Azam berjalan tegap memasuki kamar inap Kinan yang ditemani Hanum.
"Siapa, Mbak Kinan?" tanya Hanum saat mendengar suara langkah kaki.
"Azam, Nun," jawab Kinan pelan.
Hanum meremas ujung jilbabnya. Gadis itu tahu pasti abangnya akan marah karena membiarkan Aira pergi tanpa ditemani siapapun.
"Hanum, kemana perginya Aira?" tanya Azam khawatir.
Hanum menggeleng. "Aku gak tahu, Bang. Cuma tadi Mbak Aira bilang mau keluar sebentar," jawab Hanum pelan.
"Yudha, kesini kamu cepat!" teriak Azam emosi.
Seorang laki-laki dengan pakaian serba hitam khas anak buah Azam masuk.
"Tidak ada peringatan lain kali. Jadi jaga mereka, jangan biarkan siapapun masuk!" kata Azam penuh penekanan.
Laki-laki itu berjalan terburu-buru meninggalkan rumah sakit. Namun, karena terlalu khawatir, Azam sampai tidak melihat perempuan cantik dengan gamis dan jilbab senada sedang berdiri di depannya.
BRAKK!
Azam tidak sengaja menabrak perempuan dengan hijab pink di depannya hingga membuat perempuan itu terjatuh.
"Maaf, Mbak, saya..."
Azam yang hendak mengembalikan dompet yang terjatuh langsung terdiam saat menyadari bahwa perempuan yang tidak sengaja ditabraknya adalah Safira.
"Safira?"
"Mas Azam?"
Ucap mereka bersamaan. Azam langsung menyodorkan dompet pink milik Safira, sedangkan Safira langsung menerimanya.
"Maaf, Safira, saya tidak sengaja," kata Azam.
Safira mengangguk. Perempuan itu menundukkan kepalanya. "Maaf, Mas Azam, saya mau tanya kamar inapnya Kinan di mana, ya? Maaf baru bisa jenguk, soalnya tadi Aira hubungi saya. Dia minta tolong buat temenin Kinan dan Hanum."
Azam yang mendengar nama istrinya dipanggil, refleks mencengkeram pergelangan tangan Safira.
"Di mana istri saya sekarang? Beri tahu saya!" kata Azam penuh penekanan.
Safira tersentak kaget. Pergelangan tangannya terasa perih saat tanpa sadar Azam mencengkeramnya terlalu kuat.
"Mas, lepasin," kata Safira meminta untuk dilepaskan.
Azam menatap manik mata Safira. Tatapannya begitu dingin dan gelap penuh amarah.
"Kasih tahu saya dulu…
Satu Imam Dua Makmum
Bab 68 Dalam Diam Suamiku Mendukungku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments
Redmi
Kalau sampe perempuan kyk Aira dendam berarti emng udh kelewatan jahat bener sh pdhl. dia jg perempuan 😡
2026-09-04
1