Quality Time with Elma

Jam sudah menunjukkan 6.15 tapi belum ada tanda-tanda kalau Pak Kevin sudah menyelesaikan rapatnya. “Elma… Daddy nya still in meeting yah, Elma sholat Magrib dulu yuk” ajak Bulan sambil mengambil mukena, ada mushola di lantai tempat ia bekerja jadi tidak terlalu jauh.

“I’m hungry…” Elma menunduk sambil mengusap-usap perutnya. Bulan langsung sadar kalau ini sudah mendekati jam makan malam. Ia malah lupa tidak menawarkan snack atau minuman saking asyiknya membicarakan novel Harry Potter dengan Elma.

“Ya ampun Tante lupa nawarin makanan sama Elma, Tante still have cookies and milk mau gak?” Bulan segera membuka lemari kecil dibawah meja tempat ia menyimpan susu cair dan biskuit di laci mejanya.

“Tapi ini susu cair dalam kaleng its ok? Elma mau minum susu yang plain?” tanya Bulan menyodorkan susu dalam kemasan kaleng dan biskuit.

“Its ok… aku suka minum kok… thank you tapi Tante Bulan nanti kehabisan?” Bulan tersenyum anak ini manis banget sih, sampai memikirkan orang yang ngasih nanti kehabisan.

“Its ok dont worry Tante masih banyak, kalau habis nanti tinggal beli lagi”

“Mau diminum langsung sekarang” Bulan membuka penutup kaleng sehingga bisa diminum langsung oleh Elma, tapi ternyata usahanya membuat Elma mengerutkan dahi.

“Uyghh...Its gross.. Mommy melarang aku minum kemasan langsung dari kaleng. We don't know kalau pas tadi disimpan ada serangga naik ke atasnya or pada saat di pabriknya ada kotoran menempel di kaleng itu” Elma menggelengkan kepala sambil cemberut. Bulan tertawa, tidak pernah terpikir olehnya sampai sejauh itu.

“Ow ok..ok… hahaha… maaf Tante tidak terpikir kesana. Baiklah mau memakai sedotan atau gelas. Gelas saja yah… soalnya kalau sedotan jarang ada… sebentar Tante ambilkan” Bulan mengambil gelas pelastik di tempat penyimpan air mineral.

“Elma… its ok with you kalau pakai gelas plastik?” musti ditanyakan dulu, bisi ntar protes lagi gak mau pakai kemasan pelastik gegara mencemari bumi, Bulan tersenyum sendiri jadinya. Anak ini belum SD udah banyak SOP (Standar Operasional Prosedur)  yang musti diikuti. Indikator hidup dalam keluarga yang tertata.

“Ok… Mommy bilang sekali-sekali tidak apa-apa kalau keadaannya darurat” Bulan kembali tertawa … “set deh kondisi darurat kaya lagi kena bencana aja...hihihi” pikir Bulan

Bulan kemudian menuangkan susu kemasan ke dalam gelas, membuka biskuit supaya memudahkan anak jenius ini bisa menyeimbangkan kadar gula di otaknya. Tampaknya tadi dia kebanyakan menghapal mantera sampai terlihat lapar.

“Hmmm Tante tanyakan sama Daddy Elma apakah bisa kita keluar makan malam, nanti Daddy nya menyusul ke tempat makan”

“Kalau terlalu malam nanti Elma masuk angin terlambat makan” ucapnya sambil mengambil hp yang tergelak, Elma tidak protes ia mengangguk-anggukan kepala sambil memakan biskuit coklat. Ternyata anak ini benar-benar lapar karena susu langsung habis dan biskuit pun tidak bersisa, padahal ia memberi dua potong. “Ahhhh enak…. Terima kasih makanannya Tante” ucapnya sopan sambil mengusap mulut. Aiiish sopannya.

“Eh tapi aku kan gak punya nomor Pak Kevin” Bulan meringis sambil menggaruk-garuk kepalanya.

“I remember Daddy number… dont worry.. Its 0816204XXX” ia langsung menyebutkan dengan cepat.

“Weiiis cerdas hapal nomor Daddy… daebaak… kalau nomor hp Mommy hapal?” ia langsung ingin mengetes daya ingat penyihir cilik ini.

“Of course… Mommy number 0811453XXX” Bulan langsung mengacungkan jempol.

“Cerdas eung… dulu Tante cuma hapal satu nomor aja… Bapak” Bulan membereskan perlengkapan di meja. Ia sudah mengirimkan pesan ke Kevin untuk membawa Elma makan tinggal menunggu jawaban.

“Kenapa nomor rumah tidak dihapalkan, atau nomor Mommy nya Tante” Elma ikutan membereskan peralatan yang tadi dikeluarkan dari tasnya. Bulan tersenyum, anak ini sangat cekatan.

“Kan tadi udah dibilangin ke Tante Ratna juga kalau Mommy nya Tante sudah meninggal waktu Tante seumur Elma dulu… jadi kalau mau telepon Mommy nya Tante musti telp sama Allah dulu… Halo Allah bisa bicara sama Ibu saya….hehehhe” Elma tampak terhenyak mendengar jawaban Bulan, matanya langsung terlihat sedih.

“Ehh kok mau nangis…. Its ok.. Tante udah gak sedih… suka telepon lewat Doa… tuit ..tiut… Ibu semoga sehat yaaa, bahagia di kuburnya, ada yang nemenin malaikat… aku sama ade disini sehat juga…. Dadah Ibu…” Bulan menirukan orang sedang telepon.

“Aaaa… so sad… aku sedih…. Ahaaaaa…” Elma menangis sambil memeluk Bulan, yang kaget melihat perubahan sikap Elma, rupanya anak penyihir ini memiliki rasa empati yang tinggi.

“Its Ok… gak apa-apa liat Tante gak apa-apa” Bulan mencoba menghibur.

“Elma sedih karena laper, jadi gampang nangis… ayo udah jangan nangis kita makan… tapi Tante mau sholat dulu supaya bisa telepon Mommy Tante… titip pesan sama Allah lewat doa” Bulan menggendong Elma, ia jadi kerepotan membawa tas selendang, dokumen yang akan dikerjakan di rumah dan Elma di tangannya.

Elma masih memeluk Bulan saat masuk ke Mushola.

“Elma sudah bisa sholat?” tanya Bulan sambil menurunkan Elma, yang tampak berpikir.

“Aku bisa tapi suka lupa beberapa bacaannya yang panjang, yang duduk terakhir saat awal sebelum bismillah” jawabnya sambil cemberut.

“Dirumah suka sholat sama siapa?” tanya Bulan sambil merapihkan perlengkapan sholat, ia mencari mukena kantor untuk dipakai oleh dirinya, dan mukena miliknya untuk Elma.

“Sama Mommy tapi aku disuruh baca sendiri… Mommy ngeliatin aja” Bulan mengangguk, ia tidak bisa menilai soal kualitas keagamaan seseorang karena itu sangat personal. Tidak boleh menghakimi keimanan seseorang, karena belum tentu keimanan ia lebih baik.

“Ok sekarang sholatnya sama Tante yah yang jadi imam, jadi Elma bisa mendengarkan bacaaan sholat Tante” Elma mengangguk dengan senang. Bulan kemudian menyebutkan urutan berwudhu padanya yang diikuti dengan baik. Saat Bulan akan berwudhu ia baru ingat kalau sedang datang bulan.

"Hihihi Elma ...Tante lupa lagi datang bulan. Elma sholatnya sendiri yah" Bulan menepuk dahinya, terlalu semangat mengurus anak sampai tidak ingat.

"Mommy juga sering datang bulan jadi tidak sholat. Elma mau datang bulan juga biar gak sholat" Elma cemberut saat mendengarnya.

"Hahaha jangan atuh... ribet datang bulan tuh musti sering ke toilet... gak apa-apa Elma sholatnya dibantu sama Tante dibacain bacaan sholatnya" Elma menggangguk setuju, anak ini ternyata cuma butuh bimbingan"

Saat sholat Bulan membacakan semua bacaan sholat dengan keras sehingga Elma bisa mengingatnya. Hingga akhir salam, Elma bisa melakukan gerakan sholat dengan baik. Saat berdoa pun Bulan menuntut bacaan doa dengan bahasa Indonesia supaya Elma bisa memahaminya.

“Alhamdulillah… “ saat mereka bertatapan Elma langsung salim dengan senyuman yang cerah.

“Sini Tante doakan… supaya Elma menjadi anak yang sholehah, menjadi kebanggaan orangtua dan menjadi murid yang pintar membawa keberkahan bagi umat manusia” ucap Bulan sambil mencium kepalanya.

“Terima kasih Tante… Elma senang sama Tante” ia mencium pipi Bulan dengan sepenuh hati, yang langsung disambut dengan pelukan hangat sambil digoyang-goyang hingga mereka akhirnya terjatuh dan tertawa-tawa. Keasyikan itu terpotong saat telepon masuk ternyata Pak Kevin.

“Hallo assalamualaikum… Ya Pak Kevin…”

“Halo waalaikum salam… waah maaf ya Bulan kamu jadi gak bisa pulang”

“Gak apa-apa Pak… ini Elma sudah mau makan malam, saya ajak makan saja kasian kalau menunggu Bapak terlalu lama”

“Waah terima kasih, maaf saya tidak bisa meninggalkan rapat. Ternyata divisi konsultasi bisnis ada perlakukan khusus. Bisakan Elma dibawa ke Mall tempat saya rapat, ada resto siap saji kesukaan Elma, jadi nanti kita bertemu disini”

“Mamanya Elma juga tidak bisa meninggalkan kantor karena masih rapat… maaf sekali ya Rembulan”

“Ya tidak apa-apa Pak, sebutkan saja Mall nya… nanti kami kesana”

"Ok saya share lock yah”

Ternyata Mall yang tidak terlalu jauh dari kantor hanya lima belas menit.

“Pasti Mommy juga masih rapat jadi tidak bisa menjemput” Elma tampak cemberut. Bulan tersenyum, kasian pikirnya anak sekecil ini walaupun memiliki orangtua yang lengkap tapi tidak juga mendapatkan perhatian.

“Masih untung Mommy nya Elma tidak ada karena rapat, tapi nanti akan pulang dan bertemu lagi. Kalau Tante tidak akan pernah bisa melihat Ibu karena rapat untuk selamanya sama Allah...hehehe” Bulan berusaha menghibur Elma yang langsung menatapnya dengan tatapan sedih lagi.

“Ehhhh… lupa… sudah gak usah sedih… ayo kita makan” Bulan menggendong kembali Elma agar cepat bisa keluar dari gedung. Di lobby baru dia akan memesan mobil online

Sampai di lobby hanya sedikit karyawan yang sedang tampak berbincang menunggu jemputan juga, tapi matanya langsung tertuju pada sosok laki-laki yang berdiri bersender sambil merokok dan bermain hp. Juno.

Sedang apa laki-laki itu disini, menjemput Afi mungkin, ia tidak kegeeran kalau tunangannya bermaksud menjemputnya.

Antara gengsi dan penasaran ia masih menimbang-nimbang apakah harus menyapa laki-laki yang membuatnya kesal kemarin.

“Tante sudah pesan taksinya belum… cepat dong Elma sudah lapar” suara Elma mengalihkan pandangan Juno dari hp kepadanya dan Elma, kalau sudah seperti ini artinya ia harus menyapa tunangannya.

“Ya sebentar Tante mau nyapa teman dulu” Bulan menuntut Elma mendekati Juno, tatapan laki-laki itu masih saja dingin.

“Kak Juno mau jemput Afi?…” tatapan Juno terpaku pada Elma, seperti termenung.

“Hmmm engga.. Mau jemput kamu. Anak siapa ini?” tanyanya sambil menatap Elma tajam.

“Anak Bos…” tapi tatapan Juno tidak beranjak dari Elma.

"Expecto Patronum"... Elma mengacungkan tongkat sihirnya pada Juno.. Bulan langsung tertawa...

"Kenapa Elma mengucapkan mantera itu... Om Juno gak jahat kok" Elma masih menatap Juno dengan tatapan waspada, kemudian berbisik pada Bulan.

"Muka Omnya kaya Dementor... kaya yang marah, Elma kaya bikin kesel dia" Bulan langsung tersenyum.

*********

Andai Juno tahu siapa Elma ...bisa dimengerti kenapa Elma merasa kalau ia akan dimarahi....

Terpopuler

Comments

Sukliang

Sukliang

yg ada sebel dg juna

2024-01-26

0

Em Mooney

Em Mooney

inget mantan y bang

2023-11-13

0

💞R0$€_22💞

💞R0$€_22💞

Inget mantan lu bang??? nyebelin banget nih cowo atu...baca ulang malah tambah jd sebel..

2023-08-29

0

lihat semua
Episodes
1 Elma
2 Juno Numero Uno
3 Best Friend Afianti
4 Bapak
5 Kuliah Tujuh Menit
6 Different Kingdom
7 Miss Perpek Inneke
8 Butuh Bahu untuk Bersandar
9 Barisan Para Mantan
10 Nasi Goreng Special
11 Panggilan Kesayangan
12 Godaan dari Syaiton yang Terkutuk
13 Phubbing
14 Kupanggil Kau Bintang
15 Bukan Cinta Bila Tak Sepenuh Hati
16 Mantera Sihir
17 Quality Time with Elma
18 Takdir Memang Aneh
19 Positif Thinking Ajalah
20 Dilamar #pekerjaan
21 New Office...
22 Team Work
23 Pretty Woman
24 Reuni SMA
25 Mimpi Buruk yang Kembali
26 Do Love Exist?
27 PENGUMUMAN
28 TMT bukan TTM
29 Adik Ketemu Gede
30 Dicari! Wali Nikah
31 Pilih Aku untuk Kali ini Saja
32 Konsekuensi Memiliki Anak
33 Umi dan Abi in Action
34 Bukan Untukku
35 Mama Nisa
36 Hati yang Luka
37 Ketika Juno menjadi Juned
38 Jangan Khawatir Ada Benny
39 Lilitan Benang Perjanjian
40 Terpesona Akuuuu... Terpesona
41 Gampang Merinding Disko
42 Penculikan Barang Pegangan
43 Mulai dari 0
44 Kisah Mbak Ayam dan Mas Kerbau
45 Ibu Ustadzah Bulan
46 Bulan dan Bintang
47 Mulai Kerasa Ada Manis Manisnya
48 Cita-Cita Mau Jadi Astronot
49 Fix You
50 Bulldozer Pencinta Nasi Goreng
51 Kisrah Kisruh Hari Pertunangan
52 Lebih Baik Terlambat daripada Tidak Sama Sekali
53 The Pain that Changes Her
54 Ada yang Gugup
55 Resep Rahasia Lupakan Mantan
56 Anatomi Tubuh Laki-laki
57 Seberapa Pantas
58 Ini Gimana Le....
59 Another Man in Her Life
60 PENGUMUMAN
61 Afianti Day
62 Akad Nikah
63 Racun Sudah Mulai Bekerja
64 Cinta Satu Malam
65 Tak Semanis Kopi Dangdut
66 OTW Taaruf
67 Kost-an Rasa Homestay
68 Memegang Pundakmu Sekarang
69 Tentang Rasa
70 Menuju Takdir
71 Nik...Nik...
72 Penyesalan yang Selalu Datang Diakhir
73 Lebih Cepat Akankah Lebih Baik
74 Saya Calon Suami Rembulan
75 Everything's Gonna Be Okay
76 Kebaya Ibu
77 Pemanasan itu Penting
78 Ijab Qabul
79 Manusia Hanya Bisa Berusaha tapi Tuhan yang Menentukan
80 Malam Pertama
81 Abang Ketemu Gede
82 Kupanggil Dia....
83 Menunggu Hari Pembalasan
84 Nikah udah Kawin Belum
85 Nasehat Bapak
86 Anjay Suranjay
87 Biang Kerok
88 Semua Orang Pernah Terluka
89 Pamrih
90 Memories
91 Suami Rentenir
92 Aji Mumpung
93 Akibat Bunga Pinjaman
94 Merentang AsHa
95 Moon Honey
96 Perang Dunia
97 Anak Kost-an
98 Vitamin
99 Buka-Bukaan
100 Once Upon A Time
101 Long Distance-Long Distance an
102 Maaf! Kita Beda Dimensi
103 Timer Marah
104 Vitamin B-ikini
105 Collaboration Buddies
106 The Ultimate Challenges
107 Pusaka Leluhur
108 Heart to Heart
109 Ora Kesusu atau Ora Et Labora
110 Istri Calon CEO
111 Love YourSelf
112 Cerita di Balik Layar
113 Curhat Dong A....
114 Vitamin K-win
115 TMT: Teman Mendukung Teman
116 Rejeki Anak Sholeh
117 Hana... Dul... Set
118 I Love You to The Moon and Back
119 Ngemil-ikin Kamu Seutuhnya
120 Gencatan Senjata
121 Aku Senang Kalau Kamu Bahagia
122 As Soon as Possible
123 Bang Toyib Pulang
124 Bumper
125 Beauty and Brain
126 Sabar = Lebar
127 Tak Gendong Kemana Mana
128 Dinner Meeting
129 Baku Hantam
130 Kamu Dimana, Dengan Siapa dan Sedang berbuat Apa
131 Sahabat di Tikungan
132 Farewell Party
133 TanMantan
134 Pulangkan saja
135 Hp-nya Butuh Di Charger
136 Dua Sisi Cerita
137 Aji Mumpung
138 Unfinished Business
139 Engkau Masih Seperti yang Dulu
140 What if I Never Get Over You
141 Pengumuman Penting
142 Farewell Party rasa Pengajian
143 Adakah Kesempatan Kedua?
144 Vye Vye
145 Special Person
146 Maskot Perusahaan
147 Something is Wrong
148 When I Try to Trust You
149 Ampun Bang Jago
150 Focus Ghibah Discussion
151 Pipipipip.... Menantu Idaman Mau Lewat
152 Pengumuman Give Away
153 Donny Atid Sanjaya
154 Lu Gw End...
155 Ada yang kenal sama Reza?
156 Jamet Kubasi
157 Siaga Satu
158 Duet Mauts
159 Duo Absurd
160 Perempuan Tak Pernah Salah
161 Pria Idaman
162 Lanjut Begadang
163 Smack Down only for Syalala Time
164 Hidup adalah Perjuangan
165 Melawan Ketidakadilan
166 Angkat dan Hempaskan
167 Saat Tembaga Tellurium bertemu Barium Silikon
168 Dibayar Kontan
169 Hambar
170 Pushes the Right Botton
171 Syukur dan Sabar
172 Amarah
173 Behind the Scene
174 Pasca Badai
175 Hamil?
176 Mama Nisa
177 Penyesalan Selalu Datang Terlambat
178 Aku Tanpamu...
179 Risalah Hati
180 Jangan Berhenti Tumbuh
181 Jauh di Mata namun Dekat di Hati
182 Tak Tutuk ...
183 Little Little Sih I Can
184 Biarkan Dia Gila Sendiri
185 I Will Follow You Down
186 Nasib Telur Asin
187 Menepis Ego
188 Si Pembohong Ulung
189 Aki-Aki Nurustunjung
190 Bukan Puasa Ramadhan
191 Loveable vs Hateable
192 Rembulan Bersinar Lagi
193 Rembulan Rasional
194 Adu Rayuan
195 Happier
196 Take Away
197 Jalan ke Surga
198 Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan dan Ojo Aleman
199 Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (1)
200 Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (2)
201 Ya atau Tidak
202 Gelombang Cinta yang Menantang Gelombang Tsunami
203 Tawaran dari Khanu
204 Likeable but Rare
205 Tak Lagi Sama
206 Kena Diskualifikasi
207 Seperti DejaVu
208 Penyesalan
209 Tak Sanggup Hidup Tanpamu
210 Sang Batu Loncatan
211 Home Sweet Home
212 Ruang Bucin
213 Keputusan Terbaik
214 CEO Betawi
215 Sinetron Azab
216 Boleh Asal...
217 Tak Tergantikan
218 Udah Gak Kuat
219 H-1
220 Sah
221 Crazy Rich
222 Fly Me to The Moon
223 Pengumuman
224 Bonus Chapter 1
225 Bonus Chapter 2
226 Bonus Chapter 3
227 Bonus Chapter 4
Episodes

Updated 227 Episodes

1
Elma
2
Juno Numero Uno
3
Best Friend Afianti
4
Bapak
5
Kuliah Tujuh Menit
6
Different Kingdom
7
Miss Perpek Inneke
8
Butuh Bahu untuk Bersandar
9
Barisan Para Mantan
10
Nasi Goreng Special
11
Panggilan Kesayangan
12
Godaan dari Syaiton yang Terkutuk
13
Phubbing
14
Kupanggil Kau Bintang
15
Bukan Cinta Bila Tak Sepenuh Hati
16
Mantera Sihir
17
Quality Time with Elma
18
Takdir Memang Aneh
19
Positif Thinking Ajalah
20
Dilamar #pekerjaan
21
New Office...
22
Team Work
23
Pretty Woman
24
Reuni SMA
25
Mimpi Buruk yang Kembali
26
Do Love Exist?
27
PENGUMUMAN
28
TMT bukan TTM
29
Adik Ketemu Gede
30
Dicari! Wali Nikah
31
Pilih Aku untuk Kali ini Saja
32
Konsekuensi Memiliki Anak
33
Umi dan Abi in Action
34
Bukan Untukku
35
Mama Nisa
36
Hati yang Luka
37
Ketika Juno menjadi Juned
38
Jangan Khawatir Ada Benny
39
Lilitan Benang Perjanjian
40
Terpesona Akuuuu... Terpesona
41
Gampang Merinding Disko
42
Penculikan Barang Pegangan
43
Mulai dari 0
44
Kisah Mbak Ayam dan Mas Kerbau
45
Ibu Ustadzah Bulan
46
Bulan dan Bintang
47
Mulai Kerasa Ada Manis Manisnya
48
Cita-Cita Mau Jadi Astronot
49
Fix You
50
Bulldozer Pencinta Nasi Goreng
51
Kisrah Kisruh Hari Pertunangan
52
Lebih Baik Terlambat daripada Tidak Sama Sekali
53
The Pain that Changes Her
54
Ada yang Gugup
55
Resep Rahasia Lupakan Mantan
56
Anatomi Tubuh Laki-laki
57
Seberapa Pantas
58
Ini Gimana Le....
59
Another Man in Her Life
60
PENGUMUMAN
61
Afianti Day
62
Akad Nikah
63
Racun Sudah Mulai Bekerja
64
Cinta Satu Malam
65
Tak Semanis Kopi Dangdut
66
OTW Taaruf
67
Kost-an Rasa Homestay
68
Memegang Pundakmu Sekarang
69
Tentang Rasa
70
Menuju Takdir
71
Nik...Nik...
72
Penyesalan yang Selalu Datang Diakhir
73
Lebih Cepat Akankah Lebih Baik
74
Saya Calon Suami Rembulan
75
Everything's Gonna Be Okay
76
Kebaya Ibu
77
Pemanasan itu Penting
78
Ijab Qabul
79
Manusia Hanya Bisa Berusaha tapi Tuhan yang Menentukan
80
Malam Pertama
81
Abang Ketemu Gede
82
Kupanggil Dia....
83
Menunggu Hari Pembalasan
84
Nikah udah Kawin Belum
85
Nasehat Bapak
86
Anjay Suranjay
87
Biang Kerok
88
Semua Orang Pernah Terluka
89
Pamrih
90
Memories
91
Suami Rentenir
92
Aji Mumpung
93
Akibat Bunga Pinjaman
94
Merentang AsHa
95
Moon Honey
96
Perang Dunia
97
Anak Kost-an
98
Vitamin
99
Buka-Bukaan
100
Once Upon A Time
101
Long Distance-Long Distance an
102
Maaf! Kita Beda Dimensi
103
Timer Marah
104
Vitamin B-ikini
105
Collaboration Buddies
106
The Ultimate Challenges
107
Pusaka Leluhur
108
Heart to Heart
109
Ora Kesusu atau Ora Et Labora
110
Istri Calon CEO
111
Love YourSelf
112
Cerita di Balik Layar
113
Curhat Dong A....
114
Vitamin K-win
115
TMT: Teman Mendukung Teman
116
Rejeki Anak Sholeh
117
Hana... Dul... Set
118
I Love You to The Moon and Back
119
Ngemil-ikin Kamu Seutuhnya
120
Gencatan Senjata
121
Aku Senang Kalau Kamu Bahagia
122
As Soon as Possible
123
Bang Toyib Pulang
124
Bumper
125
Beauty and Brain
126
Sabar = Lebar
127
Tak Gendong Kemana Mana
128
Dinner Meeting
129
Baku Hantam
130
Kamu Dimana, Dengan Siapa dan Sedang berbuat Apa
131
Sahabat di Tikungan
132
Farewell Party
133
TanMantan
134
Pulangkan saja
135
Hp-nya Butuh Di Charger
136
Dua Sisi Cerita
137
Aji Mumpung
138
Unfinished Business
139
Engkau Masih Seperti yang Dulu
140
What if I Never Get Over You
141
Pengumuman Penting
142
Farewell Party rasa Pengajian
143
Adakah Kesempatan Kedua?
144
Vye Vye
145
Special Person
146
Maskot Perusahaan
147
Something is Wrong
148
When I Try to Trust You
149
Ampun Bang Jago
150
Focus Ghibah Discussion
151
Pipipipip.... Menantu Idaman Mau Lewat
152
Pengumuman Give Away
153
Donny Atid Sanjaya
154
Lu Gw End...
155
Ada yang kenal sama Reza?
156
Jamet Kubasi
157
Siaga Satu
158
Duet Mauts
159
Duo Absurd
160
Perempuan Tak Pernah Salah
161
Pria Idaman
162
Lanjut Begadang
163
Smack Down only for Syalala Time
164
Hidup adalah Perjuangan
165
Melawan Ketidakadilan
166
Angkat dan Hempaskan
167
Saat Tembaga Tellurium bertemu Barium Silikon
168
Dibayar Kontan
169
Hambar
170
Pushes the Right Botton
171
Syukur dan Sabar
172
Amarah
173
Behind the Scene
174
Pasca Badai
175
Hamil?
176
Mama Nisa
177
Penyesalan Selalu Datang Terlambat
178
Aku Tanpamu...
179
Risalah Hati
180
Jangan Berhenti Tumbuh
181
Jauh di Mata namun Dekat di Hati
182
Tak Tutuk ...
183
Little Little Sih I Can
184
Biarkan Dia Gila Sendiri
185
I Will Follow You Down
186
Nasib Telur Asin
187
Menepis Ego
188
Si Pembohong Ulung
189
Aki-Aki Nurustunjung
190
Bukan Puasa Ramadhan
191
Loveable vs Hateable
192
Rembulan Bersinar Lagi
193
Rembulan Rasional
194
Adu Rayuan
195
Happier
196
Take Away
197
Jalan ke Surga
198
Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan dan Ojo Aleman
199
Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (1)
200
Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (2)
201
Ya atau Tidak
202
Gelombang Cinta yang Menantang Gelombang Tsunami
203
Tawaran dari Khanu
204
Likeable but Rare
205
Tak Lagi Sama
206
Kena Diskualifikasi
207
Seperti DejaVu
208
Penyesalan
209
Tak Sanggup Hidup Tanpamu
210
Sang Batu Loncatan
211
Home Sweet Home
212
Ruang Bucin
213
Keputusan Terbaik
214
CEO Betawi
215
Sinetron Azab
216
Boleh Asal...
217
Tak Tergantikan
218
Udah Gak Kuat
219
H-1
220
Sah
221
Crazy Rich
222
Fly Me to The Moon
223
Pengumuman
224
Bonus Chapter 1
225
Bonus Chapter 2
226
Bonus Chapter 3
227
Bonus Chapter 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!