Different Kingdom

Setelah makan siang Bulan mengajak Elma ke ruangannya, selama ia berjalan menuju ruangan Bulan merasakan tatapan yang berbeda dari beberapa staf perempuan yang berpapasan dengannya. Di lift ia bertemu dengan beberapa senior auditor yang mengenali Elma dan menyapanya.

“Halo cantik… Elma kok sendiri saja, gak sama Daddy?” tanya seorang senior perempuan sambil mengusap rambut Elma.

“Daddy ada rapat, Elma ikut sama Kakak Bulan” ia menggamit tangan Bulan yang hanya tersenyum tipis dan mengangguk pada senior dibagian office. Perempuan itu mengangguk membalas Bulan tanpa senyuman, tatapannya menilai Bulan dari atas hingga bawah, terasa aura penilaian dari perempuan yang merasa dirinya selevel di atas Bulan.

Bulan hanya menarik nafas, tidak usah terintimidasi, bukan keinginan dia membawa anak orang bersamanya. Begitu lift terbuka, ia langsung pamit dan menggandeng tangan Elma, anak yang baru dua kali ditemuinya. “Gak di rumah gak di kantor kebagian ngasuh anak terus” pikir Bulan sambil tersenyum kecut.

“Kenapa Kaka senyum-senyum sendiri? Kakak senang gak kalau Elma ikut? Elma janji gak akan ganggu Kakak kerja. Nanti Elma mau latihan menulis” perubahan muka Bulan rupanya terbaca oleh Elma, anak ini sensitif juga pikir Bulan.

“Gak apa-apa, Kakak cuma ingat kalau di rumah Kakak suka kebagian ngasuh adik. Ehh sekarang di kantor mengasuh anak cantik” jawab Bulan sambil tersenyum. Di ruangannya belum banyak staf yang selesai makan siang, mereka memilih makan diluar sehingga baru kembali setelah jam satu siang.

Bulan merapihkan meja kecil di sebelahnya supaya bisa diduduki Elma, diambilnya kursi di meja tempat rapat mingguan, hmmm masih terlalu pendek masih harus ditambah dengan beberapa tumpukan kertas dokumen dan ditutupi dengan sajadah supaya empuk.. Ok all good.

“Silahkan duduk dan bekerja” Bulan mempersilahkan Elma menduduki singgasana yang dibuatnya, anak itu terlihat puas karena bisa duduk dengan nyaman.

“Terima kasih… Elma janji gak akan ganggu Kakak” ia mengacungkan dua jarinya melambangkan keseriusannya. Bulan tersenyum, anak ini benar-benar terdidik dengan baik sopan santunnya, ia ingat saat beberapa staf perempuan yang suka membawa anak karena pengasuh anaknya tidak ada. Mereka cenderung tidak mau diam, berlari-lari dan berteriak antar kubikel sehingga mengganggu staf yang lain.

Elma mengeluarkan beberapa barang dari tasnya, dari sudut matanya Bulan bisa melihat kalau anak ini sangat rapi. Alat tulisnya dimasukan ke dalam tempat pensil yang bertema Snoopy, ada dua buku yang dikeluarkan dan kemudian ia menata alat tulis sebelum mulai menuliskan sesuatu di bukunya. Rasa penasaran tak tertahankan hingga akhirnya ia menengok pada aktivitas Elma.

“Menulis apa Elma? Dikasih peer dari sekolah?” rasanya aneh anak usia prasekolah rajin mengerjakan tugas.

“Nope… sekolah aku gak pernah ngasih peer. Ini tugas yang dikasih Mommy buat aku kerjakan hari ini” ucapnya dengan serius tanpa melihat ke arah Bulan. Ternyata ia sedang berlatih menulis, wow…. Tulisannnya rapi walaupun masih besar-besar.

“Elma sudah bisa membaca?” Bulan jadi semakin penasaran.

“Of courses sebelum aku masuk play group aku sudah bisa membaca” jawabnya singkat.

“Hebat.. Anak pintar kamu” usap Bulan ke kepala Elma

“Yup.. Mommy bilang kalau kepintaran aku turun dari Mommy, my face also.. I’m pretty like Mommy” jelasnya dengan penuh kebanggaan sambil menatap Bulan.

