Episode 4

Dikantin...

Tasya, Intan , Vera dan Anggi menoleh kanan kiri untuk melihat meja yang kosong.

"Kita duduk disana saja." Ucap Vera menunjuk meja yang kosong dipojok kanan kantin.

Tanpa menjawab mereka berjalan menuju meja yang Vera tunjuk kemudian duduk. Vera yang masih berdiri berjalan menuju dapur kantin untuk mengambil menu makanan.

Setelah mendapatkan menu makanan, Vera kembali ke teman - temannya.

"Kalian mau makan apa?" Tanya Vera memberika buku menu. Vera memegang kertas dan bolpoin. Dan siap untuk menulisnya.

"Aku pesan nasi goreng aja. Tidak pedas ya." Ucap Tasya.

"Aku juga nasi goreng deh. Agak pedas." Balas Anggi.

"Aku juga nasi goreng deh kalau gitu. nggak pedas." Balas Intan.

"Semua nasi goreng ya?" Tanya Vera dan menulisnya satu - satu.

"Mau minum apa?" Tanya Vera lagi.

"Aku es jeruk." Jawab Anggi.

"Aku es teh aja." Balas Tasya.

"Aku es jeruk deh." Balas Intan.

Setelah menulis semua pesanan, Vera kembali kedapur untuk memberikan kepada pelayan kantin apa saja yang mereka pesan. Sesangkan yang lain hanya bercanda gurau dengan bahasan yang tidak menentu. Tiba - tiba Tasya dikejutkan oleh suara seorang lelaki yang memanggilnya.

"Tasyaaaaaa!" Seru seorang laki - laki itu dengan suara yang sangat dikenalnya dari pintu masuk kantin.

"Tian?" Batin Tasya. Tasya menutup matanya, dan mencoba menarik nafas dan membuangnya keras untuk menenangkan dirinya.

Tasya menoleh kearah suara tersebut dan melontarkan senyum dibibirnya. Tian membalas senyum Tasya dan berjalan mendekati meja Tasya.

Tian duduk disamping Tasya dan langsung menatap wajah Tasya tanpa henti.

Tian, seorang mahasiswa jurusan olahraga. Berusia 22 tahun. Memiliki tinggi 178, wajah tampan dan dada bidang. Tian adalah salah satu tim basket dikampus dan menjadi kapten tim basketnya. Banyak wanita dikampus yang mendambakannya, tetapi tian tak pernah menggubrisnya.

Tian hanya menyukai Tasya. Sudah lama Tian mengejar Tasya, tetapi Tasay hanya menganggapnya sebagai teman saja. Tian tak pernah mempermasalahkannya asalkan ia bisa selalu dekat dengan Tasya.

"Tasya kenapa kamu baru datang ke kantin? Aku dari tadi menunggumu." Ucap Tian terus menatap wajah cantik Tasya.

"Bukannya kamu baru saja datang ya?" Tanya Tasya tidak percaya.

"Aku tadi sudah datang kekantin dan menunggumu, tetapi kamu tidak datang - datang jadi aku pergi. Tapi setelah tau kamu sekarang dikantin, aku langsung kesini nemuin kamu." Jelas Tian tak ingin Tasya salah paham.

Anggi dan Intan hanya menatap iri kearah mereka.

"Sepertinya kita tidak dianggap ada disini oleh mereka!" Gumam Intan lirih.

"Hehh Tian! Kamu anggao kita disini ini apa? Penonton drama kalian?" Ketus Anggi merasa sangat kesal.

Tian menoleh kearah Anggi dan Intan.

"Ohh! Maaf! Maaf! Tapi sejak kapan kalian ada disini?" Canda Tian dan kembali menatap Tasya.

"Kamu membuatku sangat kesal." Ucap Anggi tetapi tidak digubris oleh Tian.

"Kamu makan dulu, aku akan temani kamu disini." Ucap Tian kepada Tasya.

"Yaaaaaaa!" Teriak Anggi dan membuat Tian dan Tasya terkejut.

Tasya yang daritadi memainkan ponselnya mengalihkan perhatiannya kearah Anggi. Melihat Anggi dan Intan cemberut karena kesal, Tasya menahan tawa dan akhirnya tak mampu menahannya.

"Hahahahahaha...!" Tawa Tasya menatap ekspresi kedua temannya itu.

Mendengar Tasya tertawa, Tian ikut tertawa dan otomatis membuat Anggi dan Intan semakin kesal. Intan dan Anggi mengerutkan dahinya dengan kedua tangannya menyilang kedada. Dan tatapan mereka sangat tajam kearah Tian dan Tasya.

"Ada apa ini? Apa yang sudah terjadi disini? Kenapa Tatapan kalian terlihat sangan horor?" Tanya Vera kepada Anggi dan Intan. Vera berjalan mendekati meja mereka.

Tak ada satupun yang menyahut. Tasya hanya senyum melihat tingkah mereka.

"Sebenarnya ada apa Sya?" Tanya Vera penasaran. Tetapi Tasya hanya tersenyum.

"Ada apa Tian?" Tanya Vera kepada Tian.

"Tidak ada apa - apa." Jawab Tian.

'Ya sudah! Kamu geser kesana." Ucap Vera menyuruh Tian bergeser ke kursi lain.

"Tidak mau! Aku mau menemani kesayanganku ini makan." Tolak Tian.

"Dasar." Guman Vera menyibirkan bibirnya. Vera duduk dikursi yang masih kosong diantara Tiang dan Anggi yang saling berhadapan.

Vera sebenarnya sudah lama menyukai Tian. Sejak awal Tian mengejar Tasya. Awalnya Vera hanya mengagumi Tian karena kebaikan dan ketulusannya. Tapi entah kenapa rasa kagum berubah menjadi rasa suka. Akan tetapi, Vera memilih diam dan memendam perasaannya karena tak ingin Tasya menjadi canggung kepadanya. Dan Vera tak ingin pertemanannya dengan Tasya menjadi rusak hanya karna seorang laki - laki.

Lagian Vera sangat tau sifat Tasya. Dengan sifatnya yang seperti ini kepada Tian, itu berarti Tasya tak ada niatan sedikitpun untuk menyukai Tian.

Beberapa saat kemudian, makanan yang mereka pesan pun datang. Mereka siap menyantapnya.

"Kamu tidak makan lagi?" Tanya Tasya basa basi.

"Tidak! Aku sudah kenyang. Aku cuma mau menemani kamu makan." Jawab Tian yang sedari tadi menatap Tasya.

"Uu-hhuuuuukkk." Anggi tersedak oleh makanannya karena mendengar ucapan Tian kepada Tasya.

Tasya yang khawatir langsungvmenyambar gelas dan memberikannya kepada Anggi. Anggi meminumnya dan sesekali memukul dadanya lirih. Setelah merasa enakan, dia menatao Anggi dan teman - temannya yang sedang menatapnya penuh kekhawatiran.

"Aku tidak apa - apa! Kalian lanjutkan makan kalian." Ucap Anggi tak ingin membuat temannya khawatir.

Tian kembali menatap Tasya.

"Bagaimana aku bisa makan dengan nyaman malau kamu menatapku seperti ini?" Tanya Tasya menatap Tian.

"Ohh! Maaf! Maaf! Ya sudah kamu makanlah dengan nyaman." Ucap Tian mengalihkan pandangannya. Dan sesekali melirik Tasya.

***

Setelah semua makanan telah habis disantap, mereka mengobrol sambil membahas kemana mereka pergi selanjutnya.

"Jadi kita mau kemana setelah ini?" Tanya Anggi.

"Nonton?" Tanya Intan berpendapat.

"Nonton?" Tanya balik Vera mempertimbangkan pendapat Intan.

"Hari ini ada film baru rilis. Kemarin aku lihat trailernya bagus banget." Jelas Intan.

"Gimana Sya?" Tanya Vera Kepada Tasya yang sedari tadi hanya diam menyimak pembicaraan mereka.

"Enggak deh! Aku pulang aja. Aku gak tertarik nonton." Jawab Tasya menggelengkan kepalanya.

"Ahhh Tasya gak asiiikkk! Ayolahh!" Pinta Anggi.

"Iya Tasay. Ayolah! Jangan cuma nonton drama korea aja." Pinta Intan.

Anggi dan Intan menatap Tasya dengan tatapan memohon dan membuatnya luluh.

"Iya! Iya! Genrenya apa filmnya?" Tanya Tasya.

"Romansa! Judulnya Love is true." Jawab Intan tersenyum.

"Apa? Percintaan?" Tanya Tasya kaget dan matanya melotot.

Intan hanya tersenyum tanda mengiyakan pertanyaan Tasya.

"Ya sudah! Ayo!" Ajak Vera yang beranjak dari tempat duduknya.

Semua berdiri kecuali Tian. Dan hendak berangkat.

"Wait!" Cegah Tian yang sesari tadi hanya diam.

"Ada apa lagi?" Tanya Vera.

"Aku ikut!" Ucap Tian.

Ucapan Tian membuat semua terkejut dan saling pandang.

"Kamu gila?" Tanya Vera.

"Hari ini aku yang traktir kalian nonton. Tapi kalian tunggu sebentar." Ucap Tian yang kemudian mengambil ponsel disaku celananya dan menghubungi Dion dan Niko.

Untuk kedua kalinya Tasya dan teman - temannya hanya bisa diam dan saling pandang. Mereka tak bisa menolak Tian yang ingin mengikuti mereka.

Setelah menunggu beberapa menit, Teman Tian datang dengan penasaran.

"Ada apa Bro?" Tanya Niko.

"Kenapa tiba - tiba menyuruh kita datang?" Sahut Dion.

"Kalian ikut saja tidak udah banyak tanya." Jawab Tian.

Dion dan Niko, mereka teman satu tim Tian ditim basket. Dan juga teman terdekat Tian.

"Ayo! Pakai mobilku saja." Ajak Tian dan menawarkan mobilnya.

Semua berjalan keluar kantin menuju parkiran mobil. Banyak wanita di sekeliling merasa iri karena Tasya dan teman - temannya bisa berjalan bareng dengan Tian dan geng.

Sesampainya diparkiran mobil mereka masuk mobil dan Tian mengemudikan mobilnya menuju mall terdekat dari kampusnya. Kebetulan hari ini Tian memakai mobil yang agak besar jadi muat untuk menampung mereka semua.

Terpopuler

Comments

Alvinari

Alvinari

lanjut Thor..💪💪

2021-02-23

1

Yuniar

Yuniar

Hadir lagi bawa like lanjut kak
salam dari
TERPAKSA MENIKAH DENGAN TUAN MUDA SOMBONG

2020-11-14

4

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!