Chapter 16

Sontak , saya kaget dan heran , berarti saya selama ini seperti memasuki dimensi waktu yang berbeda dan menghilang selama 3 bulan tanpa ada yang berusaha mencari saya karena sama sekali tidak ada telepon di HP. Padahal selama 7 hari itu say bolak balik rumah sakit rumah karena terpaksa. Saya sama sekali tidak bisa berpikir harus bagaimana ini dan seperti apa. Saya rogoh tas saya dan ingat kalau saya masih menyimpan buku dan di bawah buku saya membawa dompet juga. Saya lihat isi dompet dan berisi sisa gaji bekerja dirumah sakit sebesar 100 ribu rupiah. Meskipun saya berada di pinggir jalan besar , tapi suasana sepi , jarang juga lalu lalang kendaraan. Mengharapkan bis lewat untuk ke terminal di jam segini dan di tempat ini sepertinya sulit. Saya terus saja berjalan menyusuri sepanjang jalan, terus melangkah sampai akhirnya ada mobil tua dengan lampu yang redup menghampiri saya , ada sopir tua dan seperti kasihan melihat saya berjalan sendirian. tanpa berpikir aneh-aneh dan macam-macam , saya langsung mengiyakan tawarkan dari bapak tua tersebut. Saya bilang minta numpang sampai ke terminal karena saya ingin pulang ke malang. Bapak supir tua yang seperti umur 60 tahun itu melihat saya dengan dahi mengkerut ,agak menjauh seperti ada hal yang aneh dalam diri saya. supir berbicara kepada saya

“ mbaknya malam-malam gini minta ke terminal dan pulang ke malang? Memang mbaknya kenapa malam-malam berjalan di jalan yang sepi ini? Dari kota jauh lagi?”

Saya menceritakan semua yang saya alami kepada bapak tersebut. Bapak itupun terdiam dan seperti tidak ada rasa kaget dan heran ketika saya selesai menceritakan semuanya. Bapak itu bercerita kalau dia adalah orang yang rumahnya jauh tidak jauh dari lokasi ini dan profesi beliau sebelumnya adalah supir truk buah yang jadwal pengiriminnya selalu malam hari dan melewati jalan ini. Apa yang saya ceritakan ke bapak ini adalah pernah juga di denger bapak tua itu beberapa tahun lalu. Bahkan bapak tua itu bercerita pernah ada seorang perempuan berambut panjang pernah melambaikan tangannya malam-malam seperti memberikan tanda untuk ikut ke truknya. Dia hanya bilang untuk di turunkan di daerah perbatasan Antara Lumajang dan Jember. Dia minta diturunkan di rumahnya yang dia tunjuk dengan tangan kita mendekati rumahnya. Bapak tua itu heran karena yang dia lihat hanya hamparan pohon jati sepanjang itu. Ketika perempuan itu minta turun , tanpa berkata sepatahpun dia langsung turun dan masuk ke hutan lalu menghilang. Mendengar cerita dari bapak tua itupun saya merinding , saya sekilas berpikir berarti ada hubungannya Antara rumah sakit dan gudang bekas tersebut. Setelah 20 menit mengobrol dengan bapak tua itu ,saya sampai di terminal dan terlihat sepi karena memang waktu sudah menunjukan hampir pukul 12 malam. Tak ada aktivitas orang sama sekali , bahkan penjual asongan keliling pun tidak ada. Hanya ada daun yang melayang dengan hembusan angin. Karena saya tidak punya pilihan , saya menunggu di ruang tunggu terminal da nada petugas dari terminal mendatangi saya. dia bertanya kepada saya tujuan saya kemana, ketika saya menjawab Malang , dia bilang kalau ada 1 bus terakhir dan disuruh untuk menunggu. 15 menit lamanya menunggu dan terlihat dari jauh ada bus masuk terminal dengan sorot lampunya yang terang. Lega rasanya bisa pulang entah jam berapapun sampai yang penting saya pulang. Saya berjalan menuju ke bis dan melihat , ternyata isi bis hanya sekitar kurang dari 10 orang , kemungkinan dari timur Banyuwangi juga akan ke Malang. Duduklah saya di bangku nomor 2 dari kursi supir , dan mata saya sudah tak kuat menahan kantuk. Tak sadar saya tertidur cukup lama sampai ada pak kernet membangunkan saya, saya membuka mata dan sudah sampai di terminal Malang. Di tahun itu belum ada system aplikasi ojek online yang bisa memudahkan kita untuk pulang. Aps awal saya melek dan turun daari bis. Saya tidak menemukan angkot atau atau ojek di sekitaran terminal. Saya terus berjalan sampai akhirnya ada pangkalan ojek dan ada 1 orang ojek yang menunggu. Saya panggil tuakng ojeknya dan minta untuk di antarin ke daerah ini , ketika dijalan akhirnya saya melewati rumah sakit itu dan apa yang terjadi……………………………………

RUMAH SAKIT ITU BERUBAH MENJADI MEGAH DAN MEWAH……

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!