Chapter 20

Ketika Rania bicara seperti itu , saya masih emosi dan tidak mau meninggalkan Adiatma bagaimanapun caranya. Tapi Rania memberitahuku kembali kalau satu-satunya petunjuk yang bisa kita dapatkan adalah dengan buku sekte yang tersimpan di kamarnya Rania dan telah tersimpan selama 20 tahun pula tanpa pernah dibuka kembali. Lagi dan lagi saya masih bersikukuh untuk menyelamatkan Adaitma. Setleah berputar-putar selama 30 menit , kami seperti di permainkan dengan selalu melewati tempat yang sama padahal kami menempuh jalan yang berbeda-beda. Rania langsung menarik dan menyeretku untuk mencari pintu keluar rumah sakit dan pergi dari sini. Anehnya ,ketika kami mencari pintu keluar tidak tersesat sama sekali. Kami langsung keluar dan menuju rumah Rania. Saya iseng untuk menoleh kembali ke depan rumah sakit. Ada yang aneh menurut saya ,karena yang awal masuk kesini rumah sakit ini tanpak bagus meskipun ada beberapa bagian bangunan tua di dalam. Tapi ketika saya lihat sekarang dari luar , seperti bangunan zaman belanda yang tua dan kusam. Tidak ada sama sekali tukang ojek dan becak yang berada di sekitaran rumah sakit ini. Kondisi benar-benar sepi sekali seperti kota mati. Saya mencoba memesan ojek online dari rumah sakit pun juga tidak pernah dapat. Kami terus berlari untuk menuju rumah rania. Setelah setengah jam berlari dan berjalan , kami sampai di depan rumah Rania.

TOOOOKK…….TTOOKKK…TOOKK……

TOOOKKK……….TOOOOOKK…………TTOOOKK

Sebelum rania mengetuk pintu yang ketiga kalinya , pintu itu terbuka terlebih dahulu. Adik kedua rania yagn membukakan dan berkata kalau di kamar Rania berisik sekali dari jam 10 malam. Rania masuk dan langsung menemui ibunya. Ibunya lagi tidur bersama adik bungsu dari Rania tersebut. Rania bertanya kepada adik keduanya apakah ada hal aneh yang terjadi. Adik kedua rania hanya menjawab

“ yang aneh hanya suara gemuruh dan ramai di kamar kakak yang atas , tapi entah mengapa hanya aku yang bisa dengar sedangkan ibu dan adik tak mendengar suara aneh “

Rania pun menoleh kepadaku dan bertanya apakah siap untuk ke kamar itu yang selama 20 tahun tak pernah di tempati. Saya menjawab

“ sudah tidak ada waktu lagi untuk siap maupun tidak siap karena ini soal keselamatan teman saya , Adiatma “

Rania juga mengajak adik yang kedua tersebut menemaninya ke atas. Sepatu saya lepas dan mulai untuk menuju ke kamar Rania ayng ada di atas. Tangga terletak di ujung dekat dapur. Suasana ketika itu gelap meskipun di ruang tamu terlihat terang. Jalan perlahan-lahan dan mulai menaiki tangga , Rania menyuruhku untuk di depan karena dia sendiri juga takut dan masih ada rasa trauma. Anak tangga demi anak tangga saya pijak ,dan sampilah pada pintu kamarnya yang dimana kondisi pintu tersebut lusuh seklai ,cat yang kusam dan ada bercak lumut pada daun pintu. Saya kembali lagi untuk menoleh pada Rania dan adik keduanya. Apakah sudah siap dengan apa yang terjadi pada kamar Rania.

Gagang pintu saya buka pelan-pelan tapi tak juga terbuka. Berat seperti terkunci rasanya. Saya menanyakan pada Rania dimana letak kuncinya. Rania mengulurkan tangannya untuk ke saya untuk memberikan kunci tersebut.

KREEETTEEEKKK……………KRRRIIIIEEEEKKK..

( suara pintu yang lama tidak dibuka ). Pas pintu terbuka terlihat banyak darah dimana-mana. Di tembok. Sprei yang berwarna putih sudha berwarna merah , tembok-tembok penuh darah dan ada tumbuhan menjalar entah datangnya darimana. Tiba-tiba ada suara seperti kuntilanak yang nyaring dan tinggi sekali

XIIIXXXIIIXXII…………….HHIIIIIHHHIIIIHIIIII……………..

Langsung menghampiri kami dari atas langit-langit. Kami semua terkaget kaget dan reflek seperti terdorong keras ke arah luar pintu sampai menabrak tembok di belakang pintu tersebut. pintu kamar Rania langsung tertutup kembali dengan keras

DUBRAKKK………….BRAAAAKKK…………

Saya menoleh ke rania

“ apakah kamu melihat sesosok makhluk tadi , itu sepertinya adalah setan yang menghuni kamarmu Rania “

Meskipun kami semua ketakutan setengah mati karena diperlihatkan penampakan sesosok setan kuntilanak yang tinggi , bermabut panjang , berwarna merah dan mendorong kami dengan sangat keras padahal tanpa menyentuh kami. Rasa marah saya lebih besar dari rasa takut ketika itu , saya berdiri dan lansgung membuka pintu dengan keras dan menantang kuntilanak itu untuk datang. Rania yang masih jatuh tersungkur , langsung berdiri bersama adiknya dan menuju kamar. Kami semua saling membelakangi untuk melihat kondisi sekitar yang aneh. Saya bicara pada Rania

“ dimana letak bukumu , dimana kau simpannya? “

Rania tak berbicara apapun hanya menunjuk dengan jari kalau buku itu berada di bawah kolong Kasur. Dan tidak terlihat karena tertutup sprei yang menjulur panjang sampai ke tanah. Saya meminta tolong ke Rania untuk mengambilkan buku tersebut , dia akhirnya membungkukan badannya untuk melihat kolong Kasur tersebut. ketika sprei itu dibuka , bau amis sangat menyengat , Rania menutup hidungnya dan terlihat kepingin muntah karena baunya yang luar biasa. Dia mengulurkan tangan kanannya untuk mengambil sebuah tas tua berwana coklat yang dia ingat bukunya ada di dalam itu. Ditariklah buku itu ,tapi ketika Rania akan menarik tas tersebut. terasa ada yang memegang tanganya dengan erat dan malah menariknya kea rah dalam. Rania langsung berteriak sekeras-kerasnya karena pegangan dan tarikan itu sangat sakit sekali. Saya langsung menolongnya dengan memukul apapun yang ada di kolong itu. Tanpa melihatnya pula , saya tau bahwa ada setan yang menghalangi kita di bawah itu. Setleah saya pukul dan ambil berteriak-teriak juga. Rania bisa mengambil tasnya dengan cepat. Tanpa pikir panjang ,kami bertiga langsung keluar kamar dan menutup pintu dengan kerasnya tanpa menoleh lagi kea rah kamar untuk melihat apa yang tertinggal. Duduk dan berdiam diri di ruang tamu yang ada di lantai bawah. Rania melihat apa yang terjadi pada tangannya dan ternyata ada bekas sayatan yang dalam dan berdarah cukup deras. Adik kedua Rania hanya diam saja namun sekarang dengan wajah yang agak pucat. Saya bilang pada Rania

“ apa yang terjadi pada adikmu? Mengapa dia terlihat pucat dan seperti orang sakit ? “

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!