" Kok respon kamu biasa aja sih Mai ? " tanya Risa heran.
" Terus Mai harus gimana lagi Ma ? lagian cita-cita Mairah memang mau menikah muda, permintaan Mairah cuman satu yang penting calon suami Mairah ganteng kayak Oppa korea, yaaa minimal kayak Park seo joon lahhh " kata Mairah.
" Kamu tenang saja, bahkan calon suamimu ini, melebihi Oppa Paijo mu itu " kata Ridwan.
" Ihhhhh Park Seo Joon papa, bukan Paijo " kata Mairah kesal.
" Yaudah sekarang kamu siap-siap nanti malam kita ketemu sama calon suami kamu " kata Ridwan, sehingga membuat Mairah mengangguk, kemudian berjalan menuju kamar.
Setelah selesai bersiap-siap, Risa pun berjalan menuju kamar Mairah " Mai..Mama masuk ya sayang " kata Risa di depan pintu kamar Mairah.
" Iya Ma " kata Mairah.
" Wahhhh cantik sekali anak Mama " kata Risa sambil berjalan menghampiri Mairah.
" Hehehe harus dong Ma, kan mau ketemu calon suami " kata Mairah terkekeh diujung kalimatnya.
Sementara di keluarga Mahesa, mereka sudah berada di restoran menunggu kedatangan keluarga Ridwan.
" Geo mukanya jangan di tekuk gitu dong sayang, Ibu yakin calonmu pasti sangat cantik " kata Tika yang hanya diangguki oleh Geo.
" Hufffttt mau secantik apapun dia, tetap saja gue belum siap " kata Geo dalam hati.
" Nah itu mereka sudah datang " kata Mahesa bersemangat sambil melambaikan tangannya kearah Ridwan, sehingga membuat Ridwan dan keluarga langsung berjalan menghampiri keluarga Mahesa.
" Sorry gue sedikit telat tadi, macet soalnya " kata Ridwan.
" Santai ajalahh kayak sama siapa aja " kata Mahesa menimpali.
" Aduhhhh Risa makin cantik aja kamu, udah lama banget yaa kita nggak ketemu " kata Tika sambil memeluk Risa.
" Ahhhh bisa aja kamu " kata Risa.
" Oiyyaaa ini Mairah ? " kata Tika sambil menatap kearah Mairah, yang diangguki oleh Risa.
" Wahhhh cantik sekali, dulu masih sangat kecil pas terakhir ketemu " kata Tika.
" Makasih Tante " kata Mairah sambil menyalimi tangan Tika, kemudian beralih menyalimi tangan Mahesa.
" Oiyyaaa ini anak kamu yaa Sa ? " kata Ridwan yang menatap Geo yang sedari tadi hanya menunduk.
" Kok dari tadi calon suami gue nunduk terus sih ? kan gue penasaran sama mukanya, tapi kalau di lihat dari penampilannya sih lumayanlah " batin Mairah.
" Ehhh iyyaa, Geo ayo salam " kata Mahesa, sehingga membuat Geo menyalimi tangan Risa dan Ridawan.
" *Hahhhh Geo ? ahhhh semoga aja bukan Geo yang gue kenal, nama Geo di dunia ini kan banyak. bukan cuman si ketos rese' it*u " batin Mairah.
" Loh kamu kan yang tadi nganterin Mairah " kata Risa, sehingga membuat Geo mengangkat wajahnya.
Namun ketika Geo mengangkat wajahnya, tanpa sengaja mereka langsung saling menatap satu sama lain.
" Elo...." kata Mairah dan Geo bersamaan sambil saling menunjuk satu sama lain.
" Ahhhhh Mama, Papa, pokoknya Mairah nggak mau nikah sama dia, dia rese' " kata Mairah sambil menunjuk kearah Geo.
" Lo pikir gue mau nikah sama lo ? " kata Geo sinis.
" Geo bukankah kau sudah menyetujuinya ? " kata Mahesa sambil memandang tajam kearah Geo.
" Apa-apaan ini Mai, bukannya kamu sudah menyetujuinya saat di rumah ? " kata Ridwan.
" Tapi kenapa harus dia Pa ? " kata Mairah.
" Mai cukup Papa sudah tidak menerima penolakan sekarang " kata Ridwan, sehingga membuat Mairah pasrah.
" Baiklah sepertinya mereka sudah saling kenal, bagaimana kalau pernikahannya diadakan 1 minggu lagi " kata Mahesa yang diangguki semuanya kecuali Geo dan Mairah.
" Hahhh apa nggak terlalu ce... " kata Mairah terpotong karena ucapan Ridwan.
" Saya setuju, lebih cepat lebih baik " kata Ridwan, sehingga membuat Mairah mendengus kesal.
Keesokan harinya Mairah bersiap-siap ke sekolah, namun saat keluar dari rumah, Mairah kaget karena sudah ada Geo beserta motor sportnya yang terparkir di halaman rumah Mairah.
" Ngapain lo kesini ? " kata Mairah kesal.
" Lo jangan geer dulu lo cewek bar-bar, gue kesini tuh di paksa sama Ibu buat antar jemput lo kesekolah mulai hari ini " kata Geo datar.
" Mending lo dulu...." kata Mairah terhenti, karena ucapan Risa yang tiba-tiba berada di belakang Mairah.
" Ehhhhh Nak Geo, mau jemput Mairah ya Nak ? " kata Risa.
" Iya Tante " kata Geo sambil menyalimi tangan Risa.
" Mai berangkat sana " kata Risa.
" Tapi Ma..." kata Mairah.
" Nggak ada tapi-tapian ayoo buruan, nanti kalian telat " kata Risa, sehingga membuat Mairah menghembuskan nafasnya kasar, sambil merebut helm di tangan Geo kasar.
" Ehhh ketos, nanti lo turunin gue agak jauhan dikit dari sekolah ya " kata Mairah sedikit berteriak.
" Nanggung, lagian gue udah di wanti-wanti sama Ibu agar nggak nurunin lo di jalan " kata Geo datar.
" Ahhhh Geo pokoknya gue nggak mau tau ya " kata Mairah kesal, namun tidak ditanggapi oleh Geo.
Setelah sampai di sekolahan, sekolah menjadi sangat heboh karena penasaran dengan sosok wanita yang di bonceng oleh Geo, pasalnya selama ini Geo tidak pernah membonceng wanita manapun.
Setelah Mairah membuka helmnya, banyak sekali tatapan tidak suka dan nyinyiran pedas dari fans-fans nya Geo di sekolah.
" Ahhhh tuh kan, semua cewek-cewek pada nyinyirin gue " kata Mairah kesal.
" Cuekin aja " kata Geo sambil berjalan meninggalkan Mairah di parkiran.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Yusup Abdul Aziz
seindah rembulan
2022-04-28
0
Santoso Zha
seeot
2022-03-17
0
Suzieqaisara Nazarudin
weeiihhh mantap thorr...
2022-02-18
0