part 18

" Kalau nggak cemburu ngapain lo mar...." kata Geo terpotong oleh ucapan Mairah.

" Karena lo seakan nggak ngehargai gue ada di sini " kata Mairah penuh penekanan sambil berjalan keluar dari kamar.

" Mau kemana lo ? " kata Geo datar sambil menahan lengan Mairah.

" Mau selingkuh " kata Mairah sinis, sambil berjalan keluar dari kamar tersebut.

Namun saat Mairah berjalan keluar pandangannya teralih pada Tika yang sedang sibuk di dapur bersama Maya.

" Ternyata dia masih disini " kata Mairah dalam hati sambil berjalan menghampiri Tika.

" Lagi masak apa Bu ? " kata Mairah sambil berdiri disamping Tika.

" Ehhh ini Nak masak buat makan malam " kata Tika.

" Mairah bantuin boleh nggak Bu ? " kata Mairah.

" Emang bisa ? " kata Maya sambil memandang remeh kearah Mairah.

" Maya nggak boleh gitu, Mairah tolong kupas bawang itu aja yaa Nak " kata Tika yang diangguki oleh Mairah.

Saat Mairah fokus memotong bawang, tiba-tiba tangan Maya teriris pisau bertepatan saat Geo sedang mengambil minum di dapur.

" Auhhhh " ringis Maya, sehingga membuat Geo langsung berlari kearah Maya.

" Ada apa Maya ? " kata Tika.

" Biar Geo yang obatin Bu, Ibu lanjutin aja " kata Geo sambil mencuci tangan Maya di wastafel kemudian mengambil kotak P3K untuk mengobati tangan Maya, sehingga membuat Mairah panas melihat hal tersebut.

" Dasar tukang caper sama laki orang " kata Mairah dalam hati sambil melirik Geo dan Maya, sehingga terlintas ide konyol di pikirannya.

" Sekarang lihat permainan gue kang caper " kata Mairah dalam hati, kemudian dengan sengaja mengiris tangannya sendiri dengan pisau.

" Buset ternyata perih juga, ahhh bodo amat waktunya acting mode on " kata Mairah dalam hati.

" Ahhhhh Ibu, Geooo tangan Mairah berdarah huaaaaa " tangis Mairah kencang, sehingga membuat Tika dan Geo panik.

" Ada apa Mai ? " kata tika panik.

" Huaaaaa Ibu sakitt hiks...hikss " kata Mairah histeris, sehingga membuat Geo langsung berlari kearah Mairah dan meninggalkan Maya sendiri di sofa.

" Ya ampun Mai, ini sih cuman luka kecil nggak usah lebay dehh " kata Geo datar saat melihat luka di jari telunjuk Mairah, sehingga membuat Tika geleng-geleng kepala.

" Huaaaaa Geo sakit, Geoooo gue trauma sama darah huaaaaaa " kata Mairah histeris sambil pura-pura lemas, sehingga membuat Tika panik.

" Aduhhh Ge buruan angkat mantu Ibu " kata Tika heboh.

" Ge kayaknya gue mau pingsan deh " kata Mairah sambil memegang kepalanya yang seolah-olah akan jatuh, sehingga membuat Geo langsung mengangkat tubuh ramping Mairah ke sofa, sehingga membuat Maya kesal.

" Hiks...hikss Ge sakit hiks..hiks " kata Mairah saat Geo mendudukannya di sofa.

" Sabar yaa " kata Geo sambil meniup luka Mairah yang tak seberapah itu.

" Kak Geooo luka gue gimana ? " kata Maya manja.

Baru saja Geo ingin menimpali ucapan Maya, namun terhenti karena Mairah langsung memeluk Geo erat.

" Ahhh Geo gue pusing liat darah huaaaa " kata Mairah sambil memeluk Geo erat, kemudian menjulurkan lidahnya kearah Maya.

" Yaudah jangan di liat dulu " kata Geo.

" Ihhhh Kak Geo dia bohong " kata Maya kesal.

" Maya tangan kamu biar Ibu yang obatin yaa dan kamu Ge bawa Mairah ke kamar " kata Tika, sehingga membuat Geo langsung mengangkat tubuh Mairah.

" Heheheh kena mental kan lu kang caper, makanya jangan suka caper sama suami orang " kata Mairah dalam hati sambil melambaikan tangannya kearah Maya.

" Gimana keadaan lo ? " kata Geo saat meletakkan tubuh Mairah diatas kasur.

" Masih sedikit pusing sih Ge " kata Mairah pura-pura lemah.

" Makanya lain kali hati-hati jangan ceroboh kayak tadi " kata Geo datar.

" Gue kan niatnya cuman mau bantu Ibu tadi " kata Mairah.

" Oiyyyaa by the way sejak kapan lo trauma sama darah ? " kata Geo, sehingga membuat Mairah jadi gugup.

" Mmmm ituu waktu gu..gue kecil Ge " kata Mairah gugup.

" Kok bisa ? " kata Geo, sehingga membuat Mairah berpikir keras.

" Ehhh sorry lo nggak usah jawab pertanyaan gue, maaf kalau gue ingetin lo lagi sama trauma lo " kata Geo.

" Aelahhh santai aja kali Ge ini nggak sakit-sakit banget kok, kan gue sendiri yang sengaja lukain tangan gue cuman mau dapet perhatian lo.....upssss " kata Mairah keceplosan sambil memukul mulutnya pelan, sehingga membuat Geo langsung menatap Mairah tajam.

" Duhhh nih mulut nggak bisa banget diajak kompromi " kata Mairah dalam hati sambil memukul mulutnya pelan.

" Acting lo nggak lucu " kata Geo datar sambil berjalan kearah pintu kamar, sehingga membuat Mairah langsung bangun dan memeluk Geo dari belakang.

" Maaf gue nggak maksud buat bohongin lo, tapi gue cuman nggak suka kalau Maya caper sama lo " kata Mairah, sehingga membuat Geo tersenyum mendengar ucapan Mairah.

" Tapi cara lo salah Mai " kata Geo datar sambil berbalik menatap Mairah, sehingga membuat Mairah melepas pelukannya.

" Gue tau cara gue salah karena udah bohongin lo sama Ibu, tapi gue bisa apa cuman cara itu yang terlintas di otak gue " kata Mairah.

" Lain kali jangan lukain diri lo sendiri seperti ini " kata Geo datar yang diangguki oleh Mairah.

" Kalau menurut lo gue terlalu berlebihan, tegur gue jangan seperti ini " kata Geo datar yang lagi-lagi diangguki oleh Mairah.

Terpopuler

Comments

Tya

Tya

ga punya prasaan bgt si geee😒

2022-03-21

7

Eni Purwanti

Eni Purwanti

ah geo. Lo aja yang ga punya perasaan 😡😡😡

2022-03-16

3

Eva Fransiska Eva

Eva Fransiska Eva

smogaa d sekolah ada murid baru cowok ganteng yg dekatin maira.

2022-03-03

4

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!