🌹 Happy Reading 🌹
Briell menyembunyikan semua ini dari Mario Daddynya, dia takut jika Mario mengetahuinya maka Daddynya itu akan gelap mata kembali dan akan mengecewakan Mommynya, dan Briell berharap ini hanyalah sementara saja, bahkan dia menyembunyikan ini semua dari sahabat Daddynya, beruntung identitasnya sudah di rahasiakan oleh Mario, sehingga dia menikah dengan Morgan tanpa harus mengungkapkan identitas yang sebenarnya.
Setelah mengucapkan janji suci, bagaikan manusia tak di anggap Briell berjalan sendiri masuk ke dalam rumah besar milik keluarga Terrence, yang merupakan pengusaha terbesar di Asia, namun masuk ke daftar 57 dari Dunia, sangat jauh dari perusahaan Daddynya.
“Morgan, Mamah dan Papah akan langsung pergi ke Hotel tempat pernikahaan kakak kamu, dan jangan lupa besok kamu datang ke pernikahaan kakak kamu Victor dan Clarissa, ingat! Kamu sudah memiliki istri, jangan pernah menggangu hubungan pernikahaan kakak kamu dan juga mantan kamu, Papah tau kamu mencintainya, namun kamu harus ingat ada istri yang harus kamu hargai.” Ucap Trevor yang memberikan nasehat pada putra keduanya.
Sedangkan Rose hanya terdiam menatap Morgan, karna jujur dia masih kecewa pada tindakan Morgan yang sangat memalukan menurutnya, bahkan Briell sempat bingung dengan sikap Rose yang berbeda dengan kemarin.
Jika kemarin dia dengan lembut memohon agar Briell mau menikah dengan Morgan, tapi hari ini dia bahkan tidak pernah menegur atau pun tersenyum pada Briell, sungguh membingungkan bukan.
Namun yang mereka hadapi ini adalah Briell, wanita dingin yang tak memiliki hati selain bersama dengan keluarganya, membuat Briell merasakan jijik dengan keluarga barunya ini.
Setelah kepergian seluruh keluarga besar Terrence untuk ke lokasi Hotel tempat acara resepsi kakak iparnya yaitu Victor, Tanpa perduli Briell langsung ingin melangkah keluar juga, karna ini bukanlah hari libur dan dia juga harus berangkat karna dia masih memiliki beberapa pasien hari ini.
“Mau kemana kamu?” Tiba-tiba suara bariton yang berat menghentikan langkahnya. Namun bukanya berhenti Briell masih saja meneruskan langkahnya tanpa memperdulikan Morgan yang memanggilnya.
Morgan langsung naik pitam dengan sikap aroghant yang ditunjukan Briell kepadanya, dengan cepat dia langsung menahan dan menarik tangan itu, “aku suami kamu Briell jangan melewati batas kesabaraan ku! Kamu itu hanyalah orang rendahan yang menjebak ku agar menjadi ratu rumah ini.” Tegas Morgan mengingatkan posisi Briell di rumah itu hanyalah sebuah settingan yang dibuat oleh Briell sendiri.
Bukanya menjawab Briell malah menampilkan senyumnya tipis, dan menepiskan tangan Morgan dengan paksa, lalu dia melangkah tanpa berkata satu kalimatpun yang membuat Morgan semakin membencinya, “cikh, dasar pelayan murahan. Kamu yang menjebak ku namun kamu juga yang merasa tersakiti.” Umpatnya melihat langkah Briell yang semakin mejauh dari pandanganya.
Dengan kesal Morgan langsung mengendarai mobilnya untuk menuju ke suatu tempat yang akan menenenangkanya.
Morgan memilih ke tempat permainan bowling untuk menghilangkan amarahnya, tak lupa dia memanggil tiga sahabatnya yaitu Martin,James dan juga Vincent yang merupakan teman bermainya sedari kecil.
“Loe ngapain di sini Bro? Bukanya harusnya kamu nikah sama Clarissa hari ini ya ?” Tanya Martin yang belum mengetahui bahwa pernikahaanya batal dan di gantikan oleh kakaknya Victor.
“Eh dodol, loe belum tau ya kalo mempelai prianya di ganti dengan si Victor, gue juga bingung sih kenapa, dan coba langsung loe tanyain aja sama orangnya langsung.” Sahut Vincent dengan santai tanpa takut mendapatkan tatapan tajam dari Morgan. “Diam kalian semua!” Bentaknya yang merasa kesal karna teman-temanya terus saja menggoda dan meledikinya karna dianggap kalah tampan dengan kakaknya Victor.
Bukanya malah menenangkan pikiranya, semua teman-temanya itu malah semakin membuatnya hancur mengingat jika Clarissa lebih memilih menikahi kakak kandungnya yang notabenya adalah seoarang pemain wanita, di bandingkan dirinya yang begitu setia kepadanya, namun karna kesalahan semalam tanpa mau memaafkanya Clarissa lebih memilih membatalkannya, “memangnya apa bedanya aku dengan Victor? Bahkak dia lebih hina dari aku.” Morgan memang tidak pernah menyukai Victor, karna sedari dulu Victor selalu lebih di unggulkan di bandingkan dirinya, bahkan untuk memimpin perushaan Terrence Group saja, Papahnya memilih Victor dengan alasan kakaknya itu lebih tua dan memahami bisnis miliknya.
To be continue.
*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **🙏🏻😊*
Terima kasih🙏🏻🙏🏻
Follow IG Author @Andrieta_Rendra
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Bagus Briell jangan mau di tindas,Mereka belum tau aja siapa kamu,Saat mereka tau pasti semuanya akan menjadi PENJILAT..PERCAYA DEH..
2024-05-23
0
Qaisaa Nazarudin
Kok Clarissa nikah sama Viktor? OMG jangan bilang ini semua ulah Viktor dan Clarissa..
2024-05-23
0
Mamsky Lury Lury
menarik,next ah..
2021-11-06
0