🌹 Happy Reading 🌹
Morgan yang tersadar akan kesalahanya telah menmpar wajah istrinya kini terpaku menatap tanganya yang sudah lancang itu. “Maaf bukan itu maksu-.”
“Pengecut.” Umpat Briell kasar. Lalu melangkahkan kakinya keluar kamar.
Morgan yang melihat langkah Briell mencoba menahanya, “kamu mau kemana? Kita belum selesai! Kita bicarakan dulu ini semua baik-baik.” Seru Morgan setengah berteriak.
Briell yang benar-benar muak melihat Morgan langsung menepiskan tangan itu dengan kasar, “jangan pernah kamu sentuh aku! Menjauh dari ku! Ceraikan aku sekarang juga!” Bentaknya berteriak meluapkan semua emosinya.
Plaaaakkkkkk plaaaakkkkkk dua tamparan yang begitu keras Briell daratkan di wajah Morgan dengan dua kali lipat, membalas hal yang sama di lakukan Morgan tadi kepadanya.
“Aku peringatkan sekali lagi sama kamu! Jangan pernah mencampuri urusan pribadi ku! Kamu memang suami ku tapi ingat status kita hanyalah di atas kertas.” Ungkapnya benar-benar meluapkan emosinya selama ini.
“Aku suami kamu, aku berhak mengetahui semua tentang kamu tanpa terkecuali itu, dan hanya kamu saja yang menganggap semua ini hanyalah di atas kertas, kamu yang menjebak ku lalu sekarang kamu bilang ini hanyalah sementara, cikh jangan pernah bertindak seperti wanita murahan Briell.” Balas Morgan tak kalah emosi mendengar seluruh perkataan Briell.
“Aku gak perduli, aku gak perduli mau kamu siapa, yang jelas kita akan cerai dan aku akan pastikan itu! Bagiku kamu adalah manusia sampah yang tidak berguna,dan aku tidak akan pernah mau menjalin sebuah hubungan dengan pria sampah seperti kamu.” Kalimatnya yang benar-benar menusuk ke dalam hati Morgan.
Dia sama sekali tidak menyangka jika Briell bisa mengucapkan kalimat itu pada dirinya yang harusnya di hormati sebagai suami.
Tanpa memperdulikan Morgan yang berdiri mematung, Briell kembali melangkahkan kakinya untuk pergi dari rumah yang bagaikan neraka baginya.
Namun baru beberapa langkah tubuhnya telah di kunci oleh Morgan, “lepaskan aku brengsek,” kesalnya berusaha keluar dari kuncian tubuh Morgan.
Hingga dia berhasil dan beradu kekuatan bela diri dengan suaminya, namun dia kalah karna sepertinya Morgan jauh di atasnya. Hingga di saat Morgan kembali mengunci tubuhnya dia memilih menggigit tangan Morgan agar terlepas dari tubuhnya.
Morgan meringis kesakitan akibat gigi Briell yang menacap di tanganya, bahkan Briell menggigitnya dengan sangat dalam hingga mengeluarkan darah dari lenganya.
Sakitt itu yabg di rasakan Morgan saat ini, dan dengan cepat dia menggendong tubuh Briell dan menyeretnya masuk ke dalam kamar.
Brruuggghhh Morgan menghempaskan tubuh Briell hingga gigitan itu lepas darin tanganya.
Dan tanpa memperdulikan rasa sakit dan ngilu di tanganya Morgan beralih dengan cepat mengunci pintu dan membuang kunci itu keluar. “Apa maumu sebenarnya ? Cepat buka pintunya!” Bentak Briell dengan emosi yang sangat besar.
“Sadarlah wahai Briell, aku ini suami kamu.” Serunya frustasi menghadapi sifat angkuh dan dingin istrinya.
Briell yang terus menerus mendengar Morgan menyebut dirinya suami, suami dan suami merasa pusing sendiri dengan perubahan sifat Morgan. “Dasar gila.” Sahut Briell yang pusing menghadapi Morgan yang sudah tidak waras menurutnya.
Akhirnya Briell mulai mengalah, dia memijat keningnya pusing menghadapi Morgan kali ini. “Katakan apa mau mu!” Ucapnya ketus pada Morgan yang saat tengah menatapnya dengan tajam.
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **🙏🏻😊*
Terima kasih🙏🏻🙏🏻
Follow IG Author @Andrieta_Rendra
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Kamu sendiri yg mulai dari awal berkata kasar dan menghina dari awal, sekarang terima saja semua itu kebalik ke kamu,emang enak..
2024-05-23
0
HR_junior
orang kaya..apalah hanya sebuah hp bisa beli LG pokke banting tuku meneh konter seh akeh sing bukak
2022-10-23
0
lien
suami bego , egois banci
2021-10-26
0