Azam mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Tuan Niko duduk di sebelahnya.
"Loh, Mas, kita mau kemana? Ini kan bukan jalan ke rumah Ayah," tanya Aira saat menyadari jalanan yang dilewati Azam.
"Nanti kamu akan tahu sendiri, Sayang," kata Azam sembari menatap kaca spion mobil.
Aira mengangguk. Setelah memakan waktu satu jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di sebuah mansion yang begitu luas. Meskipun hanya dua lantai, mansion itu terlihat sangat minimalis dan megah. Setelah gerbang utama dibuka, mereka tidak langsung sampai di gedung utama, melainkan harus melewati jalan taman yang berbelok-belok. Taman itu sangat indah, rapi, luas, dan di tengah-tengahnya ada air mancur yang membuat suasana semakin asri dan tenang.
Aira, Hanum, dan Kinan menatap takjub ke luar jendela. Azam pun mengurangi laju mobilnya.
"Waah, bagus banget!" kata Hanum takjub.
Tuan Niko tersenyum. "Di dalam ada dua mansion. Namun, jaraknya lumayan jauh meskipun masih satu lingkungan. Setidaknya, kalian harus naik sepeda gayung, sepatu roda, atau semacamnya."
"Waah, jadi semua ini punya Ayah?" tanya Hanum.
"Punya kita semua. Nanti di mansion dekat dengan danau itu khusus untuk Azam sama Aira karena mereka sudah berumah tangga," jelas Tuan Niko.
Azam tersenyum saat melihat binar bahagia istrinya dari pantulan kaca.
"Berapa harganya, Yah?" tanya Hanum kepo.
"Lima triliun," jawab Tuan Niko tenang.
Jawaban itu berhasil membuat mereka bertiga terdiam seribu bahasa.
"Lima triliun ..." batin Aira yang merasa hampir pingsan.
"Busyet, itu uang apa gorengan, Yah?" celetuk Hanum lemas.
"Wow, lima triliun," gumam Kinan.
"Namanya juga mansion di Puncak. Luas tanahnya saja lima puluh ribu meter persegi, belum termasuk fasilitas yang lain," celetuk Azam.
Aira, Hanum, dan Kinan saling pandang.
Setelah beberapa menit melewati taman utama, mereka langsung memasuki gerbang otomatis minimalis yang tidak mudah dilewati sembarang orang. Mereka kembali dibuat melongo saat melihat halaman yang sangat lua…
Satu Imam Dua Makmum
Bab 85 Perjalanan Menuju Rumah Baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments