergema.

"Apa kau sering minum yang beralkohol?" Dokter itu memberi pertanyaan padanya sekali lagi.

"Aku tidak pernah minum alkohol dan aku bukan seorang peminum," jawabnya, dengan perasaan yang begitu yakin dengan semua pertanyaan yang di ajukan padanya.

Anastasya ingin skali mengatakan pada dokter itu kenapa mereka sangat ingin tahu tentang dirinya, dan tiba-tiba seorang dokter lainnya mendekatinya.

"Sudah waktunya untuk memperlihatkan sebuah konser mini," Dokter itu tersenyum padanya.

Anastasya menatap wajah dokter itu dengan hati-hati tapi dokter itu tidak memperhatikan. Dia berbalik dan berjalan menuju podium.

"Bapak-bapak, dan Ibu-ibu sekalian," dia mengumumkan di atas podium, "Selamat datang semuanya, dan selamat datang untuk artis luar biasa kita hari ini, Nona Anastasya."

Oh tidak! Anastasua benar-benar lupa tentang konser mini. Mudah-mudahan dia ada di sini tepat waktu.

Anastasya tersenyum saat melihat semua orang di aula dan perlahan-lahan berjalan menuju podium. Dia merasa sangat gugup sekarang.

Sesampainya disana, Anastasya mengambil tempat untuk berdiri dan memulai pidatonya yang dipersiapkan dengan baik.

"Terima Kasih, terima kasih banyak," katanya. Kerumunan besar selalu membuatnya merasa terintimidasi.

"Aku sangat bangga mempersembahkan album terbaru saya. Sesuatu yang sudah aku persiapkan sejak lama. Aku pikir..."

"Anastasya, apa yang sedang kau lakukan?" seseorang menarik lengan bajunya. Itu dokter.

"Apa?" Anastasya bertanya, "Tinggalkan aku, tidak bisakah kau melihat kalau aku..."

Anastasya melihat kearah depan dan tidak melihat apapun. Tidak ada penonton, tidak ada aula, tidak ada apa-apa, tidak ada konser mini. Semuanya kosong.

"Kemana perginya semua orang?" Ucapnya dalam hati.

Anastasya kemudian kembali ke ruangan dingin yang dicat putih itu. Tirai biru tosca itu sudah kembali dan dia merasa kalau dia pergi sebentar. Kemana perginya semua orang? mereka tadi ada disana di hadapanku.

"Gejala positif, Halusinasi," gumam dokter.

"Apa?" dia berbisik dengan mata berkaca-kaca.

"Kamu aman disini. Kami akan memperlakukanmu dengan sangat baik, jangan khawatir." kata dokter itu.

"Itu berarti aku akan tetap berada disini dan tidak bisa pulang?" Ucap Anastasya. Sedih.

"Yah tentu saja, sebelum kau benar-benar pulih kau harus tetap disini, percayalah kami akan memperlakukanmu dengan baik," kata dokter.

"Ok aku percaya padamu,"

Note :

Halo, Terima kasih telah membaca episode pertama ini, saya harap kalian menykainya. Tolong tinggalkan komentar berupa kritik dan saran kalian, apabila cerita ini terlihat menarik atau tidak, atau bahkan membosankan.

Aku membuat cerita ini dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga jadi kemungkinan sebagian besar episode akan diceritakan oleh orang ketiga.

Terima Kasih

Saya butuh dukungan dari kalian. 🙏

1
Xiao Nannan
Thor kok ceritanya jadi gini kok jadi pisah sih.☹️☹️☹️
He end
😴😴
Imas Adlya Ardhani
mampir dulu kesini
re
mulai
Faiz
beda dr yg lain
aku vote y Thor
semangat Thor...
(`⌒´メ) HONEY BEAR ✧ 🦕
gilaaa dulu tuh Anastasya nemenin Alex dari rumah sakit jiwa loh....tpi sekarang Alex? ckckck dasar cwok😒
(`⌒´メ) HONEY BEAR ✧ 🦕
👀👀👀👀👀👀🤭
(`⌒´メ) HONEY BEAR ✧ 🦕
Alex pasti bakal berubah👀
Tuminah Rahmono
kok pisah thor...males lah
Kani_tiwul aneka rasa
jd mles nglanjutin bcanya thor.
Marisa
msh bngung thor
Rusdiana
ygg
❥␠⃝ ͭ🍁DH💋🅛🅚-🅒🅘🅣🅡🅐👻ᴸᴷ
cerita tentang apa ya..
Riska Sutrisno
ijin promo ya kak. mampir yuk di novelku " Cinta Dalam Doa". terima kasih kak
Ummy Ryd
endingx mengecewakan
Pitara Lusiana: Summer between Jonas & Arnas

"Gue tiba-tiba PMS setiap ngeliat lo. Hormon gue jadi gak terkendali," ucap Chilla.

Karena sebuah tragedi berdarah pada masa pengenalan lingkungan sekolah, Achilla jadi sangat membeci Arnas dan menyukai Jonas yang notabenenya saudara kembar. Hormonnya seketika kacau balau saat melihat Arnas, dan berbunga-bunga bila di dekat Jonas. Namun sebuah ide menghampiri Chilla, sebuah ide untuk memanfaatkan Arnas mendekati Jonas.

Maka dengan sebuah kesepakatan, Arnas dan Chilla berkomplot melakukan banyak usaha pendekatan. Perlahan mereka mulai akrab meski pertengkaran tetap tak terelakan. Hingga Arnas menjadi tempat favorit Chilla untuk singgah dalam segala kesulitannya.

Akankah pada akhirnya Chilla lebih memilih menetap di tempat favoritnya? Atau ia tetap konsisten menuju tempat tujuannya?

∆∆∆

Numpang promosi.

Yuk baca ceritaku, masih on going. Up setiap hari, seru dan lucu.
total 1 replies
irna surya
cover pict nya di ambil dri drakor dots ya wkwkw
b.e.f: aku izin promo ya kaka author..
^_^

👋🏻holaaa kaka2 readers yuk intip karya aku yang judulnya RASANYA MENIKAH.. ada Sasha sama Mas Herdi yang siap bikin kaka2 semua baper, isinya so sweet parah plus kocak bangett aseliiii bikin ngocol perut 😂
pas banget nih buat yg kepoin gmn sih rasanya nikah tuhh.. duhhh.. 🙊

bisa langsung di klik profilnya yahh..
ditunggu komen2nya, cocol like nya, dipencet votenya, diteken ratenya.. pokoknya ditunggu jejaknya disana... nuhunnn 🙏🥰
total 2 replies
irna surya
cover pict nya di ambil dri drakor dots ya wkwkwk
Shafap7
sukses selalu kakk
Faris mayor raja klan
sukses selalu kak
Faris mayor raja klan
bagus kak.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!