Di sebuah hotel ternama di kotanya, Miko dengan sombongnya mengajak rekan-rekan bisnisnya untuk menghabiskan waktu luang mereka di bar. Tidak tanggung-tanggung, dia bahkan menyewakan kamar hotel untuk teman-temannya selama satu minggu penuh.
"Mantap sekali, Bos! Akhirnya gue bisa menikmati uang elo, Mik, haha," seru salah satu temannya.
"Santai saja kalian. Sekarang gue makin kaya. Besok gue bakal beliin kalian semua mobil!" kata Miko sembari meneguk minumannya. Sementara itu, teman yang di sebelahnya terus menuangkan cairan bening ke dalam gelas kecilnya.
"Mantap nih, Bos!"
"Emang sultan mah bebas ya, haha!"
"Hahaha! Makin ayem hidup gue kalau jadi besan elo, Bro."
"Hahaha, paling enggak lo harus lebih kaya dari gue lah!" sahut Miko yang mulai mabuk.
"Hahaha!"
"Mau cewek, Bos?" tawar temannya yang berambut gondrong.
Miko hanya mengangguk pasrah. Kedua temannya segera membopong tubuh Miko menuju kamar hotel, sedangkan dua teman yang lain sibuk memegang ponsel untuk mencarikan wanita pesanan untuknya.
***
Sementara itu di rumah sakit, Kinan tak henti-hentinya menangis saat mengetahui sang ibu dan sang ayah telah tiada. Ditambah lagi dengan kabar mengenai penyebab saudara kembarnya keguguran, serta kenyataan pahit bahwa Hanum kini buta.
Aira, Kinan, dan Hanum saling berpelukan. Mereka berusaha menyalurkan rasa sakit yang tidak akan pernah bisa mereka lupakan seumur hidup.
Lagi dan lagi, ponsel Aira bergetar tanda ada pesan masuk.
"Percuma menangis. Penderitaan kalian akan terus berlanjut kalau kamu masih membiarkan Miko lolos."
Aira tertegun membaca pesan dari nomor misterius itu. Dia langsung menghapus air matanya, lalu berusaha mengubah ekspresi wajahnya seolah tidak terjadi apa-apa.
"Oh ya, aku keluar sebentar ya. Hanum, kamu mau makan apa? Biar aku belikan sekalian," pamit Aira mengalihkan suasana.
"Belikan nasi goreng ayam saja, Mbak," jawab Hanum.
"Kamu mau makan apa, Kin?" tanya Aira beralih kepada Kinan.
Kinan menggeleng pelan. "Aku sudah kenyang, Ra," jawab K…
Satu Imam Dua Makmum
Bab 67 Sisi Gelap Aira
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments