Aira memakan sate kesukaannya dengan begitu lahap, sedangkan Azam hanya tersenyum melihat tingkah istrinya.
"Pelan-pelan, Sayang. Ayamnya sudah tidak bisa terbang kok," kata Azam lembut.
Aira langsung cemberut, namun tetap mengunyah sate ayamnya.
"Sejak kapan, Mas, ayam bisa terbang? Kenapa tidak sekalian bisa menghilang? Nanggung banget," kata Aira lalu mengambil dua tusuk sate di piring Azam.
Azam pura-pura melotot. "Sayang."
Aira tertawa. "Apa, Mas? Aku di sini kok, tidak terbang kayak ayam," kata Aira tertawa kecil.
Tanpa sepengetahuan Aira, di balik senyum dan tawa suaminya, lagi dan lagi Azam berhasil membunuh anak buah Miko dan mengirim pesan kepada Seno dan Aldi.
*Carikan saya rekaman CCTV di rumah sakit tempat kemarin saya mengantar Safira, teman istri saya. Saya tunggu satu jam harus sudah ada.* Tulis Azam.
"Mas, kamu ngapain kok tangan kamu ada di bawah meja dua-duanya sih? Hayo, kamu lagi..."
Dengan lembut dan gemas, Azam mencubit hidung sang istri tercinta.
"Ada banyak orang, Sayang. Nanti Mas tagih loh pas kita sudah di rumah, biar kamu senang aku juga happy..."
Aira meletakkan telunjuknya di bibir Azam, meminta suaminya agar diam dan tidak melanjutkan ucapannya.
"Nih, Mas, mending makan saja satenya. Enak loh," kata Aira lalu menyuapi Azam, dan dengan senang hati Azam menerima suapan istrinya.
"Enak kan, Mas? Bungkus ah buat Hanum sama Kinan," kata Aira lalu menghampiri Mang Yanto.
"Mang, bungkus dua ya. Dua puluh lima ribuan, Mang," kata Aira antusias.
"Siap, Non Aira," kata Mang Yanto senang.
Setelah memesan, Aira dibuat terkejut saat melihat sate di piringnya tinggal dua tusuk. Perempuan itu menatap suaminya yang ternyata banyak bumbu sate belepotan di bibirnya.
"Mas, kamu habisin sate aku!" omel Aira kesal. Lalu dengan bibir yang cemberut, Aira duduk di tempatnya.
"Enggak kok, Yang. Aku mana berani makan sate kamu," kata Azam mengelak.
"Tau ah, ngambek!" ketus Aira sembari memalingkan wajahnya.
"Jangan ngambek dong, Sayang. Sedih Abang, Dek," kata…
Satu Imam Dua Makmum
Bab 75 Misteri Pengintai Rumah Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments