Pesawat hilang kontak #2

Carla membuka matanya perlahan, "Bukannya ini kamarku?" tanya Carla dalam hati.

Carla mencoba mengingat kejadian yang menimpanya beberapa saat yang lalu. Carla langsung melompat dari tempat tidurnya saat mengingat hal yang membuatnya pingsan. Dia langsung ke luar dari kamar untuk mencari Aska.

"Non Carla sudah sadar?" tanya Mbok Mirah, asisten rumah tangga di rumah tersebut.

"Mbok Aska mana?" tanya Carla.

"Tadi setelah mengantar Non Carla pulang ke rumah, Nak Aska pamit ke bandara, dia ingin mencari informasi tentang kecelakaan pesawat yang menimpa Tuan dan Nyonya," jawab Mbok Mirah.

"Mbok, berita itu tidak benarkan? Mama dan Papa baik-baik saja-kan?" tanya Carla. Tubuhnya langsung merosot ke lantai, air matanya keluar tanpa bisa di bendung. Carla yang arrogan dan suka marah-marah itu hilang, yang nampak adalah kesedihan yang teramat.

Mbok Mirah hanya bisa diam, dia begitu kasihan melihat keadaan anak majikannya saat ini. Apalagi, selama ini nona mudanya tersebut tidak pernah serapuh itu.

"Sabar, Non. Semoga Nak Aska membawa berita baik saat kembali dari bandara," ujar Mbok Mirah. Dia membantu nona mudanya tersebut untuk berdiri dan memapahnya kembali ke kamar.

Carla naik ke atas tempat tidurnya, dia menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.

"Non, Simbok ke luar ya! Non Carla istirahat dulu!" Mbok Mirah kembali mentap Carla, dia semakin terenyuh saat kembali mendengar isak tangis anak majikannya itu.

"Sedang apa dia?" tanya Yenita ketika Mbok Mirah baru saja keluar.

"Nona sedang menangis," jawab Mbok Mirah. "Kalau Nyonya ingin menghiburnya silahkan!"

"Tapi aku tidak ada niatan untuk menghibur anak kurang ajar itu," jawab Yenita.

"Ohya, apa kamu sudah masak?" tanya Yenita kepada Mbok Mirah.

"Sudah, Nyonya. Sudah saya hidangkan di meja makan," jawab Mbok Mirah.

"Baguslah, saya mau makan dulu."

"Nyonya," panggil Mbok Mirah.

"Ada apa?" tanya Yenita ketus.

"Nyonya tidak mengkhawatirkan nasib Tuan Hadijaya dan Nyonya Widya?" tanya Mbok Mirah hati-hati.

"Tentu saja aku mencemaskan mereka, tapi bukan berarti aku tidak makan--kan?"

Jika Mas Hadi dan Mbak Widya mati, bukankah itu bagus? Aku bisa mendapatkan warisan dari kekayaan mereka. Bukankah hanya aku dan anak tengil itu keluarga mereka? -- batin Yenita senang.

Mbok Mirah hanya bisa diam, setelah mendengar jawaban Yenita. Dia yakin kalau Yenita pasti tidak mengkhawatirkan nasib kedua majikannya.

"Nyonya, tapi Non Carla juga belum makan sejak siang tadi. Apa Nyonya tidak ingin membawakan makanan untuknya?"

"Bukankah ada kamu? Kenapa tidak kamu saja. Bukankah bocah tengil itu membenciku? Aku sedang tidak ingin berdebat dengannya," tukas Yenita. Dia segera berlalu dari hadapan Mbok Mirah dan segera menuju ke meja makan.

Mbok Mirah mengambilkan beberapa masakan kesukaan Carla dan membawanya masuk ke dalam kamar, namun Carla menolak. Dia menyuruh Mbok Mirah untuk membawa makanan tersebut kembali.

"Ma, apa benar berita yang aku dengar kalau Om dan Tante kecelakaan?" tanya Nara. Dia baru saja pulang dari tempat magangnya. Nara mendengar tentang berita hilangnya pesawat saat dia melihat berita di kabar berita online.

"Sudah duduk dulu sini!" seru Yenita dia menepuk bangku kosong di sebelahnya.

Nara melakukan yang di perintahkan oleh ibunya, dia duduk di bangku kosong yang di tunjukkan oleh ibunya.

"Ma, apa benar Om dan Tante kecelakaan?" Nara mengulang pertanyaannya.

"Benar," jawab Yenita singkat.

"Lalu bagaimana kondisinya? Apa sudah ada berita dari pihak maskapai?" tanya Nara cemas.

"Mereka menaiki pesawat pribadi, jadi kecelakaan itu tidak di tanggung oleh maskapai." jawab Yenita. "Tapi sopir itu masih mencaritahu kebenaran berita itu."

"Semoga saja berita itu tidak benar, jadi Om dan Tante dalam keadaan baik."

"Semoga," kawab Yenita.

Tapi aku berharap kalau berita itu benar, jadi harapanlu untuk menjadi orang kaya, bisa segera terwujud -- Yenita berbicara dalam hati.

*****

Aska baru kembali ke kediaman Haijaya sekitar pukul delapan malam. Dia langsung mengambil air putih untuk sekedar mengganjal perutnya yang sejak siang tadi belum makan. Dia sibuk mencari informasi tentang berita kecelakaan itu melalui pihak bandara.

"Bagaimana apa kamu sudah mendapat tentang kebenaran berita itu?" suara seseorang dari belakang Aska.

"Nona? Anda belum tidur?"

"Jawab aku, kabar apa yang kamu dapatkan dari Bandara!?" suruh Carla.

"Pesawat yang di tumpangi Tuan dan Nyonya di perkirakan mengalami kecelakaan di sekitar laut lepas. Tim SAR sedang berusaha mencari keberadaan pesawat tersebut," jawab Aska.

"Jadi ... jadi ... kemungkinan papa dan mama ...."

Carla tidak melanjutkan perkataannya, dia kembali menangis sejadi-jadinya.

"Non, berdo'alah semoga ada keajaiban untuk Tuan dan Nyonya." Aska berusaha menenangkan Carla.

"Kenapa ini terjadi padaku As? Kenapa?" Tanpa sadar Carla memeluk Aska, dia menumpahkan air matanya pada bahu tegap Aska.

"Sabarlah, Non. Kita harus tetap punya keyakinan kalau Tuan dan Nyonya pasti dalam keadaan baik."

"Ma ... Pa ... pulanglah, Carla kangen kalian. Carla janji, saat Mama dan Papa kembali, Carla akan menjadi anak yang penurut. Pulanglah Ma ... Pa."

Meski agak ragu, Aska mengusap punggung Carla pelan. Dia ingin memberikan kenyamanan pada gadis yang sudah lama dia cintai.

Dari kejauhan, Nara memperhatikan mereka. Hatinya terasa sakit saat melihat perhatian yang diberikan Aska kepada Carla. Bahkan dia terus memperhatikan mereka, saat Aska mengantar Carla kembali ke kamarnya.

Terpopuler

Comments

Parti Barokah

Parti Barokah

Ooo....cinta dlm diam diantara mereka bertiga...😃😃😃

2022-06-26

0

Tri

Tri

aska kayaknya bukan orang biasa....ortu carla tau kayaknya aal muasal aska.dan kayaknya aska dipercaya untuk membantu carla menuju jln yg benar

2022-04-04

1

Ririe Handay

Ririe Handay

siapa aska

2022-03-30

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!