part 10

" Whatttt Geo lo kira-kira dong gue pakai baju tidur ogeb, gue nggak mau tau puter balik sekarang gue mau ganti baju " cerocos Mairah.

" Lama, sampai sana lo juga bakal ganti lagi " kata Geo tak peduli.

" Tunggu 5 menit aja kenapa sih Tos, masa iyya masuk butik pakai baju tidur, nanti orang-orang nyangkanya gue mau tidur di butik lagi, putar balik sekarang gue nggak mau tau " kata Mairah.

" Huffftttt belum jadi istri berisiknya udah minta ampun " kata Geo dalam hati sambil memjit kepalanya, karena pusing mendengar ocehan Mairah.

Melihat Geo tidak merespon ucapannya, kini Mairah hanya bisa pasrah dan mulai menata rambutnya agar tetap kelihatan kece walaupun sedang memakai piyama.

" Gue tunggu didepan 3 menit, lebih dari itu gue tinggal " kata Geo sambil keluar dari mobil dan berjalan menuju lobi butik tersebut.

" Issshhhh dasar ketos rese' " kata Mairah yang mau tak mau langsung turun menyusul Geo.

Saat mereka masuk pandangan orang-orang tertuju pada Mairah yang hanya memakai baju tidur plus sandal jepit.

" Sumpah gue malu banget " kata Mairah, namun Geo hanya cuek tanpa menanggapi.

" Ada yang bisa saya bantu ? " tanya salah satu karyawan.

" Kami sudah buat janji sama yang punya butik ini " kata Geo datar.

" Kebetulan Ibu sudah menunggu anda dari tadi, mari saya antar " kata karyawan tersebut.

" Baik banget yaa keluarganya, sampai pembantunya juga disuruh ikut fitting baju " kata karyawan tersebut, sehingga membuat Geo berusaha menahan tawanya.

Mairah yang mendengar hal itu sontak emosi, namun Geo langsung menarik tangannya masuk kedalam ruangan pemilik butik tersebut.

" Puas lo ! " kata Mairah kesal, sehingga membuat Geo menetralkan kembali daut wajahnya menjadi datar.

Saat sampai diruangan pemilik butik, mereka langsung disambut baik oleh Mirna pemilik butik tersebut.

" Geofandy sama Mairah ya ? " kata Mirna.

" Iya Tante, kami mau fitting baju yang sudah dipesan Ibu sama Tante Risa " kata Geo.

" Ini saya sudah siapkan, kalian tinggal milih diantara ketiga gaun ini, ini adalah pilihan orang tua kalian " kata Mirna.

" Hmmm sini sayang kamu coba dulu " kata Mirna pada Mairah, sementara Geo menunggu Mairah sambil memainkan ponselnya.

" Gimana Mairah pas ? " kata Mirna saat Mairah mencoba salah satu gaun berwarna gold.

" Kurang nyaman sih Tan " kata Mairah jujur.

" Tapi menurut Tante pas kok ditubuh kamu, yaudah kita tanya Geo dulu " kata Mirna sambil menggandeng Mairah.

" Ishhhh ngapain sih harus tanya ketos rese' itu segala, palingan dia juga bodoh amat " batin Mairah, namun tetap berjalan kearah Geo yang sibuk dengan ponselnya.

" Gimana Ge ?" kata Mairah, sehingga membuat Geo beralih memandang Mairah secara intens.

" Ganti " kata Geo datar, sehingga membuat Mairah kesal.

" Kenapa ? bukannya ini udah pas ? " kata Mairah.

Mendengar ocehan Mairah, Geo langsung berdiri menghampiri Mairah.

" Ini terlalu katat Mai, gue nggak mau orang-orang fokusnya ke lekuk tubuh lo " bisik Geo, sehingga membuat Mairah kaget mendengar penuturan Geo.

" Nurut yaa cantik " kata Geo datar sambil kembali duduk, sehingga membuat Mairah pasrah.

" Yaudah dehhh Tan, ambil gaun yang warna peach itu aja, kayaknya itu lebih longgar deh " kata Mairah.

" Nggak dicoba dulu sayang ? " kata Mirna.

" Nggak usah Tan " kata Mairah.

" Geo giliran kamu " kata Mirna.

" Geo nggak usah Tante, Geo kan udah beberapa kali beli jas disini, jadi Geo yakin Tante udah tau ukuran Geo, serasiin aja jas sama gaun yang dipilih Mairah " kata Geo tang diangguki oleh Mirna.

" Abis ini pulang kan ? " bisik Mairah yang hanya dibalas deheman oleh Geo.

" Tante kami pamit ya " kata Geo yang diangguki oleh Mirna.

" Tos mampir makan yaa, gue laper belum makan " kata Mairah.

Geo yang fokus menyetir hanya melirik Mairah sekilas tanpa menjawab ucapan Mairah.

" Hufffftttt dasar batu, mau gue ngomong apapun nggak akan ada jawabannya " gumam Mairah kesal.

" Hehhhh loh kok berhenti ? ini bukan rumah gue ogeb " kata Mairah saat menyadari mobil Geo berhenti didepan rumah makan.

" Turun kalau lo mau makan " kata Geo datar sambil membuka pintu mobil, kemudian turun terlebih dahulu.

" Dasar ketos rese' nggak ada romantis-romantisnya sama calon istri sendiri " kata Mairah kesal, namun tetap menyusul Geo masuk.

" Selamat sore Kak, mau pesan apa ? " kata pelayan tersebut.

" Nasi goreng seafood 1minumnya teh hangat aja, kalau lo ? " kata Geo sambil melirik Mairah.

" Samain aja deh Mbak " kata Mairah.

" Baiklah, mohon ditunggu ya Kak " kata pelayan tersebut.

" Ge' " panggil Mairah yang hanya dibalas deheman oleh Geo.

" Lo tau Naila kan ? temen sekelas kita " kata Mairah.

" Cewek tomboy yang lukain tangan lo tadi pagi ? " kata Geo.

" Hmmmm, dia suka sama lo, menurut lo dia gimana ? " kata Mairah.

" Jujur gue sempat tertarik sama dia, tapi sekarang nggak lagi setelah gue tau kalau gue dijodohin sama lo " kata Geo datar.

Mairah yang mendengar penuturan Geo, tiba-tiba merasa sakit hati mengetahui bahwa Geo pernah memiliki perasaan ke Naila.

Tak lama pelayan pun datang mengantarkan makanan yang tadi mereka pesan, sehingga membuat Mairah langsung melahap makanannya dengan rakus karena kesal dengan penuturan Geo.

" Pelan-pelan " kata Geo datar saat melihat Mairah makan.

" Beris....uhuk...uhuk..uhuk.... " kata Mairah terhenti karena tiba-tiba tersedak.

" Minum dulu " kata Geo sambil memberikan minum pada Mairah.

Terpopuler

Comments

Aisyah

Aisyah

kok aku yg nyeri ya🤭🤭🤭🤭

2022-05-28

2

Alanna Th

Alanna Th

geo cukup prhatian thd mai, walau kdng spt nyebelin 👍😘😍💖

2022-04-21

1

Santoso Zha

Santoso Zha

lanjuuuuuuut

2022-03-18

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!