"Mas, ayo kita ke sana. Aku mau beli tahu bulat," ajak Aira antusias. Perempuan itu dengan cepat menarik tangan Azam dan menghampiri penjual tahu bulat.
"Pak, mau beli yang lima ribuan dua, ya," kata Aira antusias.
"Mau pedas apa enggak, Mbak?" tawar penjual tahu bulatnya.
Aira mengangguk. "Iya, kasih bumbu yang pedas," kata Aira cepat.
Azam menoel pinggang Aira. "Sayang, kok kamu bilang mau? Kamu minta gratis sama penjualnya? Emang uang dari aku kurang?" tanya Azam berbisik.
Aira menoleh lalu menggeleng. "Maksud aku tuh beli, Mas. Rugi dong bapaknya kalau aku minta," omel Aira.
Azam menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "Ya, habis kamu bilangnya mau?" cicit Azam yang seperti anak kecil berdiri patuh di belakang ibunya.
Banyak pasang mata yang menatap ke arah mereka. Selain cara berpakaian mereka yang kembar, mereka juga terlihat sangat tampan dan cantik.
"Ini, Mbak," kata penjual tahu bulat. Aira menyodorkan uang sembari menerima tahu bulatnya.
"Kembaliannya ambil aja, Pak," kata Aira, lalu menyodorkan tahu bulatnya ke arah Azam.
"Kita cari minum dulu, terus kita beli ayam, cilok, dan yang lain-lain," kata Aira antusias.
Dengan sabar Azam mengikuti langkah sang istri yang sudah berdiri di tempat penjualan kentang mini.
"Apa ini, Sayang? Aku belum pernah makan ini," bisik Azam saat mendengar Aira membeli seharga lima belas ribu.
"Sssst, diam. Sama, aku juga belum pernah makan, tapi kita coba aja dulu siapa tahu enak," bisik balik Aira.
Azam hanya mengangguk pasrah.
"Mas, sini!" teriak Aira yang sudah berdiri di depan penjual kebab mini. "Pak, beli dua, ya. Yang porsi sedang aja."
Azam mendengkus lalu menghampiri Aira. "Kamu cepat banget sih udah di sini aja. Perasaan tadi masih di sana," kata Azam.
Aira nyengir. "Makanya, kamu tuh jangan melamun terus. Lagian, aku 'kan udah jadi milik kamu, ngapain juga kamu pikirin?" kekeh Aira.
Azam mendengus kesal. "Dih, geer! Haha, pengen banget aku pikirin, ya?" goda Azam yang langsung mendapat cubitan maut Aira.
"Aduh, aduh!…
Satu Imam Dua Makmum
Bab 39 Di Bawah Derasnya Hujan Bersamamu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments