NovelToon NovelToon
Pemakan Manusia

Pemakan Manusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Misteri / Horor
Popularitas:58.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangan dekat rawa itu!"

semenjak banyak yang meninggal karena memasang jebakan ikan di malam hari, rawa kecil itu di jauhi oleh banyak orang karena sudah banyak yang meninggal dunia.

Apa yang sudah terjadi?
Siapa penghuni rawa kecil itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Bertiga

''Apa dia merasa curiga padaku?'' Nefertari mulai kepikiran bahwa dia sedang dicurigai oleh pangeran ular itu.

''Ah Sepertinya dia memang merasa curiga kepada aku, hanya saja tidak mengatakan langsung bahwa dirinya sedang curiga.'' lirih Nefertari.

Melihat dari gaya bicara Arya tadi memang terasa bahwa pria itu merasa curiga bahwa gadis ini adalah pelaku atas kejahatan apa yang telah terjadi, sebab bagaimana juga dia telah bertanya secara langsung tentang arwah yang berada di laut utara itu sehingga pasti dirinya merasa tidak senang, Nefertari juga tidak memiliki kubu sehingga dia bingung harus berpihak ke arah mana agar bisa menemukan solusi yang tepat.

Sebab sampai saat ini tidak ada salah satu member yang mengajak dia berbicara tentang permasalahan yang ada di dalam Rawa itu, bukan Tidak mungkin bahwa sekarang ini para member merasa curiga bahwa dia adalah pelaku juga, Nefertari baru menyadari ketika tadi Pangeran ular telah berbicara langsung terhadap dia tentang permasalahan Rawa yang memakan banyak korban.

''Hahahaa ternyata selama ini aku telah menjadi tersangka namun sama sekali tidak sadar.''Nefertari tertawa dengan perasaan yang tidak.

''Tidak usah merasa paling tersakiti seperti itu karena aku juga mengalami hal yang sama.'' sahut sebuah suara yang tidak jauh dari tempat itu.

''Dewi kucing hitam?!'' Nefertari kaget karena mendadak saja kucing hitam itu sudah ada di belakang dia.

''Kau merasa sakit hati atas tuduhan yang mereka berikan kepada dirimu?'' Nana bertanya pelan.

''Mungkin bila dari orang lain tidak akan seperti ini rasa sakit itu, tapi karena dia yang mengatakan secara langsung maka aku jadi merasa sedikit sedih.'' Nefertari berkata lirih.

Nana menghembuskan rokok yang ada di dalam mulut dia ketika mendengar ucapan dari Gadis itu atas tuduhan yang Arya berikan kepada diri nya, mungkin selama ini memang benar bahwa rasa sakit yang bisa kita rasakan adalah dari orang yang paling terdekat dengan diri kita sendiri.

''Bahkan Arya saja merasa Curiga dengan Purnama.'' mana tahu tentang ucapan Arya saat itu.

''Gila, karena iblis Rawa itu maka kita semua sekarang menjadi terpecah belah seperti ini dan tidak ada rasa saling percaya lagi.'' Nefertari sungguh tidak menyangka.

''Entah lah, aku kesulitan juga untuk percaya.'' Nana menggeleng berulang kali karena dia masih merasa bingung.

''Mau curiga saja bingung Jadi bagaimana pula untuk menghadapi kasus ini.'' Nefertari menarik nafas panjang.

Nana melirik sebentar karena tadi dia sempat lupa bahwa yang di sebelah dia ini bukan hanya arwah biasa tapi melainkan juga campuran setengah manusia sehingga dia masih memiliki nafas seperti manusia lain, namun bila yang tidak tahu maka akan terus mengira bahwa dirinya adalah arwah gentayangan seperti para member yang ada di agensi ini.

''Ayo kita cari tahu tentang Rawa itu sekarang!'' Nefertari malah mengajak kucing hitam ini untuk kerja sama.

''Kau tidak merasa Curiga dengan aku sekarang?'' Nana menatap Nefertari karena dia tidak mengira bahwa Gadis itu akan mengajak dirinya untuk kerja sama.

''Kau adalah seorang kucing sehingga tidak mungkin bisa bergelimang di dalam air Rawa seperti itu, mereka semua bodoh karena tidak ada yang merasa percaya kepada dirimu!'' jelas Nefertari.

''Oke, aku tidak keberatan untuk mencari tahu karena ini juga sudah tugas dari para member.'' Nana sama sekali tidak keberatan Dan dia penuh semangat.

''Aku akan segera masuk ke dalam sana dan kau cukup di luar saja untuk menunggu.'' Nefertari berusaha menjelaskan kepada Nana.

''Baiklah.'' Nana segera mengikuti Gadis itu untuk menuju Rawa yang selama ini telah menjadi perbincangan bagi seluruh warga desa.

Tujuan ini tidak melibatkan para member lain dulu karena mereka juga mungkin saja tidak mempercayai dua member Purnama ini, terlebih lagi kepada Nefertari karena Gadis itu memang berasal dari laut sehingga dia sering berkecimpung di dalam air yang kemungkinan besar bisa menjadi kecurigaan para penghuni agensi.

''Bukan kan Andini itu juga menghuni Sungai Desa ini?'' Nefertari baru ingat.

