Masih Flashback

Gina benar-benar tak habis pikir dengan jalan pikiran kekasih jahat cinta pertamanya itu.

‘Enak saja mau menjebaknya tidur dengan wanita lain, kalau sudah tidak suka dia, tinggal bilang aja apa susahnya?’ gina terus saja ngedumel akan kebodohan gadis yang bernama Helena itu.

‘Sudah syukur aku hanya mengalah dan tidak mendekatinya karena tau dia tergila-gila pada Helena, menahan diri agar tidak di cap sebagai pelakor. Tapi apa? Dia ingin meninggalkan kak Stefan demi pria lain?’

‘Wanita aneh. Jadi, dia ingin membuat seolah-olah kak Stefan yang bersalah dan itu akan menjadi alasan untuk meninggalkannya? Heh... benar-benar licik.’

DI TEMPAT LAIN

“Hai sayang!” sapa Stefan kepada kekasihnya dengan penuh semangat, melalui panggilan telepon.

“Iya, iya sayang, aku ingat, acaranya 3 hari lagi kan? Berdandanlah yang cantik untukku yah, akan ada hal penting yang akan aku sampaikan.

Terdengar gadis itu mengiyakan permintaan Stefan.

TIGA HARI KEMUDIAN

Saatnya malam perayaan kelulusan para senior diadakan di AS Hotel.

‘Waaaaaa ... Gin, kamu sangat cantik’

Gadis itu sedang memutat-mutartubhnya di depan cermin, memuji dirinya sendiri. Malam ini ia mengenakan gaun mewah berwarna silver yang membuatnya tampil cantik maksimal.

“Baiklah, aku akan menghadiri acara pesta perayaan kelulusan para seniorku dan semoga malam ini ada kesempatan untuk ... aaaaaakh” Gina berteriak gemes diakhir gumamannya. Bagaimana tidak, pikirannya tengah

membayangkan sang first love.

DI TEMPAT PESTA.

Ada begitu banyak mahasiswa-mahasiswi yang hadir. Semua orang tampaknya tidak ingin melewatkan malam ini, karena acara ini adalah salah satu ajang mencari jodoh bagi para jombloers.

Beberapa orang terlihat mengagumi pesona seorang Gina, menatapnya dengan wajah kagum. Tapi sayangnya, Stefan tidak menyadari itu. Akh, itu tidak berlaku bagi Stefan Alfaro.

“Sayang, kamu sudah datang?” Stefan memeluk kekasih tercintanya itu.

Helena merasa sedikit terperanga melihat penampilan Stefan yang sangat keren, bisa dibilang semua yang melekat ditubuh pria itu bernilai sangat tinggi. Memang, selama ini, Stefan selalu terlihat biasa-biasa saja.

Malam semakin larut.

Helena dan Stefan duduk berdampingan bersama dengan teman-teman lainnya, sembari menikmati alunan musik.

“Helena, aku mau kenalin kamu ke orangtuaku sesegera mungkin. Kamu sudah siap?”

“Ha? Gitu? Emmm.. aku pikirkan lagi ya sayang.”

“Jangan lama-lama ya sayang, kedua orangtuaku sudah gak sabar pengen ketemu kamu.”

“Oh ya? Kamu ... sering cerita tentang aku ke mereka?”

“Iya sayang.” Pria itu pun tersenyum .

Pelayan datang untuk memberikan minuman alkohol bagi sekumpulan muda-mudi itu.

“Sayang, aku boleh minum ini kan?” bisik Stefan pada Helena,

tergoda dengan minuman yang sedang di teguk oleh teman-temannya. Helena pun

mengangguk dengan senyuman penuh arti.

Sementara posisi Gina, ia berada tak jauh dari lingkaran para seniornya itu. Ia sedang berbincang dengan Maharani sahabatnya sementara terus memantau aksi Helena.

“Fan, aku ke toilet bentar ya,” pamit Helena, dan diiyakan oleh Stefan yang tampaknya sudah sedikit mabuk alkohol.

Setelah kepergian Helena, seorang pelayan datang membawakan segelas minuman untuk Stefan. Pria itu pun dengan polosnya meneguk habis minuman tersebut.

.

Melihat sudah tidak ada Helena di samping Stefan, Gina pun mengambil kesempatan itu untuk mendekati cinta pertama yang bahkan tidak mengenalnya itu.

“itu dia kak Stefan. Aku harus mendekatinya.” Gina melangkah pasti mendekat ke arahh Stefan setelah pamit pada Rani.

“lah ... kok?” Gina melihat seseorang membopong tubuh Stefan untuk pergi dari kerumunan.

“wah, jadi mereka suda beraksi? Dasar demit, cepat banget si geraknya?”

Gina menekan tombol pada earphone yang terpasang ditelinganya, untuk menghubungi seseorang.

“Hei! Kalian melihatnya?”

“Iya non. Mereka bergerak ke arah pintu selatan.”

“bergeraklah sekarang, jangan sampai kehilangan mereka atau aku tidak akan membayar kalian”

“Siap nona!”

Senyum tesungging di sudut  bibir kanan Gina.

Saat ingin menyusul kemana perginya Stefan dan perempuan yang membawanya, tak sengaja Gina melihat kekasih tercinta Stefan sedang bercumbu mesrah dengan lelaki lain. Dengan sigap Gina mengambil dan memakai sebuah kacamata dari dalam tas miliknya.

Klik,

Kacamata yang dilengkapi  kamera pengintai itu berhasil  mengabadikan momen panas Helena dan selingkuhannya.

“Sorry Helena, aku akan membuang jeratmu” batin Gina,kembali menampilkan senyum seringainya yang terlihat sedikit jahat.

.

.

Bersambung....

Support this story guys🤭

Terpopuler

Comments

Putri Nunggal

Putri Nunggal

waaaah keren bagaikan perlengkapan ditektip punya kaca mata kamera

2022-12-13

0

Kireina

Kireina

waduh bisa pinjem tu kace mate🤣🤣🤣

2022-08-21

1

Putri AuLia Senja

Putri AuLia Senja

aku bru paham skrg, si Gina anak org kaya namun di usir oleh org tuanya tp sepertinya dia semangat hidup krna ada anak di rahimnya dari cinta prtamanya yg selama ini di untit sma gina 🤭 dia pun numpang hidup di sahabat nya smbil kuliah jg krja, seru nih biasanya lakinya kan yg nguntit ini kebalik

2022-08-20

2

lihat semua
Episodes
1 Bayi Dari Wanita Itu
2 Tidak Mengenalnya
3 Kesempatan Kedua
4 Flashback
5 Masih Flashback
6 Malam kejadian Arsen (21+)
7 Akhir Flashback
8 Interview
9 My Son
10 My Son 2
11 Jadi Mamaku?
12 Khawatir
13 Sakit
14 Jangan Ge'Er
15 Ditemani Arsen
16 Ibu Sementara
17 Tak Sengaja "Kiss"
18 Tidur Bersama
19 Tentang Cinta Pertama.
20 Dipertemukan
21 Saling Memeluk
22 Kiriman Bunga
23 Tidak Cemburu?
24 Kangen Mama Gina
25 Menikahlah Saja
26 Cemburu?
27 Pergi
28 Wanita Dimalam Itu?
29 Ibu Dari Cucu Berharga
30 Bergetar Takut
31 Pengakuan
32 Menikahlah Denganku
33 Kamu Cantik
34 Memeluk Gina
35 Tegas
36 Mengagumi
37 Reuni
38 Dia Menyayangiku?
39 Lunch With Nio
40 Saldo Tak Cukup
41 Terciduk
42 Kau Pikir?
43 Mengunjungi Mama
44 Wedding
45 Wedding 2
46 Janda Muda
47 Ancaman
48 Membuatnya Panas
49 Titip Kiss
50 Daddy ...!
51 My Daddy
52 Pikirkan Arsen
53 Kau Tak Pantas
54 Parasit Dalam Hidupku
55 Dia Mati Rasa?
56 Apa Kau Paham?
57 Tidur Mati
58 Main Panas
59 Helena
60 2211
61 Pilih Mommy
62 Pengen Adik
63 Pedang-pedangan
64 Masih Care?
65 Maafkan Mama
66 Jenni?
67 Cerita Tommy
68 Mantan Kekasih?
69 Meluapkan Kekesalan
70 Belajar Peduli
71 Aku Mencarimu
72 I Hate Daddy
73 Truck Gandeng
74 With Given
75 Makan Ini, Jangan Bersedih
76 Ada Flashback
77 Kiss Me
78 Ayo Menikah
79 Rahim Wanita Lain?
80 Arsen Saja Cukup
81 Menikahi Dia
82 Kebahagiaan Given
83 Keluarga Park
84 Merindukan Pedang
85 Tommy Datang
86 Thanks Mario
87 Guru Bahasa
88 Mau Ini Boleh?
89 Bekas Lipstik
90 Meniduri Istri.
91 Meniduri Istri.
92 Melayani Kamu.
93 Pesta Tuan Kim
94 Pesta Tuan Kim 2
95 Tinggallah Denganku
96 Mimisan
97 Kita Lanjut?
98 Berhasil
99 Ayo Lanjut, maaf telat up.
100 Kamar Berantakan
101 Kelelahan
102 Harus senang atau sedih?
103 Ending, Happy.
104 Malam Pertama 100 juta won
105 SKANDAL CINTA SI KEMBAR
106 Kisah Baru Dimulai (Daddy! Ibuku Bukan Pilihanmu?)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Bayi Dari Wanita Itu
2
Tidak Mengenalnya
3
Kesempatan Kedua
4
Flashback
5
Masih Flashback
6
Malam kejadian Arsen (21+)
7
Akhir Flashback
8
Interview
9
My Son
10
My Son 2
11
Jadi Mamaku?
12
Khawatir
13
Sakit
14
Jangan Ge'Er
15
Ditemani Arsen
16
Ibu Sementara
17
Tak Sengaja "Kiss"
18
Tidur Bersama
19
Tentang Cinta Pertama.
20
Dipertemukan
21
Saling Memeluk
22
Kiriman Bunga
23
Tidak Cemburu?
24
Kangen Mama Gina
25
Menikahlah Saja
26
Cemburu?
27
Pergi
28
Wanita Dimalam Itu?
29
Ibu Dari Cucu Berharga
30
Bergetar Takut
31
Pengakuan
32
Menikahlah Denganku
33
Kamu Cantik
34
Memeluk Gina
35
Tegas
36
Mengagumi
37
Reuni
38
Dia Menyayangiku?
39
Lunch With Nio
40
Saldo Tak Cukup
41
Terciduk
42
Kau Pikir?
43
Mengunjungi Mama
44
Wedding
45
Wedding 2
46
Janda Muda
47
Ancaman
48
Membuatnya Panas
49
Titip Kiss
50
Daddy ...!
51
My Daddy
52
Pikirkan Arsen
53
Kau Tak Pantas
54
Parasit Dalam Hidupku
55
Dia Mati Rasa?
56
Apa Kau Paham?
57
Tidur Mati
58
Main Panas
59
Helena
60
2211
61
Pilih Mommy
62
Pengen Adik
63
Pedang-pedangan
64
Masih Care?
65
Maafkan Mama
66
Jenni?
67
Cerita Tommy
68
Mantan Kekasih?
69
Meluapkan Kekesalan
70
Belajar Peduli
71
Aku Mencarimu
72
I Hate Daddy
73
Truck Gandeng
74
With Given
75
Makan Ini, Jangan Bersedih
76
Ada Flashback
77
Kiss Me
78
Ayo Menikah
79
Rahim Wanita Lain?
80
Arsen Saja Cukup
81
Menikahi Dia
82
Kebahagiaan Given
83
Keluarga Park
84
Merindukan Pedang
85
Tommy Datang
86
Thanks Mario
87
Guru Bahasa
88
Mau Ini Boleh?
89
Bekas Lipstik
90
Meniduri Istri.
91
Meniduri Istri.
92
Melayani Kamu.
93
Pesta Tuan Kim
94
Pesta Tuan Kim 2
95
Tinggallah Denganku
96
Mimisan
97
Kita Lanjut?
98
Berhasil
99
Ayo Lanjut, maaf telat up.
100
Kamar Berantakan
101
Kelelahan
102
Harus senang atau sedih?
103
Ending, Happy.
104
Malam Pertama 100 juta won
105
SKANDAL CINTA SI KEMBAR
106
Kisah Baru Dimulai (Daddy! Ibuku Bukan Pilihanmu?)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!