Sinar matahari pagi perlahan-lahan mulai menerobos masuk melalui celah gorden kamar inap Aira, menandakan bahwa hari baru telah dimulai. Azam terbangun lebih awal. Laki-laki tampan itu menatap wajah teduh istrinya yang masih tertidur pulas di pelukannya. Wajah pucat Aira kini terlihat sedikit lebih tenang dan cerah dari hari-hari sebelumnya.
"Selamat pagi, Humairaku,"
Bisik Azam lembut.
Aira yang mendengar bisikan lembut dari suaminya itu perlahan-lahan mulai membuka kedua matanya. Seulas senyuman yang telah lama hilang kini kembali muncul di wajah cantiknya.
"Selamat pagi juga, Sayang,"
Bisik Aira pelan.
Azam mencium kening Aira sedikit lebih lama.
"Aku sangat merindukanmu yang seperti ini, Sayang. Aku mohon jangan salahkan dirimu lagi ya, kita harus ikhlas dan percaya bahwa setiap ujian yang Allah datangkan untuk kita itu karena bentuk cinta dan sayang Allah kepada kita,"
Bisik Azam.
Aira mengangguk, lalu perempuan itu merenggangkan otot-otot tangan, kaki, dan tubuhnya.
Azam mencubit lembut hidung mancung Aira.
Tok... tok... tok.
Azam dan Aira menoleh ke arah pintu yang diketuk dari luar.
"Sebentar ya, Sayang, aku buka pintu dulu ya,"
Kata Azam lalu turun dari brankar.
"Siapa, Mas?"
Tanya Aira yang sudah duduk bersandar.
"Kinan, lo?"
PLAK!
PLAK!
Aira melotot, begitu pun Azam. Laki-laki itu mengusap kedua pipinya yang baru saja ditampar oleh Kinan.
"Gue masih dendam ya sama elo! Berani-beraninya lo zalimi sahabat gue, hah?! Kalau emang elo udah gak mau nafkahin Aira, sini kasih ke gue aja! Gue sendiri yang bakal jaga dia, kasih dia uang jajan, makan..."
Azam menyumpal bibir Kinan dengan buah apel yang diberikan Seno diam-diam.
"Siapa bilang gue gak mau nafkahin Aira? Gue aja lebih kaya dari elo,"
Elak Azam lalu menghampiri Aira.
Kinan cemberut, lalu melemparkan apel ke bahu Azam.
"A...?"
"Diem napa, Nan! Ini di rumah sakit loh, bukan di hutan,"
Kata Ardi menoel pundak Kinan.
Kinan menepis tangan Ardi, lalu menghampiri Aira.
"Aira, kamu sudah membaik? Apa mas…
Satu Imam Dua Makmum
BAB 11: Kedatangan Kinan, Seno, dan Ardi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments
Nadia Hendriana
🤣🤣🤣🙏
2026-09-09
1