"Masa kamu gak berani bilang sih bang mau aku yang bilang,apa bilang sendiri nih"Goda Arkan lagi sambil menaik turunkan alis nya sambil mengulum senyuman karena berhasil memojokkan Hadimas hingga tak bisa berkata -kata .
"Beneran itu Mas?" ucap sang mama yang baru saja datang bersama sang ibu Arkan dan ayah Arkan.
"Bener apa yang kamu bilang Ar,kamu gak bohong kan Ar sama omongan kamu itu?" tanya sang ayah.
"Cepetan jawab bang masak harus aku yang jawab sih,gak usah malu kali bang udah pernah nikah juga masih malu-malu buat bilang yang sejujurnya ."goda Arkan semakin gencar
"Papa beneran suka sama tante Kirana?" tanya Bima anak sulung Hadimas
"Iya buruan jawab kita penasaran loh mas"ucap sang mama lagi
.
.
.
"Aku"
.
.
Kring. ..kring. ...kring
anggap saja suara telepon
"Maaf semua nya saya angkat telepon dulu " ucap Kirana
"Iya silahkan "ucap papa Hadimas.
huft. Hadimas menghembuskan nafas kasar
"Hampir saja aku jantung ku mau copot ini,Ini semua gara- gara kamu Arkan tunggu saja aku bakal balas kamu nanti lihat saja bakal aku balas lebih nanti "ucap Hadimas dalam hati.
"Ish kenapa sih harus ada telepon segala sih Kirana jadi gagal deh aku lihat bang Hadimas ungkapan semua ,tapi aku puas tembakan aku lolos bikin dia panas dingin hahahaha mukanya aja kelihatan sangar tapi nyatanya gak gentle hahahah rasain kamu bang semua perbuatan kamu aku balas. Itu balasan karena bikin aku panas dingin tadi di mobil sekarang gantian kamu kan "Arkan tertawa terbahak- bahak dalam hati sambil mengulum senyuman nya sembari menaik turunkan alis nya ke arah Hadimas
Hadimas yang melihat itu melotot ke arah Arkan
"Awas saja kamu anak nakal,aku balas nanti"ucap nya dalam hati.
"Maaf semuanya saya harus pulang sekarang "ujar Kirana tiba- tiba .
"Loh kenapa mendadak mau pulang nak? tidak nantinya sehabis makan siang? " tanya mama Hadimas
"Maaf banget tante tapi saya gak bisa saya harus pulang sekarang "ujar Kirana
dengan ekspresi panik nya .
"Ada apa Kirana? " tanya Hadimas lembut
"Iya dek kamu Kenapa kok kelihatan panik kaya gitu "ujar Arkan.
"Em...em itu mas Yayang . "ujar Kirana bingung untuk menjelaskan.
"Yayang kenapa Dek " ujar Arkan ikut- ikutan panik
"Em. .. itu Yayang mau pergi dari rumah "ujar Kirana dan ucapan Kirana membuat Arkan syock.
"Kok bisa emang dia mau kemana dek?" tanya Arkan lagi
"aku juga gak tahu mas tadi mas Kenan bilang kalau Kirana mau pergi tapi gak bilang mau kemana dan kenapa mendadak "ucap Kirana jujur
."Loh emang ada apa nak ? apa tadi ada masalah sampai - sampai adek kamu mau pergi? " tanya ibu Arkan.
"gak sih tante tadi gak kenapa- kenapa kok tapi ini kok mendadak banget dan Yayang gak hubungi aku juga tante "ujar Kirana panik.
"Ya sudah kamu pulang dulu saja nak , kapan- kapan kamu makan bareng disini ya " ujar papa Hadimas.
"Iya om, terimakasih . Mas Arkan makasih ya udah di beliin kebaya sama sepatunya nanti aku kabarin deh bisa nggak nya "ujar Kirana
"Iya nanti kamu WhatsApp aku saja ya dek, kamu hati- hati dijalan ya dek, apa mau mas anter aja gimana kamu mau gak ? takut nya nanti kamu naik mobil nya ugal- ugalan kan jadi bahaya dek "tawar Arkan
"Tapi nanti ngerepotin mas Arkan. Nanti malah mas Arkan bolak balik kan aku kasihan mas biar aku pulang sendiri saja deh mas gak papa,aku bakal naik mobil nya hati- hati mas ."ujar Kirana menolak secara halus tawaran Arkan.
"Ya sudah kalau tidak mau mas anter, sebenernya sih mas juga mau balik ke kota tempat mas dinas dek . Tapi kalau kamu menolak tidak papa dek "ujar Arkan.
"Kamu yakin gak mau di anter , apa saya saja yang anter kamu pulang "bujuk Hadimas.
"Makasih pak tapi tidak perlu kok saya bisa pulang sendiri pak"ujar Kirana sambil tersenyum manis .
