Perlahan-lahan Kinan membuka kedua matanya. Tubuhnya terasa sangat kaku dan sakit.
"Kinan," lirih Aira yang meneteskan air matanya.
Hanum berdiri di sebelah Aira. Sementara itu, Dokter Diyo sedang memeriksa kondisi Kinan.
"Syukurlah kondisi pasien sudah membaik. Mungkin nanti Mbaknya akan merasakan kram dan nyeri di sekujur badan, tapi itu normal ya, Mbak Aira. Jangan khawatir," jelas Dokter Diyo.
Aira mengangguk. "Terima kasih ya, Dokter."
"Ya sudah, kalau begitu saya permisi dulu," pamit Dokter Diyo lalu meninggalkan mereka.
"Aku di mana?" gumam Kinan pelan.
Aira melangkah mendekat, lalu menggenggam tangan Kinan yang mulai menghangat. "Kamu di rumah sakit, Kinan. Akhirnya kamu bangun juga," kata Aira dengan suara gemetar.
"Sudah satu minggu lebih Mbak Kinan koma," kata Hanum.
Kinan terdiam. "Aira, kamu enggak apa-apa, kan? Gimana sama keponakan aku?" tanya Kinan lirih.
Aira terdiam membeku. Lagi dan lagi, luka itu kembali terbuka. Tetes demi tetes air mata mulai membasahi mata bulatnya. Namun dengan cepat Aira menghapusnya, lalu perempuan itu tersenyum ke arah Kinan.
"Besok kamu akan tahu sendiri, Ki," jawab Aira setenang mungkin.
Kinan menatap ke sekeliling ruangan, lalu menatap bingung ke arah Hanum yang tidak menatapnya sama sekali.
"Aku buta, Kak," kata Hanum pelan. Dia tahu kenapa tiba-tiba ruangan terasa sunyi. Hal itu karena Kinan belum tahu kondisi Hanum yang sebenarnya, dan Hanum memaklumi itu.
Aira mengepalkan kedua tangannya. Sakit hati, duka, dan penderitaan orang-orang terdekatnya membuat dirinya merasa sangat terluka.
Di sisi lain, Tuan Key mendatangi markas Azam.
"Tuan Key," sapa Azam saat memasuki ruang pribadinya.
Tuan Key yang sejak tadi menunggu hanya tersenyum.
"Maaf, Tuan Key, jika saya membuat Anda menunggu lama," kata Azam yang baru saja masuk.
Tuan Key mengangguk, lalu menerima uluran tangan Azam. "Tidak apa-apa, Zam."
"Maaf, Om. Sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan langsung sama Om," kata Azam canggung.
Tuan Key tertawa, lalu menepuk p…
Satu Imam Dua Makmum
Bab 66 Misi Pengosongan Gedung Rahasia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments