part 11

" Pelan-pelan " kata Geo datar saat melihat Mairah makan dengan terburu-buru.

" Beris....uhuk...uhuk..uhuk.... " kata Mairah terhenti karena tiba-tiba tersedak.

" Minum dulu " kata Geo sambil memberikan minum pada Mairah.

" Makanya kalau dibilangin denger " kata Geo datar.

" Berisik " kata Mairah sambil melanjutkan makanannya yang sempat tertunda.

Baru saja Mairah ingin menimpali ucapan Geo, namun terhenti ketika melihat Naila, Marsya, dan Jihan masuk kerumah makan tersebut.

" Mati gue " kata Mairah dalam hati.

" Ge kita pulang sekarang yukkk " kata Mairah panik, sehingga membuat Geo heran.

" Apasih Mai ? " kata Geo.

" Itu ada temen-temen gue " kata Mairah.

" Terus ? " kata Geo cuek.

" Kalau kita ketahuan disini, mereka akan curiga sama hubungan kita yang sebenarnya Ge " kata Mairah panik.

" Yaudah lo......" kata Geo terhenti karena teriakan Jihan yang memanggil namanya.

" Geofandy......ketua osis kita woiiiii " teriak Jihan, sehingga membuat Geo berbalik menatap teman sekelasnya.

" Ehhhh bentar dehhh, kayaknya Geo lagi sama cewek " kata Marsya, sehingga membuat Naila langsung berjalan kearah Geo.

" Duhhhh Tos gimana nih ? " kata Mairah panik.

" Lo santai aja jangan panik gitu, justru kalau lo panik mereka akan lebih curiga. bilang aja kalau kita nggak sengaja ketemu disini " bisik Geo yang diangguki Mairah.

" Loh Mairah ? " kata Marsya saat melihat Mairah disamping Geo.

" Haii guys " kata Mairah.

" Lohh bukannya lo ada acara sama nyokap lo ? kok bisa disini sama Geo ? " kata Naila tak suka.

" Ehhhh anu eemmmm tadi it....." kata Mairah terpotong oleh ucapan Geo.

" Gue nggak sengaja ketemu dia disini " kata Geo datar.

" Oooo kirain kalian lagi ngedate " kata Naila sambil duduk disamping Geo.

" Yaampun Nai, yakali gue ngedate pakai baju tidur kayak gini " kata Mairah.

" Hahahaa ya juga yaa " kata Naila.

" Hehhh gue baru ngeh loo " kata Marsya yang baru sadar tentang penampilan Mairah.

Baru saja Jihan ingin menimpali ucapan Marsya, namun terhenti karena nada dering ponsel Geo yang pertanda ada telepon masuk.

" Ibu video call ? " kata Geo dalam hati.

" Kok nggak diangkat Ge, pacar lo yaa ? " kata Naila.

" Bukan, ini Ibu gue yang video call " kata Geo sambil menggeser ikon hijau pada layar ponselnya.

" Assalamu'alaikum Bu " kata Geo tersenyum pada layar ponselnya.

" Wa'alaikumsalam, kamu dimana Nak ? " kata Tika dibalik telepon.

" Geo mampir makan dulu Bu, bentar lagi juga pulang, ada apa Ibu mau nitip sesuatu ? " kata Geo.

" Geo perhatian banget sama Ibunya, sikapnya juga hangat kalau sama Ibunya, tipe gue banget " kata Naila dalam hati.

" Ternyata nih ketos rese' sikapnya berbanding terbalik banget kalau lagi bicara sama Tante Tika " kata Mairah dalam hati.

" Oiyyaa Ge, calon mantu Ibu mana ? " kata Tika, sehingga membuat Mairah panik? sedangkan Naila, Jihan, dan Marsya kaget mendengar penuturan Tika lewat telepon.

" Calon mantu ? siapa ? " kata Naila dalam hati.

" Hmmmm udah Geo antar pulang Bu " kata Geo.

" Oalahhh padahal Ibu kangen loh sama Mai " kata Tika terpotong oleh ucapan Geo.

" Ibu udah dulu yaaa, baterai ponsel Geo mau habis assalamu'alaikum " kata Geo sambil mematikan sambungan teleponnya.

" Wait, wait, wait, Geee calon mantu ? lo punya pacar ? " kata Jihan.

" Menurut lo " kata Geo datar.

" Bapak Geofandy plisss jangan buat kita penasaran yaaa, siapa pacar lo ? " kata Marsya.

" Berisik " kata Geo datar.

" Lo bener punya pacar ? " kata Naila, sehingga membuat Geo beralih menatap Naila.

" Kayaknya Geo masih ada rasa sama Naila, kelihatan banget sama tatapannya ke Naila " kata Mairah dalam hati.

" Gue dijodohin " kata Geo, sehingga membuat semuanya kaget, kecuali Mairah.

" Di jodohin ? terus lo mau ? " kata Naila.

" Mau gimana lagi " kata Geo.

" Kayaknya lo terpaksa banget yaa Ge dijodohin sama gue " kata Mairah dalam hati.

" Terus lo suka sama cewek yang dijodohin sama lo ? " kata Naila yang hanya dibalas gelengan oleh Geo, sehingga membuat Mairah kecewa.

" Guysss gue balik duluan, takut dicariin soalnya tadi nggak pamit mau keluar " kata Mairah sambil pergi dari sana.

" Gue memang belum suka sama dia, tapi gue akan berusaha karena kelak dia yang akan jadi istri gue, gue duluan " kata Geo sambil keluar dari tempat tersebut untuk menyusul Mairah.

" Sabar yaaa Nai, mungkin Geo bukan jodoh lo masih banyak kok cowok didunia ini yang lebih tampan dari si Geo " kata Marsya.

" Iyaaa Nai, yang tampan mahhh masih banyak " kata Jihan.

" Apaansih gue nggak papa kali, yang gue pikirin sekarang itu Mairah, gue beberapa kali curiga sama dia padahal kan dia nggak tau apa-apa soal Geo " kata Naila.

" Makanya kalau ada apa-apa cari tau dulu " kata Marsya.

Sementara Geo berusaha mengejar Mairah yang tiba-tiba pergi begitu saja.

" Lo pulang sama gue " kata Geo sambil menarik tangan Mairah.

" Gue nggak mau pulang sama lo, lepasin " kata Mairah memberontak.

" Lo perginya sama gue jadi pulangnya juga harus sama gue, apa kata orang tua lo nanti kalau gue nganterin lo pulang " kata Geo sambil menarik Mairah masuk kedalam mobilnya.

" Lo tau nggak sih, kalau ini sama saja pemaksaan " kata Mairah, sehingga membuat Geo hanya melirik Mairah sekilas kemudian kembali fokus menyetir.

" Gue mau kita batalin perjodohan ini " kata Mairah, sehingga membuat Geo langsung meminggirkan mobilnya kepinggir jalan.

Terpopuler

Comments

Indrianty27 Dewi

Indrianty27 Dewi

yang baper gua masa sampe hati gua ngilu njir😂

2024-05-18

0

Arianty Hylmi

Arianty Hylmi

nyesek nya mairah nular

2022-12-19

1

мєσωzα

мєσωzα

njirr.. baru sampai sini aja dah nyesek 🥺

2022-10-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!