Tentang Cinta Pertama.

“Mama!” Arsen datang, berlari ke arah Gina.

“Sayang, jangan lari-lari. Bisa terjatuh. Ada apa sayang?”

“Ayo kita siap-siap Mah,”

“mau kemana sayang?”

“Mau ke mall Mah, ayo,”

“Ke mall?”

“Bersiaplah Gina, Mama meminta kamu bersiap untuk nanti malam kan?”

“Iya ma, kata nenek, Papa diminta belikan baju baru untuk Mama.”

“Oh? Ya, ba-baiklah”

Di Mall.

“Itu Ma, cantik.” Arsen menunjuk dress berwarna putih.

“Mama harus pakai itu sayang?”

“Ya. Itu terlihat bagus.” Sahut Stefan.

Gina mencoba dress tersebut di kamar pass.

“Uwwaaaaaa. Pa, lihat” Arsen, seakan terpesona melihat betapa bagusnya wanita yang ia panggil mama itu terlihat.

‘Waw. Cantik. Dia sangat cantik.’ Batin Stefan.

“Bagaimana? Apa ini terlihat bagus?” tanya Gina pada keduanya, dengan sikap salting khas-nya.

“Mama sangat cantik. Iaya kan Pah?” seru Arsen.

“Hmmm. Lumayan,” hanya itu tanggapan dari Stefan.

“Oke, yang ini mbak.” Beritahunya pada petugas yang melayani mereka.

“Ma, yang disana lagi. sama yang disitu. Sama yang itu.” dengan penuh semangat, Arsen menunjuk semua yang ia suka untuk diberikan pada mamanya itu.

“Sudah, sudah sayang, satu saja cukup” ujar Gina.

“Turunkan semua yang anak saya tunjuk.” Perintah Stefan kepada beberapa wanita yang sedari tadi dengan sigap melayani mereka. Tentu saja mereka dengan senang hati melakukannya.

Sebelum pulang, ketiganya menyempatkan diri memberi waktu untuk Arsen bermain. Anak itu terlihat sangat senang memasuki zona menyenangkan itu berbaur dengan anak-anak lainnya.

Stefan dan Gina, sama seperti orang tua lainnya, hanya memantau anaknya dari jarak yang tidak jauh. Keduanya duduk bersebelahan. Sudah seperti sepasang suami istri bahagia yang menikmati senyum ceria yang terpancar dari wajah jagoan kecilnya yang sangat asik bermain.

‘Begini saja cukup, seperti ini saja, aku senang. Tidak perlu mencari hal lainnya.’ Gina membatin.

“Gina,”

“Hah?”

“Apa ... tadi malam kamu bermipi?”

“Ah? Em ... ti-tidak, saya tidak bermimpi.”

‘Maaf harus berbohong, tapi ... kenapa dia bertanya?’

“Gin”

“Hmmmm?”

“Ayo kita menjadi teman.”

“Teman?”

“Iya, teman.”

“Baiklah”

“Oke, karena kita sudah menjadi teman, apa ... tidak ada yang kamu ingin tanyakan padaku sebagai teman?”

Gina hanya diam.

“Apa ... kamu tidak penasaran dengan ibu kandung Arsen?”

“Yah? A ... em.. orang seperti apa dia?”

“Aku pun tidak mengenalnya.”

“Ohh- ba-bagaimana bisa?”

“Wanita itu, dia ... menjebakku.”

“Oh, begitukah?”

“Kamu tidak penasaran? Kenapa ekspresimu biasa saja?”

“Oh ... aku memang begini.”

“Karena dia, aku ditinggalkan oleh kekasihku. Cinta pertamaku.”

“O..........” Gina hanya mampu ber O ria.

“Dia melahirkan Arsen dan meninggalkan anak itu di depan kediamanku saat Arsen berusia 6 bulan.”

“Dia ... benar-benar tidak berperasaan”

Gina terdiam.

“Aku yakin, wanita itu mengenalku.”

“Ataupun, kami memang saling mengenal”

“Saat itu ... dia mencampur obat perangsang ke minumanku, lalu membawaku ke salah satu kamar lalu aku menidurinya.”

‘benar, tapi akulah penyelamat yang menjadi korbannya.’ Batin Gina.

“Jadi ... anda mebencinya?" Tanya Gina.

“Tentu saja, aku kehilangan kekasihku karena dia.”

‘Somplak bodoh, kekasihmulah yang igin meninggalkanmu.’ umpat Gina dalam hati.

“Jadi anda masih sangat mencintai kekasih anda?”

“Tentu saja Gin” menatap singkat Gina.

“Dia, bernama Helena. Jika kami masih bersama, mungkin ... dia juga bisa memberikan saya putra selain Arsen.

Degh.

“Anda juga membenci Arsen?:”

“Tidak. Dia anakku.”

“Bagaimana ... jika ibunya muncul? Apa yang akan anda lakukan?”

“Aku ingin menghukumnya.”

‘Menghukum aku?’ Gina merasa merinding.

“Bagaimana ... kalau ... ibunya ingin mengambil Arsen?” memberanikan diri bertanya.

“Boleh saja, jika Arsen ingin ikut dengannya. Dengan syarat, dia harus membawa Helena ke hadapanku.” ujar Stefan, menganggap itu adalah jal mustahil.

Mendengar itu, Gina meremas jemarinya, membentuk sebuah genggaman.

‘Jadi ... dia akan melepaskan Arsen jika mendapatkan Helena lagi?’

(Sakit sekaleh epribadeh).

“Tapi Gina, aku pastikan, putraku tidak akan mau ikut dengannya.” Sambung Stefan.

Gina semakin merasa sakit di dasar hatinya.

"Gin, apa kau juga punya cinta pertama?"

Ughhh. Jantung Gina terasa berdetak semakin tidak normal.

"Aku? Hehe... iya, aku punya cinta pertama. Tapi ..."

"Tapi?" 🤨🤔Stefan terlihat penasaran.

"Dia ... tidak mengenaliku. Dia ... tidak tahu bahwa dirinya adalah orang yang aku cinta." jelas Gina. Stefan dapat melihat rasa sakit yang dirasakan Gina, yang terbaca dari ekspresi wajahnya.

"Jadi ... itu cinta yang tidak kesampaian?"

Gina hanya tersenyum getir sebagai jawaban.

"Orang seperti apa dia Gin?"

"Dia? Dia ..." Gina menoleh menatap Stefan. "Dia tampan, setia pada pasangannya, bertanggung jawab. Tapi ... bodohnya, dia tidak menyadari ada aku."

Degh..

Entah kenapa, Stefan merasa jantungnya meronta. Sedikit sakit, mendengar bahwa Gina menyukai seseorang.

"Lalu .. bagaimana dengan sekarang? Apa ... perasaanmu masih sama?"

"Soal itu, aku tidak bisa jawab." 😊

"Gin, bagaimana kalau suatu saat dia balik mencintai kamu?" Stefan mulai berandai-andai.

"Ahhh, itu tidak mungkin. Dia ... punya seseorang yang dia cintai."

'Kasihan sekali kamu Gina,' Stefan membatin.

.

.

Bersambung.

