TMDCP #2

Keesokan harinya , enji sudah rapi dan sekarang ia duduk dikasurnya sambil menatap wajah bundanya yang sangat cantik.

"bunda bener benar cantik andai saja bunda masih hidup pasti lebih cantikan bunda dari pada aku. bunda aku merindukanmu, do'a kan aku terus ya bunda kalau gitu enji pamit mau berangkat kerja lalu kuliah." menatap wajah bundanya dengan tatapan sendu dan diakhiri dengan sebuah kecupan yang sangat lama yang menandakan bahwa dia sangat merindukan bundanya.

Setelah selesai mengecup foto bundanya enji pun langsung keluar dari kamarnya.

Dan bergegas menuju halte bus untuk sampai ke toko bunga karena hari ini enji masuk kuliahnya agak siangan jadi ia sempatkan kerja di toko bunga dekat kampusnya.

sesampainya enji di toko bunga ia langsung berkerja menata macam macam bunga, merangkai bunga yang dipesan pelanggan dan memilah bunga yang sudah layu. Saking asiknya ia menata bunga tanpa sadar ia telah mengacuhkan seorang pelanggan.

"permisi ,nona apa ada bunga lily?" tanya pembeli perempuan itu.merasa tak ada jawaban ia pun kembali memanggil.

"permisi nona, apa ada bunga lily? Nona?"

"Astaga apa dia benar benar tidak mendengarkanku? Apa dia tuli ?" monolog nya saat ia memanggil yang kedua kalinya tidak ada sahutan pembeli itu pun menyerah dan ingin meninggalkan toko bunga itu saat ia ingin meninggalkan toko bunga enji berbalik dan melihat seorang perempuan ingin keluar dari toko bunga.

Enji pun langsung berlari dan menghalangi jalan dengan cara merentangkan tangannya kepada pelanggan itu. Pelanggan itu sangat terkejut saat ada orang yang menghalangi jalannya.

"maaf nyonya ,kenapa nyonya keluar ? Padahal nyonya belum beli bunga kami disini?"tanya enji dengan perasaan gusar dan menurunkan tangannya.

"bagaimana saya mau beli , dari tadi saya manggil kamu tidak didengerin"ucap pelanggan itu bersedekap dada dan memutar bola matanya.

"maafkan saya nyonya,saya nggak dengar sumpah karena saya saking asyiknya menata bunga tidak mendengar jika nyonya memanggil saya .saya benar benar minta maaf atas nona kesalahan saya"membungkukkan badannya untuk meminta maaf kepada pelanggan itu.

"iya sudah saya maafkan"ucap pelanggan itu mulai mendekati bunga bunga yang ditata oleh enji. Enji pun mengikuti pelanggan iti di belakangnya.

"nyonya mau beli bunga apa?" tanya enji yang sudah berada di samping pelanggan itu.

"saya mau bunga lily" jawab pelanggan itu setelah selesai memegang bunga bunga yang tadi ditata enji.

"oke nyonya, sebentar saya rangkai dulu bunganya" ucap enji dan berlalu meninggalkan pelanggan itu.

Tak berapa lama enji pun sudah selesai merangkai bunga pesanan pelanggan itu.

"cepat juga ya kamu merangkainnya. Ini" mengambil bunga pesanannya dan menyodorkan kartu atm untuk bayar bunganya.

Saat enji ingin mengambil kartu atm milik pelanggan itu, handphone nya bergetar pertanda ada panggilan masuk. Enji pun langsung mengambil handphonenya dan melihat nama kakak jessalyn yang tertera dilayar handphonenya.

"maaf nyonya,saya ada telpon. Jika nyonya ingin bayar tinggal berjalan lurus aja nanti di sana ada kasir. Maaf nyonua saya harus menerima telpon ini ,permisi" enji meminta ijin kepada pelanggannya dan keluar dari toko.

