Mantera Sihir

Setelah sesi curcol dengan psikolog kaleng-kalengan, Bulan merasa lebih optimis dan yakin dalam melangkah ke depan. Ia jadi mengerti mengapa sikap Juno yang relatif dingin dan tidak terlalu memperhatikan dirinya, rupanya karena memang tidak berdasar atas rasa suka pribadinya sendiri tapi karena dorongan dari keluarga.

“Apakah harus menyerah dan menerima saja…. Patutkah diperjuangan?” kalimat itu yang kemudian terngiang dalam pikiran Bulan hari itu.

“Kalau memang dia laki-laki yang patut diperjuangkan aku akan berjuang, tapi kalau sekiranya dia tidak menganggap aku ada lebih baik dilupakan”

“Aku musti berikan dia kesempatan lagi kalau serius, tidak semua hubungan berawal dari rasa saling cinta kedua belah pihak, ada beberapa hubungan yang dimulai dari rasa yang datang secara sepihak tapi kemudian mereka mencoba memperjuangkannya sehingga menjadi cinta yang berharga” hibur Bulan pada dirinya.

“Ok kalau begitu aku akan mencoba untuk memberikan kesempatan lagi pada Kak Juno… paling tidak aku harus menghargai niat baik Tante Nisa” ucapnya lagi mencoba menguatkan diri.

“Besok aku buatkan lagi Kak Juno pasta kesukaannya, apakah ia akan memberikan apresiasi. Tidak selamanya usaha harus datang dari pihak laki-laki… perempuan juga kalau merasa bahwa laki-laki itu layak diperjuangkan mengapa tidak!” kembali Bulan menghibur dirinya.

“Dia laki-laki yang serius, sudah memiliki pekerjaan tetap, menyayangi keluarganya, tidak terlihat suka rese sama perempuan, ditambah fisiknya juga OK” Bulan menghitung kelebihan Juno bila dibandingkan dengan laki-laki lain.

“Cuma yaaa memang sikapnya dingin, tidak romantis, pemarah, dan gak peka… manusia emang gak sempurna…. Cuma Superman yang sempurna…. Tapi ehh dia juga gak sempurna ketang … masa celana kolor dipakai di luar” Bulan tersenyum sendiri sambil menatap komputer.

Untung saja semua targetan kerja hari ini sudah terselesaikan tinggal mengecek bahan untuk laporan besok apakah sudah lengkap dokumennya.

Waktu kerja sudah hampir jam 4 sore, saat ia asyik mengurutkan dokumen terdengar suara laki-laki memasuki ruangannya.

“Daddy harus ikut rapat tempatnya jauh di Caffee, kamu tidak bisa ikut karena tempatnya tidak ada anak kecil. Elma bisa menunggu di sini sama Tante Bulan” mendengar namanya di sebut ia meruncingkan pendengarannya.

“David … staf lu yang namanya Rembulan kubikelnya sebelah mana?” terdengar lagi namanya disebutkan lengkap. Ia kemudian berdiri dan melihat ke arah ruangan Pak David, yang terlihat keluar dari ruangannya sambil memakai jas dan membaca berkas dokumen. Tampaknya mereka berdua akan pergi bersama-sama.

“Tuh anaknya nongol…” Pak David menunjuk dirinya, dan ia bisa melihat Pak Kevin sedang menggendong Elma yang menggunakan jubah penyihir ia tampak mengacung-acungkan tongkat sihir.

“Bulan aku bisa menitipkan Elma sama kamu yah, seharusnya ini sudah jam pulang kantor tapi semua manager malah dipanggil sama Direktur untuk meeting keluar… payah banget waktunya” Ia mendekati Bulan sambil membawa Elma.

“Waah ini sih alamat kebawa ngelembur” pikir Bulan sambil mencoba tersenyum manis.

“Woaaah ada penyihir cilik disini…. Arghhhh jangan memantraiku” Bulan langsung bergaya ketakutan seperti hendak di mantera oleh Elma dengan menggunakan tongkat sihirnya.

“Carpe Retractrum….” ucap Elma sambil menunjukkan tongkat sihirnya… dengan gaya seperti tertarik medan magnet Bulan mendekat….. “Argggghhhh….” ia kemudian langsung mengambil pensil yang di meja sambil bergaya ditarik ke depan. Mantera yang mendekatkan benda itu seperti berhasil menarik Rembulan ke arah Kevin.

“Cave Inimicum…..” Bulan langsung memutarkan pinsil seakan-akan membuat perlindungan dari Elma. Itu adalah mantera untuk perlindungan diri dari mantera lawan

Kevin menggeleng-gelengkan kepala, ia tidak menyangka kalau Bulan memiliki kegilaan yang sama dengan putrinya.

“Waaaaah Tante hapal mantera untuk menolak matera….. “ Elma langsung turun dari pangkuan Daddynya dan mendekat langsung di kubikel Bulan.

“Bisa aku tinggal yah Bulan… katanya gak lama kok rapatnya sebelum magrib udah beres” Kevin terlihat sungkan menitipkan kembali anaknya pada Bulan.

“Gak apa-apa Pak saya juga masih kerja kok, santai aja….” Bulan menganggukan wajahnya tanda memberikan persetujuan.

“Ntar loe minta bonus lembur sama Pak Kevin Bul… bukan gw yang nyuruh kerja extra time tapi dia….hahahhahahah” Pak David berjalan keluar sambil tertawa-tawa melihat temannya yang terlihat sungkan.

“Iya dont worry ntar aku bonusin” ucap Kevin cepat.

“Gak apa-apa Pak… sudah bisa jagain anak kecil di rumah juga” Bulan memberikan tanda mengusir dengan tangannya sambil melihat ke arah Elma. Konstum penyihirnya terlihat sangat menarik. Pasti harganya mahal dan Bulan bisa memperkirakan siapa yang membeli kostum itu, pasti the perfect Mom.

“Bagus banget kostum penyihirnya…. Kamu pengen jadi siapa Hermione? Atau Harry Potter?" tanya Bulan cepat.

“Of course Hermione… I’m a girl… Harry Potter is a boy” protes Elma.. Bulan langsung tertawa, ternyata anak kecil juga sudah tau gender.

“Ok Nona Penyihir… apa yang kau ingin sihir sekarang?” Bulan menantang sambil bergaya akan melakukan duel penyihir. Sesuatu yang suka ia lakukan bersama Benny dulu.

“Tante hapal berapa mantera? Aku cuma ingat dua” ucapnya dengan cemberut….

“Hahahahha kalau begitu kau akan kalah penyihir cilik… “ Bulan jadi melupakan posisinya sebagai seorang auditor saat mengulang masa lalunya.

“Aguamenti….” ia menjentikan pinsilnya pada tempat minum … itu adalah mantera untuk mendatangkan air.

“Woooooh aku baru tahu…” Elma berteriak sambil melihat gelas yang bergerak karena dentingan pinsil Bulan

“Alarte Ascendare….. “Bulan menunjukkan meja kerjanya sedangkan tangan kirinya meraih paper clip dan melemparkan ke arah meja di belakang Elma sehingga seperti terjadi kekacauan di meja Bulan. Ini adalah masa yang menyenangkan dahulu, perang mantera yang membuat rumah menjadi kacau balau.

“Woaaaaaahhhhh……” Elma tampak semakin kagum. Bulan cekikikan di belakang Elma, dasar anak kecil bisa ditipu.

“Elma duduk nanti Tante printkan daftar mantera yang Tante hapal yaaah” Ia mendudukan Elma di kursi dan mencari daftar mantera Harry Potter di internet. Ini akan menyibukkan anak pintar ini sementara waktu sambil ia membereskan pekerjaan.

“Aku gak menyangka kalau ruangan Audit Pajak jadi Taman Penitipan Anak” terdengar suara sinis di kubikel sebelah.

Ratna… Auditor Senior yang terkenal memiliki mulut tajam dan lempeng. Bulan menarik nafas, ia lupa tadi tidak mengecilkan suara saking asyiknya main sihir-sihiran.

“Heheheheh sudah jam pulang Mbak Ratna, gak apa-apa kan ada anak kecil” Bulan berusaha menetralisir.

“Aku masih ada pekerjaan, tapi kalau berisik seperti ini aku mendingan kerja di rumah aja” ucapnya sambil cemberut dan membereskan mejanya.

“Kamu lagi mau-maunya dijadikan pengasuh anak, kenapa dia gak titipin sama istrinya yang cantik dan sombong itu….huuh” Ia menatap Elma dengan kesal.

“Saya melihat Elma dibawa ke kantor jadi ingat waktu dulu saya kecil Mbak Ratna… Bapak saya terpaksa membawa saya ke kantor karena di rumah tidak ada siapa-siapa. Ibu saya meninggal karena melahirkan adik saya, kalau saya pulang sendiri masih terlalu kecil. Tapi kalau dianterin pulang, Bapak saya musti mengajar”

“Padahal nungguin di kantor Bapak itu tidak enak, ada ibu-ibu guru yang suka galak kaya Mbak Ratna … marah-marah sama saya gegara dianggap berisik...hehehe kalau boleh memilih sebetulnya saya juga pengen pulang dulu, tapi apa daya saya masih kecil…. Gak seperti kaya Mbak Ratna sekarang, kesal karena berisik bisa pulang sendiri….hehehehe”terpaksa Bulan membela diri, sudah sering ia diomeli oleh seniornya itu.

“Ibu kamu udah meninggal dari kecil toh Bulan… “ Mbak Ratna tampak merasa bersalah.

“Iya Mbak makanya aku kalau ngeliat anak kecil yang dibawa-bawa sama Bapaknya ke kantor jadi inget masa lalu… pedih hatiku….hehehehe” Bulan mencoba menghibur dirinya dengan mentertawakan saja masa lalunya itu.

Ratna melongok ke arah kubikel Bulan dan langsung disambut dengan todongan mantera sihir.

“Engorgiooo…” ucap Elma sambil menatap tajam.

“Mantera apa itu?” ucapnya sambil melotot ke arah Bulan.

“Mantera untuk membesarkan benda..” Bulan langsung cekikikan sendiri. Mbak Ratna badannya sudah XL kalau dikasih mantera pembesar dijamin jadi Triple L.

“Owhh…. Ya Allah badanku udah gede… mbok yah kalau ngasih mantera dibikin kecil aja Dek” ucapnya sambil bergegas pergi.

“Everte Statum…” Elma kembali mengacungkan tongkat sihir dengan mata penuh kemarahan. Entah karena panik diacungi terus tongkat sihir dengan tatapan kemarahan, Ratna sampai terantuk meja saat keluar sehingga hampir terjatuh.

“Manteraaa apa itu Bulaaan” sambil bergegas berjalan keluar ia berteriak.

“Hahahahha mantera supaya mbak terpental….hahahha” Bulan tertawa lepas, haduh ini  jadi tidak sopan begini, malah mentertawakan.

“Sudah tidak boleh begitu pada orangtua… kita harus sopan” Bulan mencoba menengahi sambil tersenyum.

“Tantenya galak jadi harus dikasih pelajaran” ucap Elma sambil bersungut-sungut. Ternyata anak yang sopan kalau emosi bakalan jahat juga.

