"Katanya tadi gak takut" ejek Bintang pada Kirana.
"Eh, gak kok ini aku berani " ucap nya dengan masih sok berani.
tiba- tiba Kirana terpisah dari Bintang
"Mas ....".
"Mas Bintang".
"Mas jangan bikin aku takut dong mas ".
"Mas " ucap Kirana serak mau menangis.
"Mas aku takut kamu jangan pergi hiks... hiks... mas aku beneran takut ini" ucap Kirana sambil terisak.
"Mas kenapa kamu gak ada aku takut , ayo pulang mas "ucap Kirana sambil sesengukan.
Tiba-tiba- tiba bahu Kirana ada yang memegang,Kirana menoleh dan
Aaaaaaaaaaa..........
.
...----------------...
...Di tempat lain...
" Kirana mana sih, aku telfon kok gak di angkat sih, aku WhatsApp juga gak di bales, apa jangan- jangan dia marah karena tadi di mall ya " ucap Hadimas pada dirinya sendiri karena dari tadi tak bisa hubungi Kirana.
"Apa aku jemput dia di rumah nya saja ya, tapi nanti Mama marah aku telat dateng ke acara Ulangtahun Rangga ( anak Hadimas yang bungsu)."
Huft Hadimas meng ambil nafas berat.
Kunting...klunting
Anggal saja suara pemberitahuan ada WhatsApp dari Arkan.
@Arkan
"Bang kamu di mana ini, tante nanyain dari tadi, ini udah mau jam 9 lebih, kasihan juga Rangga"
Pesan yang masuk ke HP Hadimas
^^^^^^@Hadimas^^^^^^
^^^"Iya bentar lagi, ini lagi di jalan".^^^
"Hah, Kirana kamu buat mas gila dek sambil menjambak rambutnya sendiri, Udah lah aku berangkat dulu kasian juga anak- anak hadiah yang Kirana kasih tadi ada di dalam mobil sekalian. aku kasih ke anak- anak " Ucap Hadomaa pada dirinya sendiri. Lalu melangkah keluar dari ru.ah menuju kemobil dan memint a supir pribadinya untuk mengantarkannya .
Sekitar 20 menit Hadimas sudah sampai tujuan langsung masuk ke tempat yang ia tuju.
Hadimas langsung menaiki lift menuju ke ruangan VVIP ruangan yang telah di siapkan untuk perayaan hari ini.
"Assalamualaikum,maaf Papah telat nak". Ucap Hadimas.
"Waalaikumsalam "jawab semua serempak.
"Papah "ucap anak kecik berumur 4th berlari memeluk sang papa
Hadimas lalu memeluk dan menciumi wajah sang anak.
"Pah ini kado buat aku ya " tanya anak tersebut antusias.
"Ya nak, kak Bima kasih satu ya nak " ucap Hadimas lembut.
" Assalamualaikum" ucap dua orang yabg baru datang
"Om"
teriak Rangga pada Bintang . Ya orang yang baru datang adalah Kirana dan Bintang yang datang bersamaan.
"Maaf boy om terlambat, ini kado buat kamu boy " ucap Bintang lembut.
"Makasih, om " ucap Rangga lalu berlari ke arah sang Oma.
" Maaf Ma , Pa , Om,Tante aku telat datang.
Perkenalkan dia Kirana teman Bintang " ucap Bintang memperkenalkan Kirana pada semua orang.
"Kirana Om, tante"
ucap Kirana memperkenalkan diri sambil mencium punggung tangan secara bergantian.
"Bima, Rangga sini kenalan sama tante" Ucap Bintang.
"Nama kamu siapa sayang ?" tanya Kirana lembut pada dua bocah beda usia tersebut.
"Nama aku Rangga Tante " ucap Rangga dengan berani
"Aku Bima Sena tante Panggil Bima ya" ucap Bima memperkenalkan diri
"Nama tante Kirana boleh kok panggil Tante Kiran" ucap Kiran lembut
"Loh Kiran kamu di sini dek" ucap Akan. yang baru datang dari arah kamar mandi.
"Eh, iya mas " ucap Kirana lembut.
" Yah kamu gak inget sama Kirana ya" tanya Arkan pada sang ayah.
"Memang siapa Ar,?" tanya Aksa penasaran dan dia juga sedikit lupa tapi pernah dengar nama Kirana terasa familiar.
"Ini anaknya om Adnan, adik letting ayah dulu yang sempet kita bertamu ke rumah beliau itu loh "ucap Arkan menjelaskan.
"Yang cuek banget itu kah?" tanya Aksa sambil mengingat - ingat.
"Bukan yah, yang itu adeknya ini kakaknya " Jelas Arkan lagi karena dulu Yayang juga terkenal sangat cuek walaupun masih usoa anak-anak.
"Yang sering ikut kalau acara Persit ?" Ayu Ibu Arkan ikut berbicara.
"Hehehe iya tante,saya yang biasa ikut bunda" ucap Kirana tersenyum malu.
Hadimas hanya menyimak saja dalam hatinya bertanya- tanya kenapa Kirana bisa datang bersama Bintang. Dan orang tua Hadimas sedikit kaget karena orang tua Arkan bisa kenal dengan Kirana yang merupakan dokter gigi di rumah sakit miliknya.
"Loh, kalian kenal ?" Mas tanya Bagas (Papa Hadimas) Pada Kakak nya lebih tepatnya kakak sepupu jauh Bagas.
"Kenal Kirana anak perempuan pertama Adnan adik lattingku, kalau ndak salah sia anak ke 3 dari 4 bersaudara" ucap Aksa menjelaskan.
Bagas dan sang Istri hanya menganggukan kepalanya.
"Kabar ayah mu bagaimana nak? dan adek mu itu sekarang pasti sudah besar dan cantik kaya kamu"ucap Aksa pada Kirana.
"Alhamdulilah, baik om . Hehe jangan tanya Yayang anak kaya apa om gak ada perubahan masih seperti dulu, sekarang makin tomboy om. Dan twntunya makin cuek" ucap Kirana lembut.
" Tante yakin banyak yang naksir itu nak apalagi kalau udah di dandanin pasti pada melongo itu yang lihat "ucap Ibu Arkan ikut menyahut.
"Tante bener kok dia cantik banget malahan" sahut Bintang yang datang dengan Rangga membawa semua kadonya.
"Kamu tahu Tang?" Tanya Arkan penasaran.
"Tahu lah, malah tadi aku kenalan sama dia di rumah Kirana,Ya kan dek ?" ucap Bintang pada Kirana dan di angguki oleh Kirana.
Arkan yang mendengar ucapan Bintang yang habis berkenalan dengan Kencana merasa cemburu.
Sedangkan Hadimas sudah menampakan kekesalan nya Ternyata tadi Bintang dari rumah Kirana dan memanggil Kirana "Dek"karena setahu Hadimas cuma Arkan yang memanggil Kirana "Dek".
"Iya mas, tadi mas Bintang antar aku pulang, kebetulan ada Yayang ya sudah- aku suruh kenalan, ya walaupun pake drama Yayang mode Macan hehe " ucap Kirana sambil ketawa Kecil.
Seketika Arkan merasa lega.
"Untung saja,hampir saja aku menghajar kamu tang "ucap Arkan dalam hati.
"Tapi Kencana benar- benar cantik dek,! apalagi tadi dia kelihatan cantik alami. Bintang tiba- tiba.
"Em, dengar- dengar selama tinggal di rumah Paman selama 5 th ini banyak yang naksir Yayang.
Sebelum pulang ke sini Budhe bilang Yayang di lamar teman Mas Ridwan anak Budhe seorang TNI AD berpangkat Mayor umur 30 th Yayang mau dengan alasan Dia masih mau sekolah " jelas Kirana.
Ridwan adalah kakak Dari Adit dan jugaģ Abigail yang usianya sama seperti Keanu. Sedangkan Aditya dan Abiagil (Abi )mereka adalah anak kembar yang seusia sama seperti Kenan .
Arkan yang mendengar itu langsung tersedak minuman.
Uhuk.... uhuk...
"Kamu kenapa Ar ?" tanya Hadimas basa- basi sambil menepuk punggung Arkan sebenarnya dia tahu alasan Arkan tersedak minuman.
"Ndak papa bang" jawab Arkan dalam hatinya sudah kebakaran jenggot dengar kabar yang baru saja dia dengar dari Kirana.
"Wah saingannya berat- berat "ucap Bintang tanpa dosa.
"Mas suka sama Yayang?" tanya Kirana kepo.
"Sepertinya iya Kirana, dia cantik alami mungkin kalau dia senyum saja sedikit tadi mas lamar dia besuk" ucap Bintang jujur.
"Apa???"
Teriak Arkan terkejut.
"Kamu kenapa sih Ar kok kaget gitu?" tanya Ibu Arkan.
"Nsak papa Bu, "sanggah Arkan .
"Kalau kamu sudah punya pacar belum nak ?" tanya Selena mama Hadimas.
"Belum tante" jawab Kirana cepat.
Saat Bintang mau Bicara tapi tiba- tiba ucapan Bintang didahului oleh anak- anak Hadimas.
"papah aku buka kadonya "ucap Rangga.
"boleh nak " ucap Hadimas.Saat akan membuka kado Rangga
"Bang Bima sini buka kadonya abang juga papa kasih buat abang juga " ucap Rangga pada sang abang.
Bima Lalu mendekat ke adeknya dan membuka kado yang ternyata pemberian dari Kirana .
"Wah bagus banget pa, abang suka makasih ya pa "ucap ucap keduanya semangat.
"Itu bukan kado dari Papah nak itu dari Tante Kirana ucap Hadimas sambil menunjuk ke arah Kirana.
...****************...
BERSAMBUNG.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 284 Episodes
Comments