\=\=\=\=\=

Okhe, besok lagi ges

Terpopuler

Comments

Putri Nunggal

Putri Nunggal

ya sanggat kasihan karna orang yang di maksud gina adalah kamu

2022-12-14

0

hope

hope

yah membatin lah klen ,,,😶😶😶😶

2022-09-27

0

Kireina

Kireina

ketemu ibu tiri kali

2022-08-21

1

lihat semua
Episodes
1 Bayi Dari Wanita Itu
2 Tidak Mengenalnya
3 Kesempatan Kedua
4 Flashback
5 Masih Flashback
6 Malam kejadian Arsen (21+)
7 Akhir Flashback
8 Interview
9 My Son
10 My Son 2
11 Jadi Mamaku?
12 Khawatir
13 Sakit
14 Jangan Ge'Er
15 Ditemani Arsen
16 Ibu Sementara
17 Tak Sengaja "Kiss"
18 Tidur Bersama
19 Tentang Cinta Pertama.
20 Dipertemukan
21 Saling Memeluk
22 Kiriman Bunga
23 Tidak Cemburu?
24 Kangen Mama Gina
25 Menikahlah Saja
26 Cemburu?
27 Pergi
28 Wanita Dimalam Itu?
29 Ibu Dari Cucu Berharga
30 Bergetar Takut
31 Pengakuan
32 Menikahlah Denganku
33 Kamu Cantik
34 Memeluk Gina
35 Tegas
36 Mengagumi
37 Reuni
38 Dia Menyayangiku?
39 Lunch With Nio
40 Saldo Tak Cukup
41 Terciduk
42 Kau Pikir?
43 Mengunjungi Mama
44 Wedding
45 Wedding 2
46 Janda Muda
47 Ancaman
48 Membuatnya Panas
49 Titip Kiss
50 Daddy ...!
51 My Daddy
52 Pikirkan Arsen
53 Kau Tak Pantas
54 Parasit Dalam Hidupku
55 Dia Mati Rasa?
56 Apa Kau Paham?
57 Tidur Mati
58 Main Panas
59 Helena
60 2211
61 Pilih Mommy
62 Pengen Adik
63 Pedang-pedangan
64 Masih Care?
65 Maafkan Mama
66 Jenni?
67 Cerita Tommy
68 Mantan Kekasih?
69 Meluapkan Kekesalan
70 Belajar Peduli
71 Aku Mencarimu
72 I Hate Daddy
73 Truck Gandeng
74 With Given
75 Makan Ini, Jangan Bersedih
76 Ada Flashback
77 Kiss Me
78 Ayo Menikah
79 Rahim Wanita Lain?
80 Arsen Saja Cukup
81 Menikahi Dia
82 Kebahagiaan Given
83 Keluarga Park
84 Merindukan Pedang
85 Tommy Datang
86 Thanks Mario
87 Guru Bahasa
88 Mau Ini Boleh?
89 Bekas Lipstik
90 Meniduri Istri.
91 Meniduri Istri.
92 Melayani Kamu.
93 Pesta Tuan Kim
94 Pesta Tuan Kim 2
95 Tinggallah Denganku
96 Mimisan
97 Kita Lanjut?
98 Berhasil
99 Ayo Lanjut, maaf telat up.
100 Kamar Berantakan
101 Kelelahan
102 Harus senang atau sedih?
103 Ending, Happy.
104 Malam Pertama 100 juta won
105 SKANDAL CINTA SI KEMBAR
106 Kisah Baru Dimulai (Daddy! Ibuku Bukan Pilihanmu?)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Bayi Dari Wanita Itu
2
Tidak Mengenalnya
3
Kesempatan Kedua
4
Flashback
5
Masih Flashback
6
Malam kejadian Arsen (21+)
7
Akhir Flashback
8
Interview
9
My Son
10
My Son 2
11
Jadi Mamaku?
12
Khawatir
13
Sakit
14
Jangan Ge'Er
15
Ditemani Arsen
16
Ibu Sementara
17
Tak Sengaja "Kiss"
18
Tidur Bersama
19
Tentang Cinta Pertama.
20
Dipertemukan
21
Saling Memeluk
22
Kiriman Bunga
23
Tidak Cemburu?
24
Kangen Mama Gina
25
Menikahlah Saja
26
Cemburu?
27
Pergi
28
Wanita Dimalam Itu?
29
Ibu Dari Cucu Berharga
30
Bergetar Takut
31
Pengakuan
32
Menikahlah Denganku
33
Kamu Cantik
34
Memeluk Gina
35
Tegas
36
Mengagumi
37
Reuni
38
Dia Menyayangiku?
39
Lunch With Nio
40
Saldo Tak Cukup
41
Terciduk
42
Kau Pikir?
43
Mengunjungi Mama
44
Wedding
45
Wedding 2
46
Janda Muda
47
Ancaman
48
Membuatnya Panas
49
Titip Kiss
50
Daddy ...!
51
My Daddy
52
Pikirkan Arsen
53
Kau Tak Pantas
54
Parasit Dalam Hidupku
55
Dia Mati Rasa?
56
Apa Kau Paham?
57
Tidur Mati
58
Main Panas
59
Helena
60
2211
61
Pilih Mommy
62
Pengen Adik
63
Pedang-pedangan
64
Masih Care?
65
Maafkan Mama
66
Jenni?
67
Cerita Tommy
68
Mantan Kekasih?
69
Meluapkan Kekesalan
70
Belajar Peduli
71
Aku Mencarimu
72
I Hate Daddy
73
Truck Gandeng
74
With Given
75
Makan Ini, Jangan Bersedih
76
Ada Flashback
77
Kiss Me
78
Ayo Menikah
79
Rahim Wanita Lain?
80
Arsen Saja Cukup
81
Menikahi Dia
82
Kebahagiaan Given
83
Keluarga Park
84
Merindukan Pedang
85
Tommy Datang
86
Thanks Mario
87
Guru Bahasa
88
Mau Ini Boleh?
89
Bekas Lipstik
90
Meniduri Istri.
91
Meniduri Istri.
92
Melayani Kamu.
93
Pesta Tuan Kim
94
Pesta Tuan Kim 2
95
Tinggallah Denganku
96
Mimisan
97
Kita Lanjut?
98
Berhasil
99
Ayo Lanjut, maaf telat up.
100
Kamar Berantakan
101
Kelelahan
102
Harus senang atau sedih?
103
Ending, Happy.
104
Malam Pertama 100 juta won
105
SKANDAL CINTA SI KEMBAR
106
Kisah Baru Dimulai (Daddy! Ibuku Bukan Pilihanmu?)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!