" Lo jangan geer dulu yaa, gue anterin lo karena gue cuman kasian sama lo dan ingat urusan kita belum selesai " kata Geo sambil menjalankan motor sport miliknya.
" Ihhh dasar ketos rese' " kata Mairah kesal sambil menghentakkan kakinya masuk kedalam rumah.
" Assalamu'alaikum Ma..." kata Mairah yang sedang melihat Mamanya sedang nonton tv, kemudian berjalan
" Wa'alaikumsalam, loh kok mukanya di tekuk gitu sih Nak ? " kata Risa.
" Nggak papa kok Ma, oiyyya Mairah ganti baju dulu yaa Ma " kata Mairah yang diangguki oleh Risa.
Setelah berganti pakaian Mairah langsung berbaring di kasurnya, namun perhatiannya teralih pada ponsel yg dari tadi berdering.
" Ihhhh siapa sih ganggu gue istirahat aja " kata Mairah kesal.
" Lahh nomor siapa nih ? ahhg angkat aja deh " kata Mairah sambil mengangkat telepon tersebut.
" Ehhhh cewek bar-bar lama banget sih angkatnya " kata Geo dibalik telepon tersebut.
" Ooohhhh jadi ini nomor si ketos rese' itu ? ngapain lo telepon-telepon gue ? " kata Mairah sewot.
" Hehhh lo jangan kegeeran ya, oiyyyya satu lagi nama gue Geofandy Putra Mahesa, jadi jangan asal ubah nama or...." kata Geo terpotongboleh ucapan Mairah
" Bodoh amat, yaudah lo to the point aja ngapain telepon gue GEOFANDY " kata Mairah sambil menekankan nama Geofandy.
" Mau kerja kelompok dimana ? " kata Geo dibalik telepon.
" Ooo masalah itu, gimana kalau di cafe dekat rumah gue aja deh " kata Mairah.
" Otw " kata Geo sambil mematikan sambungan teleponnya.
" Ihhhhh dasar ketos rese' " kata Mairah sambil bersiap-siap untuk pergi.
Saat Mairah turun ke lantai bawah, Mairah langsung berpamitan ke Risa.
" Ma... Mairah jalan ya " kata Mairah sambil menyalimi tangan Risa.
" Lohh kamu mau kemana sayang ? " kata Risa.
" Mairah ada janji sama teman Ma, mau ngerjain tugas kelompok " kata Mairah yang diangguki oleh Risa.
Setelah sampai di cafe, Mairah langsung mengedarkan pandangannya mencari Geo. " Duhhhh si ketos rese' itu dimana sih ? " gumam Mairah.
" Gue disini " kata Geo yang tiba-tiba berada di belakang Mairah, sehingga membuat Mairah kaget.
" Ihhhh lo ngagetin gue aja, kalau gue tiba-tiba serangan jantung terus mati bagaimana ? " kata Mairah kesal.
" Yaaa gue datang ke pemakaman lo lah " kata Geo cuek sambil berjalan mendahului Mairah.
" Ihhhh jadi lo doain gue meninggal ? " kata Mairah kesal.
" Udahh ahhh cewek bar-bar gue lagi malas debat sama lo " kata Geo sambil mengeluarkan laptop dari dalam tasnya.
" Lahhh nih orang kenapa ? gue perhatiin dari tadi mukanya kusut banget " batin Mairah.
" Ahhhhh bodoh amat lah, ngapain juga gue capek-capek mikirin nih ketos, ehhhh tapi kalau lagi diam-diam begini, nih ketos rese' cakep juga yaaa " batin Mairah sambil memandang wajah Geo.
" Gue tau gue ganteng, tapi nggak usah segitunya juga kali mandangin gue " kata Geo tiba-tiba, sehingga membuat Mairah tersadar dari lamunannya.
" Ihhhh ke ge'eran banget sih lo, siapa juga yang mandangin lo. bisa-bisa mata gue rusak karena lihat wajah datar lo itu " kata Mairah.
" Terserah lo deh, sekarang tugasnya kita bagi dua, lo bagian ini dan gue bagian selanjutnya " kata Geo yang diangguki oleh Mairah.
Saat Geo tengah fokus mengerjakan tugas, sebaliknya Mairah malah garuk-garuk kepala, karena nggak mengerti sama sekali.
" Duhhhh nih caranya gimana yaa ? gue nggak ngerti gue nggak paham " batin Mairah sambil mencoret-coret bagian belakang buku tugasnya.
" Ehhhh cewek bar-bar udah belum ? " kata Geo sambil menutup buku tugas miliknya.
" Ehhh bentar lagi kok, emang lo udah ? " kata Mairah yang diangguki oleh Geo, sehingga membuat Mairah gugup.
" Tinggal nomor berapa ? sini gue bantuin " kata Geo sambil merebut buku tugas Mairah.
Saat Geo melihat buku tugas Mairah, Geo pun kebingungan pasalnya yang ada disana hanya corat-coret nggak jelas.
" Ini maksudnya apa ? " kata Geo meminta penjelasan.
" Heheheheheh gue nggak ngerti caranya Tos " kata Mairah cengengesan, sehingga membuat Geo menghembuskan nafasnya kasar.
" Kenapa lo nggak ngomong dari tadi sih ? " kata Geo sedikit emosi.
" Yaaa maap, makanya lo ajarin gue " kata Mairah, sehingga membuat Geo menjelaskan cara kerjanya pada Mairah panjang lebar.
" Gimana udah paham ? " kata Geo yang hanya di balas gelengan oleh Mairah.
" Aduhhhhh cewek bar-bar.... gue udah jelasin panjang lebar dan lo nggak ngerti apa-apa ? " kata Geo geram.
" Hehhh jangan salahin gue dong, cara menjelaskan lo aja yang buruk, makanya gue nggak paham " kata Mairah yang tak mau disalahkan.
" Yaudahhh deh biar gue yang kerja aja " kata Geo kesal.
" Yaudahhh " kata Mairah cuek.
Setelah beberapa menit, semua soal sudah dikerjakan tuntas oleh Geo. " Nihhhh tinggal lo pindahin ke buku lo " kata Geo sambil memberikan buku tugasnya pada Mairah.
" Nahhhh gini kan enak " kata Mairah sammbil mengambil buku tugas Geo.
" Oiyyaa Tos... " kata Mairah terpotong oleh ucapan Geo.
" Nama gue bukan Tos " kata Geo datar.
" Iyyyaaa dehhh iyaaa, Geo gue lagi malas nyatet nih, buku lo gue bawa pulang yaaa. besok gue balikin " kata Mairah.
" Nggak, lo catat sekarang atau nggak sama sekali " kata Geo, sehingga membuat Mairah mau tak mau harus menyelesaikannya sekarang.
" Oiiyyaaa Ge, lo kok bisa pintar banget gini sih ? Emak lo ngasih makan lo apaan sampai sepintar ini ? bagi resepnya dong supaya otak gue juga sedikit encer gitu " kata Mairah serius.
" Makan rumus " kata Geo datar.
" Ooooo jadi Emak lo buat makanan yang bentukannya rumus yaa ? kalau gitu gue harus kasih tau Mama gue nih " kata Mairah dengan ekspresi seriusnya.
" Nihhh orang bego beneran atau gimana sih ? " batin Geo.
" Nih udah, makasih Geo " kata Mairah sambil menyerahkan buku tugas milik Geo.
" Kalau gitu gue balik duluan, and thank you buat informasinya " kata Mairah sambil berjalan keluar dari cafe yang di susul oleh Geo.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
aku jomblo
kok ga bisa si hhhhhhh
2022-05-08
2
Dwell Ketawa Haha
UU
2022-05-03
1
Eli sa,adah Elsa
lanjuttt thorrr
2022-04-14
0