TMDCP #8

keesokan harinya zhang jiangwu dan park johan sudah berada di dalam mobil untuk menjemput kim eunji.

"jiangwu, aku ingin kau mempersiapkan acara pernikahanku secara rahasia tanpa mengundang awak media, kolega kolega bisnis,dan hanya dihadiri boleh keluarga inti. Aku tidak ingin semua orang tau tentang pernikahanku ". Ucap johan menyandarkan badannya di kursi belakang dengan mata tertutup.

"baik tuan". Jawab jiangwu dengan mata masih fokus ke depan.

"oh iya satu lagi, besok aku ingin ke kerumah sakit. Dan urusan kantor ku serahkan kepadamu. Jangan kau ganggu waktuku saat aku bersama soohee!" titah johan kepada asistennya.

"baik tuan" jawab jiangwu

Tak lama kemudian mobil berhenti tepat didepan pagar rumah kim joo in. Asisten jiangwu langsung keluar dari mobil. Dan langsung memghampiri penjaga gerbang.

"permisi, bolehkah anda membukakan pagar ini? Mobil saya ingin masuk. Saya ingin menjemput nona eunji."tutur asisten jiangwu.

"apakah tuan sudah membuat janji dengan nona eunji?" tanya penjaga pagar.

"sudah, bilang saja asisten tuan park johan sudah datang untuk menjemput nona eunji" ucap asisten jiangwu

"sebentar ya tuan, saya menelpon tuan kim joo in dulu" ucap penjaga dan asisten johan hanya mengaggukan kepalanya.

Lalu penjaga itu pergi ke pos penjagaan untuk menelpon ayahnya enji. Dan asisten jiangwu pun masuk kedalam mobil. Tak berapa lama penjaga itu kembali dan membukakan pintu pagarnya. Mobil pun sudah memasuki halaman depan rumah kim joo in.

"Tuan ingin keluar?" tanya asisten jiangwu hanya melihat johan lewat kaca spion.

"kau saja" jawab singkat johan

"baik" ucap asisten jiangwu.

Dan membuka pintu mobil dan berjalan menuju pintu rumah kim joo in.

Tok tok tok

" aduh kenapa sih pagi pagi udah ada yang bertamu " ucap jessalyn sedikit kesal.

"jimmy , bukain pintu tuh! "titahnya kepada jimmy.

"kenapa harus aku ? Kan kakak duduk dekat pintu." ucap jimmy

"aku lagi males jalan." ucapnya enteng.

Jimmy pun bangkit dari duduknya setelah selesai mengikat tali sepatunya.

Ceklek

Pintu pun terbuka memperlihatkan seorang pria berjas tersenyum tipis kepada jimmy.

"tuan cari siapa ya?"tanya jimmy

"saya cari no..." ucapan asisten jiangwu terpotong kala ayah enji datang menghampiri jimmy dan asisten jiangwu.

"eh, tuan zhang jiangwu sudah datang. Silahkan masuk tuan." ucap ramah ayah enji

"iya" ucap singkatnya

"apa pria ini tamu ayah? " tanya jimmy kepada ayahnya

"iya, lebih baik kamu berangkat sekolah sana." ucapnya pada jimmy.

Jimmy pun berangkat kesekolah menggunakan sepedanya.

"Silahkan duduk tuan zhang " ucap ayah enji tersenyum sangat ramah pada asisten jiangwu. Dan asisten jiangwu pun duduk.

"ayah, dia siapa? Tamu ayah?" tanya jessalyn kala melihat asisten jiangwu duduk.

"iya". Ucap ayahnya.

"ayah , minta uang dong. Aku mau jalan jalan sama teman". Bangkit dari duduknya dan mendekati ayahnya.

asisten jiangwu hanya diam kala melihat tingkah laku jessalyn.

"jadi dia yang bernama Jessalyn, anak tiri tuan kim joo in sangat manja pada ayah tirinya." ucapnya dalam hati

"nanti ayah transfer" ucap ayahnya

"makasih ayah" tersenyum manis kepada ayahnya.

Ayahnya yang melihat jessalyn masih duduk didekatnya

Langsung bertanya.

"kenapa belum berangkat?"tanya ayahnya

"aku lagi nunggu enji yah, soalnya tadi ku suruh dia ambilin aku tas sama sepatu aku. Tapi lama banget dia ambilin tas sama sepatuku"

"tuan mau minum apa?"tanya ayah enji kepada asisten jiangwu

"tidak usah repot repot tuan saya hanya sebentar kesini dan saya ingi..." terpotong dengan teriakkan jessalyn

"ENJIIIIIIII....." teriak jessalyn.

Enji pun datang kala jessalyn memanggilnya dengan tangan membawa sepatu dan tasnya. Sesampainya enji dihadapan jessalyn tanpa menyadari kehadiran asisten jiangwu.

"ini kak sepatunya dan tasnya" menyodorkan tas dan sepatu.

"lama banget sih cuma ambil tas dan sepatu gw. Pasangin sepatu gw" ucapnya sedikit kesal dan tangannya langsung merebut tas di tangan enji

"baik kak"memasangkan sepatu dikaki jessalyn.

setelah selesai terpasang sepatu dikedua kakinya. Jessalyn langsung mendorong tubuh enji lalu beranjak pergi.

Asisten jiangwu hanya memperhatikan jessalyn menyuruh enji untuk memasangkan sepatu dikakinya lalu sekilas melirik ayah enji yang juga sedang melihat jessalyn dan enji.

" perempuan itu benar benar kasar terhadap nona eunji, dan kenapa tuan kim joo in tidak membela nona eunji saat ia sedang tertindas oleh anak tirinya?. Dan sepertinya tuan kim joo in sangat menikmatinya? Apa tuan kim joo in tidak pernah menganggap keberadaan nona eunji padahalkan nona eunji anak kandungnya? Benar benar tidak masuk akal " ucap asisten jiangwu dalam hatinya.

"ekhm, nona eunji." panggil asisten jingwu

Enji pun langsung menoleh kala mendengar namanya dipanggil

"eh, tuan." bangkit dari duduknya lalu berdiri dan langsung membungkukkan badannya.

"kedatangan saya ke sini , ingin menjemput nona."ucap asisten jiangwoo.

"oh benarkah? Kalau begitu saya siap siap dulu." jawab enji dan berlari menuju kamarnya.

2 menit kemudian ia telah siap dan menghampiri asisten jiangwu.

"tuan, maaf telah menunggu lama" ucap enji merasa bersalah.

"tidak apa apa nona. Maaf tuan kim joo in saya ijin membawa nona eunji" jawab asisten jiangwu dengan senyum tipisnya.

"silahkan" ucap ayahnya datar

"ayah , aku berangkat dulu " ucapnya tersenyum manis pada ayahnya ayahnya hanya menatap datar tanpa Ekspresi.

"ayo,nona tuan johan sudah menunggu di mobil" Mempersilahkan enji berjalan lebih dulu dari dirinya.

Setelah sampai mereka di depan mobil, asisten jiangwu langsung membukakan pintu mobil.

"silahkan nona" ucapnya asisten jiangwu.

"terimakasih tuan" tersenyum tipis pada asisten jiangwu

Setelah enji masuk sepenuhnya dalam mobil. Asisten jiangwu pun langsung mengitari mobil dan masuk kedalam mobil lalu mengemudi mobilnya.

Ditengah perjalanan tidak ada pembicaraan hanya hening. Enji hanya menatap jalanan tanpa enji sadari johan memperhatikan dirinya tak berapa lama tangan johan langsung menggenggam pergelangan tangan enji sampai enji kesakitan.

"tuan, tolong lepaskan tangan saya . Ini sakit tuan" pekik enji.

"sakit ya?" menggenggam tangan enji lebih keras lagi

"akh, sakit tuan" pekik enji kala johan menggenggam pergelangan tangannya lebih keras.

Johan mulai melongarkan Genggamannya namun belum ia lepaskan.

"aku menunggumu sangat lama didalam mobil! Kau pikir kau tuan putri, ha?" ucap johan mulai mengangkat tangan kanannya dan berniat menampar wajah enji.

"tuan tolong jangan tampar saya lagi, yang kemaren saja sakitnya masih kerasa" menunjuk pipi kirinya yang bengkak.

Johan yang melihat pipi kiri enji yang membengkak langsung menurunkan tangannya.

"kali ini kau ku ampuni tapi tidak hari yang lain!" ucap johan dan langsung mendorong tubuh enji sampai tubuh enji membentur pintu mobil. Enji hanya meringgis.

"apa kemaren aku terlalu keras menamparnya sampai pipinya bengkak?"tanya johan dalam pikirannya.

30 menit kemudian mereka telah sampai di mansion johan.enji sangat tertekun melihat mansion johan yang sangat besar.

"waw ,ini rumah atau istana ya? Besar sekali rumahnya."memandang takjub rumah johan.

"ini bukan rumah tapi mansion." ucap datar johan kala ia sudah berada di belakang enji.

Enji hanya menganggukkan kepalanya.

Johan langsung melangkahkan kakinya masuk ke mansion dan diikuti oleh enji.

Didepan pintu sekitar 30 maid membungkukkan badannya kepada johan. Enji dibuat tertekun kala melihat seisi dalam mansion johan yang sangat besar, luas dan interornya pun sangat modern.

"ibu, aku pulang" ucap johan sedikit berteriak.

"sayang , kamu sudah pulang. Kau tidak kerja?." ucap ibu nya.

"tidak, 4 hari lagi aku akan menikah"ucap johan dengan wajah datarnya.

"APA ??! MENIKAH?! DENGAN SIAPA?! BUKANNYA SOOHEE MASIH KOMA?!" sangat terkejut mendengar perkataan putra pertamanya.

"kakak mau menikah dengan siapa?" tanya perempuan di samping ibunya yang bernama park joo hee.

Johan pun langsung menggeser tubuhnya ke samping terlihat lah seorang gadis cantik yang tersenyum kepada mereka.

Deg

"dia?! " ucapnya sangat pelan dan sangat terkejut kala melihat seorang gadis yang sangat mirip dengan sahabat lamanya. Matanya membulat sempurna.

"halo ,nyonya dan nona .perkenalkan nama saya kim eunji salam kenal"tersenyum manis lalu Membungkukkan badannya.

"halo juga perkenalkan namuku park joo hee,saudara kembar johan. Kau pasti merasa aneh melihat wajahku yang tidak mirip dengan johankan ? Ya kami memang tidak mirip sangat jauh bagaikan langit dan bumi sifat kami pun juga berbeda. Aku terlahir yang memiliki sifat lemah lembut dan johan kebalikannya kasar."ucap joo hee tersenyum manis pada enji.

"ternyata namanya kim eunji , gadis yang berkerja di toko bunga itu. Benar benar sebuah kebetulan. Ternyata takdir membawanya kesini. mungkin ini cara tuhan untuk memjauhkannya dari perempuan kasar itu."ucapnya dalam hati kala pertama kali ia melihat enji yang melayaninya untuk membeli bunga. Dan mengingat perempuan yang kasar mengambil uang enji.

"ibu ,kenapa diam saja ? Ayo perkenalkan nama ibu" ucap joo hee saat ia melihat ibunya hanya diam.

"oh i iya. Tapi sebelum itu ibu mau bicara dengan johan. Johan ikut ibu!" ucap ibunya lalu mengajak johan bicara empat mata.

Di kamar ibunya

"johan,jelaskan kepada ibu? Kenapa kau mau menikah ?dan dia siapa ?" tanya ibunya.

"itu adalah sebuah kejutan bu dari aku untuk ibu. Dia adalah putri kandung wanita yang telah menghancurkan keluarga kita. Seharusnya ibu senang dong, aku membawa putrinya kesini.ibu bisa membalaskan rasa sakit ibu kepada anak wanita itu."ucap johan dan duduk disofa.

"johan kau hampir saja membuat ibu jantungan" mengusap dadanya dan duduk di samping johan.

"maafkan johan bu" memegang tangan ibunya.

"johan tapi dia sangat mirip dengan ibunya seperti pinang dibelah dua?" ucapnya saat melihat enji.

"ibu benar sekali, dia sangat mirip dengan ibunya. Saat pertama kali aku melihatnya aku seperti melihat wanita itu bu."tutur johan kala mengingat enji untuk pertama kalinya.

"apa alasanmu untuk menikahinya?"tanya ibunya mulai mendudukan bokongnya disamping johan.

"seperti ucapanku diawal, ingin membalaskan rasa sakit yang pernah kita alami bu." ucap johan menatap wajah cantik ibunya walaupun sudah mulai keriput tetap saja masih cantik.

"terserahmu" bangkit dari duduknya.

"apa ibu tidak ingin membalaskan dendam ibu kepadanya? Kalau ibu tidak ingin, baiklah aku yang akan turun tangan untuk menyiksanya dan membuat hidupnya tak merasakan kebahagiaan lagi dan dia sendiri ingin meminta kematian dengan ku "tutur johan dihiasi oleh senyum seringainya otaknya telah dipenuhi rencana rencana untuk memberikan penderitaan kepada enji.

Johan dan ibunya kembali ke ruangan dimana enji dan joo hee berada.

"maaf jadi meninggalkan kalian berdua"ucap ibu johan kepada joo hee dan enji yang masih setia menunggunya dan masih berdiri.

"tidak apa apa nyonya" tersenyum manis kepada ibu johan. Johan sudah berdiri di samping ibunya.

"baiklah, perkenalkan nama saya park goo hee. Ibu johan dan joo hee." ucapnya datar.

"aku tidak menyangka bertemu anakmu lea. Dia sangat mirip denganmu. Matanya ,bibirnya, cara dia berbicara, senyumnya. Banyak sekali kesamaan dari kalian. Tapi maaf lea, aku tidak bisa bersikap baik pada anakmu. Kau yang telah menghancurkan keluargaku dan sekarang saatnya aku membalaskan rasa sakit yang ku alami selama ini" ucapnya dalam hati goo hee ibu johan.

Enji masih menatap wajah ibu johan belum menyadari jika ada seorang perempun berada di belakangnya dan

Brukkk...

Enji tersungkur di lantai keramik kala mendapat dorongan dari belakang dan posisi enji seperti bersujud di kaki ibu johan. Sontak membuat joohee sangat terkejut dengan Kelakuan adik jenny.

"jadi ini caramu memperkenalkan dirimu kepada keluargaku dengan cara bersujud, waw benar benar tidak punya harga diri" tutur jenny dengan tangan bersedekap didadanya.

"jenny! Apa yang kau lakukan?!" ucap joohee melototi adiknya

"aku tidak melakukan apa apa"ucap jenny lalu berjongkok membantu enji berdiri.

"ayo bangun!"menarik rambut enji.

Sampai enji kesakitan akibat rambutnya ditarik oleh jenny.

"akkh, lepaskan tangan anda nona di rambut saya Ini benar benar sakit."pekik enji.

"jenny lepaskan tanganmu dari rambut enji!" teriak joohee.

"kalau aku nggak mau gimana?" tanyanya datar kepada kakaknya.

"kau harus bisa menghormatinya,dia calon kakak iparmu" ucap joohee.

"APA? KAKAK IPAR? Dia lebih pantas jadi PELAYAN dari pada KAKAK IPAR." ucap jenny dan langsung mendorong enji.

Johan dan ibunya melihat enji Di tindas oleh jenny hanya diam tanpa membantunya.

"kakak ,kenapa kakak diam saja? Ibu juga kenapa ibu membiarkan jenny berbuat kasar kepada enji?" tanya joohee.

Saat joohee ingin membantu enji berdiri , enji sudah berdiri dibantu oleh gadis cantik yang memakai seragam sekolah.

"kakak baik baik saja?"tanya gadis itu

"iya, terimakasih" ucapnya lalu membungkukkan badannya.

"sama sama, apa ada yang luka kak?"tanya nya lagi

"tidak ada" jawab enji lalu tersenyum sangat manis

"kak jenny, kenapa kakak dorong kakak cantik ini?" tanya gadis itu

"kenapa ? tidak suka? kalau nggak suka diam aja gak usah bawel?." jawab jenny.

"ji hwa , kenapa kau pulang? bukannya masih ada 4 jam untuk belajar disekolah?" tanya johan kepada adik terakhirnya yang bernama ji hwa.

"nggak enak badan jadi pulang"jawabnya enteng.

" kakak siapa?" bertanya kepada enji.

"dia adalah calon kakak ipar"jawab joohee.

"kakak ipar ? Kakak johan mau menikah? Kapan?" ucap ji hwa terpercaya.

"4 hari lagi kak johan akan menikah" jawab joohee

"wah, selamat ya kak johan dan nama kakak ipar siapa?" memberi selamat kepada johan dan bertanya kepada enji.

"kim eunji, nona bisa memanggilku enji" tersenyum manis

"wah , suara kakak ipar lembut sekali dan senyum kakak juga manis sekali aku hampir saja meleleh." ucapnya berbinar binar.

"nona bisa aja" tersenyum kikuk.

"oh iya sampai lupa memperkenalkan namaku, aku park ji hwa ,kakak ipar bisa memanggilku ji hwa" ucap ji hwa lalu membungkukkan badannya.

"salam kenal ji hwa"ucap enji.

"iya kakak ipar. Oh iya temani aku makan yuk " berlalu pergi meninggalkan johan, joohee, jenny dan ibunya

dengan tangannya Menggenggam tangan enji.

Bersambung....

Maaf jika ada kata yang typo🙏🙏🙏

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK

LIKE👍

COMENT💬

TIP🌟

VOTE✔

FAVORIT❤

JIKA KALIAN SUKA DENGAN CERITA ATHOR BERI ATHOR DUKUNGAN YA DENGAN CARA DIATAS, BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT BUAT UP PART SELANJUTNYA

BYE BYE BYE😘😘😘

Terpopuler

Comments

Erni Ynnn

Erni Ynnn

ceritanya kq gini..masak yg tertindas makin tertindas...kyak flim ku menangis.... aduuuh...gk sedep....

2021-08-08

0

Faith Kasaki

Faith Kasaki

Aku mampir yah thor, salam dari my dream come true😊

2021-04-10

2

lihat semua
Episodes
1 TMDCP #Pengenalan Tokoh
2 TMDCP #1
3 TMDCP #2
4 TMDCP #3
5 TMDCP #4
6 TMDCP #5
7 TMDCP #6
8 TMDCP #7
9 TMDCP #8
10 TMDPC #9
11 TMDCP #10
12 TMDCP #11
13 TMDCP #11
14 TMDCP #12
15 TMDCP #13
16 TMDCP #14
17 TMDCP #15
18 TMDCP #16
19 TMDCP #17
20 TMDCP #18
21 TMDCP #19
22 TMDCP #20
23 TMDCP #VISUAL
24 TMDCP #21
25 TMDCP #22
26 TMDCP #23
27 TMDCP #24
28 TMDCP #25
29 TMDCP #26
30 TMDCP #27
31 TMDCP # 28
32 TMDCP #29
33 TMDCP #30
34 TMDCP #31
35 TMDCP #32
36 TMDCP #33
37 TMDCP #34
38 TMDCP #35
39 TMDCP #36
40 TMDCP #37
41 TMDCP #38
42 TMDCP #39
43 TMDCP #40
44 TMDCP #41
45 TMDCP #42
46 TMDCP #43
47 TMDCP #44
48 TMDCP #45
49 TMDCP #46
50 TMDCP #47
51 TMDCP #48
52 TMDCP #49
53 TMDCP #50
54 TMDCP #51
55 TMDCP #52
56 TMDCP #53
57 TMDCP #54
58 TMDCP #55
59 TMDCP #56
60 TMDCP #57
61 TMDCP #58
62 TMDCP #59
63 TMDCP #60
64 TMDCP #61
65 TMDCP #62
66 TMDCP #63
67 TMDCP #64
68 TMDCP #65
69 TMDCP #66
70 PENGUMUMAN!!!
71 TMDCP #67
72 TMDCP #68
73 TMDCP #69
74 TMDCP #70
75 TMDCP #71
76 TMDCP #72
77 PENGUMUMAN!
78 TMDCP#73
79 TMDCP #74
80 TMDCP #75
81 TMDCP#76
82 TMDCP#77
83 TMDCP #78
84 TMFCP #79
85 TMDCP #80
86 TMDCP #81
87 TMFCP#82
88 TMDCP #83
89 TMDCP#84
90 TMDCP#85
91 TMDCP #86
92 TMDCP #87
93 TMDCP #88
94 TMDCP #89
95 TMDCP #90
96 TMDCP #91
97 TMDCP #92
98 TMDCP #93
99 TMDCP #94
100 TMDCP #95
101 TMDCP #96
102 TMDCP #97
103 TMDCP #98
Episodes

Updated 103 Episodes

1
TMDCP #Pengenalan Tokoh
2
TMDCP #1
3
TMDCP #2
4
TMDCP #3
5
TMDCP #4
6
TMDCP #5
7
TMDCP #6
8
TMDCP #7
9
TMDCP #8
10
TMDPC #9
11
TMDCP #10
12
TMDCP #11
13
TMDCP #11
14
TMDCP #12
15
TMDCP #13
16
TMDCP #14
17
TMDCP #15
18
TMDCP #16
19
TMDCP #17
20
TMDCP #18
21
TMDCP #19
22
TMDCP #20
23
TMDCP #VISUAL
24
TMDCP #21
25
TMDCP #22
26
TMDCP #23
27
TMDCP #24
28
TMDCP #25
29
TMDCP #26
30
TMDCP #27
31
TMDCP # 28
32
TMDCP #29
33
TMDCP #30
34
TMDCP #31
35
TMDCP #32
36
TMDCP #33
37
TMDCP #34
38
TMDCP #35
39
TMDCP #36
40
TMDCP #37
41
TMDCP #38
42
TMDCP #39
43
TMDCP #40
44
TMDCP #41
45
TMDCP #42
46
TMDCP #43
47
TMDCP #44
48
TMDCP #45
49
TMDCP #46
50
TMDCP #47
51
TMDCP #48
52
TMDCP #49
53
TMDCP #50
54
TMDCP #51
55
TMDCP #52
56
TMDCP #53
57
TMDCP #54
58
TMDCP #55
59
TMDCP #56
60
TMDCP #57
61
TMDCP #58
62
TMDCP #59
63
TMDCP #60
64
TMDCP #61
65
TMDCP #62
66
TMDCP #63
67
TMDCP #64
68
TMDCP #65
69
TMDCP #66
70
PENGUMUMAN!!!
71
TMDCP #67
72
TMDCP #68
73
TMDCP #69
74
TMDCP #70
75
TMDCP #71
76
TMDCP #72
77
PENGUMUMAN!
78
TMDCP#73
79
TMDCP #74
80
TMDCP #75
81
TMDCP#76
82
TMDCP#77
83
TMDCP #78
84
TMFCP #79
85
TMDCP #80
86
TMDCP #81
87
TMFCP#82
88
TMDCP #83
89
TMDCP#84
90
TMDCP#85
91
TMDCP #86
92
TMDCP #87
93
TMDCP #88
94
TMDCP #89
95
TMDCP #90
96
TMDCP #91
97
TMDCP #92
98
TMDCP #93
99
TMDCP #94
100
TMDCP #95
101
TMDCP #96
102
TMDCP #97
103
TMDCP #98

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!