''Ya, tapi dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu karena selama ini dia memiliki hidup yang lurus!'' Nana sangat percaya kepada Andini,

''Kalau melihat dari luar memang sepertinya tidak mungkin karena dia memiliki jiwa yang kalem dan juga lemah lembut.'' Nefertari setuju dengan Nana.

''Aku rasa Dia adalah iblis yang paling tidak memiliki emosi di dalam agensi ini, berbeda dengan yang lain yang selalu saja mengutamakan emosi ketika sedang berbicara.'' Nana sadar dengan hal itu.

''Pintar dan juga cantik, pasti ketika dia masih hidup dulu adalah manusia yang tidak pernah memiliki kesalahan besar.' lirih Nefertari.

''Andai saja kau tau kalau dia pernah menjadi wanita malam yang terlibat dengan susuk.'' batin Nana.

Namun juga tidak mungkin mengatakan hal itu karena menurut dia itu adalah sebuah rahasia yang tidak boleh dia katakan kepada orang yang memang tidak tahu, terlebih lagi itu hanya masa lalu yang telah untuk Andini sehingga tidak perlu dia mengungkit lebih dalam lagi seperti ini.

''Kalian mau kemana?'' Andini muncul dari arah berlawanan karena dia memang sering masuk ke dalam Sungai itu bersama dengan Hendra.

''Nah Baru saja kami membicarakan dirimu dan ternyata sekarang kau sudah muncul.'' Nefertari tersenyum kecil.

''Apa? kalian bergosip tentang aku ternyata!'' Andini menatap mereka berdua secara bergantian.

''Hanya mengatakan bahwa kau itu adalah arwah yang paling lemah lembut dan tidak pernah memiliki emosi.'' Nana Berkata sambil tersenyum juga.

''Hahahaaaa Nanti kalau aku sudah emosi maka kalian tidak bisa untuk menghadapi aku.'' Andini tersenyum dan memang selalu saja pembawaan dia seperti itu.

Sejak dulu sampai saat ini dia tidak pernah berubah dan terus saja seperti itu, seolah tidak pernah menyimpan emosi yang besar sehingga apa-apa selalu saja dia pikirkan dengan matang dan bisa menghadapi dengan pikiran jernih agar permasalahan tidak semakin keruh saja.

''Kalian mau mencari iblis itu?'' Andini kembali bertanya karena kedua gadis itu tetap berjalan menuju rawa.

''Kau juga sering berada di dalam air kan, jadi bisa masuk bersama dengan dia juga untuk melihat keadaan yang ada di dalam sana!'' Nana menoleh kepada Andini sekaligus ingin melihat reaksi wanita itu.

Andini malah mengangguk dan dia sama sekali tidak keberatan karena dia merasa tidak memiliki kesalahan dalam kasus ini, Bahkan dalam kasus sebelumnya pun dia tidak pernah melakukan kesalahan Karena Andini menata semua langkah dengan benar serta dia tidak pernah banyak tingkah sehingga semua tingkah laku dia terasa begitu aman dan juga tentram.

Selamat malam, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
ismi
jiahhhh benerkan andini palsu ,,yg asli masih didalam rawa
Betri Betmawati
hebat sekali tipu muslihat nya, kmna lagi Andini disembunyikan
Betri Betmawati
Melda itu kenapa coba ngk suka aja SMA orang
aneh betul dia
Betri Betmawati
ketua nya sembunyi dimna belum keluar?
naferia curiga SMA siapa ya🤔🤔
Yeyet Rohaeti
semangat thor bikin cerita baru nya,aku selalu menunggu karya ² baru mu.
Betri Betmawati
bikin penasaran aja ketuanya siapa?
Nana jg kok bisa masuk lumpur bukan nya td menghajar melda🤔🤔
Yeyet Rohaeti
kasian Nana kecebur di rawa.
putri wahyu
ketipu lg🥺 iblisnya bener2 licik😒
Yeyet Rohaeti
penasaran sekali aku ini, siapa sih iblis nya, pinter kali bikin gaduh agensi nya mba pur 😄😄
Apriyanti
kata nya Melda memang sekutu nya iblis berduri,,terimakasih Thor Uda bikin cerita baru lg,semoga tambah suksest trus karya² kak author 🙏🙏🥰
Apriyanti
siang jg thor,,apa munkin yg Kiara lihat pun Bagaskara yg palsu biar Kiara membenci si panglima tersebut
neni nuraeni
hadeeh si Melda jgn" kamu nyugih lgi abisnya sombongnya minta ampun,,, 👌 Mak siap tak baca yg ngono😁
istrinya_kimseokjin
aisss melda dri awal aku dh curiga ma kmu, emng kmu lh y yg mmbwa iblis itu
putri wahyu
ok siaap meluncuurr...
Eli Rahma
wis lah pasti melda ada sangkut pautnya dgn iblis rawa...
Eli Rahma
mlipiirrr...ahhh
Nurr Tika
jangan" melda penyembah iblis berduri itu
Nurr Tika
lanjut thor
Tri Lestari
siap meluncurkan dan meramaikan
human
jadi inget purnama sebelum insaf suka makan jeroan orng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!