“Wah tidak ada yang turun dari Daddy sama Elma hehehhe…” menyenangkan juga berbicara dengan anak ini.

“Hmmm…. Mommy bilang aku pintar bicara dan happy face kaya Daddy, soalnya Mommy gak suka terlalu banyak bicara sama orang lain… muka Mommy kaya yang suka marah katanya” ia tampak berpikir serius.

“Ow hahahhaha yayaya Kakak setuju, muka Elma lebih friendly daripada Mommy nya Elma” Bulan mengacungkan jempolnya. Elma langsung mengerutkan dahinya.

“Kakak tahu Mommynya aku? Pernah bertemu?” anak ini cepat menangkap suatu makna cerita pikir Bulan.

“Hmmm kata Tante Afi.. Mommy nya Elma itu kakak kelas waktu kami kuliah. Kakak dulu pernah di ospek sama Mommynya Elma… memang galak sampai dimarahi habis-habisan ...hiiii serem kalau inget dulu” Bulan mengerenyit mengingat masa itu.

“Apa itu dispek?” tanya Elma, ternyata tetap saja lebih asyik ngobrol daripada kerja.

“Di os-pek… itu acara perkenalan sekolah waktu kuliah. Mommynya Elma kuliahnya sama dengan Kakak cuma beda tiga tahun” jelas Bulan.

“Oooo aku baru tahu kalau Kakak ternyata satu sekolah dengan Mommy, kalau begitu aku manggilnya Tante yaa… soalnya kaya adiknya Mommy” tatap Elma dengan tajam. Bulan langsung tertawa.

“Kamu kok pinter banget sih… kaya gak ngobrol sama anak TK. Ya terserah mau manggil Tante juga.. Mau manggil aunty atau memanggil bibi atau memanggil obba chan juga boleh.” Bulan merasa terhibur dengan kehadiran Elma.

“Aku panggil Onty saja..” ucapnya sambil kembali meneruskan menulis di buku latihannya. Bulan mengangguk. Terdengar lebih modern, akhirnya Bulan meneruskan kembali pekerjaannya meneliti dokumen-dokumen pajak yang harus ia periksa.

“Onty belum menikah?” kembali anak pemikir ini bertanya. Bulan menarik nafas, ternyata ini menjadi pertanyaan umum tidak hanya ditanyakan orang dewasa saja tapi juga anak kecil kepo.

“Belum … mudah-mudahan akan segera menikah” Bulan langsung teringat kalau ia belum mengirim pesan kepada Juno kalau week end ini harus ke Bandung.

“Assmlkm. Kak Juno lagi sibuk?”

“Aku mau ngasih tau kalau wiken ini aku mesti ke Bandung, Bapak minta aku pulang, soalnya udah dua minggu aku gak pulang”

Bulan berpikir, kalau sekiranya ia mengajak Juno ikut ke Bandung, apakah tidak memberatkan, ia tahu kalau Juno sangat sibuk tapi ia ingin bertemu dan menghabiskan waktu dengannya.

“Hmm Kak Juno mau ikut ke Bandung gak?”

Akhirnya Bulan memberanikan diri mengajak tunangannya.

Lama tidak ada jawaban akhirnya Bulan memilih melanjutkan kembali pekerjaannya. Sesekali ia melihat handphone memastikan apakah Juno sudah menjawab pesan yang ia kirimkan.

“Pasti nunggu jawaban dari pacar” Elma memberikan komentar sambil asyik menempel buku stiker yang ia bawa. Ternyata jaman sekarang anak bisa mengkreasikan imajinasi dengan stiker yang bisa dipilih, melihat buku dan jenis stiker yang ditempelkan Bulan bisa memperkirakan harganya mahal.

“Hmmm anak kecil tau apa soal pacaran” jawab Bulan pendek.

“Tau dong, Mommy suka menunggu kiriman foto aku dari Daddy kalau di kantor. Katanya Mommy suka bulak balik liat hp” masih dengan gaya kalemnya dia memberikan ulasan. Anak ini kurang bergaul dengan sesamanya sehingga pola pikirnya jadi terlalu cepat.

“Ya, Tante mau pulang ke Bandung, mudah-mudahan pacar Tante bisa ikut pergi” jelas Bulan,

“Jangan ditunggu nanti terasa lama. Aku membaca, katanya kalau kita memasak air ditungguin akan terasa lebih lama daripada ditinggal, padahal waktu yang dihabiskannya sama. Jadi mendingan ditinggal supaya tidak terasa lama” jelasnya sambil mengacung-acungkan pinsil warna.

Bulan terbelalak, ini anak makan dan baca apa sampai ngomongnya tingkat dewa begini.

“Aku baca di buku World of Science” belum juga Bulan bertanya, anak itu sudah memberikan jawaban. Ia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja. Ruarrrbiazaaa..

Tak lama terdengar bunyi pesan di hp Bulan. Ia langsung membukanya, ternyata benar Juno yang mengirimkan pesan.

“Aku ada proyek di Tangerang sampai Minggu depan. Besok sudah ada ada janji dengan Klien untuk ke lapangan”

“Minggu ini kamu pulang sendiri tidak apa-apa kan?” 

“Kita ketemu minggu depan”

Bulan langsung menarik nafas panjang, artinya satu bulan setengah ini ia tidak pernah pergi bersama Juno. Ternyata walaupun bertunangan ia tetap saja jarang bertemu dengan pujaan hatinya.

“Kenapa? Pasti pacarnya gak mau ikut” Elma tersenyum mengejek. Ia asyik melanjutkan kegiatan menggambarnya.

“Seperti Mommy selalu sibuk bekerja, mencari uang seeeebanyak-banyaaaknya…. Supaya nanti bisa tinggal di apartemen dekat kantor Mommy, biar bisa ketemu lebih cepet” jelasnya padahal Bulan tidak meminta penjelasan apapun.

“Mommy nya Elma pintar mencari uang jadi nanti bisa membeli apartemen yang bagus. Hebat banget makanya Elma anaknya baik gak manja” balas Bulan.

“Aku suka pengen main kaya orang lain tapinya…” ucap Elma sambil cemberut. Ternyata pikiran anak-anak tetap saja menginginkan kebersamaan dengan keluarga.

“Hmmm Elma tapi masih bertemu dengan Mommy walaupun cuma malam hari, Onty waktu sebesar Elma sudah tidak punya Mommy.. Jadi musti bersyukur bisa bertemu dengan Mommy walaupun cuma malam hari” Bulan tersenyum sedih. Elma langsung memalingkan mukanya menatap Bulan dengan mata membulat.

“Onty orangtuanya bercerai?” Bulan langsung tersenyum kecut, ini anak malah sudah tahu konsep bercerai.

“Enggakkk… meninggal saat melahirkan adik… kok bercerai sih… hehehe kamu tahu kata bercerai dari mana?” Bulan kembali mengusap kepala Elma.

“Temen aku orangtuanya bercerai… katanya separate house… different kingdom” ucap Elma sambil tangannya memperagakan gaya yang terpisah berjauhan.

“Wahahaha… different kingdom kaya artis aja… yang satu Kerajaan Gajah satu lagi Kerajaan Kudanil” Bulan langsung tertawa, ia ingat cerita artis yang bercerai menceritakan tentang perceraian kepada anaknya dengan istilah different kingdom.

“Memang dia anak artis, dia suka ada di tv anaknya baik, aku suka” ucap Elma sambil mengangguk-angguk.

“Hmmm.. Ibunya Onty Bulan juga Different Kingdom juga yang satu Kingdom Alam Kubur satu lagi Kingdom Dunia” Bulan tersenyum, sekarang jadi lebih mudah menjelaskan arti perpisahan kepada anak-anak.

“Kata teman aku, kalau sudah jarang bertemu antara Daddy dan Mommy kemungkinan akan tinggal dalam kingdom yang berbeda juga, aku gak mau…” Elma cemberut, rupanya anak-anak suka pada gibah juga.

“Hmmm… gak lah, ada Elma yang akan menyatukan Mommy dan Daddy selalu dalam Kingdom yang sama., kecuali memang kalau memang sudah dipanggil sama Allah kaya ibunya Onty… baru akan bertemu lagi nanti di Kingdom Alam Kubur” Bulan tertawa, rasa sedih karena tidak bisa bertemu Juno tergantikan dengan obrolan bersama Elma.

“Kalau menyebut alam kubur itu sebagai Kingdom jadi gak mengerikan yah… hantu-hantu kaya kuntilanak dan pocong jadi penjaga Kingdom...heheheheheh” Bulan tertawa sendiri, keabsrudan Afi sudah menular padanya.

“Elma gak suka hantu… mereka harus stay di different kingdom” Elma menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju. Mereka asyik membicarakan Kingdom Persetanan tanpa menyadari ada perempuan yang mendekat kearah kubikel.

“Elmaaa…. Honey… dimanaa?” terdengar suara perempuan yang mendekat, aroma parfum yang lembut namun semerbak terasa di udara saat suara itu terdengar.

Terpopuler

Comments

Exselyn Jelita

Exselyn Jelita

balik lagi baca ini....untuk yg kesekian kalinya....bunda shanty kapan ada novel baru lagi

2025-03-03

1

💜Ilalang Senja💜

💜Ilalang Senja💜

lopee... loooppeee sekebon tebuu buat Teh ShanTi ..💟♥️💙🩷❤️🤍🩶🌷🌹🧡💛💚💟

2025-03-15

1

Ira Suryadi

Ira Suryadi

Walaupun udh ber'Ulang kli bca ini novel tetep aja past part ini gedeg bnget sama sikapny c Juno k Bulan,,😏

2024-09-12

1

lihat semua
Episodes
1 Elma
2 Juno Numero Uno
3 Best Friend Afianti
4 Bapak
5 Kuliah Tujuh Menit
6 Different Kingdom
7 Miss Perpek Inneke
8 Butuh Bahu untuk Bersandar
9 Barisan Para Mantan
10 Nasi Goreng Special
11 Panggilan Kesayangan
12 Godaan dari Syaiton yang Terkutuk
13 Phubbing
14 Kupanggil Kau Bintang
15 Bukan Cinta Bila Tak Sepenuh Hati
16 Mantera Sihir
17 Quality Time with Elma
18 Takdir Memang Aneh
19 Positif Thinking Ajalah
20 Dilamar #pekerjaan
21 New Office...
22 Team Work
23 Pretty Woman
24 Reuni SMA
25 Mimpi Buruk yang Kembali
26 Do Love Exist?
27 PENGUMUMAN
28 TMT bukan TTM
29 Adik Ketemu Gede
30 Dicari! Wali Nikah
31 Pilih Aku untuk Kali ini Saja
32 Konsekuensi Memiliki Anak
33 Umi dan Abi in Action
34 Bukan Untukku
35 Mama Nisa
36 Hati yang Luka
37 Ketika Juno menjadi Juned
38 Jangan Khawatir Ada Benny
39 Lilitan Benang Perjanjian
40 Terpesona Akuuuu... Terpesona
41 Gampang Merinding Disko
42 Penculikan Barang Pegangan
43 Mulai dari 0
44 Kisah Mbak Ayam dan Mas Kerbau
45 Ibu Ustadzah Bulan
46 Bulan dan Bintang
47 Mulai Kerasa Ada Manis Manisnya
48 Cita-Cita Mau Jadi Astronot
49 Fix You
50 Bulldozer Pencinta Nasi Goreng
51 Kisrah Kisruh Hari Pertunangan
52 Lebih Baik Terlambat daripada Tidak Sama Sekali
53 The Pain that Changes Her
54 Ada yang Gugup
55 Resep Rahasia Lupakan Mantan
56 Anatomi Tubuh Laki-laki
57 Seberapa Pantas
58 Ini Gimana Le....
59 Another Man in Her Life
60 PENGUMUMAN
61 Afianti Day
62 Akad Nikah
63 Racun Sudah Mulai Bekerja
64 Cinta Satu Malam
65 Tak Semanis Kopi Dangdut
66 OTW Taaruf
67 Kost-an Rasa Homestay
68 Memegang Pundakmu Sekarang
69 Tentang Rasa
70 Menuju Takdir
71 Nik...Nik...
72 Penyesalan yang Selalu Datang Diakhir
73 Lebih Cepat Akankah Lebih Baik
74 Saya Calon Suami Rembulan
75 Everything's Gonna Be Okay
76 Kebaya Ibu
77 Pemanasan itu Penting
78 Ijab Qabul
79 Manusia Hanya Bisa Berusaha tapi Tuhan yang Menentukan
80 Malam Pertama
81 Abang Ketemu Gede
82 Kupanggil Dia....
83 Menunggu Hari Pembalasan
84 Nikah udah Kawin Belum
85 Nasehat Bapak
86 Anjay Suranjay
87 Biang Kerok
88 Semua Orang Pernah Terluka
89 Pamrih
90 Memories
91 Suami Rentenir
92 Aji Mumpung
93 Akibat Bunga Pinjaman
94 Merentang AsHa
95 Moon Honey
96 Perang Dunia
97 Anak Kost-an
98 Vitamin
99 Buka-Bukaan
100 Once Upon A Time
101 Long Distance-Long Distance an
102 Maaf! Kita Beda Dimensi
103 Timer Marah
104 Vitamin B-ikini
105 Collaboration Buddies
106 The Ultimate Challenges
107 Pusaka Leluhur
108 Heart to Heart
109 Ora Kesusu atau Ora Et Labora
110 Istri Calon CEO
111 Love YourSelf
112 Cerita di Balik Layar
113 Curhat Dong A....
114 Vitamin K-win
115 TMT: Teman Mendukung Teman
