Ep. 06

Ya Allah, sungguh keterlaluan mas Arman andini menangis mendengar perkataan Sabrina.

“Sabrina, kamu sekarang di rumah eyang kakong dan eyang putri. Tidak akan ada yang menghukum kamu di sini” wiyasa membelai rambut Sabrina, dia lalu memegang kening Sabrina yang hangat.

“Sabrina, kamu jangan lagi tidur di lantai. Sekarang badan kamu panas karena tidur di lantai” jelas Wiyasa.

Andhini membelai wajah Sabrina yang mulai pucat,

“Dek ambilkan paracetamol dan buatkan teh hangat untuk Sabrina. Biarkan dia beristirahat” kata Wiyasa

“Baik mas” andhini melangkah keluar kamar menuju dapur.

Di Dapur Andhini bertemu dengan ibunya Nigsih Wulan Adiwijaya yang baru selesai shalat subuh dan akan membuat sarapan pagi di bantu oleh mbok Darmi pembantu di kediaman Adiwijaya.

“ Udah pulang kamu nduk?” tanya Ningsih.

“Udah bu, jam dua pagi tadi.” Andhini menyalami ibunya.

“syukur Alhamdulillah kamu dan Wiyasa sudah pulang. Lalu bagaimana kabar cucu ibu? Kenapa kamu balik cepat sekali nduk?”

“Bu, ada sesuatu hal yang harus Andhini dan mas Wiyasa bicarakan dengan ibu dan bapak”

“baiklah selesai kalian shalat subuh, ibu dan bapak menunggu kalian di ruang keluarga”

“Baik bu” andhini selesai membuat teh hangat dan membawanya ke kamarnya.

Sabrina di bantu andhini meminum obat dan teh hangat. Dia kembali tertidur, badannya terasa sangat panas. Andhini lalu menyelimuti Sabrina dengan selimut tipis. Wiyasa baru selesai membersihkan diri dan berwuduk lalu memakai baju koko yang telah di sediakan Andhini.

Andhini masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah itu Andhini shalat berjamaah bersama suaminya.

Mentari pagi perlahan lahan muncul dengan sinarnya yang menghangatkan di kota Surakarta.

Adiwijaya dan Ningsih sedang duduk di ruang keluarga, mbok Darmi datang membawakan teh pagi dan beberapa cemilan. Pak Slamet datang membawakan Koran pagi untuk Adjiwijaya.

Andhini dan Wiyasa menemui orang tua mereka di ruang keluarga. Mereka berdua lalu duduk di sofa yang tersedia.

“Kapan kalian pulang nduk” tanya Adiwijaya pada Wiyasa dan Andhini.

“Jam dua tadi pagi pak, alhamdulillah semua urusan di Jakarta sudah beres berkat bantuan Adik Cakra pak ” kata Wiyasa.

“Tadi ibumu bilang ada hal yang ingin kalian sampaikan” Adiwijaya melipat koran dan meletakkannya di atas meja.

“Bapak, ibu. Kami sudah ke rumahnya Mas Arman, dan..” Wiyasa langsung menceritakan apa yang terjadi di rumah Arman dan bagaiman Arman memperlakukan Sabrina. Ningsih sangat terkejut dengan apa yang di dengarnya, air matanya mulai menggenang di pelupuk matanya.

“Astaghfirullah hal adzim, aku tidak pernah menyangka jika Arman akan berprilaku seperti itu. Walaupun hubungan kami dengannya tidak baik, tapi dia sangat menyayangi Rianti” Adiwijaya tampak geram dan kecewa.

“Mas Arman juga telah menikah lagi pak, dan istri keduanya juga memperlakukan Sabrina dengan tidak baik” kata Andhini

“di mana Sabrina sekarang nduk?” tanya Ningsih

“ Dia sedang istirahat di kamar kami bu” kata Wiyasa.

Sabrina menurunkan kakinya dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya untuk mencari kamar mandi. Sabrina yang baru di sana tidak tahu di mana letak kamar mandi, di membuka pintu kamar Andhini dan berjalan keluar kamar.

Mata indah Sabrina menatap ke sekeliling rumah hingga di tidak sadar berjalan menuju ruang keluarga.

Andhini melihat Sabrina menghampiri ruang keluarga,

“Sabrina....” panggil Andhini langsung menghampiri Sabrina.

Adiwijaya dan Ningsih melihat ke arah gadis kecil cantik yang di hampiri Andhini.

“Sayang, kenapa kamu bangun?” tanya Andhini lembut

“Sabrina ingin ke kamar mandi bi” bisik Sabrina pada Andhini.

Andhini tersenyum dan menggandeng tangan Sabrina, lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi terdekat dari ruang keluarga.

“Wiyasa...itu” Ningsih antusias saat melihat Sabrina.

“Iya bu, dia Sabrina. Namanya Sabrina Zalfa Kusu....” wiyasa terdiam sejenak.

“Ada apa Wiyasa? Kenapa kamu diam” tanya Adiwijaya.

“Maaf pak, dengan sikap mas Arman yang seperti itu membuat Sabrina tidak menyandang nama keluarga ayahnya. Karena mas Arman tidak mengizinkan Sabrina untuk menyandangkan nama keluarga di namanya” kata Wiyasa.

Adiwijaya sangat marah dan geram dengan perlakuan Arman terhadap cucunya.

“Biarkan saja Wiyasa. Nanti kamu ke kelurahan untuk mengurus surat surat Sabrina. Sandangkan nama Adiwijaya di nama cucuku. Mulai hari ini namanya adalah Sabrina Zalfa Adiwijaya” kata Adiwijaya yang marah.

“Baik pak, wiyasa secepatnya akan mengurus surat surat Sabrina” kata wiyasa.

Ningsih melihat suaminya yang tampak kesal dan marah langsung menenangkannya.

“Pak tenanglah, lihat cucu kita kemari. Jika dia melihat bapak marah marah seperti inj, dia akan ketakutan” ningsih menenangkan suaminya saat Sabrina datang menghampiri bersama Andhini.

Andhini mengajak Sabrina untuk menyalami Adiwijaya dan Ningsih

“ Sayang, ayo salam sama eyang kakong dan eyang putri” kata Andhini.

Sabrina melihat kearah Adiwijaya terlihat kesal, dia lalu bersembunyi di belakang Andhini.

“Loh, Sabrina kenapa kamu sembunyi nduk? Ayo salam sama eyang, Sabrina anak baik kan” ajak Andhini.

“nah lo betul kan kata ibu, pak!!! sudah redam rasa marah dan kesal bapak. Apa bapak nggak kasian sama cucu yang sudah ketakutan liat bapak” protes ningsih.

Adiwijaya melihat Sabrina bersembunyi di belakang Andhini, senyumnya terkembang saat melihat wajah cantik Sabrina seperti boneka.

“Aduuh cucu eyang, jangan takut nduk. Sini duduk sama eyang putri” ningsih menghampiri Sabrina yang masih bersembunyi.

Sabrina mulai keluar dari persembunyiannya melihat Ningsih yang memanggilnya dengan penuh kelembutan. Dia mulai menghampiri Ningsih dan menyalaminya, setelah itu dia menghampiri Adiwijaya untuk menyalaminya.

“Sini nduk, duduk samping eyang kakong” kata Adiwijaya, Sabrina menatap Adiwijaya ada rasa ragu dan takut terlihat di wajahnya.

“Jangan takut sayang, ayo duduklah di samping eyang” kata Andhini.

Sabrina duduk di samping Adiwijaya, matanya terus melihat ke arah eyangnya.

“Ayo sabrina cucu eyang, coba kamu panggil eyang” kata Adiwijaya

Sabrina tetap diam lalu matanya kembali menunduk melihat kearah lantai. Perlahan lahan sabrina berdiri lalu mendekati Andhini, tangan mungilnya mencengkram baju syar’i Andhini dengan kuat. Seolah tidak ingin terpisah

“Bi...Sabrina mau ketemu papa” bisik Sabrina pada Andhini.

Adiwijaya, Ningsih dan Wiyasa menatap ke arah Andhini tampak begitu kebingungan.

“Ada apa dek?” tanya Wiyasa.

“Sabrina ingin pulang mas, dia bilang ingin bertemu dengan papanya” Andhini kebingungan tidak tahu harus menjelaskan bagaimana pada ponakannya.

Adiwijaya sedih melihat nasib cucunya yang telah di buang oleh ayah kandungnya sendiri. Air mata Ningsih kembali menetes mendengar ke inginan dari cucunya.

“Sabrina cucu eyang, ayo ikut eyang” Adiwijaya bangkit dari duduknya, mengulurkan tangan untuk mengajak Sabrina mengikutinya.

Sabrina masih memegang baju Andhini, matanya menatap ke arah Adiwijaya lalu melihat ke tangannya. Andhini ikut membujuk Sabrina untuk mau ikut bersama Adiwijaya. Tangan sabrina meraih uluran tangan Adiwijaya mengajaknya berjalan jalan pagi di sekitaran daerah kediaman Adiwijaya.

Wiyasa juga mengajak Sabrina untuk konseling mengatasi trauma yang di dapatnya sedari kecil. Terkadang di saat Sabrina tidur, dia sering mengigau ketakutan.

“Ampuuun pa...ampuuun pa... Jangan pukul lagi pa. Sabrina janji....aaammmpuuun “ igauan Sabrina membuat siapapun mendengarnya dapat merasakan beban yang harus di pikulnya sendiri.

***

Hari berganti hari bulan berganti bulan, keluarga Adiwijaya sangat menyayangi Sabrina. Walaupun belum sekolah, Sabrina memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Baru beberapa hari tinggal di kediaman Adiwijaya, Sabrina sudah mengerti dan fasih menggunakan bahasa jawa. Tidak hanya itu, Adiwijaya membayar seorang guru les untuk Sabrina bisa home schooling mengejar ketinggalannya.

Sang guru pun takjub dengan kepintaran Sabrina, hanya dalam hitungan menit sabrina berhasil menyelesaikan semua pertanyaan yang di ajukan guru les itu.

Guru itu pun menyarankan untuk membiarkan Sabrina masuk sekolah terbaik di kota Surakarta.

Suatu hari putra bungsu Adiwijaya, Cakra Adiwijaya datang dari Jakarta memboyong keluarganya mengunjungi kediaman Adiwijaya.

*************

terus dukung Author

dengan cara like, vote dan tipnya.....😊😊😊

jangan lupa juga kasih rate nya ya....😊😊😊

( Π_Π )

makasih..... tetap semangat 🤗🤗🤗🤗

Terpopuler

Comments

Mas Jono

Mas Jono

sumpah,,,aku menangis membaca cerita ini,,,karena anak perempuan ku yang baru berusia 3 tahun juga bernama SABRINA,,,mudah mudahan,,,setelah bersama keluarga mendiang ibu nya,,,Sabrina senantiasa merasakan kebahagiaan,,,😭😭😭😭😭😭

2024-05-28

0

Qiza Khumaeroh

Qiza Khumaeroh

sabrina kmu hrus bhagia wlau bukn sma org tuamu tp kluarga ibumu tulus menyayangimu menggantikn ibumu,,

2021-01-16

4

{{Believe in Yourself}}

{{Believe in Yourself}}

semangat thorrr.

2020-12-16

0

lihat semua
Episodes
1 Ep. 01
2 Ep. 02
3 Ep. 03
4 Ep. 04
5 Ep. 05
6 Ep. 06
7 Ep. 07
8 Ep. 08
9 Ep. 09
10 Ep. 10
11 Ep. 11
12 Ep. 12
13 Ep. 13
14 Ep. 14
15 Ep. 15
16 Ep.16
17 Ep. 17
18 Ep. 18
19 Ep. 19
20 Ep. 20
21 Ep. 21
22 Ep. 22
23 Ep. 23
24 Ep.24
25 Ep. 25
26 Ep. 26
27 Ep.27
28 Ep. 28
29 Ep. 29
30 Ep. 30
31 Ep. 31
32 Ep. 32
33 Ep. 33
34 Ep. 34
35 Ep. 35
36 Ep. 36
37 Ep. 37
38 Ep. 38
39 Ep. 39
40 Ep. 40
41 Ep. 41
42 Ep. 42
43 Ep. 43
44 Ep. 44
45 Ep. 45
46 Ep. 46
47 Ep. 47
48 Ep. 48
49 Ep. 49
50 kondisi semakin drop
51 Ep. 50
52 Ep. 51
53 Ep. 52
54 Ep. 53
55 Ep. 54
56 Ep. 55
57 Ep. 56
58 Ep. 57
59 Ep. 58
60 Ep. 59
61 Ep. 60
62 Ep. 61
63 Ep. 62
64 Ep. 63
65 Ep. 64
66 Ep. 65
67 Ep. 66
68 Ep. 67
69 Ep. 68
70 Ep. 69
71 Ep. 70
72 Ep. 71
73 Karya Baru Author nih, silahkan mampir....
74 Ep. 72
75 Ep. 73
76 Ep.74
77 Ep. 75
78 Ep. 76
79 Ep. 77
80 Ep. 78
81 Ep. 79
82 Ep. 80
83 Ep. 81
84 Ep. 82
85 Ep. 83
86 Ep. 84
87 Ep. 85
88 Ep. 86
89 Ep. 87
90 Ep. 88
91 Ep. 89
92 Ep. 90
93 Ep. 91
94 Ep. 92
95 Ep. 93
96 Ep. 94
97 Ep. 95
98 Ep. 96
99 Ep. 97
100 Ep. 98
101 Ep. 99
102 Ep. 100
103 Ep. 101
104 Ep. 102
105 Ep. 103
106 Ep. 104
107 Ep. 105
108 Ep. 106
109 Ep. 107
110 pengumuman
111 Ep. 108
112 Ep. 109
113 Ep. 110
114 Ep. 111
115 Ep. 112
116 Ep. 113
117 Ep. 114
118 Ep. 115
119 Ep. 116
120 Ep. 117
121 Ep. 118
122 Ep. 119
123 Ep. 120
124 Ep. 121
125 Ep. 122
126 Ep. 123
127 Ep. 124
128 Ep. 125
129 Ep. 126
130 Ep. 127
131 Ep. 128
132 Ep.129
133 Ep. 130
134 Ep. 131
135 Ep. 132
136 Ep. 133
137 Ep. 134
138 Ep. 135
139 Ep. 136
140 Ep. 137
141 Ep. 138
142 Ep. 139
143 Ep.140
144 Ep. 141
145 Ep. 142
146 Ep. 143
147 Ep. 144
148 Ep. 145
149 Ep. 146
150 Ep. 147
151 Ep. 148
152 maaf para reader...
153 Ep. 149
154 Ep. 150
155 Ep. 151
156 Ep. 152
157 Ep. 153
158 Ep. 154
159 Ep. 155
160 Ep. 156
161 Ep. 157
162 Ep. 158
163 Ep. 159
164 Ep. 160
165 Ep. 161
166 Ep. 162
167 Ep. 163
168 Ep. 164
169 Ep. 165
170 Ep. 166
171 Ep. 167
172 Ep. 168
173 Ep. 169
174 Ep. 170
175 Ep. 171
176 Ep. 172
177 Ep. 173
178 Ep. 174
179 Ep. 175
180 Ep. 176
181 Ep. 177
182 Ep. 178
183 Ep. 179
184 Ep. 180
185 Ep. 181
186 Ep. 182
187 Ep. 183
188 Ep. 184
189 Ep. 185
190 Ep. 186
191 Ep. 187
192 Ep. 188
193 Ep. 189
194 Ep. 190
195 Ep. 191
196 Ep. 192
197 Ep. 193
198 Ep. 194
199 Ep. 195
200 Ep. 196
201 Ep. 197
202 Ep. 198
203 Ep. 199
204 Ep. 200
205 Ep. 201
206 Ep. 202
207 Ep. 203
208 Ep. 204
209 Ep. 205
210 Ep. 206
211 Ep. 207
212 Ep. 208
213 Ep. 209
214 Ep. 210
215 Ep. 211
216 Ep. 212
217 Ep. 213
218 Ep. 214
219 Ep. 215
220 Ep. 216
221 Ep. 217
222 Ep. 218
223 Ep. 219
224 Ep. 220
225 Ep. 221
226 Ep. 222
227 Ep. 223
228 Ep. 224
229 Ep. 225
230 Ep. 226
231 Ep. 227
232 Ep. 228
233 Ep. 229
234 Ep. 230
235 Ep. 231
236 Ep. 232
237 Ep. 233
238 Ep. 234
239 Ep. 235
240 Ep. 236
241 Ep. 237
242 Ep. 238
243 Ep. 239
244 Ep. 240
245 Ep. 241
246 Ep. 242
247 Ep. 243
248 Ep. 244
249 Ep. 245
250 Ep. 246
251 Ep. 247
252 Ep. 248
Episodes

Updated 252 Episodes

1
Ep. 01
2
Ep. 02
3
Ep. 03
4
Ep. 04
5
Ep. 05
6
Ep. 06
7
Ep. 07
8
Ep. 08
9
Ep. 09
10
Ep. 10
11
Ep. 11
12
Ep. 12
13
Ep. 13
14
Ep. 14
15
Ep. 15
16
Ep.16
17
Ep. 17
18
Ep. 18
19
Ep. 19
20
Ep. 20
21
Ep. 21
22
Ep. 22
23
Ep. 23
24
Ep.24
25
Ep. 25
26
Ep. 26
27
Ep.27
28
Ep. 28
29
Ep. 29
30
Ep. 30
31
Ep. 31
32
Ep. 32
33
Ep. 33
34
Ep. 34
35
Ep. 35
36
Ep. 36
37
Ep. 37
38
Ep. 38
39
Ep. 39
40
Ep. 40
41
Ep. 41
42
Ep. 42
43
Ep. 43
44
Ep. 44
45
Ep. 45
46
Ep. 46
47
Ep. 47
48
Ep. 48
49
Ep. 49
50
kondisi semakin drop
51
Ep. 50
52
Ep. 51
53
Ep. 52
54
Ep. 53
55
Ep. 54
56
Ep. 55
57
Ep. 56
58
Ep. 57
59
Ep. 58
60
Ep. 59
61
Ep. 60
62
Ep. 61
63
Ep. 62
64
Ep. 63
65
Ep. 64
66
Ep. 65
67
Ep. 66
68
Ep. 67
69
Ep. 68
70
Ep. 69
71
Ep. 70
72
Ep. 71
73
Karya Baru Author nih, silahkan mampir....
74
Ep. 72
75
Ep. 73
76
Ep.74
77
Ep. 75
78
Ep. 76
79
Ep. 77
80
Ep. 78
81
Ep. 79
82
Ep. 80
83
Ep. 81
84
Ep. 82
85
Ep. 83
86
Ep. 84
87
Ep. 85
88
Ep. 86
89
Ep. 87
90
Ep. 88
91
Ep. 89
92
Ep. 90
93
Ep. 91
94
Ep. 92
95
Ep. 93
96
Ep. 94
97
Ep. 95
98
Ep. 96
99
Ep. 97
100
Ep. 98
101
Ep. 99
102
Ep. 100
103
Ep. 101
104
Ep. 102
105
Ep. 103
106
Ep. 104
107
Ep. 105
108
Ep. 106
109
Ep. 107
110
pengumuman
111
Ep. 108
112
Ep. 109
113
Ep. 110
114
Ep. 111
115
Ep. 112
116
Ep. 113
117
Ep. 114
118
Ep. 115
119
Ep. 116
120
Ep. 117
121
Ep. 118
122
Ep. 119
123
Ep. 120
124
Ep. 121
125
Ep. 122
126
Ep. 123
127
Ep. 124
128
Ep. 125
129
Ep. 126
130
Ep. 127
131
Ep. 128
132
Ep.129
133
Ep. 130
134
Ep. 131
135
Ep. 132
136
Ep. 133
137
Ep. 134
138
Ep. 135
139
Ep. 136
140
Ep. 137
141
Ep. 138
142
Ep. 139
143
Ep.140
144
Ep. 141
145
Ep. 142
146
Ep. 143
147
Ep. 144
148
Ep. 145
149
Ep. 146
150
Ep. 147
151
Ep. 148
152
maaf para reader...
153
Ep. 149
154
Ep. 150
155
Ep. 151
156
Ep. 152
157
Ep. 153
158
Ep. 154
159
Ep. 155
160
Ep. 156
161
Ep. 157
162
Ep. 158
163
Ep. 159
164
Ep. 160
165
Ep. 161
166
Ep. 162
167
Ep. 163
168
Ep. 164
169
Ep. 165
170
Ep. 166
171
Ep. 167
172
Ep. 168
173
Ep. 169
174
Ep. 170
175
Ep. 171
176
Ep. 172
177
Ep. 173
178
Ep. 174
179
Ep. 175
180
Ep. 176
181
Ep. 177
182
Ep. 178
183
Ep. 179
184
Ep. 180
185
Ep. 181
186
Ep. 182
187
Ep. 183
188
Ep. 184
189
Ep. 185
190
Ep. 186
191
Ep. 187
192
Ep. 188
193
Ep. 189
194
Ep. 190
195
Ep. 191
196
Ep. 192
197
Ep. 193
198
Ep. 194
199
Ep. 195
200
Ep. 196
201
Ep. 197
202
Ep. 198
203
Ep. 199
204
Ep. 200
205
Ep. 201
206
Ep. 202
207
Ep. 203
208
Ep. 204
209
Ep. 205
210
Ep. 206
211
Ep. 207
212
Ep. 208
213
Ep. 209
214
Ep. 210
215
Ep. 211
216
Ep. 212
217
Ep. 213
218
Ep. 214
219
Ep. 215
220
Ep. 216
221
Ep. 217
222
Ep. 218
223
Ep. 219
224
Ep. 220
225
Ep. 221
226
Ep. 222
227
Ep. 223
228
Ep. 224
229
Ep. 225
230
Ep. 226
231
Ep. 227
232
Ep. 228
233
Ep. 229
234
Ep. 230
235
Ep. 231
236
Ep. 232
237
Ep. 233
238
Ep. 234
239
Ep. 235
240
Ep. 236
241
Ep. 237
242
Ep. 238
243
Ep. 239
244
Ep. 240
245
Ep. 241
246
Ep. 242
247
Ep. 243
248
Ep. 244
249
Ep. 245
250
Ep. 246
251
Ep. 247
252
Ep. 248

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!