Terpopuler

Comments

aish

aish

baru ngeh sekarang klo bulan hapal mantra nya juga.. 😂😂😂

2024-10-27

1

EndRu

EndRu

wxwxwx
Seruu Thor

2024-10-06

0

Sukliang

Sukliang

hadehhhh makahan buat makanan

2024-01-26

0

lihat semua
Episodes
1 Elma
2 Juno Numero Uno
3 Best Friend Afianti
4 Bapak
5 Kuliah Tujuh Menit
6 Different Kingdom
7 Miss Perpek Inneke
8 Butuh Bahu untuk Bersandar
9 Barisan Para Mantan
10 Nasi Goreng Special
11 Panggilan Kesayangan
12 Godaan dari Syaiton yang Terkutuk
13 Phubbing
14 Kupanggil Kau Bintang
15 Bukan Cinta Bila Tak Sepenuh Hati
16 Mantera Sihir
17 Quality Time with Elma
18 Takdir Memang Aneh
19 Positif Thinking Ajalah
20 Dilamar #pekerjaan
21 New Office...
22 Team Work
23 Pretty Woman
24 Reuni SMA
25 Mimpi Buruk yang Kembali
26 Do Love Exist?
27 PENGUMUMAN
28 TMT bukan TTM
29 Adik Ketemu Gede
30 Dicari! Wali Nikah
31 Pilih Aku untuk Kali ini Saja
32 Konsekuensi Memiliki Anak
33 Umi dan Abi in Action
34 Bukan Untukku
35 Mama Nisa
36 Hati yang Luka
37 Ketika Juno menjadi Juned
38 Jangan Khawatir Ada Benny
39 Lilitan Benang Perjanjian
40 Terpesona Akuuuu... Terpesona
41 Gampang Merinding Disko
42 Penculikan Barang Pegangan
43 Mulai dari 0
44 Kisah Mbak Ayam dan Mas Kerbau
45 Ibu Ustadzah Bulan
46 Bulan dan Bintang
47 Mulai Kerasa Ada Manis Manisnya
48 Cita-Cita Mau Jadi Astronot
49 Fix You
50 Bulldozer Pencinta Nasi Goreng
51 Kisrah Kisruh Hari Pertunangan
52 Lebih Baik Terlambat daripada Tidak Sama Sekali
53 The Pain that Changes Her
54 Ada yang Gugup
55 Resep Rahasia Lupakan Mantan
56 Anatomi Tubuh Laki-laki
57 Seberapa Pantas
58 Ini Gimana Le....
59 Another Man in Her Life
60 PENGUMUMAN
61 Afianti Day
62 Akad Nikah
63 Racun Sudah Mulai Bekerja
64 Cinta Satu Malam
65 Tak Semanis Kopi Dangdut
66 OTW Taaruf
67 Kost-an Rasa Homestay
68 Memegang Pundakmu Sekarang
69 Tentang Rasa
70 Menuju Takdir
71 Nik...Nik...
72 Penyesalan yang Selalu Datang Diakhir
73 Lebih Cepat Akankah Lebih Baik
74 Saya Calon Suami Rembulan
75 Everything's Gonna Be Okay
76 Kebaya Ibu
77 Pemanasan itu Penting
78 Ijab Qabul
79 Manusia Hanya Bisa Berusaha tapi Tuhan yang Menentukan
80 Malam Pertama
81 Abang Ketemu Gede
82 Kupanggil Dia....
83 Menunggu Hari Pembalasan
84 Nikah udah Kawin Belum
85 Nasehat Bapak
86 Anjay Suranjay
87 Biang Kerok
88 Semua Orang Pernah Terluka
89 Pamrih
90 Memories
91 Suami Rentenir
92 Aji Mumpung
93 Akibat Bunga Pinjaman
94 Merentang AsHa
95 Moon Honey
96 Perang Dunia
97 Anak Kost-an
98 Vitamin
99 Buka-Bukaan
100 Once Upon A Time
101 Long Distance-Long Distance an
102 Maaf! Kita Beda Dimensi
103 Timer Marah
104 Vitamin B-ikini
105 Collaboration Buddies
106 The Ultimate Challenges
107 Pusaka Leluhur
108 Heart to Heart
109 Ora Kesusu atau Ora Et Labora
110 Istri Calon CEO
111 Love YourSelf
112 Cerita di Balik Layar
113 Curhat Dong A....
114 Vitamin K-win
115 TMT: Teman Mendukung Teman
116 Rejeki Anak Sholeh
117 Hana... Dul... Set
118 I Love You to The Moon and Back
119 Ngemil-ikin Kamu Seutuhnya
120 Gencatan Senjata
121 Aku Senang Kalau Kamu Bahagia
122 As Soon as Possible
123 Bang Toyib Pulang
124 Bumper
125 Beauty and Brain
126 Sabar = Lebar
127 Tak Gendong Kemana Mana
128 Dinner Meeting
129 Baku Hantam
130 Kamu Dimana, Dengan Siapa dan Sedang berbuat Apa
131 Sahabat di Tikungan
132 Farewell Party
133 TanMantan
134 Pulangkan saja
135 Hp-nya Butuh Di Charger
136 Dua Sisi Cerita
137 Aji Mumpung
138 Unfinished Business
139 Engkau Masih Seperti yang Dulu
140 What if I Never Get Over You
141 Pengumuman Penting
142 Farewell Party rasa Pengajian
143 Adakah Kesempatan Kedua?
144 Vye Vye
145 Special Person
146 Maskot Perusahaan
147 Something is Wrong
148 When I Try to Trust You
149 Ampun Bang Jago
150 Focus Ghibah Discussion
151 Pipipipip.... Menantu Idaman Mau Lewat
152 Pengumuman Give Away
153 Donny Atid Sanjaya
154 Lu Gw End...
155 Ada yang kenal sama Reza?
156 Jamet Kubasi
157 Siaga Satu
158 Duet Mauts
159 Duo Absurd
160 Perempuan Tak Pernah Salah
161 Pria Idaman
162 Lanjut Begadang
163 Smack Down only for Syalala Time
164 Hidup adalah Perjuangan
165 Melawan Ketidakadilan
166 Angkat dan Hempaskan
167 Saat Tembaga Tellurium bertemu Barium Silikon
168 Dibayar Kontan
169 Hambar
170 Pushes the Right Botton
171 Syukur dan Sabar
172 Amarah
173 Behind the Scene
174 Pasca Badai
175 Hamil?
176 Mama Nisa
177 Penyesalan Selalu Datang Terlambat
178 Aku Tanpamu...
179 Risalah Hati
180 Jangan Berhenti Tumbuh
181 Jauh di Mata namun Dekat di Hati
182 Tak Tutuk ...
183 Little Little Sih I Can
184 Biarkan Dia Gila Sendiri
185 I Will Follow You Down
186 Nasib Telur Asin
187 Menepis Ego
188 Si Pembohong Ulung
189 Aki-Aki Nurustunjung
190 Bukan Puasa Ramadhan
191 Loveable vs Hateable
192 Rembulan Bersinar Lagi
193 Rembulan Rasional
194 Adu Rayuan
195 Happier
196 Take Away
197 Jalan ke Surga
198 Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan dan Ojo Aleman
199 Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (1)
200 Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (2)
201 Ya atau Tidak
202 Gelombang Cinta yang Menantang Gelombang Tsunami
203 Tawaran dari Khanu
204 Likeable but Rare
205 Tak Lagi Sama
206 Kena Diskualifikasi
207 Seperti DejaVu
208 Penyesalan
209 Tak Sanggup Hidup Tanpamu
210 Sang Batu Loncatan
211 Home Sweet Home
212 Ruang Bucin
213 Keputusan Terbaik
214 CEO Betawi
215 Sinetron Azab
216 Boleh Asal...
217 Tak Tergantikan
218 Udah Gak Kuat
219 H-1
220 Sah
221 Crazy Rich
222 Fly Me to The Moon
223 Pengumuman
224 Bonus Chapter 1
225 Bonus Chapter 2
226 Bonus Chapter 3
227 Bonus Chapter 4
Episodes

