part 7

" Oke untuk pelajaran kali ini kalian, silahkan buka buku kalian halaman 123 " kata Bu Yulia, sehingga membuat para murid langsung mengeluarkan buku mereka masing-masing.

Setelah beberapa saat menjelaskan tiba-tiba bell berbunyi pertanda bell istirahat, sehingga membuat para siswa bersorak senang.

" Oke pertemuan kali ini cukup sekian " kata Bu Yulia sambil berjalan keluar.

" Hehhh Ketos rese' nanti harus banget yaaa gue balik sama lo lagi ? " bisik Mairah.

" Menurut lo ? " kata Geo malas.

" Yaaa gue nggak tau lahh, makanya gue nanya gimanasih " kata Mairah kesal.

" Bawel " gumam Geo, namun masih terdengar jelas ditelinga Mairah.

" Apa lo bilang, hahhhhhh " kata Mairah sambil menarik telinga Geo, sehingga membuat seisi kelas heboh.

" Auhhhh ahhhh Mai lo apa-apaansih, lepas nggak " bentak Geo.

" Makanya kalau ditanya itu dijawab " kata Mairah yang masih saja menarik kuping Geo.

Naila yang melihat hal tersebut langsung berjalan kearah Mairah, kemudian menarik tangan Mairah kasar.

" Apa-apaan sih lo Mai ? " kata Naila.

" Mairah " pekik Marsya dan Jihan bersamaan.

" Lo nggak papa ? " kata Jihan yang diangguki oleh Mairah.

" Ihhhh Nai lo apaansih, kasar banget tau nggak " kata Marsya.

" Iya Nai, sampai merah loo " kata Jihan saat melihat tangan Mairah.

" Bukan cuman tangan Mairah yang merah, tapi kuping Geo juga, Ge lo nggak papa kan ? " kata Naila.

" Gue nggak butuh pembelaan dari lo, dan lo ikut gue sekarang " kata Geo kemudian beralih menarik tangan Mairah.

" Ehhhhh Ge tungguin " kata Billy dan Kenan bersamaan, kemudian berlari mengikuti Geo dan Mairah yang juga diikuti oleh Marsya dan Jihan.

" Ihhhhh Ketos, apaansih lepass nggak " kata Mairah memberontak.

" Lo bisa diam nggak sih " bentak Geo, sehingga membuat Mairah takut.

" Duduk " kata Geo dingin ketika memasuki ruang UKS, sehingga membuat Mairah menuruti perintah Geo.

Melihat Mairah menuruti perintahnya Geo mulai mengobati lengan Mairah yang memar akibat ulah Naila.

" Ehhhh tumben si Kaku peduli gitu sama cewek, ini pertanda buruk atau gimana nih ? " bisik Kenan, saat tibah di ruang UKS.

" Yaaa gue juga agak aneh sih liatnya, Geo perhatian ke orang gitu kok jatuhnya serem yaa " kata Billy bergidik ngeri.

" Waittttt waittt waittt apa jangan-jangan sifat dinginnya Geo mencair karena tadi marah-marah ? " timpal Jihan.

" Apa hubungannya ? " kata Billy bingung.

" Ishhhh gitu aja nggak tau, tadi kan si Geo marah-marah pas ada Ana dikelas plus ulah Naila tadi, kan kalau marah hawanya panas yaaa es batu ketemu panas yaaa meleleh lahhh " kata Marsya sok pintar.

" Yupppp betul " kata Jihan menimpali.

" Yang lo omongin ada benernya sih Sya " kata Kenan.

" Ooooo jadi kalau kita mau ubah sifat Geo jadi hangat, kita hanya perlu buat dia marah dong ? betul nggak ? " kata Billy yang diangguki oleh Kenan, Marsya, dan Jihan.

" Pinter " kata Jihan sambil mengacungkan kedua jempolnya didepan muka Billy.

" Hahhhh kalau itu sih nggak usah diraguin lagi " kata Billy bangga.

Geo yang sudah selesai mengobati tangan Mairah, langsung menatap tajam kedua temannya plus Jihan dan Marsya.

" Ngapain ngintip di situ ? " kata Geo dingin, sehingga membuat Mairah melihat kearah pintu.

" Heheheh nggak papa Brooo, kita cuman ngikutin lo aja " kata Billy sambil masuk ke ruangan tersebut yang diikuti oleh semuanya.

" Mai nggak papa kan ? " kata Marsya dan Jihan bersamaan.

" Gue nggak papa kok, tapi gue cuman nggak enak aja sama Naila " bisik Mairah.

" Udahhh nggak papa, nanti kita yang ngomong sama Naila " kata Marsya yang diangguki oleh Jihan.

" Uhhhhh maksih yaaaa, kalian emang paling top deh " kata Mairah sambil memeluk Marsya dan Jihan.

" Uhhhhhh cocwitttt berpelukannn juga yokkkkk " kata Kenan sambil memeluk Billy dan juga Geo.

" Ehhh apaansih lepas nggak " kata Geo yang berusaha melepas pelukan Kenan.

" Tau nihhh lo pikir kita teletubis yang dikit-dikit berpelukan " kata Billy sewot.

" Yaaa sorry gue kan refleks " kata Kenan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali.

" Yaudah yok cabut " kata Geo sambil berjalan keluar yang diikuti oleh Kenan dan Billy.

" Geo " teriak Mairah, sehingga membuat Geo menghentikan langkahnya kemudian berbalik kearah Mairah.

" Thank you and sorry gue refleks tadi jewer telinga lo " kata Mairah sambil mengangkat jarinya membentuk huruf V.

" Gue nolongin lo bukan berarti gue maafin lo " kata Geo sinis sambil melanjutkan langkahnya kembali, sehingga membuat Mairah kesal.

Baru saja Mairah ingin meneriaki Geo, namun terhenti karena keduluan oleh Marsya.

" Geofandy......" teriak Marsya, sehingga membuat Geo menghentikan langkahnya kembali.

" Ada apa lagi ? " kata Geo kesal.

" Lo kan pintar gue mau nanya dong sama lo " kata Marsya tiba-tiba.

" Lo punya Hp kan ? searching pertanyaan lo sekarang di google bisa kan ? nggak usah nyusahin orang " kata Geo.

" Ihhhh bilang aja lo takut nggak bisa jawab pertanyaan dari Marsya, iya kan ? " kata Jihan memprovokasi.

" Jawab aja Ge, emang lo nggak malu digituin ? " kata Billy.

" Iya jawab aja Ge, tunjukan kecerdasan lo yang sudah mendarah daging " kata Kenan menimpali, sehingga membuat Geo menghembuskan nafsnya kasar.

" Pertanyaan lo apa ? " kata Geo dingin, sehingga membuat Marsya tersenyum penuh arti.

Terpopuler

Comments

Jusra Yani

Jusra Yani

kira² apa tuch pertanyaannya bikin kepo aja lanjut dong thor jgn² lama² up nya

2021-06-20

5

Septi Ramawati

Septi Ramawati

pertanyaan nya
kenapa kita dibikin penasaran thor.... up donk....

2021-06-20

9

Arif Sunoe

Arif Sunoe

wah tambah penasaran..

semangat Thor.. kami tunggu UP nya

2021-06-19

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!