Awal

Siang hari menuju petang, Alesha baru menyelesaikan ritual mandi/-nya. Sekarang hari libur tetapi dia sendirian dirumah Bibi Liu.

Dengan segala tingkah gabutnya karena ponsel yang selalu menemani/-nya sedang di charger. Alesha memutuskan untuk beberes rumah dan mencuci baju.

Mengambil pakaian kotor dari keranjang, memasukan pakaian tersebut kedalam mesin cuci.

Sembari menunggu pakaian yang sedang di cuci, Alesha kedapur untuk mengambil beberapa cemilan.

Beberapa Menit Kemudian, Pakaian sudah selesai di cuci. Alesha menuju mesin cuci yang terlihat sama seperti mesin cuci pada umumnya dirumah kalian.

Berniat memindahkan pakaian ke mesin pengering, tangan Alesha terhenti karena melihat tombol berwarna kuning mengkerlip.

'Apa ini?' Pikir Alesha, dengan tidak ada niat sedikitpun tangan Alesha menekan tombol tersebut.

'Waaakkkhhhhhh......... ' Teriak Alesha Keras tetapi lama kelamaan suara itu semakin jauh dan menghilang. Hening. Lenggang.

Alesha menghilang, dia tersedot sesuatu saat menekan tombol tersebut.

Alesha memejamkan matanya, tubuhnya terasa remuk redam, Apakah dia mati tersetrum? Meratapi nasibnya yang belum melakukan banyak hal menyenangkan di bumi ini, belum sepenuhnya menikmati hidup.

Hembusan angin menerpa wajah Alesha, membuka sedikit demi sedikit matanya, dia melihat langit dan awan, tubuhnya terasa seperti melayang dan bersiap terjatuh.

Menolehkan wajahnya dia terbelak melihat hamparan hijau dengan pohon/-pohon lebat dibawah.

Ingin sekali berteriak tapi tenggorokannya tercekat. Berharap ini cuman mimpi terjatuh yang sering kali dia alami. Tetapi entah mengapa terasa nyata.

Mencoba untuk tenang, berpikir mencari cara agar terjatuh tetapi tetap hidup.

Saat menatap pohon dibawahnya ide cerdas tapi cukup nekat untuk manusia zaman modern, bergelantungan di dahan pohon adalah salah satu cara agar badannya tidak remuk karena jatuh entah dari ketinggian berapa kaki dari atas langit.

Jantung Alesha berdebar kencang, sedikit lagi dirinya terjatuh dan melaksanakan aksi nekatnya itu.

'1. 2. 3. ' Hitung Alesha dalam hati bersiap.

Menelentangkan tangannya mencoba meraih dahan pohon.

'Haappp'

Berhasil meraih salah satu dahan pohon, tubuh Alesha tergelantung dengan nafas yang tidak beraturan.

Alesha mencoba membuat nafasnya stabil tetapi tangannya yang memegang dahan pohon lemas dan tidak kuat lagi menahan tubuhnya.

Tidak bisa begini terus semua anggota tubuhnya sudah lemas karena terkejut dengan kejadian yang dia alami.

Menundukan wajahnya untuk melihat kebawah, Tinggi dahan pohon ini dengan tanah tidak terlalu jauh tetapi tetap saja tinggi, bagaimana kalo jatuh dari pohon ini walaupun tidak mati tetapi ia menjadi lumpuh?

Kedua tangannya tidak bisa menopang lagi tubuhnya, dia terjatuh lagi. Entah nasib sial apa yang menimpa/-nya!

Alesha memejamkan matanya.

'Brukkk' Suara terjatuh

Alesha pingsan dengan posisi absurd. Tubuhnya tidak ada yang terluka, tetapi ia pingsan karena mentalnya terkejut. Entah bagaimana tanah tempat dia terjatuh menjadi lembut tidak seperti tanah disekitarnya yang lain.

 ------------

Alesha membuka perlahan kedua matanya, disambut dengan terik nya matahari diatas kepala yang menandakan bawah waktu sekitar jam 12 siang, berbeda dengan waktu ditempatnya tinggal, atau dia sudah pingsan sehari semalam membuat waktu berganti hari.

Entahlah, Alesha tidak ingin memikirkan itu, yang paling penting dia sekarang ada dimana?

Kepalanya pening, badan serasa remuk redam walaupun tidak seperti sebelumnya.

Mendudukan dirinya dan menatap sekitar hanya terlihat pepohonan lebat, daun kering yang berjatuhan dari dahannya dan beberapa serangga kecil.

Sebentar! Alesha merasa ada yang janggal, meraba wajahnya dengan tangan menuju bagian mata. Dia adalah gadis yang harus memakai kacamata, kalau tidak memakai kacamata dia tidak akan bisa melihat jelas seperti sekarang.

Holla! Alesha terkejut karena tidak memakai kacamata tetapi penglihatannya seperti mata orang normal yang melihat jelas malah sangat jelas dan tajam.

Mengusap/-usap kedua matanya, memejamkan dan membuka lagi tetap sama jelasnya.

Saat angin menerpa wajahnya, Rambut hitamnya yang tegerai pun berkibar, dan menambah rasa terkejutnya karena rambut pendeknya memanjang sepanjang pinggang begitu lebat dan halus.

Alesha begitu kebingungan, Dia masih memakai Kaos pendek dan Hotpants yang tadi dia pakai saat hendak mencuci pakaian, ini masih tubuhnya tetapi kenapa berubah drastis.

Memperhatikan tangannya yang menjadi lentik dan panjang, bertanya/-tanya kemana perginya lemak gorengan yang selalu dia makan.

Tubuhnya menjadi lebih ramping dan kecil, berubah drastis dari dirinya yang memiliki tubuh berisi.

Walaupun kulitnya tidak berubah banyak masih khas wanita Asia Tenggara yang memiliki kulit kuning langsat atau sawo matang. Alesha memiliki kulit kuning langsat dan lebih berkilau sekarang.

Seperti tubuh yang mengalami pembaruan, apakah rasa remuk redam saat tersedot kedalam mesin cuci itu adalah karena memperbarui bentuk tubuhnya?

"Pasti ini mimpi." Gumam Alesha.

'Plakk' Menampar keras pipinya

"Aduhh!!" Ringis Alesha

"Bukan mimpi yaa? Ini dimana?" Gumam Alesha.

"Semuanya pohon----tidak ada orang untuk tempat bertanya! Setidaknya kalau memang perjalanan waktu atau dimensi seperti di drama dan novel harusnya didalam istana atau kediaman keluarga besar! Semuanya salah mesin cuci aneh itu, Membuatku merasakan kegilaan ini! Awas saja akanku jual kalau sudah pulang kerumah Bibi." Keluh Alesha

Haruskah dia berdiam diri seperti ini terus sampai ada orang yang menemukannya? Atau jalan tidak menentu arah dan berisiko ketemu binatang buas?

Bukan Alesha namanya kalau tidak berani mengambil resiko. Dia memutuskan berjalan dan mencari manusia atau pemukiman didalam hutan ini.

Berjalan didalam hutan dan sesekali menemukan ilalang rumput yang tinggi. Dia hanya memakai hotpants dan kaos lengan pendek membuatnya tidak nyaman karena beberapa kali tergores, kedua kakinya juga tidak memakai alas membuatnya memperlambat langkah kakinya.

Satu jam sudah sejak dia menyusuri hutan antah berantah ini, mensyukuri keadaan yang hanya bertemu hewan liar dan tidak buas diperjalanannya.

Tetapi Alesha yakin kalau saat malam datang para binatang buas dihutan ini pasti akan muncul, membuatnya tetap harus menyusuri hutan ini agar tidak bermalaman dan bertemu bintangan buas.

Menyesali keadaan sekarang karena tidak pernah mau ikut camping/PERSAMI saat disekolah dulu dan tidak pernah ikut organisasi yang berhubungan dengan alam.

Dengan hanya berbekal ilmu yang dia liat di internet dan dia nonton di salah satu platfrom saat sedang random dan bosan. Mampukah dia bertahan keluar dari hutan ini? dan mengetahui sebenarnya apa yang terjadi?

Banyak nyamuk dihutan ini yang membuat Alesha kesal setengah mati karena kaki jenjangnya di gigit para nyamuk itu.

Memberhentikan langkahnya karena lelah dan lapar. Alesha menundukan tubuhnya menepuk kakinya saat seekor nyamuk hinggap.

Mengedarkan pandangannya keatas pohon untuk melihat apakah ada buah yang bisa dia makan.

Tetapi sepertinya tidak ada buah yang bisa dia makan.

Gerombolan burung terbang diatas kepala nya. Alesha mengikuti arah rombongan burung tersebut, karena katanya kalau kau tersesat dihutan dan ingin menemukan sumber air ikutilah arah kemana burung pergi, disana akan kau temukan sumber air.

'Mari kita buktikan apakah imformasi itu benar.' Pikir Alesha

Melangkahkan kakinya cepat menyusul rombongan burung yang sudah terbang jauh.

Beberapa menit kemudian terdengar suara air mengalir dan terlihat dari kejauhan sungai jernih didepan sana.

"Ternyata benar, tidak sia/-sia aku menonton video informasi itu." Ucap Alesha senang.

Buru/-buru Alesha berlari saking bahagianya.

Mencelupkan kedua kakinya yang terasa gatal ke air sungai. Membuat suasana hati Alesha lebih baik dari sebelumnya.

Menggulung rambut panjangnya menjadi sanggul walaupun terlihat berantakan, setidaknya mengurangi rasa panas di tubuhnya karena terik matihari dan berjalan kaki menyusuri hutan.

Menundukan tubuhnya untuk membasuh wajahnya dengan air sungai tersebut.

Menepuk/-nepuk wajahnya dan meminum air sungai, secara tidak sengaja dia melihat pantulan wajahnya dari air.

Wajahnya masih tetap sama dengan kedua pipi yang berisi, kedua mata yang tidak kecil maupun lebar, hidung yang kecil, alis hitamnya yang rapih, bulu mata yang terlihat lebih lentik dari sebelumnya. Hanya saja telihat lebih bersih dan menawan, entah apakah wajahnya termasuk ikut berubah?

Sebuah suara langkah kaki orang berlari kearahnya tedengar, buru/-buru Alesha berdiri dan membalikan tubuh nya.

Alesha membelakan kedua matanya dan menutup mulut dengan tangannya, melihat seseorang yang berlari teratih itu.

Orang ituu.....

•••••••••••••••••••••••

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

x ini travel nya lain dr yg lain...kereeennn

2023-06-10

0

Henie Nie

Henie Nie

kenapa untuk pengulangan kata pake tanda garing si thor ( / )

2022-11-05

0

ArbaIy ArbaIy

ArbaIy ArbaIy

law mesin cuci nya di jual ,, bisa nego kan thorrr haaaaha

2021-08-16

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Awal
3 Xiu Qiaofeng
4 Cahaya dan Kakak Lelaki Kedua
5 Aku Jatuh Dari Atas Langit
6 Kesalahan
7 Ketiga Pria Tampan
8 Gila?
9 Nona Besar Xiu
10 Bermain
11 Pengawal Pribadi
12 Menggoda Xiao Taoli
13 Memulai
14 Impian
15 Masker
16 Kebebasan
17 Bakat Wanita Bangsawan
18 Terkejut bukan?
19 Hanya Keberuntungan
20 Dimana Adik Perempuanku?
21 Huanran yang Aneh
22 Nona Besar Yang Royal
23 Tuan Ji Gui
24 Kalung dan Gelang Giok
25 Kau Pikir Aku Makan Sayuran
26 Kalimat Menyedihkan
27 Empat Pembunuh
28 Menangis Begitu Keras
29 Racun Pòhuài Dù
30 Dewi Nüwa
31 Racun Itu Masih Ada
32 Serigala dan Kelinci
33 Kisah Cinta Sejati?
34 Takut Kehilangan Xuan'er
35 Kipas Emas
36 Qiú Liánzhí
37 Hutan Guang
38 Melupakan Tujuan Awal
39 Monster Tampan
40 Seperti Oasis di Tengah Gurun Pasir
41 Bukankah Aku Begitu Rugi?
42 Gadis Seperti Apa Yang Begitu Berani?
43 Apakah Tidak Bosan Menjadi Rubah?
44 Menghalangi
45 Sembari Menyelam Minum Teh Beracun?
46 Tidak akan! Walaupun Kau Menjadi Musuhku
47 Tidak Sengaja
48 Kaupun Takut Padaku
49 Perasaan Yang Kacau
50 Cara Menghibur Yang Aneh!
51 Aura Kehidupan
52 Keistimewaan
53 Tidak Percaya Kebetulan
54 Yang Benar Saja?
55 Keyakinan dan Tekad
56 Terlalu Memaksakan Diri
57 Sekte Xitian
58 Bukan Hanya Pedagang Biasa?
59 Wanita Hamil Yang Galak
60 Terlena
61 Lebih Cepat, Lebih Giat.
62 Membentuk Bukan Menempa
63 Suku Nanbao
64 Kembalilah
65 Kenapa malah kau?!
66 Membungkamku?!
67 Runtuh, Rusuh, Roboh.
68 Luka dipunggungmu
69 Tidak Melibatkan Perasaan
70 Tempat dan Waktu Yang Salah
71 Kesepakatan Seperti Bisnis
72 Jernih Bagai Es dan Bersih Bagai Giok
73 Kau Akan Terikat Bersamaku
74 Menunda
75 Lembut atau Membara
76 Xuan'er, rindu.
77 Aku Menyukai Wanita!
78 Tidak Bisa Menaruh Semua Telur Didalam Satu Keranjang
79 Hanya Manusia Biasa
80 Seakan Tulus Untuk Tuan Ini!
81 Mudah Menghindari Tombak
82 Memotong Sayap Untuk Bersama Ikan
83 Kau Peduli Padaku!
84 Uang Saku dan Peluang
85 Tidak Ingin Tetapi Tidak Bisa
86 Pengakuan Cinta?
87 Tidak Ingin Menyakiti Siapapun
88 Api dan Pertarungan
89 Diragukan
90 Karena Kamu adalah Xuan'er
91 Kau Tidak Ingin, Aku Yang Ingin.
92 Tidak Boleh Mengejutkan Ular
93 Kau Sudah Bersamanya?
94 Ketahuilah Batasanmu!
95 Arus Hati & Gelombang Takdir
96 Mengalahkan Musuh Tanpa Menodai Pedang
97 Ular Rakus Yang Mencoba Menelan Gajah
98 Api Yang Akan Membuat Kejatuhannya
99 Tuwile Dari Kegelapan
100 Sepasang Domba Dihari Tua
101 Kepergian & Kelengahan
102 Kerinduan Tertanam Diantara Hidup & Mati
103 Kembali & Tidak Ingin Meninggalkan
104 Mengakar Untuk Membalas Dendam
105 Berikan Sedikit Waktu & Kesempatan
106 Menjemputnya
107 Trik Kecil Diluar Nalar
108 Mencari & Menemani
109 Ritual Pernikahan Nanbao
110 Berlibur atau Kawin Lari?
111 Bandit yang Mencuri Bunga
112 Kemurkaan & Ketakutan
113 Datang dan Menikmati Keindahan
114 Sudut Belakang Tebing
115 Xiao Bao
116 Kubus Teka-teki
117 Paman Kun Qi Bo
118 Seperti Seutas Benang Takdir I
119 Seperti Seutas Benang Takdir II
120 Seperti Seutas Benang Takdir III
121 Cincin & Kelahiran Yang Tidak Biasa
122 Percakapan Jarak Jauh
123 Sebuah Kesalahpahaman
124 Saling Memahami
125 Sepupu Menyebalkan
126 Cincin Hitam Berhias Merah
127 Sepasang Penyu & Sebuah Janji
128 Lama Tidak Bertemu
129 Kejanggalan & Siasat Kesabaran
130 Kristal Kecil & Kuil Emas
131 Dewi Agung Yinxi & Jenderal Iblis Maozi
132 Reinkarnasi Jenderal & Cincin Raja Yama
133 Menghadang
134 Sebuah Bayangan & Kebencian
135 Sekte Tujilin & Xiao Chun
136 Altar Persembahan
137 Kebodohan Cinta
138 Kelembutan & Kekejaman
139 Memori Usang Yang Familiar
140 Kelumpuhan
141 Ribuan Panah Memecahkan
142 Aku Kembali
143 Sebuah Pengingat
144 Proposal Yang Tertolak
145 Perubahan
146 Generasi Ketiga, Xiu Yuheng.
147 Qi Qi dari Divisi Rubah
148 Menangis atau Tertawa?
149 Kilasan Balik I
150 Kilasan Balik II
151 Kilasan Balik III
152 Persimpangan Alur
153 Tidak Bergerak Adalah Orang Mati
154 Melewatkan & Dua Hal
155 Momentum Dalam Perencanaan
156 Jantung Kecil Yang Pulih
157 Ibu Suri Ning
158 Salah Mengenali?
159 Tak Terduga
160 Menukar Giok Untuk Emas Berlian
161 Penawaran Gelar Selir Kehormatan?
162 Rumah Bordil Banhua Lin
163 Tamu Mesum?
164 Melihatmu Sekali Lagi
165 Pandangan Luas Milik Seorang Kaisar
166 Sudut Perkotaan Jelang Pergantian Tahun
167 Iblis Zi & Pahlawan Yang Terlumur Darah
168 Tekanan Yang Mencekik
169 Tidak Boleh Mati
170 Saya Percaya
171 Tekad Yang Menekan Keegoisan
172 Benang Ikatan & Kehadiran Istimewa
173 Kenangan Diakhir Hidup Yang Malang
174 Bab 160 (Repost) : Kesulitan Yang Terpapar
175 Bab 161 (Repost) : Menemukanmu
176 Dasar Juga Alasan Yang Kuat
177 Kamu adalah Kamu
178 Geranium Egois & Dandelion Yang Tegar
179 Nasehat Tetua Keluarga Untuk Adik Ipar?
180 Penyusup Kamar Tidur
181 Perjamuan Akhir Tahun
182 Langkah Sang Penguasa Utara
183 Kecurigaan Tertanam
184 Memotong Ekor Untuk Mendapatkan Kepala
185 Chuntao 145 Tahun
186 Kejatuhan Dalam Kekacauan Investigasi
187 Tertangkap
188 Mengacaukan
189 Utusan Yang Selama Ini Dicari?
190 Kebenaran Sang Utusan
191 Informasi Terakhir Yang Terjeda
192 Retakan Kelahiran
193 Akhir Sang Dewi
194 Merampas Hasil Tangkapan?
195 Kutukan Yang Merenggut Nyawanya
196 Sketsa Wajah Yang Terguncang! : Wen Liu
197 Pintu Kota Pelabuhan Xicheng
198 Promo : Menjadi Putri Figuran Tanpa Nama
199 Aroma Asin Air Laut Yang Terasa Akrab
200 Catatan Penting Didalam Kotak
201 Buritan Kapal
202 Halaman Jurnal : Belati Yang Tercuri
203 Wan Pei yang mengais rumor!
204 Tidak Ada Yang Berubah. Adikku, Keluargaku.
205 Terdesak Oleh Lamaran?
206 Guncangan Binatang Besar
207 Guru Biyan : Pertemuan
208 Guru Biyan : Keceritakan Sebuah Kisah
209 Bai Weiwei
210 Guru Biyan: Permulaan Yang Indah
211 Guru Biyan: Akhir Sebuah Perpisahan
212 Guru Biyan : Simpul Yang Melekat Tidak Terputus
213 Jadi, Apa Yang Bisa Kumiliki?
214 Aturan Pengunjung Kuil
215 Hidupku Bukan Takdir
216 Tamu Di Ruang Baca
217 Wei Guifei
218 Hukuman Yang Mengejutkan
219 Pengkhianatan Yang Melukaimu, Ayah!
220 Seekor Burung Juga Harus Meninggalkan Sarang
221 Menyambut Kepicikan
222 Permata Langka Di Perbatasan
223 Lukisan & Undangan
224 Yakinilah
225 Menutupi Curah, Memperjelas Pemandangan.
226 Kecanggungan Yang Terlupakan
227 Apa Pendapatmu Tentang Putriku?
228 Desiran Musik di Hamparan Lautan Bunga
229 Bunga Liar, Azalea.
230 Pengawalan & Perlindungan
231 Menyebarkan Bunga Dijalan Emas
232 Menunggu Guncangan
233 Melemparkan Rangkaian Bunga Kepada Lalat Rendahan
234 Lalat Bodoh Yang Kehilangan Kesabaran
235 Lebih Pintarlah Sedikit!
236 Mo Ji Gui : Ucapan Selamat Yang Mendahului
237 Mereka Mulai Muncul!
238 Topik Perdebatan Dalam Harem Istana
239 Salam Perpisahan Untuk Ping'an!
240 Minyak Dalam Air!
241 Perjalanan Sebelum Gelombang!
242 Pengenalan Karakter Baru 01!
243 Sambutan Ketidakacuhan
244 Bujukan & Perayaan
245 Set Perhiasan Unik
246 Menarik Minat Pendekatan!
247 Brokat Sutra & Pelanggan Kekanakan!
248 Shen Wanqi & Su Yiyang!
249 Shen Yuan Zi : Benda Rusak Yang Tak Punya Tujuan Hidup
250 Kelas Pengantin
251 Teman Yang Cocok!
252 Permen Ajaib
253 Topeng Menyedihkan
254 Token Perkelahian Su Yiyang!
255 Pangeran Kekaisaran Yang Norak!
256 Penyelesaian Dalam Kombinasi Yang Aneh!
257 Si Gagak Merah
258 Tangisan Dari Balik Pohon Ek
259 Dua Wanita Unggulan Di Hari Pengumpulan Poin Keluhuran
260 Pria Cemerlang Dengan Monokel!
261 Ikon Penguasa Balai Pengobatan!
262 Pengenalan Karakter 02: Para Penghuni Istana Kekaisaran Shen!
263 Memasuki Istana!
264 Panggilan Aula Dian Yong Shi!
265 Gaungan Yang Menelan!
266 Rumit Tak Terbaca
267 Kekonyolan Teh Hitam
268 Mencari Permata Diantara Para Bunga!
269 Musim Panas Yang Mulus?
270 Neraka Pribadi Yang Paling Sunyi!
271 Memberi Makan Ikan!
272 Mata, Telinga dan Detail Tak Berguna!
273 Semak-belukar Anjing dan Kucing!
274 Menggiring Harimau?
275 Buaian Bulan Yang Merengkuh Ketakutan!
276 Sentimental Yang Manis!
277 Sesuai Praduga
278 Bentangan Luas Ilalang Hijau!
279 Tereliminasi Di Awal?
280 Peony.., Raja Dari Segala Bunga!
281 Ledakan Warna
282 Potongan Dewi!
283 Aku Serahkan Diriku Pada Qixuan!
284 Orang Terakhir Yang Kukencani?
285 Ramalan Phoenix
286 Perdebatan Sang Naga & Phoenix Kekaisaran!
287 Membakar atau Melompat?
288 Penampilan Langka Seperti Monster?
289 Patung Memukau
290 Tuan Otot Yang Tak Punya Otak!
291 Lima Belas Bunga
292 Warna-Warna Lain, Memorial Saat Itu!
293 Bangau Yang Terpenjara!
294 Hari Keberangkatan!
295 Perburuan!
296 Malam Sambutan Perburuan
297 Arena di Jamuan
298 Mulai Dijalankan!
299 Kegemparan Negara?
300 Kebetulan Ikut Terperosok!
301 Kesengitan di Dalam Jurang
302 Jebakan Dalam Goa!
303 Boneka Ciptaan Dewi
304 Tuduhan!
Episodes

Updated 304 Episodes

1
Prolog
2
Awal
3
Xiu Qiaofeng
4
Cahaya dan Kakak Lelaki Kedua
5
Aku Jatuh Dari Atas Langit
6
Kesalahan
7
Ketiga Pria Tampan
8
Gila?
9
Nona Besar Xiu
10
Bermain
11
Pengawal Pribadi
12
Menggoda Xiao Taoli
13
Memulai
14
Impian
15
Masker
16
Kebebasan
17
Bakat Wanita Bangsawan
18
Terkejut bukan?
19
Hanya Keberuntungan
20
Dimana Adik Perempuanku?
21
Huanran yang Aneh
22
Nona Besar Yang Royal
23
Tuan Ji Gui
24
Kalung dan Gelang Giok
25
Kau Pikir Aku Makan Sayuran
26
Kalimat Menyedihkan
27
Empat Pembunuh
28
Menangis Begitu Keras
29
Racun Pòhuài Dù
30
Dewi Nüwa
31
Racun Itu Masih Ada
32
Serigala dan Kelinci
33
Kisah Cinta Sejati?
34
Takut Kehilangan Xuan'er
35
Kipas Emas
36
Qiú Liánzhí
37
Hutan Guang
38
Melupakan Tujuan Awal
39
Monster Tampan
40
Seperti Oasis di Tengah Gurun Pasir
41
Bukankah Aku Begitu Rugi?
42
Gadis Seperti Apa Yang Begitu Berani?
43
Apakah Tidak Bosan Menjadi Rubah?
44
Menghalangi
45
Sembari Menyelam Minum Teh Beracun?
46
Tidak akan! Walaupun Kau Menjadi Musuhku
47
Tidak Sengaja
48
Kaupun Takut Padaku
49
Perasaan Yang Kacau
50
Cara Menghibur Yang Aneh!
51
Aura Kehidupan
52
Keistimewaan
53
Tidak Percaya Kebetulan
54
Yang Benar Saja?
55
Keyakinan dan Tekad
56
Terlalu Memaksakan Diri
57
Sekte Xitian
58
Bukan Hanya Pedagang Biasa?
59
Wanita Hamil Yang Galak
60
Terlena
61
Lebih Cepat, Lebih Giat.
62
Membentuk Bukan Menempa
63
Suku Nanbao
64
Kembalilah
65
Kenapa malah kau?!
66
Membungkamku?!
67
Runtuh, Rusuh, Roboh.
68
Luka dipunggungmu
69
Tidak Melibatkan Perasaan
70
Tempat dan Waktu Yang Salah
71
Kesepakatan Seperti Bisnis
72
Jernih Bagai Es dan Bersih Bagai Giok
73
Kau Akan Terikat Bersamaku
74
Menunda
75
Lembut atau Membara
76
Xuan'er, rindu.
77
Aku Menyukai Wanita!
78
Tidak Bisa Menaruh Semua Telur Didalam Satu Keranjang
79
Hanya Manusia Biasa
80
Seakan Tulus Untuk Tuan Ini!
81
Mudah Menghindari Tombak
82
Memotong Sayap Untuk Bersama Ikan
83
Kau Peduli Padaku!
84
Uang Saku dan Peluang
85
Tidak Ingin Tetapi Tidak Bisa
86
Pengakuan Cinta?
87
Tidak Ingin Menyakiti Siapapun
88
Api dan Pertarungan
89
Diragukan
90
Karena Kamu adalah Xuan'er
91
Kau Tidak Ingin, Aku Yang Ingin.
92
Tidak Boleh Mengejutkan Ular
93
Kau Sudah Bersamanya?
94
Ketahuilah Batasanmu!
95
Arus Hati & Gelombang Takdir
96
Mengalahkan Musuh Tanpa Menodai Pedang
97
Ular Rakus Yang Mencoba Menelan Gajah
98
Api Yang Akan Membuat Kejatuhannya
99
Tuwile Dari Kegelapan
100
Sepasang Domba Dihari Tua
101
Kepergian & Kelengahan
102
Kerinduan Tertanam Diantara Hidup & Mati
103
Kembali & Tidak Ingin Meninggalkan
104
Mengakar Untuk Membalas Dendam
105
Berikan Sedikit Waktu & Kesempatan
106
Menjemputnya
107
Trik Kecil Diluar Nalar
108
Mencari & Menemani
109
Ritual Pernikahan Nanbao
110
Berlibur atau Kawin Lari?
111
Bandit yang Mencuri Bunga
112
Kemurkaan & Ketakutan
113
Datang dan Menikmati Keindahan
114
Sudut Belakang Tebing
115
Xiao Bao
116
Kubus Teka-teki
117
Paman Kun Qi Bo
118
Seperti Seutas Benang Takdir I
119
Seperti Seutas Benang Takdir II
120
Seperti Seutas Benang Takdir III
121
Cincin & Kelahiran Yang Tidak Biasa
122
Percakapan Jarak Jauh
123
Sebuah Kesalahpahaman
124
Saling Memahami
125
Sepupu Menyebalkan
126
Cincin Hitam Berhias Merah
127
Sepasang Penyu & Sebuah Janji
128
Lama Tidak Bertemu
129
Kejanggalan & Siasat Kesabaran
130
Kristal Kecil & Kuil Emas
131
Dewi Agung Yinxi & Jenderal Iblis Maozi
132
Reinkarnasi Jenderal & Cincin Raja Yama
133
Menghadang
134
Sebuah Bayangan & Kebencian
135
Sekte Tujilin & Xiao Chun
136
Altar Persembahan
137
Kebodohan Cinta
138
Kelembutan & Kekejaman
139
Memori Usang Yang Familiar
140
Kelumpuhan
141
Ribuan Panah Memecahkan
142
Aku Kembali
143
Sebuah Pengingat
144
Proposal Yang Tertolak
145
Perubahan
146
Generasi Ketiga, Xiu Yuheng.
147
Qi Qi dari Divisi Rubah
148
Menangis atau Tertawa?
149
Kilasan Balik I
150
Kilasan Balik II
151
Kilasan Balik III
152
Persimpangan Alur
153
Tidak Bergerak Adalah Orang Mati
154
Melewatkan & Dua Hal
155
Momentum Dalam Perencanaan
156
Jantung Kecil Yang Pulih
157
Ibu Suri Ning
158
Salah Mengenali?
159
Tak Terduga
160
Menukar Giok Untuk Emas Berlian
161
Penawaran Gelar Selir Kehormatan?
162
Rumah Bordil Banhua Lin
163
Tamu Mesum?
164
Melihatmu Sekali Lagi
165
Pandangan Luas Milik Seorang Kaisar
166
Sudut Perkotaan Jelang Pergantian Tahun
167
Iblis Zi & Pahlawan Yang Terlumur Darah
168
Tekanan Yang Mencekik
169
Tidak Boleh Mati
170
Saya Percaya
171
Tekad Yang Menekan Keegoisan
172
Benang Ikatan & Kehadiran Istimewa
173
Kenangan Diakhir Hidup Yang Malang
174
Bab 160 (Repost) : Kesulitan Yang Terpapar
175
Bab 161 (Repost) : Menemukanmu
176
Dasar Juga Alasan Yang Kuat
177
Kamu adalah Kamu
178
Geranium Egois & Dandelion Yang Tegar
179
Nasehat Tetua Keluarga Untuk Adik Ipar?
180
Penyusup Kamar Tidur
181
Perjamuan Akhir Tahun
182
Langkah Sang Penguasa Utara
183
Kecurigaan Tertanam
184
Memotong Ekor Untuk Mendapatkan Kepala
185
Chuntao 145 Tahun
186
Kejatuhan Dalam Kekacauan Investigasi
187
Tertangkap
188
Mengacaukan
189
Utusan Yang Selama Ini Dicari?
190
Kebenaran Sang Utusan
191
Informasi Terakhir Yang Terjeda
192
Retakan Kelahiran
193
Akhir Sang Dewi
194
Merampas Hasil Tangkapan?
195
Kutukan Yang Merenggut Nyawanya
196
Sketsa Wajah Yang Terguncang! : Wen Liu
197
Pintu Kota Pelabuhan Xicheng
198
Promo : Menjadi Putri Figuran Tanpa Nama
199
Aroma Asin Air Laut Yang Terasa Akrab
200
Catatan Penting Didalam Kotak
201
Buritan Kapal
202
Halaman Jurnal : Belati Yang Tercuri
203
Wan Pei yang mengais rumor!
204
Tidak Ada Yang Berubah. Adikku, Keluargaku.
205
Terdesak Oleh Lamaran?
206
Guncangan Binatang Besar
207
Guru Biyan : Pertemuan
208
Guru Biyan : Keceritakan Sebuah Kisah
209
Bai Weiwei
210
Guru Biyan: Permulaan Yang Indah
211
Guru Biyan: Akhir Sebuah Perpisahan
212
Guru Biyan : Simpul Yang Melekat Tidak Terputus
213
Jadi, Apa Yang Bisa Kumiliki?
214
Aturan Pengunjung Kuil
215
Hidupku Bukan Takdir
216
Tamu Di Ruang Baca
217
Wei Guifei
218
Hukuman Yang Mengejutkan
219
Pengkhianatan Yang Melukaimu, Ayah!
220
Seekor Burung Juga Harus Meninggalkan Sarang
221
Menyambut Kepicikan
222
Permata Langka Di Perbatasan
223
Lukisan & Undangan
224
Yakinilah
225
Menutupi Curah, Memperjelas Pemandangan.
226
Kecanggungan Yang Terlupakan
227
Apa Pendapatmu Tentang Putriku?
228
Desiran Musik di Hamparan Lautan Bunga
229
Bunga Liar, Azalea.
230
Pengawalan & Perlindungan
231
Menyebarkan Bunga Dijalan Emas
232
Menunggu Guncangan
233
Melemparkan Rangkaian Bunga Kepada Lalat Rendahan
234
Lalat Bodoh Yang Kehilangan Kesabaran
235
Lebih Pintarlah Sedikit!
236
Mo Ji Gui : Ucapan Selamat Yang Mendahului
237
Mereka Mulai Muncul!
238
Topik Perdebatan Dalam Harem Istana
239
Salam Perpisahan Untuk Ping'an!
240
Minyak Dalam Air!
241
Perjalanan Sebelum Gelombang!
242
Pengenalan Karakter Baru 01!
243
Sambutan Ketidakacuhan
244
Bujukan & Perayaan
245
Set Perhiasan Unik
246
Menarik Minat Pendekatan!
247
Brokat Sutra & Pelanggan Kekanakan!
248
Shen Wanqi & Su Yiyang!
249
Shen Yuan Zi : Benda Rusak Yang Tak Punya Tujuan Hidup
250
Kelas Pengantin
251
Teman Yang Cocok!
252
Permen Ajaib
253
Topeng Menyedihkan
254
Token Perkelahian Su Yiyang!
255
Pangeran Kekaisaran Yang Norak!
256
Penyelesaian Dalam Kombinasi Yang Aneh!
257
Si Gagak Merah
258
Tangisan Dari Balik Pohon Ek
259
Dua Wanita Unggulan Di Hari Pengumpulan Poin Keluhuran
260
Pria Cemerlang Dengan Monokel!
261
Ikon Penguasa Balai Pengobatan!
262
Pengenalan Karakter 02: Para Penghuni Istana Kekaisaran Shen!
263
Memasuki Istana!
264
Panggilan Aula Dian Yong Shi!
265
Gaungan Yang Menelan!
266
Rumit Tak Terbaca
267
Kekonyolan Teh Hitam
268
Mencari Permata Diantara Para Bunga!
269
Musim Panas Yang Mulus?
270
Neraka Pribadi Yang Paling Sunyi!
271
Memberi Makan Ikan!
272
Mata, Telinga dan Detail Tak Berguna!
273
Semak-belukar Anjing dan Kucing!
274
Menggiring Harimau?
275
Buaian Bulan Yang Merengkuh Ketakutan!
276
Sentimental Yang Manis!
277
Sesuai Praduga
278
Bentangan Luas Ilalang Hijau!
279
Tereliminasi Di Awal?
280
Peony.., Raja Dari Segala Bunga!
281
Ledakan Warna
282
Potongan Dewi!
283
Aku Serahkan Diriku Pada Qixuan!
284
Orang Terakhir Yang Kukencani?
285
Ramalan Phoenix
286
Perdebatan Sang Naga & Phoenix Kekaisaran!
287
Membakar atau Melompat?
288
Penampilan Langka Seperti Monster?
289
Patung Memukau
290
Tuan Otot Yang Tak Punya Otak!
291
Lima Belas Bunga
292
Warna-Warna Lain, Memorial Saat Itu!
293
Bangau Yang Terpenjara!
294
Hari Keberangkatan!
295
Perburuan!
296
Malam Sambutan Perburuan
297
Arena di Jamuan
298
Mulai Dijalankan!
299
Kegemparan Negara?
300
Kebetulan Ikut Terperosok!
301
Kesengitan di Dalam Jurang
302
Jebakan Dalam Goa!
303
Boneka Ciptaan Dewi
304
Tuduhan!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!