Di ruang kerjanya, Azam baru saja menandatangani beberapa dokumen penting yang sudah lama terkumpul. Setelah menyelesaikannya, Azam langsung menghubungi Ayah Fikri.
"Halo, ada apa, Azam?" kata Ayah Fikri dari seberang telepon.
"Ayah, apa Aira ada cerita ke Ayah soal surat yang isinya sebuah ancaman?" tanya Azam to the point.
"Enggak ada, emang kenapa? Apa ada yang mengancam Aira? Apa Aira terluka?" tanya Ayah Fikri cepat.
Azam hanya diam.
"Aku menemukan secarik surat yang sudah kusut. Di dalam surat itu ada ancaman seseorang yang meminta Aira menggugurkan janinnya, atau dia akan kehilangan saya," kata Azam datar.
Ayah Fikri mengepalkan tangannya kuat-kuat.
"Ayah enggak tahu, Zam. Ayah akan meminta beberapa anak buah Ayah untuk melindungi Aira dan menjaga Aira seketat mungkin," kata Ayah Fikri tegas.
"Tidak perlu, Yah. Karena Aira masih menyembunyikannya dari Azam, biar Azam sendiri yang akan memperketat penjagaan Aira," kata Azam sopan.
"Jaga Aira baik-baik, Zam. Jangan biarkan Aira terluka sedikit pun," tegas Ayah Fikri, yang langsung diiyakan oleh Azam.
Di sisi lain, Aira yang masih menangis di dalam kamar mandi segera menyimpan surat tersebut di sakunya. Setelah membersihkan dirinya, Aira langsung meletakkan pakaiannya ke dalam keranjang khusus untuk pakaian kotor. Besok pagi, Bi Nia yang akan mencucinya.
"Sayang, kamu kenapa? Kamu habis menangis?"
Aira tersentak kaget saat mendengar suara Azam. Dengan cepat, perempuan itu merapikan tali baju tidurnya.
"Apaan sih, Mas? Kamu tuh ngagetin aja," kata Aira cemberut.
Azam hanya diam. Laki-laki itu sudah duduk di sofa panjang di dekat jendela kaca kamar mereka.
"Kamu sakit? Kok kamu pucat?" tanya Azam.
Aira menggeleng, lalu berjalan ke arah meja riasnya.
"Aku baik-baik saja, Mas," kata Aira sembari mengeringkan rambutnya.
Azam menghela napas, lalu berjalan ke arah Aira.
"Aku enggak mau ada kebohongan di antara kita, Sayang. Jadi, jangan sembunyikan apa pun dari aku," kata Azam sambil mengambil alat pengering rambut di…
Satu Imam Dua Makmum
Bab 56 Ketakutan Aira.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments
Saddam Husein
Mantapp bos 👍
2026-08-26
1