Hari ini akhirnya Aira sudah diperbolehkan pulang.
"Kamu masih kepikiran kejadian kemarin pagi ya, Sayang?"
Tanya Azam yang sedang melipat baju ganti Aira.
Aira terdiam, lalu mengangguk pelan.
"Tante Tina memang mirip banget sama bundaku, Sayang,"
Kata Aira sembari memainkan ponselnya.
Azam mengangguk mengerti, lalu mengambil sisir yang ada di meja nakas.
"Apa kamu mau tes DNA?"
Tanya Azam tiba-tiba.
Aira menoleh sekilas, lalu kembali memainkan ponselnya.
"Gak boleh Mas, masa iya tiba-tiba mau tes DNA, kan gak sopan,"
Heran Aira.
"Oh, iya...?"
"Permisi, assalamualaikum Dek Aira, Mas Azam. Izin melepas jarum infusnya ya,"
Perawat Safira meminta izin untuk melepas jarum infus di tangan Aira.
"Mbaknya kok bisa secantik ini sih?"
Puji Aira jujur.
Safira tersenyum lembut, lalu mulai melepaskan jarum infus di punggung tangan Aira.
"Kamu jauh lebih cantik loh dari mbak, kamu hebat,"
Puji Safira tulus.
Aira tersipu malu mendengarnya.
"Mbak Fira udah nikah?"
Tanya Aira kepo.
Safira menggeleng pelan.
"Insyaallah bulan depan, Dek,"
Jawab Safira lembut.
Aira makin antusias mendengar jawaban Safira.
"Mbak mau nikah sama cowok yang waktu itu di kafe sama Mbak ya?"
Tanya Aira lagi.
Safira tersenyum lalu mengangguk,
"Insyaallah, Dek."
"Wah, Mbak cocok loh sama Mas-Mas yang kemarin! Yang satu cantik, yang satu ganteng, wuhhh!"
Heboh Aira.
Azam yang mendengarnya seketika langsung berdeham,
"Ehem."
Aira menoleh ke arah sang suami lalu tertawa kecil.
"Ah, maksud aku tuh Mas yang kemarin gantengnya enggak ada apa-apanya sama suami aku, hehe."
Safira tertawa ringan mendengar perkataan Aira yang berusaha membela dirinya di depan suaminya.
"Sudah selesai ya, Dek Aira. Nanti setelah sampai di rumah jangan sampai telat makan, istirahat yang cukup, jangan sampai stres, dan jangan kerjain kerjaan yang berat dulu ya."
Aira mengangguk antusias,
"Siap, Mbak cantik!"
"Ya sudah, aku permisi dulu..."
"Mbak, boleh enggak aku minta nomor WA-nya Mbak? Hehe, nanti kalau aku kangen Mbak bia…
Satu Imam Dua Makmum
BAB 13: Sambutan Hangat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 94 Episodes
Comments