📞"halo kak ,ada apa ?" tanya enji

📞" cepat keluar ,gw ada di depan !!!" bentak jessalyn

📞" kakak ngapain ke tempat kerja aku?"sudah berada didekat pintu masuk dan melangkahkan kakinya menuju jessalyn.

📞"gak usah banyak nanya ,nanti juga tau" tersenyum

Melihat enji sudah didepan matanya. Mematikan telponnya.

" ada apa kak? Mau minta uang ? aku nggak punya uang dan Jika tidak ada yang penting aku harus masuk lagi perkerjaanku banyak didalam" tanya enji mulai jengah kepada jessalyn karena ia tau pasti jessalyn bela belain datang ketempat kerja pasti minta uang.

"nah tuh tau. Gw lagi butuh uang buat shopping sama teman gw " jawab jessalyn dengan santainya.

"bukannya aku gak mau ngasih tapi aku benar benar gak punya uang,uang ku habis beli steak buat kakak malam kemaren."ucap enji

Jessalyn pun mendekati enji karena ia tau enji bohong.

"mana dompet lu?!!mana sini ,berikan kepadaku?!"tanya jessalyn dan langsung meraba tubuh enji untuk mengambil dompet enji dan pada akhirnya jessalyn mendapatkan dompet enji lalu membuka isi dompetnya ia sangat tercengang dengan isi dompetnya karena ada uang seratus ribu sepuluh lembar, jessalyn pun langsung mengambil uangnya dan dompet enji ia lemparkan ke wajah enji

"katanya nggak ada uang,terus ini apa buktinya? Pembohong" menampilkan uang yang berwarna merah berada di tangannya

"kakak jangan diambil semuanya dong kak,terus aku pulangnya gimana?"berusaha merebut uangnya ditangan jessalyn

"gw gak peduli ,lu mau pulang jalan kaki kek, naik bus, atau pun nyesot gw gak peduli" dan berlalu meninggalkan enji.

Dan enji pun tak tinggal diam ia langsung mengejar jessalyn untuk mengambil uangnya kembali. Jessalyn pun mulai kesal dengan tingkah laku enji yang berusaha untuk mengambil uangnya dan dengan kasar nya jessalyn mendorong enji sampai sampai lengan enji terluka.

Dan jessalyn gunakan kesempatan itu untuk pergi. Enji pun menghempuskan napasnya dengan kasar ia mengutuk dirinya karena tidak bisa melawan jessalyn.

Dan tidak jauh dari enji duduk ,pelanggan yang membeli bunga lily tadi melihat kejadian itu satu kata yang lolos dari bibirnya KASIHAN saat melihat enji.

Pelanggan itu pun langsung masuk mobilnya,saat di dalam mobil ia duduk dikursi depan samping suaminya. Suaminya yang melihat istrinya menghembuskan napas secara kasar pun bertanya.

"ada apa honey? Kenapa kamu lama sekali hanya untuk membeli bunga saja sudah makan waktu 20 menit?kasian anak kita honey sampe ketiduran hanya untuk menunggu kamu?" tanya suaminya dengan tatapan binggung.

"maaf , pembelinya banyak banget jadi harus antri" lalu tersenyum manis melihat anaknya tertidur sangat pulas di bangku belakang.

"ya udah ,kita pulang ya"ucap suaminya dan berlalu meninggalkan toko bunga.

Enji yang terduduk ditrotoar itu langsung bangkit dan duduk di depan toko bunga. Pikirannya melayang kejadian ini bukan hanya sekali yang ia alami tapi berkali kali tapi rasanya berbeda karena jessalyn ingin mengambil uang enji selalu dihalang oleh lee hyunjin sahabatnya sekaligus cinta pertamanya.

FLASHBACK

"kak tolong jangan diambil semuanya kak" ucap enji dengan wajah sedihnya.

"terserah gw!! Siniin uangnya!" bentak jessalyn dan jessalyn berhasil mengambil semua uang enji.

Saat ia menghitung uangnya tiba tiba saja uangnya di rebut oleh seseorang yang tak lain dan tak bukan sahabatnya enji yaitu lee hyunjin

"eh uang gw!! Balikin gak?!!" bentak jessalyn kepada hyunjin

"apa balikin ? Enak aja. Enji susah payah kerja tapi lu datang langsung ngerampas uang enji. Preman lu?" ucap kesal hyunjin

"apa lu bilang gw preman ,gw cantik kaya gini dibilang preman. Lu kali yang selalu jadi penghalang gw pahlawan kesiangan lu .balikin gak uang gw!!"ucap jessalyn dengan gaya songongnya

"iya cantik Kalo dilihat dari lubang semut. Ha ha ha ha" ucap hyunjin yang membuat wajah jessalyn memerah bukan karena malu melainkan marah.

jessalyn pun langsung mengambil gelas yang berisi jus terletak tak jauh dari dirinya dan berniat untuk menyiram hyunjin dengan jus itu namun jessayln kalah cepat karena hyunjin sudah menyiram dirinya dengan jus stroberi dan mengakibatkan pakaian yang dipakai jessalyn berwarna putih menjadi berwarna merah.

"oh my god baju mahal gw jadi kotor, dasar anak brandalan, brengsek .awas lu urusan kita belum selesai!!"maki jessalyn dan berlalu pergi.setelah kepargian jessalyn hyunjin langsung mengembalikan uang enji.

"ini uangnya,kau baik baik saja kan? Apa ada yang terluka biar ku obati?"ucap hyunjin dengan nada cemas.

" yang pertama ku ucapkan terimakasih,yang kedua aku baik baik saja dan yang terakhir tidak ada yang luka."jawab enji tersenyum manis. Hyunjin pun langsung membawa enji masuk dalam pelukannya

"kau tenang saja, selama aku berada disamping kamu aku akan selalu menjaga dan melindungimu" ucap hyunjin sampil memgelus rambut enji.

Enji pun Mendongakkan wajahnya untuk melihat wajah hyunjin yang kebetulan lagi menatap enji ,pandangan mereka saling terkunci.

FLASHBACK ON

Ingatan enji pun harus ia hentikan karena enji kembali berkerja lagi.

*BERSAMBUNG

maaf jika ada kata typo*

**JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK

LIKE👍

COMENT💬

TIP🌟

VOTE✔

FAVORIT❤

JANGAN LUPA DUKUNG ATHOR DENGAN CARA DI ATAS BIAR ATHOR TAMBAH SEMANGAT NULIS PART SELANJUTNYA

BYE BYE BYE😘😘😘**

Episodes
1 TMDCP #Pengenalan Tokoh
2 TMDCP #1
3 TMDCP #2
4 TMDCP #3
5 TMDCP #4
6 TMDCP #5
7 TMDCP #6
8 TMDCP #7
9 TMDCP #8
10 TMDPC #9
11 TMDCP #10
12 TMDCP #11
13 TMDCP #11
14 TMDCP #12
15 TMDCP #13
16 TMDCP #14
17 TMDCP #15
18 TMDCP #16
19 TMDCP #17
20 TMDCP #18
21 TMDCP #19
22 TMDCP #20
23 TMDCP #VISUAL
24 TMDCP #21
25 TMDCP #22
26 TMDCP #23
27 TMDCP #24
28 TMDCP #25
29 TMDCP #26
30 TMDCP #27
31 TMDCP # 28
32 TMDCP #29
33 TMDCP #30
34 TMDCP #31
35 TMDCP #32
36 TMDCP #33
37 TMDCP #34
38 TMDCP #35
39 TMDCP #36
40 TMDCP #37
41 TMDCP #38
42 TMDCP #39
43 TMDCP #40
44 TMDCP #41
45 TMDCP #42
46 TMDCP #43
47 TMDCP #44
48 TMDCP #45
49 TMDCP #46
50 TMDCP #47
51 TMDCP #48
52 TMDCP #49
53 TMDCP #50
54 TMDCP #51
55 TMDCP #52
56 TMDCP #53
57 TMDCP #54
58 TMDCP #55
59 TMDCP #56
60 TMDCP #57
61 TMDCP #58
62 TMDCP #59
63 TMDCP #60
64 TMDCP #61
65 TMDCP #62
66 TMDCP #63
67 TMDCP #64
68 TMDCP #65
69 TMDCP #66
70 PENGUMUMAN!!!
71 TMDCP #67
72 TMDCP #68
73 TMDCP #69
74 TMDCP #70
75 TMDCP #71
76 TMDCP #72
77 PENGUMUMAN!
78 TMDCP#73
79 TMDCP #74
80 TMDCP #75
81 TMDCP#76
82 TMDCP#77
83 TMDCP #78
84 TMFCP #79
85 TMDCP #80
86 TMDCP #81
87 TMFCP#82
88 TMDCP #83
89 TMDCP#84
90 TMDCP#85
91 TMDCP #86
92 TMDCP #87
93 TMDCP #88
94 TMDCP #89
95 TMDCP #90
96 TMDCP #91
97 TMDCP #92
98 TMDCP #93
99 TMDCP #94
100 TMDCP #95
101 TMDCP #96
102 TMDCP #97
103 TMDCP #98
Episodes

Updated 103 Episodes

1
TMDCP #Pengenalan Tokoh
2
TMDCP #1
3
TMDCP #2
4
TMDCP #3
5
TMDCP #4
6
TMDCP #5
7
TMDCP #6
8
TMDCP #7
9
TMDCP #8
10
TMDPC #9
11
TMDCP #10
12
TMDCP #11
13
TMDCP #11
14
TMDCP #12
15
TMDCP #13
16
TMDCP #14
17
TMDCP #15
18
TMDCP #16
19
TMDCP #17
20
TMDCP #18
21
TMDCP #19
22
TMDCP #20
23
TMDCP #VISUAL
24
TMDCP #21
25
TMDCP #22
26
TMDCP #23
27
TMDCP #24
28
TMDCP #25
29
TMDCP #26
30
TMDCP #27
31
TMDCP # 28
32
TMDCP #29
33
TMDCP #30
34
TMDCP #31
35
TMDCP #32
36
TMDCP #33
37
TMDCP #34
38
TMDCP #35
39
TMDCP #36
40
TMDCP #37
41
TMDCP #38
42
TMDCP #39
43
TMDCP #40
44
TMDCP #41
45
TMDCP #42
46
TMDCP #43
47
TMDCP #44
48
TMDCP #45
49
TMDCP #46
50
TMDCP #47
51
TMDCP #48
52
TMDCP #49
53
TMDCP #50
54
TMDCP #51
55
TMDCP #52
56
TMDCP #53
57
TMDCP #54
58
TMDCP #55
59
TMDCP #56
60
TMDCP #57
61
TMDCP #58
62
TMDCP #59
63
TMDCP #60
64
TMDCP #61
65
TMDCP #62
66
TMDCP #63
67
TMDCP #64
68
TMDCP #65
69
TMDCP #66
70
PENGUMUMAN!!!
71
TMDCP #67
72
TMDCP #68
73
TMDCP #69
74
TMDCP #70
75
TMDCP #71
76
TMDCP #72
77
PENGUMUMAN!
78
TMDCP#73
79
TMDCP #74
80
TMDCP #75
81
TMDCP#76
82
TMDCP#77
83
TMDCP #78
84
TMFCP #79
85
TMDCP #80
86
TMDCP #81
87
TMFCP#82
88
TMDCP #83
89
TMDCP#84
90
TMDCP#85
91
TMDCP #86
92
TMDCP #87
93
TMDCP #88
94
TMDCP #89
95
TMDCP #90
96
TMDCP #91
97
TMDCP #92
98
TMDCP #93
99
TMDCP #94
100
TMDCP #95
101
TMDCP #96
102
TMDCP #97
103
TMDCP #98

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!