Keesokan harinya, Qixuan memulai hidupnya dikediaman Xiu sebagai Nona Besar. Dalam benaknya masih berharap bahwa ini hanya mimpi, memang pernah dia berkhayal untuk menjadi traveler seperti di drama dan novel, tetapi tidak pernah berharap menjadi kenyataan, tanpa ada smartphone bagaimana dia bertahan hidup?!
Selesai membersihkan dan merapihkan dirinya, dia sarapan sembari menunggu Kepala Pengurus Kediaman untuk membawa buku akun yang akan dia tangani mulai sekarang dan bertemu dengan Li Ruoruo yang akan dia wawancarai untuk diseleksi menjadi pelayan pribadinya.
"TaoTao, Kenapa diam saja berdiri disana?" Tanya Qixuan heran dengan memegang kedua sumpit yang siap untuk mengambil makanan.
Melihat Xiao Taoli yang hanya berdiam diri disudut ruangan, Qixuan merasa tidak enak. Saat kemarin makan diaula utama bersama ayahnya para pelayan dan pengawal hanya berdiam diri diluar ruangan. dan saat di penginapan dia hanya makan berdua dengan Kakak Kedua nya, yang lain berbeda tempat dan mempunyai tempat sendiri, jadi dia tidak merasa perasaan yang tidak enak seperti saat ini.
"Apa saya membuat salah, Non- Xuanxuan?" Tanya Xiao Taoli memperjelas maksud Nona nya, hampir saja dia salah memanggil.
"Tidak, kau tidak salah. Duduklah, Ayo makan bersama!" Ucap Qixuan mengambil sumpit lagi dan menaruhnya disebrang meja.
"Xuanxuan, Ini tidak pantas." Ucap Xiao Taoli mengingatkan.
"Apa yang tidak pantas? Cepat duduklah dan makan! Jangan membantah! Hanya ada kita diruangan ini! Lagipula anggap saja majikan sedang mentraktir bawahannya." Ucap Qixuan Tegas dan Tajam.
Xiao Taoli hanya bisa mengikuti perintah Nona Besar Xiu, karena entah kenapa saat Nona nya berucap susah sekali untuk membantah.
Menghampiri dan duduk diseberang Qixuan, Mengambil sumpit yang diberikan Qixuan padanya dan mulai ikut memakan.
Qixuan yang melihat Xiao Taoli yang begitu penurut hanya tersenyum dan melanjutkan memakan sarapannya.
Mereka makan sambil mengobrol banyak hal, Qixuan banyak bertanya untuk memperluas pengetahuannya tentang dunia ini.
Sehabis memakan sarapan, Qixuan berjalan dan melihat-lihat sedikit keadaan halaman depan manornya, dia berniat lebih memperindah dan membuat ramai Manor Xing dengan berbagai jenis tanaman atau bunga.
Xiao Taoli mengikutinya dari belakang Qixuan jadi mengetahui banyak hal saat bertanya dan mengobrol bersama Xiao Taoli.
Negara ini yang mereka tinggali sekarang adalah Negara Shen, Jenis pemerintahan yang menganut sistem Kekaisaran, Sejak Tiga Ratus Tahun lalu kekaisaran ini mempunyai Kaisar bemarga Shen yang terus berganti sesuai usia dan keturunan.
Kota perbatasan yang ditempati keluarga Xiu adalah Kota Ping'an sejak dahulu kota ini selalu jadi tempat suku barbar menyerang kekaisaran. Sulit untuk membuat kota ini damai, mungkin beberapa tahun ini penyerangan suku barbar tidak intens seperti saat sebelumnya, Tetapi karena tidak ada perjanjian damai antar kedua belah pihak membuat suatu waktu penyerangan bisa saja terjadi dan kota ini kembali kacau.
Bisa saja pihak Kekaisaran Shen mengirim pihak lain selain Jenderal Besar untuk menjaga kota Ping'an, yang tidak sesuai namanya ini.
Tetapi seperti yang kalian tahu Jenderal meminta sendiri untuk mempertahankan dan melindungi kota ini. Kaisar mengijinkan lagipula tidak ada penyerang yang begitu darurat karena Kekaisaran Shen dan Kekaisaran tetangga menandatangani perjanjian damai, tidak akan ada yang berani melanggar karena akan mempermalukan negera mereka lagipula itu adalah wasiat mendiang kaisar sebelumnya.
Suku Barbar walaupun sering menyerang kota Ping'an tetapi mereka tidak cukup tangguh, mereka hanya bisa mengacaukan dan mebuat kerugian disini.
Saat Keluarga Xiu dikirim ke Kota Ping'an di ibukota kekaisaran tersebar kalau mereka diasingkan karena menyinggung Kaisar. Tetapi Sang Kaisar langsung membantah dengan mengeluarkan dekrit khusus agar rumor yang menjelekan nama sahabat baiknya mereda dan dihapuskan.
Saat itu Kaisar menjadi lebih dihormati karena rakyat mengira dia seseorang Kaisar yang sangat baik dan berbudi luhur, begitu tulus berteman dengan Jenderal Besar tanpa kecurigaan apapun dengan Jenderal yang bisa saja memberontak karena memegang plakat dan pasukan militer.
Qixuan bertanya tentang keluarga Wen Liu tetapi Xiao Taoli tidak mengetahui apapun. Qixuan memutuskan menunggu bertemu Li Rourou yang notabennya anak pelayan pribadi yang melayani Wen Liu saat itu.
Sehabis berjalan dihalaman depan Manor, Qixuan duduk elegan dengan seteko teh dan cemilan dimeja. Dupa dibakar dan mengeluarkan wangi yang menenangkan, Qixuan menghirupnya sangat rakus.
Tetapi sesaat kemudian
"Uhuk.uhuk.uhuk." Batuk Qixuan menghirup asap dupa terlalu banyak.
"Xuanxuan, Anda Baik-baik saja?" Tanya Xiao Taoli menuangkan teh kecangkir.
"Tidak apa. Uhuk." Ucap Qixuan menutup mulutnya dengan satu tangan.
Ingin bergaya elegan seperti Nona Besar sesungguhnya tetapi malah mempermalukan dirinya. Apakah dia harus jadi apanya? Kembali ke mode tidak banyak berpikir dan sangat santai.
Terkekeh kecil mengingat kelakuannya.
Xiao Taoli yang melihat Nona nya malah tertawa kecil pun mengernyitkan keningnya, Apakah otak Nona nya benar-benar bermasalah?
Saat ingin berucap, Suara dari arah depan Manor terdengar.
"Kepala Pengurus, Qi Li. Menghadap Nona Besar Xiu." Ucap Seorang perempuan paruh baya membungkuk memberi hormat.
"Li Rourou, memberi salam kepada Nona Besar Xiu." Ucap Seorang gadis yang terlihat masih muda seusianya.
"Tegakan tubuh kalian." Ucap Qixuan kembali ke mode anggun dan berwibawa dengan tubuh yang terduduk dengan tegak dan cangkir teh kecil dijari lentiknya.
Qixuan menatap mereka intens untuk memperhatikan ekspresi mereka.
Kepala Pengurus, Qi Li terlihat sangat bijaksana, tetapi sepertinya didalam dirinya tidak hanya ada kebijaksanaan tetapi juga kecerdasan dan ketajaman.
Li Ruoruo seperti gadis polos tetapi dilihat cara nya bersikap sepertinya dia cukup cerdas dan mudah untuk belajar.
Qixuan memutuskan melihat dan mempelajari Buku Akun kediaman Xiu terlebih dahulu sembari melihat apakah sikap Li Ruoruo akan berubah saat dibiarkan menunggu lebih lama, karena saat seseorang dibiarkan menunggu lebih lama sikap asli yang ada di dirinya akan keluar. Qixuan ingin melihat itu, apakah Li Ruorou bisa sesabar itu?
"Kepala Pengurus, Qi Li. Kau pasti sudah mengerti sejak awal. Kita mulai saja." Ucap Qixuan menaruh cangkir tehnya.
Qi Li, menghampiri Qixuan menyerahkan buku akun dan menjelaskan secara detail.
Tidak terasa waktu berjalan cepat dan Qixuan kelelahan karena terus terduduk tegak dan mendengar coletahan Qi Li, Qixuan hanya mengerti sebagaian saja.
Melihat kesekitar dan terlihat Xiao Taoli masih berdiri disudut ruangan mengawasi mereka, sedangkan Li Ruoruo juga masih berdiri tegak dengan kepala menunduk tidak berani menatap Nona Besar Xiu.
Qixuan yang sudah tidak kuat dengan urusan buku akun ini meminta Qi Li berhenti dan melanjutkannya dikemudian hari sisanya. Qi Li mengangguk mengerti dan mundur beberapa langkah disamping Li Ruoruo.
"Li Ruoruo, Tegakan kepalamu dan tatap saya!" Ucap Qixuan memerintah dan mendominasi
Li Ruoruo yang terlihat ragu-ragu pun terpaksa menegakan kepalanya dan menatap Qixuan karena Kepala Pengurus Qi Li yang ada disebelahnya menyenggol tubuhnya memberi kode, merasakan tekanan yang begitu besar dari arah samping dan depan membuat Li Ruoruo hanya menuruti perintah.
Qixuan yang melihat kejadian itu mengerti sedikit sifat Li Ruoruo, sepertinya sikap gadis ini tidak bisa terkena tekanan yang begitu besar, bisa dibilang dia juga begitu penakut.
Qixuan tidak menyukai sikap yang seperti ini karena akan mudah ditindas, tetapi karena sikap awal Li Ruoruo yang begitu sabar, tahan menunggu lama dan bisa mengendalikan dirinya walaupun sebenarnya dia merasakan kesal dan tubuhnya sendiri pegal karena berdiri terlalu lama, membuat Qixuan mentoleransinya berniat mengubah sikap penakut Li Ruoruo ini kedepannya.
Padahal Li Ruoruo ini tidak pernah bekerja sebagai pelayan kediaman, dia hanya di rawat atau bisa dibilang dibiayai oleh keluarga Xiu atas jasa ibunya.
•••••••••••••
Ping'an: Damai/Selamat
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 304 Episodes
Comments
Ayu
💪💪💪😘😘😔
2021-08-27
2
🍂Queen☪️
kereen
2021-07-12
3