part 4

" Kalau gitu gue balik duluan, and thank you buat informasinya " kata Mairah sambil berjalan keluar dari cafe yang di susul oleh Geo.

" Ketoss....ehhhh upsss maksud gue Geo. anterin gue pulang yaaa, masa lo tega sih biarin cewek secantik dan semanis gue pulang sendirian " kata Mairah sambil menampilkan ekspresi lucu di mukanya.

" Emangnya tadi lo ke sini naik apa ? " kata Geo datar.

" Jalan kaki " kata Mairah.

" Yaudah pulangnya juga jalan kaki, lagian rumah lo kan dekat " kata Geo sambil berjalan ke arah motornya.

" Ihhhhh dasar ketos tidak berperikemanusiaan " kata Mairah kesal.

Geo yang melihat Mairah di kaca spion miliknya, langsung tersenyum tipis " Lucu juga nih cewek " kata Geo dalam hati sambil melemparkan helm pada Mairah yang langsung di tangkap oleh Mairah.

" Buruan naik, sebelum gue berubah pikiran " kata Geo, sehingga membuat Mairah segera naik ke motor sport milik Geo " kata Geo dingin.

Setelah sampai di depan rumah Mairah, Mairah langsung memberikan helmnya kepada Geo " Makasih " yang hanya dibalas deheman oleh Geo.

" Gue cabut du....." kata Geo terhenti karena ucapan Mama Mairah yang tiba-tiba keluar dari rumah.

" Ehhhhh ada tamu, temennya Mairah ya Nak ? " kata Risa berjalan menghampiri motor Geo.

" Iyya Tante, nama saya Geo temennya Humairah " kata Geo sambil menyalimi tangan Risa.

" Mai kok temannya nggak di ajak masuk sih, ayooo masuk dulu Nak Geo " kata Risa.

" Ehhh nggak usah Tante, Geo langsung pulang aja " kata Geo.

" Mama...Mama tau nggak kalau Geo ini pinter banget, terus Mairah di kasih tips supaya bisa pintar juga, katanya mamanya sering masakin dia makanan yang berbentuk rumus-rumus gitu ma.." kata Mairah yang sedari tadi diam, sehingga membuat Geo tepuk jidat dengan ucapan Mairah.

" Astaga nihhhh anak ternyata nanggepin omongan gue serius " batin Geo.

" Hahahah ada-ada aja kamu Mai, kalau mau pintar yaaa belajar " kata Risa sambil geleng-geleng kepala dengan ucapan anaknnya.

" Ihhhh seriusan Mama, Geo yang bilang " kata Mairah sambil menunjuk kearah Geo, sehingga membuat Geo menatap tajam learah Mairah

" Husssttttt, duhhhh Nak Geo maafin anak Tante yaaa. memang kelakuannya seperti ini " kata Risa.

" Ahhhh iyya Tan nggak papa kok, kalau gitu Geo pamit pulang ya Tante " kata Geo sambil menyalimi tangan Risa.

Setelah kepergian Geo, Risa dan Mairah berjalan masuk kedalam rumah. " Mai, Geo ganteng yaaa sopan lagi sama orang tua " kata Risa.

" Ihhhh ganteng apanya coba, yang ada dia itu ketos yang super duper rese' " kata Mairah.

" Ehhhh jangan gitu ahhhh jodoh nggak ada yang tau lo Nak " kata Risa.

" Ihhhh Mama apaansihhh, yaudah Mai mau ke kamar dulu " kata Mairah.

Sementara di kediaman Geo, Geo tengah di buat pusing oleh permintaan kedua orang tuanya yang ingin menjodohkannya dengan anak rekan bisnisnya.

" Ayah ini tuh bukan zaman perjodohan lagi, lagian Geo masih sangat mudah untuk menikah " kata Geo.

" Ayah nggak terima penolakan Geo " kata Mahesa ( Ayah Geo ) sehingga membuat Geo beralih menatap Ibunya.

" Ibu juga setuju perjodohan ini Geo " kata Tika ( Ibu Geo ).

" Ayah, Ibu biarkan Geo memilih gadis yang akan Geo nikahi nanti, Geo benar-benar belum siap Yah, Bu..." kata Geo.

" Geo dengarkan Ibu baik-baik, Ayah sama Ibu nggak akan memilih wanita sembarangan buat jadi istri kamu kelak, Ibu yakin dialah yang terbaik buat kamu, kamu mau yahh terima perjodohan ini demi Ibu " kata Tika penuh harap.

Geo yang melihat wajah Ibunya sangat menginginkan perjodohan ini pun tidak bisa menolak, karena Geo tidak mau membuat Ibunya kecewa.

" Baiklah Geo menerimanya " kata Geo lesuh, sehingga membuat Ayah dan Ibunya tersenyum.

" Okeee kamu siap-siap, nanti malam kamu akan ketemu calon Istrimu " kata Mahesa, sehingga membuat Geo kaget, namun Geo hanya mengangguk pasrah.

" Huffftttt terserah kalian saja, tohhhh percuma saja aku menolak " batin Geo.

Sementara di tempat Mairah, Ridwan baru saja pulang dari kantornya. Mairah yang melihat Papanya pulang cepat langsung heran.

" Tumben banget Papa pulang cepat ? " kata Mairah sambil menyalimi tangan Ridwan.

" Apa ini mengenai pembicaraan Mas di telepon tadi ? " kata Risa yang diangguki oleh Ridwan.

" Apa Mas yakin ? " kata Risa yang lagi-lagi diangguki oleh Ridwan.

" Emangnya ada apa sih ? " kata Mairah heran.

" Mairah dengerin Papa baik-baik, kamu harus menikah dengan anak rekan bisnis Papa sekaligus sahabat Papa, dan Papa tidak terima penolakan sama sekali " kata Ridwan.

" Hahhhh ? seriusan ? " kata Mairah seolah tak percaya dengan ucapan Ridwan.

" Apa wajah Papa terlihat main-main ? " kata Ridwan yang hanya di balas gelengan oleh Mairah.

" Hmmmm Mairah sihh terserah Papa sama Mama aja " kata Mairah, sehingga membuat Risa dan Ridwan heran dengan reapon Mairah dengan biasa-biasa saja.

" Kok respon kamu biasa aja sih Mai ? " tanya Risa heran.

" Terus Mai harus gimana lagi Ma ? lagian cita-cita Mairah memang mau menikah muda, permintaan Mairah cuman satu yang penting calon suami Mairah ganteng kayak Oppa korea, yaaa minimal kayak Park seo joon lahhh " kata Mairah.

" Kamu tenang saja, bahkan calon suamimu ini, melebihi Oppa Paijo mu itu " kata Ridwan.

" Ihhhhh Park Seo Joon papa, bukan Paijo " kata Mairah kesal.

Terpopuler

Comments

Satry Lemba

Satry Lemba

oppa kok paijo😂

2022-05-19

1

Endang Winarsih

Endang Winarsih

🤣🤣🤣

2022-05-08

0

cila

cila

wkwkw

2022-04-27

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!