"Masyaallah senyum mu dek bikin mas klepek- kepekaan ini "Hati Hadimas terasa ingin loncat keluar cuma lihat senyuman manis Kirana.
"Ya sudah ini kunci mobil kamu Kirana kamu hati- hati dijalan jalan "ucap Hadimas lembut sambil mengambil kunci mobil Kirana di dalam saku celana jeans Hadimas
"Ya sudah semuanya maaf Kirana pulang dulu ya assalamualaikum ,mari semua nya "ujar Kirana sembari membungkukkan badan nya .
"Waalaikumsalam ".
Setelah itu Kirana pergi ke rumah nya .
.
...----------------...
"Loh papa tante Kirana nya mana kok gak ada sih "tanya Rangga yang baru datang bersama pengasuh nya .
"Eh.. itu nak tante Kirana pulang dulu ada urusan mendadak "ucap mama Hadimas yang kaget kenapa cucunya menanyakan Kirana karena dia tahu cucunya sulit berinteraksi dengan orang yang belum ia kenal .
"Loh kok ngak pamit aku dulu sih kan aku juga mau di pamitan sama tante Kirana "ujar Rangga lagi dengan wajah di tekuk .
."Loh kok cemberut sih anak papa. Tadi tante Kirana itu buru- buru sayang kalau gak buru- buru pasti kamu di pamitin deh beneran tanya aja sama Eyang kakung"ujar Hadimas
"Iya sayang, tadi tante buru- buru soal nya ada urusan mendadak dan itu penting "ucap papa Hadimas dengan berjongkok didepan sang cucu.
"Ya udah deh, tapi Pa nanti aku mau telfon tante Kirana boleh ya , pakai HP papa "ujar Rangga sambil memohon
"Iya boleh nanti telpon tante pake HP papa sayang ''ujar Hadimas .
"Ya sudah ayo kita main sama atung Aska ya nak" ujar papa Hadimas dengan mengajak kedua sang cucu bersama kakak sepupunya.
_____
Di kediaman Adnan.
"Kamu sudah hubungi adek kamu belum Ken?"tanya sang bunda dengan nada cemas sembari mondar mandir khawatir tentang anak bungsunya .
"Sudah bunda tapi gak di angkat- angkat dari tadi "ucap Ken sambil memperlihatkan HP nya yang sedang menelfon Yayang.
"Tadi bilang ke bunda dia mau kemana ?" tanya Adnan pada sang istri .
"Tadi pamit nya sama bunda cuma mau pergi yah tapi bunda gak tahu kalau perginya bawa koper. Bunda tahu tadi di beri tahu oleh Bi Ira."ujar Cempaka cemas was-was anak nya kenapa- kenapa
"Ayah juga sudah mengerahkan anak buah ayah untuk mencari Yayang dan melacak dimana Yayang berada tapi belum ada kabar "ujar Adnan yang terlihat sedikit cemas .
"Semoga saja anak itu gak kenapa -kenapa, tadi aku sudah hubungi Kiran juga yah,bun sekarang dia dalam perjalanan pulang "ucap Kenan pada kedua orang tua nya .
"Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam "
"Gimana yaah , bun adek udah pulang belum "tanya Kirana
"Belum sayang adek kamu belum pulang ini dari tadi di telfon mas Ken juga gak di angka-angka. Bunda jadi cemas dek takut terjadi apa-apa sama adek kamu "ujar Cempaka sambil memeluk Kirana.
"Udah bunda tenang dulu , nanti coba mbak hubungi adek siapa tahu di angkat "ujar Kirana menenangkan sang bunda . karena Kirana tahu khawatir nya sang bunda pada adek nya .
"Coba kamu hubungi teman nya adek mbak siapa tahu di rumah teman nya.ucap sang ayah.
" Ya sebentar Yah " ujar Kirana sambil mengeluarkan HP nya dari dalam tas kecil yang dia pakai.
"Halo ,Assalamualaikum Fajri Yayang ada sama kamu gak ?" tanya Kirana
"Gak mbak Yayang gak sama aku,terakhir chating sama aku kemarin malam mbak. Emang ada apa mbak tumben kok hubungi aku ?"tanya Fajri sahabat Yayang sejak smp.
"Dia pergi dari tadi belum pulang , ini di rumah bunda khawatir takutnya ada apa- apa sama Yayang "ujar Kirana
"Aku gak tahu mbak coba aku nanti tanya ini temen yang lain siapa tahu mereka tahu dimana Yayang mbak jangan panik ya ," ujar Fajri
"Iya makasih ya JRI ,kalau gitu makasih assalamualaikum " Kirana
""Waalaikumsalam " Fajri
Kirana terus mencoba menghubungi sahabat-sahabat Yayang Yang lain siapa tahu mereka tahu dimana keberadaan Yayang.
..
.
.
..
Bersambung
Kira-kira Yayang kemana ya ??
Ada Yang tahu? ?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 284 Episodes
Comments