116 Rejeki Anak Sholeh
117 Hana... Dul... Set
118 I Love You to The Moon and Back
119 Ngemil-ikin Kamu Seutuhnya
120 Gencatan Senjata
121 Aku Senang Kalau Kamu Bahagia
122 As Soon as Possible
123 Bang Toyib Pulang
124 Bumper
125 Beauty and Brain
126 Sabar = Lebar
127 Tak Gendong Kemana Mana
128 Dinner Meeting
129 Baku Hantam
130 Kamu Dimana, Dengan Siapa dan Sedang berbuat Apa
131 Sahabat di Tikungan
132 Farewell Party
133 TanMantan
134 Pulangkan saja
135 Hp-nya Butuh Di Charger
136 Dua Sisi Cerita
137 Aji Mumpung
138 Unfinished Business
139 Engkau Masih Seperti yang Dulu
140 What if I Never Get Over You
141 Pengumuman Penting
142 Farewell Party rasa Pengajian
143 Adakah Kesempatan Kedua?
144 Vye Vye
145 Special Person
146 Maskot Perusahaan
147 Something is Wrong
148 When I Try to Trust You
149 Ampun Bang Jago
150 Focus Ghibah Discussion
151 Pipipipip.... Menantu Idaman Mau Lewat
152 Pengumuman Give Away
153 Donny Atid Sanjaya
154 Lu Gw End...
155 Ada yang kenal sama Reza?
156 Jamet Kubasi
157 Siaga Satu
158 Duet Mauts
159 Duo Absurd
160 Perempuan Tak Pernah Salah
161 Pria Idaman
162 Lanjut Begadang
163 Smack Down only for Syalala Time
164 Hidup adalah Perjuangan
165 Melawan Ketidakadilan
166 Angkat dan Hempaskan
167 Saat Tembaga Tellurium bertemu Barium Silikon
168 Dibayar Kontan
169 Hambar
170 Pushes the Right Botton
171 Syukur dan Sabar
172 Amarah
173 Behind the Scene
174 Pasca Badai
175 Hamil?
176 Mama Nisa
177 Penyesalan Selalu Datang Terlambat
178 Aku Tanpamu...
179 Risalah Hati
180 Jangan Berhenti Tumbuh
181 Jauh di Mata namun Dekat di Hati
182 Tak Tutuk ...
183 Little Little Sih I Can
184 Biarkan Dia Gila Sendiri
185 I Will Follow You Down
186 Nasib Telur Asin
187 Menepis Ego
188 Si Pembohong Ulung
189 Aki-Aki Nurustunjung
190 Bukan Puasa Ramadhan
191 Loveable vs Hateable
192 Rembulan Bersinar Lagi
193 Rembulan Rasional
194 Adu Rayuan
195 Happier
196 Take Away
197 Jalan ke Surga
198 Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan dan Ojo Aleman
199 Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (1)
200 Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (2)
201 Ya atau Tidak
202 Gelombang Cinta yang Menantang Gelombang Tsunami
203 Tawaran dari Khanu
204 Likeable but Rare
205 Tak Lagi Sama
206 Kena Diskualifikasi
207 Seperti DejaVu
208 Penyesalan
209 Tak Sanggup Hidup Tanpamu
210 Sang Batu Loncatan
211 Home Sweet Home
212 Ruang Bucin
213 Keputusan Terbaik
214 CEO Betawi
215 Sinetron Azab
216 Boleh Asal...
217 Tak Tergantikan
218 Udah Gak Kuat
219 H-1
220 Sah
221 Crazy Rich
222 Fly Me to The Moon
223 Pengumuman
224 Bonus Chapter 1
225 Bonus Chapter 2
226 Bonus Chapter 3
227 Bonus Chapter 4
Episodes

Updated 227 Episodes

1
Elma
2
Juno Numero Uno
3
Best Friend Afianti
4
Bapak
5
Kuliah Tujuh Menit
6
Different Kingdom
7
Miss Perpek Inneke
8
Butuh Bahu untuk Bersandar
9
Barisan Para Mantan
10
Nasi Goreng Special
11
Panggilan Kesayangan
12
Godaan dari Syaiton yang Terkutuk
13
Phubbing
14
Kupanggil Kau Bintang
15
Bukan Cinta Bila Tak Sepenuh Hati
16
Mantera Sihir
17
Quality Time with Elma
18
Takdir Memang Aneh
19
Positif Thinking Ajalah
20
Dilamar #pekerjaan
21
New Office...
22
Team Work
23
Pretty Woman
24
Reuni SMA
25
Mimpi Buruk yang Kembali
26
Do Love Exist?
27
PENGUMUMAN
28
TMT bukan TTM
29
Adik Ketemu Gede
30
Dicari! Wali Nikah
31
Pilih Aku untuk Kali ini Saja
32
Konsekuensi Memiliki Anak
33
Umi dan Abi in Action
34
Bukan Untukku
35
Mama Nisa
36
Hati yang Luka
37
Ketika Juno menjadi Juned
38
Jangan Khawatir Ada Benny
39
Lilitan Benang Perjanjian
40
Terpesona Akuuuu... Terpesona
41
Gampang Merinding Disko
42
Penculikan Barang Pegangan
43
Mulai dari 0
44
Kisah Mbak Ayam dan Mas Kerbau
45
Ibu Ustadzah Bulan
46
Bulan dan Bintang
47
Mulai Kerasa Ada Manis Manisnya
48
Cita-Cita Mau Jadi Astronot
49
Fix You
50
Bulldozer Pencinta Nasi Goreng
51
Kisrah Kisruh Hari Pertunangan
52
Lebih Baik Terlambat daripada Tidak Sama Sekali
53
The Pain that Changes Her
54
Ada yang Gugup
55
Resep Rahasia Lupakan Mantan
56
Anatomi Tubuh Laki-laki
57
Seberapa Pantas
58
Ini Gimana Le....
59
Another Man in Her Life
60
PENGUMUMAN
61
Afianti Day
62
Akad Nikah
63
Racun Sudah Mulai Bekerja
64
Cinta Satu Malam
65
Tak Semanis Kopi Dangdut
66
OTW Taaruf
67
Kost-an Rasa Homestay
68
Memegang Pundakmu Sekarang
69
Tentang Rasa
70
Menuju Takdir
71
Nik...Nik...
72
Penyesalan yang Selalu Datang Diakhir
73
Lebih Cepat Akankah Lebih Baik
74
Saya Calon Suami Rembulan
75
Everything's Gonna Be Okay
76
Kebaya Ibu
77
Pemanasan itu Penting
78
Ijab Qabul
79
Manusia Hanya Bisa Berusaha tapi Tuhan yang Menentukan
80
Malam Pertama
81
Abang Ketemu Gede
82
Kupanggil Dia....
83
Menunggu Hari Pembalasan
84
Nikah udah Kawin Belum
85
Nasehat Bapak
86
Anjay Suranjay
87
Biang Kerok
88
Semua Orang Pernah Terluka
89
Pamrih
90
Memories
91
Suami Rentenir
92
Aji Mumpung
93
Akibat Bunga Pinjaman
94
Merentang AsHa
95
Moon Honey
96
Perang Dunia
97
Anak Kost-an
98
Vitamin
99
Buka-Bukaan
100
Once Upon A Time
101
Long Distance-Long Distance an
102
Maaf! Kita Beda Dimensi
103
Timer Marah
104
Vitamin B-ikini
105
Collaboration Buddies
106
The Ultimate Challenges
107
Pusaka Leluhur
108
Heart to Heart
109
Ora Kesusu atau Ora Et Labora
110
Istri Calon CEO
111
Love YourSelf
112
Cerita di Balik Layar
113
Curhat Dong A....
114
Vitamin K-win
115
TMT: Teman Mendukung Teman
116
Rejeki Anak Sholeh
117
Hana... Dul... Set
118
I Love You to The Moon and Back
119
Ngemil-ikin Kamu Seutuhnya
120
Gencatan Senjata
121
Aku Senang Kalau Kamu Bahagia
122
As Soon as Possible
123
Bang Toyib Pulang
124
Bumper
125
Beauty and Brain
126
Sabar = Lebar
127
Tak Gendong Kemana Mana
128
Dinner Meeting
129
Baku Hantam
130
Kamu Dimana, Dengan Siapa dan Sedang berbuat Apa
131
Sahabat di Tikungan
132
Farewell Party
133
TanMantan
134
Pulangkan saja
135
Hp-nya Butuh Di Charger
136
Dua Sisi Cerita
137
Aji Mumpung
138
Unfinished Business
139
Engkau Masih Seperti yang Dulu
140
What if I Never Get Over You
141
Pengumuman Penting
142
Farewell Party rasa Pengajian
143
Adakah Kesempatan Kedua?
144
Vye Vye
145
Special Person
146
Maskot Perusahaan
147
Something is Wrong
148
When I Try to Trust You
149
Ampun Bang Jago
150
Focus Ghibah Discussion
151
Pipipipip.... Menantu Idaman Mau Lewat
152
Pengumuman Give Away
153
Donny Atid Sanjaya
154
Lu Gw End...
155
Ada yang kenal sama Reza?
156
Jamet Kubasi
157
Siaga Satu
158
Duet Mauts
159
Duo Absurd
160
Perempuan Tak Pernah Salah
161
Pria Idaman
162
Lanjut Begadang
163
Smack Down only for Syalala Time
164
Hidup adalah Perjuangan
165
Melawan Ketidakadilan
166
Angkat dan Hempaskan
167
Saat Tembaga Tellurium bertemu Barium Silikon
168
Dibayar Kontan
169
Hambar
170
Pushes the Right Botton
171
Syukur dan Sabar
172
Amarah
173
Behind the Scene
174
Pasca Badai
175
Hamil?
176
Mama Nisa
177
Penyesalan Selalu Datang Terlambat
178
Aku Tanpamu...
179
Risalah Hati
180
Jangan Berhenti Tumbuh
181
Jauh di Mata namun Dekat di Hati
182
Tak Tutuk ...
183
Little Little Sih I Can
184
Biarkan Dia Gila Sendiri
185
I Will Follow You Down
186
Nasib Telur Asin
187
Menepis Ego
188
Si Pembohong Ulung
189
Aki-Aki Nurustunjung
190
Bukan Puasa Ramadhan
191
Loveable vs Hateable
192
Rembulan Bersinar Lagi
193
Rembulan Rasional
194
Adu Rayuan
195
Happier
196
Take Away
197
Jalan ke Surga
198
Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan dan Ojo Aleman
199
Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (1)
200
Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (2)
201
Ya atau Tidak
202
Gelombang Cinta yang Menantang Gelombang Tsunami
203
Tawaran dari Khanu
204
Likeable but Rare
205
Tak Lagi Sama
206
Kena Diskualifikasi
207
Seperti DejaVu
208
Penyesalan
209
Tak Sanggup Hidup Tanpamu
210
Sang Batu Loncatan
211
Home Sweet Home
212
Ruang Bucin
213
Keputusan Terbaik
214
CEO Betawi
215
Sinetron Azab
216
Boleh Asal...
217
Tak Tergantikan
218
Udah Gak Kuat
219
H-1
220
Sah
221
Crazy Rich
222
Fly Me to The Moon
223
Pengumuman
224
Bonus Chapter 1
225
Bonus Chapter 2
226
Bonus Chapter 3
227
Bonus Chapter 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!