Updated 227 Episodes

1
Elma
2
Juno Numero Uno
3
Best Friend Afianti
4
Bapak
5
Kuliah Tujuh Menit
6
Different Kingdom
7
Miss Perpek Inneke
8
Butuh Bahu untuk Bersandar
9
Barisan Para Mantan
10
Nasi Goreng Special
11
Panggilan Kesayangan
12
Godaan dari Syaiton yang Terkutuk
13
Phubbing
14
Kupanggil Kau Bintang
15
Bukan Cinta Bila Tak Sepenuh Hati
16
Mantera Sihir
17
Quality Time with Elma
18
Takdir Memang Aneh
19
Positif Thinking Ajalah
20
Dilamar #pekerjaan
21
New Office...
22
Team Work
23
Pretty Woman
24
Reuni SMA
25
Mimpi Buruk yang Kembali
26
Do Love Exist?
27
PENGUMUMAN
28
TMT bukan TTM
29
Adik Ketemu Gede
30
Dicari! Wali Nikah
31
Pilih Aku untuk Kali ini Saja
32
Konsekuensi Memiliki Anak
33
Umi dan Abi in Action
34
Bukan Untukku
35
Mama Nisa
36
Hati yang Luka
37
Ketika Juno menjadi Juned
38
Jangan Khawatir Ada Benny
39
Lilitan Benang Perjanjian
40
Terpesona Akuuuu... Terpesona
41
Gampang Merinding Disko
42
Penculikan Barang Pegangan
43
Mulai dari 0
44
Kisah Mbak Ayam dan Mas Kerbau
45
Ibu Ustadzah Bulan
46
Bulan dan Bintang
47
Mulai Kerasa Ada Manis Manisnya
48
Cita-Cita Mau Jadi Astronot
49
Fix You
50
Bulldozer Pencinta Nasi Goreng
51
Kisrah Kisruh Hari Pertunangan
52
Lebih Baik Terlambat daripada Tidak Sama Sekali
53
The Pain that Changes Her
54
Ada yang Gugup
55
Resep Rahasia Lupakan Mantan
56
Anatomi Tubuh Laki-laki
57
Seberapa Pantas
58
Ini Gimana Le....
59
Another Man in Her Life
60
PENGUMUMAN
61
Afianti Day
62
Akad Nikah
63
Racun Sudah Mulai Bekerja
64
Cinta Satu Malam
65
Tak Semanis Kopi Dangdut
66
OTW Taaruf
67
Kost-an Rasa Homestay
68
Memegang Pundakmu Sekarang
69
Tentang Rasa
70
Menuju Takdir
71
Nik...Nik...
72
Penyesalan yang Selalu Datang Diakhir
73
Lebih Cepat Akankah Lebih Baik
74
Saya Calon Suami Rembulan
75
Everything's Gonna Be Okay
76
Kebaya Ibu
77
Pemanasan itu Penting
78
Ijab Qabul
79
Manusia Hanya Bisa Berusaha tapi Tuhan yang Menentukan
80
Malam Pertama
81
Abang Ketemu Gede
82
Kupanggil Dia....
83
Menunggu Hari Pembalasan
84
Nikah udah Kawin Belum
85
Nasehat Bapak
86
Anjay Suranjay
87
Biang Kerok
88
Semua Orang Pernah Terluka
89
Pamrih
90
Memories
91
Suami Rentenir
92
Aji Mumpung
93
Akibat Bunga Pinjaman
94
Merentang AsHa
95
Moon Honey
96
Perang Dunia
97
Anak Kost-an
98
Vitamin
99
Buka-Bukaan
100
Once Upon A Time
101
Long Distance-Long Distance an
102
Maaf! Kita Beda Dimensi
103
Timer Marah
104
Vitamin B-ikini
105
Collaboration Buddies
106
The Ultimate Challenges
107
Pusaka Leluhur
108
Heart to Heart
109
Ora Kesusu atau Ora Et Labora
110
Istri Calon CEO
111
Love YourSelf
112
Cerita di Balik Layar
113
Curhat Dong A....
114
Vitamin K-win
115
TMT: Teman Mendukung Teman
116
Rejeki Anak Sholeh
117
Hana... Dul... Set
118
I Love You to The Moon and Back
119
Ngemil-ikin Kamu Seutuhnya
120
Gencatan Senjata
121
Aku Senang Kalau Kamu Bahagia
122
As Soon as Possible
123
Bang Toyib Pulang
124
Bumper
125
Beauty and Brain
126
Sabar = Lebar
127
Tak Gendong Kemana Mana
128
Dinner Meeting
129
Baku Hantam
130
Kamu Dimana, Dengan Siapa dan Sedang berbuat Apa
131
Sahabat di Tikungan
132
Farewell Party
133
TanMantan
134
Pulangkan saja
135
Hp-nya Butuh Di Charger
136
Dua Sisi Cerita
137
Aji Mumpung
138
Unfinished Business
139
Engkau Masih Seperti yang Dulu
140
What if I Never Get Over You
141
Pengumuman Penting
142
Farewell Party rasa Pengajian
143
Adakah Kesempatan Kedua?
144
Vye Vye
145
Special Person
146
Maskot Perusahaan
147
Something is Wrong
148
When I Try to Trust You
149
Ampun Bang Jago
150
Focus Ghibah Discussion
151
Pipipipip.... Menantu Idaman Mau Lewat
152
Pengumuman Give Away
153
Donny Atid Sanjaya
154
Lu Gw End...
155
Ada yang kenal sama Reza?
156
Jamet Kubasi
157
Siaga Satu
158
Duet Mauts
159
Duo Absurd
160
Perempuan Tak Pernah Salah
161
Pria Idaman
162
Lanjut Begadang
163
Smack Down only for Syalala Time
164
Hidup adalah Perjuangan
165
Melawan Ketidakadilan
166
Angkat dan Hempaskan
167
Saat Tembaga Tellurium bertemu Barium Silikon
168
Dibayar Kontan
169
Hambar
170
Pushes the Right Botton
171
Syukur dan Sabar
172
Amarah
173
Behind the Scene
174
Pasca Badai
175
Hamil?
176
Mama Nisa
177
Penyesalan Selalu Datang Terlambat
178
Aku Tanpamu...
179
Risalah Hati
180
Jangan Berhenti Tumbuh
181
Jauh di Mata namun Dekat di Hati
182
Tak Tutuk ...
183
Little Little Sih I Can
184
Biarkan Dia Gila Sendiri
185
I Will Follow You Down
186
Nasib Telur Asin
187
Menepis Ego
188
Si Pembohong Ulung
189
Aki-Aki Nurustunjung
190
Bukan Puasa Ramadhan
191
Loveable vs Hateable
192
Rembulan Bersinar Lagi
193
Rembulan Rasional
194
Adu Rayuan
195
Happier
196
Take Away
197
Jalan ke Surga
198
Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan dan Ojo Aleman
199
Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (1)
200
Berlindung dari Godaan Syaiton yang Bertebaran (2)
201
Ya atau Tidak
202
Gelombang Cinta yang Menantang Gelombang Tsunami
203
Tawaran dari Khanu
204
Likeable but Rare
205
Tak Lagi Sama
206
Kena Diskualifikasi
207
Seperti DejaVu
208
Penyesalan
209
Tak Sanggup Hidup Tanpamu
210
Sang Batu Loncatan
211
Home Sweet Home
212
Ruang Bucin
213
Keputusan Terbaik
214
CEO Betawi
215
Sinetron Azab
216
Boleh Asal...
217
Tak Tergantikan
218
Udah Gak Kuat
219
H-1
220
Sah
221
Crazy Rich
222
Fly Me to The Moon
223
Pengumuman
224
Bonus Chapter 1
225
Bonus Chapter 2
226
Bonus Chapter 3
227
Bonus Chapter 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!