''Dek''.
''Yayang ''.
''Dek ini sudah jam 9 loh dek ''.
''Buruan dek''.
Ucap Kirana sambil turun dari tangga.
''Kamu kok kebiasaan sih mbak teriak- teriak tenggorokan kamu gak sakit apa teriak- teriak terus mending kamu samperin adek kamu ke kamarnya sana'' perintah sang ibu pusing dengar teriakan- teriakan Kirana.
Kirana lalu berlari ke kamar Yayang .
Ceklek
Anggap saja suara pintu terbuka.
''Dek ''.
''Yayang kamu dimana dek?''.
Kirana terus memanggil Yayang sambil mencari ke semua sudut kamar adek nya itu.
lalu berlari keluar ke ruang keluarga
Disana dia hanya mendapati sang bunda.
.
"Bunda adek mana kok aku cari- cari gak ada sih kan aku ada janji sama adek juga "ucap Kirana sedih.
"Coba kamu tanya mas Ken sana nak . tadi sebelum masuk kamar dia lagi sama mas Ken '' Ucap sang bunda lembut.
''Ya sudah bun aku cari dulu '' Ucap Kirana terlihat sedih.
Kirana lalu melangkah keluar dari dalam rumah ternyata sang adek sudah menunggu di atas motor dengan memakai celana jeans, kaos putih di padu dengan jaket jeans berwarna biru dongker rambut di kucir kuda, memakai sepatu snekers warna abu- abu. memakai master dan sudah memakai helm.
''aku kira kamu dimana dek dari tadi kamu aku cari loh" ucap Kirana dengan sedih.
''Ayo buruan mbak jadi ke Bandara apa tidak ini, jangan drama dulu deh" Omel Yayang.
"Iya- iya dek'' lalu berjalan ke arah Yayang dan memakai helm pemberian Yayang.
"Ayo naik'' Ucap yayang setelah Kirana naik dia langsung duduk dengan tenang di belakang Yayang sambil memegang pingang Yayang.
Sekitar 20 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di Bandara. Yayang lalu mematikan motor nya.
"Ini udah sampai aku pulang dulu ya mbak.'' Ucap Yayang santai.
''Eh, ayo temani mbak dulu dong dek ''Ucap Kirana mulai merujuk dan itu membuat Yayang tidak tega.
" Ya ya sudah ayo " ucap Yayang.
Mereka berdua berjalan sambil celingak celingak kanan kiri untuk mencari orang yang di cari.
"Itu dia yang mbak cari" tunjuk Yayang.
Dan Kirana lalu melihat ke arah yang di tunjuk Yayang.
mereka berdua lalu ke tempat dimana ada Bintang berada.
"Assalamualaikum ".
"Waalaikumsalam ".
"Kamu datang dek " ucap Bintang sambil tersenyum.
"Iya ini aku udah dateng mas, sama Yayang juga " ucap Kirana lembut. .
Semua mata lalu tertuju pada Yayang yang datang dengan santai.
"Assalamualaikum "ucap Yayang ramah.
"Waalaikumsalam ".
''Kok kamu lama sih dek jalannya jangan kaya siput dong''ejek Kirana.
"Terserah mbak lah"ujar Yayang cuek .
"Yang"
"Yayang"
Panggil seseorang di belakang Yayang.
Semua orang menoleh ke arah orang yang memanggil nya.
"Kamu ngapain disini sih mas, teriak- teriak berisik tahu, suara kaya tidak masjid juga '' Omel Yayang.
''Hehehe jangan marah- marah bisa kan'' ujar Aditya santai.
"Mas mau pergi dinas juga ?'' tanya Kirana.
"Iya lah, jangan kangen mas perginya lama loh'' Ucap Aditya percaya diri.
"Loh Bintang, kamu seorang TNI AU Juga ternyata"ucap Aditya yang baru tahu kalau Bintang adalah salah satu anak buah nya .
"Iya masa hehehe , dan ini kenalkan mereka keluarga saya mas, " Ucap Bintang memperkenalkan satu persatu.
''Kamu mau anter mas ya dek ?" ucap Aditya semangat.
"Ke PD an kamu" Ujar Yayang malas.
"Halo adek kecil nama kamu siapa?" tanya Yayang lembut.
"Rangga kak dan ini kakak saya kak Bima "ucap Rangga memperkenalkan.
"Oh, semalam kenal adek manis nama kakak Kencana."Ucap Yayang memperkenalkan diri.
"Dadah manis kakak pergi dulu" ucap Yayang lembut
Perlakuan Yayang yang lembut membuat semua orang terpana dengan kelembutan Yayang dan semua orang kagum.
Orang yang tadi terlihat cuek, tegas dan galak seperti macan berubah menjadi kucing yang manis dan lembut.
Kecuali Aditya dan Kirana.
"Udah kan mbak aku mau pulang dulu ya. Nanti jangan lupa mobil bawa pulang kalau gak di bawa pulang jangan suruh aku anterin kamu aku gak mau" ucap Yayang tegas.
"Permisi om ,tante ,semunya Assalamualaikum "pamit Yayang lalu pergi.
"Dasar gak pernah berubah"ujar Aditya.
''Saya permisi dulu ya Bintang, om,tante,semuanya .
"Kirana kalau sudah kamu buruan pulang jangan keluyuran."Ucap nya penuh penekanan.
"Iya- iya siap laksanakan." ujar Kirana sambil cemberut.
Lalu Aditya pergi ke arah dimana komandannya berada.
"Maafkan kelakuan adek saya ya om,tante ,semuanya" ujar Kirana sambil tersenyum malu.
"Galak juga ya adek kamu " ucap papa Hadimas.
"Tadi siapa Kamu Kirana? " tanya Hadimas
"Iya Pak, lebih galak dia daripada saya.
Oh, tadi kakak sepupu saya pak, seorang TNI AU JUGA. "jawab Kirana jujur.
"Itu tadi adek kamu NAK?" tanya Aska penasaran.
"Iya om, dia Kencana atau Yayang sebutan bagi keluarga kami om"tutur Kirana lembut.
"Sudah besar sekarang"ucap ibu Arkan ikut bicara.
"Iya tante, Udah besar tambah garang "ujar Kirana sambil tertawa manis .
"Manis banget dek senyuman mu "ucap Hadimas dalam hati .
"Iya pak".ujar Kirana yang sebenarnya malas.
"Tante nanti main ke rumah aku yuk"ajak Rangga.
"Eh, maaf sayang tante ngak bisa nanti kak Yayang marah kakak takut kalau marah tante takut '' ujar Kirana mencari- cari alasan akhir nya menggunakan nama adek nya .
"Eh, gak gak kak Yayang gak suka marah kok kamu tadi lihat kan dia gak marah sama kamu boy" ujar Bintang menyahut.
"kampret kenapa ini mas Bintang beliin Yayang sih. Aku kan jadi kikuk begini " gerutu Kirana dalam hati.
"Iya kak Kencana tadi ndak suka marah -marah kok buktinya tadinya sama aku dan adek panggil aku manis lagi kalau udah besar aku mau dia jadi pacar aku ahh" ucap Bima dengan semangat.
"Eh, iya tadi baik kok gak marah- marah jangan- jangan tente aja yang bikin salah terus di marahi " Ujar Rangga polos.
"Tau lah" ujar Kirana malas.
Sedangkan para orang tua hanya geleng- geleng kepala melihat kelakuan para anak- anak muda .
"Tante kok rambut kak Kencana panjang banget ya? "tanya Bima kepo.
"Iya rambutnya panjang kak Yayang suka perawatan alami pakai tanaman lidah buaya sayang,bukan cuma itu masakan kak Yayang enak banget loh "ucap Kirana menceritakan tentang sang adek .
"Belum punya pacar nak adek kamu itu?" tanya mama Hadimas.
"Belum tante, toh juga masih muda dia ndak mau di pusingkan dengan masalah cinta- cintaan" ujar Kirana jujur.
"Kamu kerja di rumah sakit Hadimas sebagai apa nak?" Tanya mama Hadimas lagi.
"Oh,saya dokter gigi tante." ucap Kirana.
"Oh ya sayang ini ada salad buah buat kalian berdua ya sayang ini yang buat tante sendiri kok" ucap Kirana menyerahkan cup besar berisi salah buah kepada Bima
.
"Makasih tante"
ucap Bima dengan semangat.
.
Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 284 Episodes
Comments