"Tuan apa salahku kenapa aku dibawa kesini" tanya orang itu lagi
"Bicaralah jika kau ingin masala ini cepat selesai"
"Tu-tuan, saya tidak paham apa masuk Anda" tanya orang itu
"Semakin cepat Anda bicara, semakin cepat juga Anda keluar dari sini"
"Tapi Tuan, saya benar benar tidak mengerti apa maksud Anda" elak orang itu lagi
"Sepertinya Anda tidak bisa diajak bicara baik baik" ucapnya dengan rahang mengeras lalu berdiri
"Ampun Tuan, sa-saya hanya disuruh seseorang" ucap orang itu berkata jujur karena melihat aura mematikan dari pria dihadapan nya itu
Sudut bibir pria itu terangkat membentuk sebuah seyuman setelah mendengarkan jawaban itu.
"Urus Dia" ucapnya lalu melangkah keluar.
...----------------...
Seperti yang telah dijanjikan, hari in perusahaan Aditama Group akan memenuhi janjinya yaitu, membagikan hadiah untuk semua karyawan tanpa terkecuali, sebagai bentuk apresiasi pengabdian mereka pada Aditama Group.
Ratusan karyawan telah berkumpul di Aulah gedung Aditama Group, termasuk Chara dan teman teman OB lainnya.
Dari arah pintu masuk, pemimpi Aditama group berjalan masuk penuh wibawa, beriringan dengan sekertaris kesayangannya.
Seperti biasa setiap kali kedua pria itu lewat, smua karyawan wanita seakan terhipnotis dengan ketampanan mereka, setelah Raffa menduduki posisinya, seseorang yang telah dipercayakan sebagai emsi pun naik keatas panggung untuk membuka acara.
"Trimakasi untuk semua yang telah hadir disini, seperti yang telah diumumkan bahwa hari ini PT.Aditama Group akan membagikan hadiah untuk semua karyawan tanpa terkecuali, pembagian hadiah ini juga bukan semata mata hanya karena apresiasi dari perusahaan, tapi juga karena Tuan Raffa telah menemukan teman masa kecilnya" ucap emsi
Seketika ruang itu menjadi riuh, semua karyawan tampak berbisik bisik, penasaran dengan siapa sosok teman masa kecil Tuan mereka.
Selesai dengan kata sambutan dari emsi, permainan pun dimulai dan semua berjalan sesuai permintaan Raffa, Chara mendapatkan sebuah apartamen yang cukup mewah dan jaraknya tidak terlalu jauh dari perusahaan, begitu juga dengan karyawan yang lain, ada yang mendapat motor, sepeda, peralamatan rumah tangga, dan ada juga yang mendapatkan mobil, bahkan rumah tapi tidak semewah yang didapati oleh Chara.
Kini acara telah selesai, dan Raffa pun kembali berjalan beriringan dengan sekertarisbChris menuju ruangannya.
"Raffa" panggil suara seseorang
Raffa yang merasa namanya disebut pun menoleh, tamplah seorang wanita cantik, tinggi dan juga putih, wanita itu langsung berlari kearahnya dan memeluk nya erat.
"Kaylah" ucap Raffa sambil melepas pelukan itu
"Kenapa, apa kamu tidak merinduka ku?" tanya wanita yang bernama Kaylah itu dengan muka cemberut
"Bukan begitu, tapi ini tempat umum takut ada yang salah paham" jawab Raffa santai
"Aaahh kamu itu dari dulu gak pernah berubah, ayo, aku inging melihat ruangamu" ucap Kaylah sambil menggandeng tangan Raffa lalu mereka pun berjalan menuju ruangan Raffa.
Dan semua adegan itu tak terlepas dari tonton para karyawan, mereka pun mulai heboh dan menerka nerka.
"Sepertinya itu teman kecil Tuan Raffa deh" ucap sala satu karyawan wanita
"Aaahh aku patah hati dong, hilang semua harapaku untuk bersanding dengan Tuan Raffa huhuhuhu" sahut yang satunya pura pura melow
"Tapi mereka cocok sih, yang satu tampan dan satunya cantik" tambah yang satunya lagi
"Cantik dari mananya, apa matamu minus, hah? cantikan aku kemana mana" cela Beti yang tak sengaja mendengar ucapa mereka
Chara yang ikut menyaksikan semua itu pun berpikir hal yang sama, entah kenapa hatinya terasa sakit.
"Hufffbbb ada apa denganku, kenapa rasanya sesak skali" ucapnya lalu berjalan menuju pentri
"Nona Annie tolong bawa kan dua gelas minuman keruangan Tuan Raffa" ucap Chris yng juga baru sampai di pentri
"Baik Tuan" sahut Chara tak bersemangat
"Ada apa denganya, apa Dia cemburu melihat Tuan Raffa bersama Kayla?" batin Chris menerka expresi Chara
Sementara diruangan Raffa, Kayla terus saja bergelayut manja disamping Raffa, Ia tak mempedulikan Raffa yang terlihat risih dengan kelakuannya.
Kaylah Admaja, teman sekaligus sahabat Raffa, mereka berkenalan sejak duduk kelas 8 SMP, dari perkenalan itu mereka berdua mulai akrab, bahkan sering bermain kerumah masing masing untuk menyeyesaikan tugas mereka, sampai akhirnya mereka berpisah, pada saat Kaylah harus melanjutkan pendidikan S2 nya di Amerika.
Raffa menganggap Kaylah tidak lebih dari seorang sahabat dan saudari perempuan, namun berbeda dengan Kaylah Ia sangat mencintai Raffa, bahkan Ia beranggapan bahwa Raffa adalah jodonya, sifat Raffa yang dingin dengan semua wanita dan hanya mau berteman dengannya, membuat Kayla semakin yakin bahwa Raffa mencintainya.
Tok tok tok, bunyi ketukan pintu dari luar
cekleekkk tampaklah Chris lalu disusul Chara dari belakang dengan membawa nampan berisi dua gelas jus jeruk.
Dengan hati hati Chara mendekat lalu menaruh minuman itu diatas meja dan hendak berjalan kelura.
"Tunggu" ucap Kaylah menahan Chara.
Chara terdiam, lalu berbalik Ia menatap bingung dengan apa yang sedang dilakukan oleh Kaylah. Tampak wanita itu sedang mengambil sedotan miliknya dan memasukan kedalam minuman milik Raffa lalu menyeruput jus itu.
"Lumanya, kau boleh pergi" ucap Kaylah setelah merasakan Jus milik Raffa.
"Apa yang kau lakukan key" tanya Raffa
"Heiii bukanya ini kebiasaan mu, meminta ku mencoba semua makan sebelum kau memakan?" sahut Kaylah terseyum sambil memberika minuman itu pada Raffa.
Chara yang baru membalikan badan dan hendak keluar itu pun mendengar dengan jelas semua percakapan mereka, entah kenapa kupingnya terasa panas dan dada kembali sesak lalu Ia buru buru keluar dari ruangan itu.
Chirs yang melihat expres wajah Chara, Ia terseyum kecil.
"Nona seperti Anda benar benar cemburu dengan Tuan Raffa" batin Chris merasa bahagia, jika benar Chara cemburu, itu artinya cinta Tuan nya tidak bertepuk sebelah tangan.
...****************...
Kini Chara telah berbaring diatas kasur kecilnya, entah kenapa bayang bayang Raffa bersama wanita itu salalu muncul dihadapannya, Chara sudah berusaha keras melupankan semua itu, namum semakin Ia berusaha, bayangan itu semakin jelas dikepalanya, saat mereka berpelukan, saat wanita itu mencoba minum Raffa.
"Huuffffbbb" Chara terduduk sambil mengbuang nafas kasar
"Aaakkkggg kenapa dengan isi kepalaku" ucapnya frustasi sambil mengacak acak rambutnya
Ditengah kegalauannya dering ponselnya berbunyi, pertanda ada sebuah panggilan masuk
"Ibu" ucap Chara saat melihat siapa yng vidio call
"Ibu, kapan pulang Chara kangen" renge Chara saat mengangkat telefon itu.
"Maafkan Ibu sayang, Ibu belum bisa pulang, bibimu belum sembuh betul, bibimu juga sendirian disini" sahut Ibu dilayar ponsel
"Aahh Ibu, padahal Chara pengen pindahannya sama Ibu" ucap Chara kecewa
"Ibu akan usahan cepat pulang setelah bibimu sembuh, kamu pindalah bawa barang barang yang kamu butuh disana" ucap Ibu berusaha menenangkan sang anak
"Iyaa Bu, sampaikan salam ku pada bibi, katakan aku akan menjunginya saat liburan nanti, dah ibu"
"Iyaah, kamu hati hati ya nak jangan pula makan dan istirahatlah yang cukup" ucap Ibu
Chara terseyum sabil mengagukan kepala, lalu memutuskan sambungan telefonnya.
"Baiklahh, aku harus fokus dengan kerjaanku, demi ibu dan masadepanku, semangat Chara" ucapnya menyemangati diri lalu menarik selimut dan tidur.
... :...
... :...
... :...
Trimakasi untuk kalian yang selalu setia menunggup Up, dan juga yang maru mampir🙏🙏
Jangan lupa dukung Author dengan LIKE & COMENTAR kalian.🥰🥰🥰
Ingat pesan Kakek, meninggalkan jejak yang baik dimana pun anda berada adalah Ibadah😘😘😍😇
love u all❤🖤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 104 Episodes
Comments
Roxana Agriche
MC thor wkwk 🤣 asli tdi pas baca sempet ngelag, eh pas sadar klo emsi itu mksdnya MC langsung ngakak wkwk 🤣
2022-07-15
4
Faridah Damanik
MC Thor.. bukan emsi. 😄
2022-02-24
0
Maya Astuti
Visual thor
2021-06-19
0