Pagi yang cerah. Jam menunjukkan pukul 06.00 pagi. Dengan gaun pink selutut dan rambut panjang yang dibiarkan tergerai, Aira sudah menyibukkan diri di dapur bersama Bi Nia.
"Bi, Bibi bisa gak bantuin Aira masak soto ayam? Soalnya Aira kepengin banget masak soto ayam,"
Kata Aira.
Bi Nia yang sedang mencuci piring langsung menoleh.
"Bisa dong, Non. Apa mau Bibi saja yang masakin buat Non Aira?"
Kata Bi Nia ramah.
Aira yang sedang mengaduk susu cokelat dan kopi kesukaan Azam menggeleng pelan.
"Enggak usah, Bi. Kapan-kapan aja ajarin Aira, hehe,"
Kata Aira menyengir.
"Oke Non, siap. Ya sudah Non, Bibi pamit ke pasar sebentar ya, Non. Ada yang mau Bibi beli soalnya,"
Pamit Bi Nia.
Aira mengangguk.
"Iya Bi, Bibi hati-hati ya,"
Pesan Aira.
Setelah kepergian Bi Nia, Aira langsung memotong beberapa buah-buahan dan mencuci buah anggur.
"Astagfirullah!"
Pekik Aira kaget saat tiba-tiba sebuah tangan kekar memeluknya dari belakang.
"Kamu lagi ngapain, sayangku? Oh ya, Bi Nia-nya mana? Kok kamu sendirian?"
Suara serak Azam yang khas bangun tidur membuat Aira bernapas lega.
"Bi Nia lagi ke pasar, Mas. Kamu ini ngaget-ngagetin aja deh,"
Omel Aira.
Azam menyandarkan dagunya di pundak Aira, lalu dengan manja mencium lembut leher Aira. Aira yang sedang memegang pisau secara tidak sengaja menggores jemarinya.
"Aww!"
Pekik Aira kaget.
Azam terkejut. Dengan cepat laki-laki tampan itu menyiram tangan Aira dengan air agar darahnya berhenti.
"Lagian..."
"Kamu sih, tahu aku gak bisa tahan geli, kenapa juga digituin?"
Omel Aira kesal.
Azam menyengir, lalu menghisap lembut jari Aira yang terluka.
"Sayang, hari ini kita jalan-jalan yuk. Aku pengen banget jalan-jalan berdua sama kamu,"
Ajak Azam.
"Sarapan dulu, Mas. Nanti baru kita bicarakan mau ke mana, oke?"
Kata Aira saat mereka sudah duduk manis di ruang makan dan Azam sudah menutup luka jari Aira dengan perban.
Azam mengangguk setuju.
"Aku siapin ya, Sayang. Tangan kamu kan sakit karena aku, jadi bolehnya aku nyuapin kamu ya?"
Ai…
Satu Imam Dua Makmum
BAB 16: Firasat Seorang Adik Perempuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments