PART 16

" Ma...maaf gue udah berusaha nggak nangis hiks..hiks tapi air matanya keluar sendiri hiks..hiks " kata Mairah sambil menunduk.

" Gue yang minta maaf nggak seharusnya gue ngomong kayak gitu tadi " kata Geo sambil menarik Mairah kepelukannya.

" Iya gue maafin " kata Mairah sambil bersandar di dada bidang Geo.

" Geo " kata Mairah yang masih berada dipelukan Geo.

" Kenapa ? " kata Geo.

" Ketek lo bau asemm " kata Mairah, sehingga membuat Geo langsung melepaskan pelukannya dengan Mairah, kemudian memandang Mairah tajam.

Mairah langsung memandang Geo tak percaya, apakah suaminya marah karena kata-katanya tadi ?

" Geo " panggil Mairah, namun tidak mendapat balasan dari Geo.

" Geofandy " panggil Mairah lagi, namun tetap tidak mendapat respon dari Geo.

" Ihhhh lo marah beneran Ge ? " kata Mairah sambil mendekatkan kepalanya pada wajah Geo.

" Apaansih " kata Geo sambil menjauhkan kepala Mairah menggunakan jari telunjuknya.

" Geo lo seriusan marah ? cuman karena gue bilang lo bau asem ? " kata Mairah tak percaya sambil menahan tawanya.

" Nggak lucu " kata Geo datar.

" Ngambek lo kayak bocah Ge, wahhhh gue bener-bener nggak percaya cowok yang katanya cool disekolah ngambeknya kayak bocil nggak dibeliin mainan, hahahahah " kata Mairah sambil tertawa, sehingga membuat Geo semakin kesal, kemudian berjalan kearah balkon kamar Mairah.

" Ehhh lo mau kemana ? " kata Mairah sambil mengikuti Geo dari belakang.

" Yaelahhhh Ge bercanda doang keles gitu aja marah lo, oiyaaaa yang seharusnya marah kan gue " kata Mairah, sehingga membuat Geo beralih menatap Mairah seolah minta penjelasan.

" Yaaa elo baru aja tadi akad nikah ehhh udah mau pacaran aja sama perempuan lain, lagian istri mana yang nggak sakit hati dengar ucapan lo tadi. lo mau buat gue jadi janda Ge ? " kata Mairah.

" Gue minta maaf gue nggak bermaksud buat bikin lo sakit hati, gue cuman nggak mau masa remaja lo hancur karena pernikahan ini " kata Geo datar.

" Aelahhhh bahasa luu Ge, bilang aja kalau lo masih suka sama Naila, iya kan ? mala bawa-bawa gue segala " kata Mairah terlihat biasa aja dan berusaha menampik rasa cemburunya.

" Itu dulu " kata Geo datar.

" Kalau sekarang ? " kata Mairah.

" Sekarang ada lo, gue bakal usaha buat jatuh cinta sama lo dan lo juga harus bisa membuat gue jatuh cinta sama lo Mairah " kata Geo datar, sehingga membuat Mairah tersenyum mendengar ucapan Geo.

" Duhhh jantung gue udah kayak lari maraton " kata Mairah dalam hati.

" Ahhhh Bapak ketos bisa ajaaa, gue jadi malu-malu meong " kata Mairah pura-pura lebay agar Geo tidak menyadari bahwa Mairah sebenarnya salting mendengar ucapan Geo.

" Dasar alay " cibir Geo.

" Biarin alay-alay gini juga istri lo kali, oiyyyaa Ge tadi ijab kobulnya lancar bener, ngapalin berapa hari lo ? pasti lima hari yaa gue aja dengernya dagdigdug serrrr takut lo salah sebut " kata Mairah, sehingga membuat Geo menatap Mairah tajam.

" Bercanda ganteng, yaelahhhh Geo sensian amat lu, lagi PMS lo ? " kata Mairah, namun Geo tidak menanggapi ocehan istrinya karena menurutnya jika ia menanggapi ocehan istrinya maka perbincangannya akan kemana-mana.

" Wahhh wahhhh sepertinya Bapak Geofandy sedang badmood pemirsah " kata Mairah sambil tepuk tangan, sehingga membuat Geo memijit keningnya, kenapa dia harus dihadapkan dengan cewek stress kayak Mairah.

" Masuk, udaranya udah mulai dingin " kata Geo datar sambil berjalan mendahului Mairah, sehingga membuat Mairah mengikuti Geo kearah kasur.

" Mai jujur sama gue, lo nyesel nikah sama gue ? " kata Geo tiba-tiba sambil berbaring disamping Mairah.

" Nggak, gue nggak nyesel nikah sama lo, gue cuman sedikit kecewa aja sama orang tua gue, yang nggak memberikan kita pilihan untuk menolak padahal kan yang ngejalanin itu kita " kata Mairah.

" Nggak ada orang tua yang nggak pengen anaknya bahagia Mai, begitupun dengan orang tua lo. orang tua lo udah mempercayakan lo ke gue, jadi yang perlu lo lakukan sekarang hanya menuruti perintah gue sebagai suami lo " kata Geo sambil memandang langit-langit kamar Mairah.

" Big no Geo, lo pikir gue pembantu harus nurutin semua perintah lo " kata Mairah sambil memandang Geo kesal.

" Bukannya seorang istri memang harus mematuhi kemauan suaminya ? kan lo sendiri yang bilang kalau lo akan berusaha jadi istri yang ba......" kata Geo terpotong karena tiba-tiba kaki Mairah berada di perut Geo, sehingga membuat Geo beralih menatap Mairah yang ternyata sudah tidur.

" Dasar kebo " kata Geo sambil memindahkan kaki Mairah dari perutnya, kemudian beralih menatap wajah Mairah yang sudah tertidur pulas.

" Lo cantik kalau lagi tidur gini " kata Geo sambil menyelipkan rambut Mairah yang menutupi sebagian wajahnya.

" Gue akan berusaha supaya gue bisa jatuh cinta sama lo, selamat tidur " kata Geo yang juga segera menyusul Mairah kealam mimpi.

Terpopuler

Comments

Santoso Zha

Santoso Zha

aaaaaaaaaaaaaaa

2022-03-18

0

Siti Dewi Mutmainah

Siti Dewi Mutmainah

nah gitu dong jangan sampai membuat istri nya nangis

2022-01-23

0

momy akifa

momy akifa

nyesek pas geo bilang boleh pacaran dia juga mau bebas padhal belum ada 12 jam akad berlangsung😢😢

2022-01-05

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!