"Kamu jangan telat makan nanti kamu sakit, sekarang kamu temani saya makan !
ini kamu makan dulu "ucap Hadimas sambil menyodorkan nasi padang beserta air putih mineral pada Kirana.
"Ini kenapa sih pak Hadimas jadi perhatian banget sama aku " ucap Kirana dalam hati.
"Eh,tidak usah pak saya bisa beli makananan di kantin"tolak Kirana merasa tidak enak dengan Hadimas.
"Saya tidak terima penolakan Kirana" ucap Hadimas penuh penekanan.
"Ba...baik pak "ucap Kirana sedikit terbata- bata.
"Tidak usah takut,saya tidak akan makan kamu kok" ucap Hadimas enteng.
"Emang bapak kanibal mau makan saya. Kalau benar kanibal jadi takut bayanginnya "ucap kirana dalam hati.
....
"Saya manusia kirana bukan kanibal. Sekarang cepat temani saya makan siang."Ucap Hadimas lalu memasukan makana kedalam mulutnya.
Seakan dia tahu apa yang sedang di pikirkan Kirana.
"Eh,iya pak ." Jawab Kirana lalu mulai memakan makanan yang di beli oleh Hadimas .
Saat makan mereka tidak ada yang berbicara karena adab makan dilarang makan sambil berbicara.
Setelah sekitar 10 menit mereka berdua selesai acara makan.
"Maaf pak ,jadi maksud bapak menyuruh saya kesini untuk apa ya pak ?" tanya Kirana penasaran sampai dia melewatkan jam kanan siangnya bersama kedua sahabatnya.
"Saya tidak punya maksud apa-apa tapi saya cuma kepingin makan berdua dengan mu "ucap Hadimas santai tapi buat Kirana kaget bukan main.
"APA PAK,TADI BAPAK BILANG APA ?"
Kirana bicara lantang karena efek kagetnya.
"Santai saja Kirana tidak usah pakai ngegas bicaranya mentang-mentang habis di kasih makan suara kamu jadi melengking kaya gini" ucap Hadimas sambil mengulum senyuman nya menggoda Kirana.
"Eh, maaf pak." Ucap Kirana malu
"edan iki mau Pak Hadimas ngomong ngunu kuwi ndek bengi ngimpi opo kuwi
(gila ini tadi Pak Hadimas bicara kaya g"
itu tadi malam mimpi apa itu) ucapnya dalam hati.
"Kirana" panggil Hadimas.
"Iya pak kenapa?"tanya Kirana
"Boleh tidak kalau lagi berdua kamu jangan pangil aku dengan sebutan 'bapak'dan jangan berbicara formal."pinta Hadimas.
"Tapi pak saya kan Karyawan bapak sayamerasa tidak enak pak kalau di dengar orang" ucap Kirana pada Hadimas dengan nada lembut.
"Saya tidak mau berdebat dengan kamu Kirana.Dan tidK ada penolakan "ucap Hadimas lembut tapi penuh penekanan.
"Kan saya mintan nya kalau lagi berdua kalau lagi ada yang lain kamu boleh panggil saya Bapak"ucap Hadimas.
"Em,baiklah pak. Lalu saya panggil bapak apa ? "tanya Kirana dengan polos.
"Terserah kamu mau panggil saya apa .Yang jelas kalau lagi berdua saya tidak mau pakai embel-embel "ucap Hadimas.
"Em , berarti kalau aya panggil om boleh ?"goda Kirana pada Hadimas.
Hadimas yang mendapat panggilan om dari mulut Kirana langsung melotot ke arah Kirana.
"Kenapa jadi malah panggil om sih,berasa tua banget umur ku" .ucap Hadimas cemberut dan terkesan tidak suka dengan pangilan Kirana barusan.
"Lah terus mau di panggil apa pak, di panggil bapak ngak mau di panggil om apa lagi mau saya panggil akang,mas, kakak abang" cerocos Kirana panjang lebar.
"Panggil sayang saja kalau gitu" ucap Hadimas sambil mengedipkan sebelah mata.
"Bicara bapak ngelantur terus mah. Saya serius ini " sebal Kirana karena sering menggoda Kirana akhir-akhir ini.
"Ya Allah dek,kamu kamu kalau cemberut gitu jadi gemes lihat nya. "Guman Hadimas tanpa sadar didengar oleh Kirana.
"Maaf pak bapak bicara apa?" .Tanya Kirana membuyarkan lamunan Hadimas.
"Eh,gak kok ngak ada" ucap Hadimas gelagapan.
Em gimana kalau kamu panggil aku mas ,dan aku panggil kamu adek" tawar Hadimas mencoba memberi saran pada Kirana.
"Boleh deh,daripada saya binggung mau panggil bapak apa eh maksudnya mas" ucap Kirana sambil menyengir.
"Yasudaah aku pergi dulu ya mas waktu istirahat udah hampir habis makasih atas makanannya tadi " ucap Kirana lembut.
"Siapa yang nguruh kamu pergi."ucap Hadimas dingin.
"Terus aku mau ngapain ini di sini pak eh mas maksud saya"ucap Kirana binggung.
" Kamu nanti temani saya ya, sudah selesai kan jam kerja kamu hari ini?"Tanya Hadimas pada Kirana.
"Sudah Pak,hari ini saya lumayan senggang. Emang mas mau ajak saya kemana? "Tanya kirana pada Hadimas.
"Eh,maksud saya mas"ucap Kirana membenahi pangilannyauntuk Hadimas.
"Saya au ajak kamu lihat persiapan ulangtahun anak saya"ucap Hadimas jujur.
"Habis ini kamu beresi barang-barang kamu ,hari ini kamu bareng sama saya saja."ucap Hadimas.
"Tapi mobil saya gimana ini pak, masak saya tinggal di sini nanti saya pulang nya bagaimanna ?"ucap Kirana mulai crewet.
"Eh ,maksud saya mas".Ucap Kirana sambil menggaruk kepala bagian belakang yang tidak gatal dan lagi-lagi harus membenahi kata-kata nya yang salah memanggil Hadimas.
"Tenang saja nanti saya suruh orang untuk mengantar mobil kamu ke rumah saya" ucap Hadimas santai.
"Sudah kamu kembali keruangan kamu beres- beres barang kamu setelah itu ikut saya kamu paham,dan tidak ada penolakan.
"Selalu saja memaksa" ucap Kirana dalam hati dan sedikit membuat Kirana jengah dengan sikap Hadimas yang selalu seenaknya memerintah.
"Baik pak" jawab Kirana pelan.
.
.
.
.
Bersambung. ..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 284 Episodes
Comments