Part 15

Greesa langsung menarik dan menghela nafas panjang saat Jander melepaskan tautannya.
Sampai membuat Greesa benar-benar merasakan sesak dan kesulitan untuk bernafas, bahkan hanya sekedar untuk mencari celah sedikitpun Jander tidak memberikannya celah dan waktu sebelum ciuman panas itu berakhir.
Jander bahkan tidak mempedulikan gelas yang tadi terjatuh dari atas meja karena ulahnya dan justru menyerang Greesa tanpa henti.
Membuat Greesa benar-benar merasakan takut dan gugup, bahkan setelahnya ia langsung melepaskan cengkramannya dan tidak berani untuk menyentuh atau menatap pada suaminya yang kini berada begitu dekat di hadapannya.
Jander Chilles
Jander Chilles
Sakit?
Greesa menggeleng pelan. Membuat Jander beralih meraih dagu istrinya agar bisa menatap dan melihat bagaimana bibir Greesa yang sedikit memerah dan juga bengkak, karena Jander tadi menghisapnya dengan kuat lalu sedikit menggigitnya yang tentu saja itu sakit namun Greesa justru menggeleng.
Jander Chilles
Jander Chilles
Tatap suamimu
Greesa memberanikan dirinya untuk menatap pada Jander yang membuat Jander dapat melihat bagaimana mata bulat istrinya yang tampak berkaca-kaca menatapnya.
Jander Chilles
Jander Chilles
Kau masih takut denganku?
Greesa Damon
Greesa Damon
Aku... aku hanya belum terbiasa *sambil mengalihkan pandangannya
Jander Chilles
Jander Chilles
Biasakan dirimu agar aku tau kapan kau siap
Mendengar itu membuat Greesa hanya bisa mengangguk tanpa tau mengerti apa maksud suaminya.
Lalu setelahnya, Jander beralih melepaskan rengkuhannya dan menjauh dari Greesa.
Membuat Greesa langsung merapatkan kakinya sambil setelahnya beranjak ingin turun namun Jander dengan cepat langsung menahannya, karena melihat pada lantai yang penuh dengan pecahan kaca yang membuat Jander langsung mengendong tubuh istrinya dengan ala koala membawanya duduk di atas ranjang.
Greesa yang melihat tentunya benar-benar kaget sampai membuatnya langsung memeluk erat leher suaminya, karena Greesa pikir akan terjadi sesuatu saat Jander menggendongnya.
Jander Chilles
Jander Chilles
Pakai alas kakimu
Greesa Damon
Greesa Damon
*melihat pada lantai di dekat meja Aku bisa membersihkannya nanti
Jander Chilles
Jander Chilles
Biar pelayan yang mengurusnya jadi sekarang bersiap karena kita akan pergi
Greesa Damon
Greesa Damon
Kau ingin membawaku jalan-jalan?
Jander Chilles
Jander Chilles
Kita akan pergi ke Villa
Mendengarnya membuat Greesa langsung menatap pada Jander dan setelahnya langsung menunduk sambil tersenyum dengan senang.
Greesa Damon
Greesa Damon
Apa Villa yang waktu itu?
Jander Chilles
Jander Chilles
Hmm, jadi cepat bersiap sebelum sore
Greesa langsung beranjak turun dari ranjang lalu setelahnya ia segera beranjak pergi menuju ruangan walk in closed.
Jander Chilles
Jander Chilles
Pakai alas kakimu!
Greesa terplonjar kaget saat mendengar suara Jander yang begitu tinggi setelah melihatnya berjalan tanpa alas kaki, tapi untungnya Greesa sudah lebih dulu masuk ke dalam ruangan walk in closed dan sudah menutup pintu yang membuat Jander tidak bisa mengejarnya.
•••
Bibi Melin
Bibi Melin
Sayang
Greesa Damon
Greesa Damon
*menoleh Ada apa, bibi?
Bibi Melin
Bibi Melin
Kamu tadi hanya makan sedikit. Jadi ini bibi bawakan pai daging, sandwich, dan juga ada steak serta buah-buahan buat nanti di makan saat di mobil takutnya merasakan lapar *sambil memberikan tas yang berisikan banyak kotak makanan di dalamnya
Greesa Damon
Greesa Damon
Terimakasih banyak, bibi Melin
Bibi Melin
Bibi Melin
*tersenyum sambil menatap pada keduanya Semoga perjalanannya menyenangkan begitupun dengan menginap di Villanya, dan juga hati-hati ya
Greesa Damon
Greesa Damon
Iya, bi. Kalau begitu Greesa dan Jander pergi dulu
Bibi Melin
Bibi Melin
Hati-hati, Sayang. Bawa mobilnya pelan-pelan, Tuan Jander
Jander Chilles
Jander Chilles
*hanya diam mendengar
Lalu setelahnya, keduanya beranjak pergi keluar dari mansion menuju pada mobil mewah milik Jander yang kini sudah terlihat di siapkan oleh William. Jander pun memilih untuk mengemudi sendiri yang membuat William langsung memberikan kunci mobil pada tuannya.
Membuat Greesa yang sudah masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi di samping suaminya tampak langsung merasakan takut, karena di dalam mobil kini hanya ada keduanya yang membuat Greesa begitu gugup dan deg-degan terlebih lagi mengingat jika Jander tadi habis menciumnya dengan kasar saat keduanya di kamar.
Jander Chilles
Jander Chilles
Pakai sabuk pengamannya
Greesa Damon
Greesa Damon
*memakainya
Lalu setelahnya, mobil mulai melaju pergi keluar dari pekarangan mansion dengan di ikuti 3 mobil anak buah serta bodyguard Jander di belakang untuk berjaga-jaga dan mengawasi di sekitar.
Jander pun tampak mengemudikan mobilnya dengan santai dengan kecepatan yang sedang, membuat Greesa yang melihat tampak senang sambil beralih melihat pada jendela mobil untuk melihat-lihat jalanan dan beberapa toko serta yang lainnya. Melihat bagaimana ramainya kota serta banyaknya orang-orang di sana.
Jander Chilles
Jander Chilles
Simpan di belakang kotak makanannya
Greesa Damon
Greesa Damon
Aku masih bisa memangkunya karena ini tidak berat
Jander justru langsung mengambilnya dan menyimpannya di kursi belakang yang membuat Greesa hanya diam melihat lalu menatap pada suaminya sebentar.
Jander Chilles
Jander Chilles
Jika kau ingin memakannya nanti bisa di ambil lagi daripada harus terus memangkunya
Greesa Damon
Greesa Damon
Aku ingin mencoba sandwich buatan bibi Melin
Mendengar itu membuat Jander langsung menoleh dengan jengah, membuat Greesa yang melihat langsung melipat bibirnya dengan takut.
Jander Chilles
Jander Chilles
Ambil sendiri
Greesa langsung menoleh melihat pada tas bekalnya lalu mulai mencari dan mengambil kotak sandwichnya, membuat Jander yang sesekali melihat tampak khawatir namun pandangan beralih melihat pada dress istrinya yang terangkat yang membuat Jander langsung menurunkannya ke bawah bertepatan dengan Greesa yang mulai duduk dengan tenang.
Jander Chilles
Jander Chilles
Makan dan habiskan
Greesa Damon
Greesa Damon
Kau mau mencobanya?
Jander Chilles
Jander Chilles
Aku bisa memakannya nanti
Greesa beralih melihat pada dua potong sandwichnya lalu setelah itu mengambilnya satu dan menggigitnya setengah, makan dengan tenang sambil menikmati perjalanan membuat Greesa merasakan begitu senang di dalam hatinya.
Lalu setelah itu kembali menggigit sandwichnya dan saat sisa gigitan terakhir, Jander tiba-tiba saja mengambilnya dengan santai lalu memakannya yang membuat Greesa tampak terdiam dengan bingung menatap pada suaminya.
Jander Chilles
Jander Chilles
Jika kurang kita bisa membelinya lagi
Greesa Damon
Greesa Damon
Kau mau lagi?
Jander menoleh dan langsung mengusap bibir dan pipi istrinya yang tampak terlihat terkena krim yang membuat Greesa langsung kaget.
Jander Chilles
Jander Chilles
Habiskan
Greesa langsung duduk diam di kursinya, lalu setelahnya kembali melanjutkan makannya sambil sesekali menawarkan suaminya namun Jander menolaknya.
Perjalanan mereka menuju villa pun cukup lama, karena hutan Villa milik Jander berada cukup jauh dari mansion. Terlebih lagi Jander membawa mobil tidak begitu cepat karena melihat lalu lintas yang cukup padat serta hujan yang sepertinya akan turun.
Membuat Greesa yang sedari tadi hanya diam setelah menghabiskan sandwichnya kini hanya bisa menatap pada langit dari jendela sambil menyadarkan tubuhnya pada kursi. Dengan pandangan yang sudah hampir memburam dan sayup karena gadis itu tengah menahan ngantuknya, namun Greesa berusaha untuk tidak tidur walau pada akhirnya ia mulai tertidur.
Jander yang beralih menoleh dan melihat pada istrinya yang tengah tertidur membuatnya tampak langsung terdiam. Lalu setelahnya, Jander beralih mengangkat dagu Greesa yang tertunduk dengan pelan yang membuat Greesa tampak langsung menoleh memperbaiki posisi pipinya pada tangan suaminya.
Membuat Greesa tampak terlihat begitu nyaman tidur bertopang pada tangan suaminya yang membuat Jander hanya terdiam, karena melihat bagaimana wajah mungil istrinya yang kini berada pas di tangannya.
Bertepatan dengan lampu merah yang menyala. Jander langsung memperbaiki posisi kursi dan menidurkan tubuh istrinya dengan pelan.
Lalu setelah itu mengambilkan selimut di belakang untuk menyelimuti tubuh Greesa juga meletakan bantal kecil di atas pangkuan Greesa agar istrinya tidak merasakan kedinginan.
Membuat Jander setelahnya tampak langsung terdiam melihat dan menatap pada istrinya sambil beralih merapikan rambut dan mengusap pelan kening Greesa.
Lampu merah tadi pun sudah berganti hijau. Membuat Jander langsung melajukan mobilnya dan mulai berbelok memasuki kawasan hutan miliknya, membuat 1 mobil anak buah Jander yang tadi berada di belakang langsung menyalip dan berjaga di depan sampai mereka kini sampai di kawasan Villa.
Jander memarkirkan mobilnya di dalam garasi karena hujan yang masih terlihat turun.
Lalu setelah mematikan mesin mobilnya, Jander beralih melihat pada Greesa yang kini masih nyenyak tertidur yang membuat Jander beralih keluar.
Mengitari mobil menghampiri pada istrinya lalu setelah itu dengan pelan membukakan pintu mobil, Jander pun mulai menggendong tubuh Greesa membawanya masuk ke dalam Villa langsung menuju pada lantai 2 di mana kamar mereka berada.
Sesampainya di kamar, dengan pelan Jander menidurkan tubuh istrinya di atas ranjang yang membuat Greesa tampak langsung terbangun namun dengan kesadaran yang masih belum sepenuhnya terkumpul.
Greesa Damon
Greesa Damon
Jander ...
Jander Chilles
Jander Chilles
Ada apa
Greesa Damon
Greesa Damon
Dingin
Jander langsung menarik selimut menyelimuti tubuh istrinya yang membuat Greesa langsung memejamkan matanya lagi, melihat itu membuat Jander tampak hanya terdiam sambil menatap pada istrinya.
Tok...tok....tok...
Pintu kamar terdengar di ketuk yang membuat Jander langsung menoleh.
Lalu setelahnya segera beranjak pergi membukakan pintu dan melihat pada William yang kini tengah berdiri di depan pintu sambil setelahnya menunduk dengan sopan.
William
William
Maaf menganggu, Tuan
William beralih memberikan amplop coklat yang membuat Jander melihat lalu setelah itu mengambilnya.
William
William
Ini kiriman dari Nona Resta, Tuan. Katanya ini untuk Tuan dan harus di berikan kepadanya, Tuan
Jander Chilles
Jander Chilles
Siapa yang mengirimnya ke sini?
William
William
Tuan Matteo yang memberikannya, Tuan
Jander tampak hanya terdiam. Membuat William beralih beranjak pamit pergi yang membuat Jander kembali masuk ke dalam kamar setelah menutup pintu, sambil kini mulai membuka dan melihat apa isi dari amplop tersebut yang membuat Jander tampak terlihat langsung menggeram marah setelah melihatnya.
Jander pun segera mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang dan saat panggilan tersebut tersambung, Jander langsung pergi menuju balkon kamar.
Jander Chilles
Jander Chilles
Apa yang terjadi di sana, brengsek?! 📲
???
???
Seperti yang kau ketahui 📲
Jander Chilles
Jander Chilles
Cari dan tangkap wanita itu hidup-hidup dan bawa ke hadapanku! 📲
???
???
Kami tengah berusaha jadi kau harus berjaga-jaga, karena sebelum wanita itu kabur melarikan diri dia sempat membunuh 2 penjaga di sini 📲
Jander Chilles
Jander Chilles
Sialan! 📲
Jander langsung mematikan sambungan telponnya sambil setelahnya beralih meremas kuat foto-foto yang tadi di kirim dari amplop sebelum setelahnya langsung membuangnya ke tempat sampah, lalu Jander kembali masuk ke dalam kamar dan tampak langsung terdiam saat melihat pada Greesa yang kini masih nyenyak tertidur di atas ranjang.
Membuat Jander tampak teduh menatap pada istrinya.
•••
???
???
Greesa!
Mendengarnya membuat Greesa langsung menoleh sambil setelahnya langsung tersenyum dengan kaget dan senang, membuat Ilona dan Yola yang melihat langsung segera menghampiri pada Greesa lalu setelah itu membawanya untuk duduk dan bergabung.
Ilona
Ilona
Kau cantik sekali malam ini *pujinya yang membuat Greesa langsung tersenyum
Greesa Damon
Greesa Damon
Apa kalian sudah di sini sejak tadi?
Ilona
Ilona
Baru saja, sekitar 2 jam yang lalu. Dan tadi kita ingin langsung menghampirimu tapi suamimu itu tidak mengizinkan kita untuk masuk karena katanya kau sedang tidur *sambil setelahnya berbisik
Menatap kesal pada Jander yang membuat Yola, Matteo, dan Jovan yang melihat dan mendengar langsung terkekeh.
Greesa Damon
Greesa Damon
Maaf, tadi aku memang sedang tidur
Ilona
Ilona
Kau pasti kelelahan kan?
Greesa Damon
Greesa Damon
*menggeleng pelan Aku hanya mengantuk
Kedua pria dan kedua wanita di sana yang mendengar hanya bisa mengangguk-anggukkan kepalanya, sambil setelahnya menatap pada Jander yang membuat Jander tidak peduli untuk melihat atau memperhatikan pada mereka.
Yola
Yola
Baiklah kalau begitu, sekarang kita mulai saja untuk acara BBQ-annya
Yola
Yola
Apa kau suka BBQ-an di tengah hutan seperti ini?
Greesa mengangguk yang membuat Yola dengan gemas langsung mencubit pipi Greesa.
Yola
Yola
Kau mudah sekali di culik, Gree. Pantes saja kau mau menikah dengan pria di sampingmu itu
Ilona langsung terkekeh dan Greesa hanya bisa tersenyum mendengarnya sambil sesekali melihat dengan ragu pada suaminya.
Lalu setelah itu mereka mulai mengatur tempat dan apa yang ingin mereka adakan sekarang, di mana malam ini mereka akan makan-makan bersama di Villa sambil menghabiskan waktu yang tenang dan menyenangkan.
Makanan pun sudah banyak terhidang di atas meja lengkap dengan minuman, cemilan, dan juga buah-buahan.
Lalu tidak lama setelahnya, Matteo dan Jovan datang menyediakan 4 botol Vodka dan bir yang membuat kedua pria itu langsung tersenyum senang begitupun dengan Ilona dan Yola. Sementara Greesa hanya bisa diam melihat dengan kaget dan sedikit kebingungan.
Yola
Yola
Jangan minum terlalu banyak
Matteo
Matteo
Hanya sedikit, Sayang
Ilona
Ilona
Sedikit tapi hampir mati *sambil menatap pada Jovan yang terkekeh yang membuat Ilona langsung mencubitnya
Ilona
Ilona
Jika kau mabuk dan hampir mempe***sa ku lagi, lihat saja. Aku akan memotong sosis besar itu untuk ku panggang besok pagi
Jovan
Jovan
Astaga! Aku tidak akan seperti itu, Sayang
Yola dan Matteo terkekeh mendengarnya, sambil Matteo menatap was-was pada Yola yang kini tengah menatapnya dengan tajam sambil memegang dan mengacungkan pisau. Membuat Greesa yang mendengar dan melihat pada mereka hanya bisa tersenyum dan terkekeh sambil kini membantu Yola untuk memanggang daging.
Yola
Yola
Hati-hati, Gree. Nanti tanganmu terkena api dan Jander akan langsung melempar kita ke laut
Greesa Damon
Greesa Damon
Aku akan berhati-hati, karena aku sering melakukan hal seperti ini saat dengan Papah dan Mamah di rumah
Yola
Yola
Kau sangat beruntung
Greesa Damon
Greesa Damon
*Tersenyum
Yola
Yola
Lalu di mana, Jander?
Greesa Damon
Greesa Damon
Dia sedang di dapur
Tidak lama setelahnya pintu terdengar di tutup yang membuat mereka langsung menoleh, melihat pada Jander yang datang sambil kini membawakan dua gelas jus dan juga susu.
Setelah itu langsung menyimpannya di atas meja di hadapan istrinya yang membuat Greesa hanya terdiam menatap pada suaminya yang kini beralih membuka dan meminum sekaleng cola.
Ilona
Ilona
Seharusnya kalian seperti Tuan Jander yang terhormat yang datang membawakan jus dan susu untuk istrinya bukan sebotol vodka dan bir! *sambil menatap tajam pada Jovan
Jovan
Jovan
Setelah kita menikah nanti aku akan jauh lebih romantis, Sayang
Ilona
Ilona
Awas saja---
Yola langsung menyuapkan daging yang sudah di bungkus besar dengan daun selada yang membuat Ilona langsung bungkam sambil melototkan matanya menatap kaget pada Yola, membuat Yola yang melihat hanya tersenyum sambil mengusap lembut pipi Ilona.
Yola
Yola
Enak kan? Jadi makan saja oke
Jovan dan Matteo terkekeh sambil geleng-geleng kepala karena sudah biasa melihat tingkah keduanya, membuat Jovan setelahnya langsung memeluk tubuh kekasihnya yang membuat Ilona langsung bersandar dengan manja.
Membuat mereka langsung menghela nafas panjang dan kini melanjutkan acara makan-makannya.
Jander, Matteo, dan Jovan tampak sibuk memanggang daging sementara Greesa, Yola, dan Ilona kini mereka sibuk makan sambil memotong-motong kan daging. Lalu setelah semuanya sudah selesai, mereka kini tinggal menikmati waktu malam sambil makan dan juga mengobrol.
Jander yang melihat pada istrinya yang kini tengah memotongkan daging langsung mengambilnya yang membuat Greesa langsung terdiam menatap pada suaminya, melihat bagaimana Jander yang kini tengah memotongkan daging untuknya lalu setelah itu memberikannya.
Jander Chilles
Jander Chilles
Makan dengan nasi dan sayurnya
Greesa Damon
Greesa Damon
Kau tidak makan?
Jander Chilles
Jander Chilles
Aku sudah memakannya
Greesa menatap pada makanannya lalu setelah itu beralih mengambilkan daun selada dan juga daging lalu menambahkannya sedikit saos, setelah itu menatap pada suaminya dengan ragu dan Jander tampak masih menatapnya dengan diam.
Greesa Damon
Greesa Damon
Apa kau mau aku suapi?
Jander langsung mendekat. Di mana keduanya kini tengah memanggang daging karena Greesa tadi berniat ingin membantu suaminya, membuat Greesa sedikit berani menawarkan suapannya karena jauh dari meja agar Yola dan yang lainnya tidak melihat.
Lalu setelahnya. Greesa mulai menyuapkan suaminya dan Jander menerima suapan istrinya yang langsung membuat Greesa tersenyum dengan senang.
Kegiatan romantis keduanya pun ternyata tidak luput dari keempat orang yang kini tengah menatap dan melihat dari meja makan yang Greesa pikir mereka tidak akan melihat, nyatanya setelah itu mereka langsung berpura-pura terbatuk sambil berdehem dan bersiul.
Membuat Greesa yang mendengar dan melihat tampak langsung malu dan semakin gugup, sementara Jander tampak tidak peduli sambil kini beralih mengusap bibir Istrinya.
•••
Besok paginya. Greesa bangun lebih dulu dari Jander dan Greesa tampak langsung kaget saat ia yang baru saja membuka mata dan hal pertama yang ia lihat adalah wajah tampan suaminya.
Membuat Greesa langsung terdiam dan melihat bagaimana kini mereka tertidur dengan Greesa yang tidur berbantal pada lengan suaminya dan Jander yang tampak memeluknya dengan keadaan yang tidak memakai baju dan hanya bertelanjang dada.
Greesa benar-benar kaget walau hal seperti ini sudah hampir sering Jander lakukan, di mana pria itu selalu tidur tanpa memakai baju.
Lalu setelahnya. Greesa dengan pelan beranjak bangun dan baru saja Greesa terduduk, Jander sudah lebih dulu menahan dan menarik tubuh istrinya yang membuat Greesa kembali tertidur dan menatap kaget pada suaminya.
Jander Chilles
Jander Chilles
Ini masih begitu pagi
Greesa Damon
Greesa Damon
Aku ingin melihat laut dari balkon kamar
Jander justru langsung menarik pinggang Greesa agar semakin mendekat sampai membuat Greesa merasakan sesak dan gugup, karena merasakan bagaimana tubuh keduanya yang begitu dekat dan menempel.
Greesa Damon
Greesa Damon
Jander
Jander Chilles
Jander Chilles
Diam
Greesa menurut dan memilih hanya diam. Sampai tidak lama setelahnya, Jander beralih menunduk menatap pada istrinya yang membuat Greesa langsung mengangkat kepalanya menatap pada suaminya.
Jander langsung beralih mencium bibir istrinya sebentar yang membuat Greesa langsung memejamkan matanya.
Setelah itu, Jander beralih menunduk dan menjatuhkan kecupan basah pada bahu istrinya yang membuat Greesa tampak langsung was-was seperti habis tersengat listrik saat merasakan kecupan suaminya.
Greesa Damon
Greesa Damon
A-apa kita akan pulang pagi ini?
Jander Chilles
Jander Chilles
Hmm
Greesa Damon
Greesa Damon
Aku---
Jander langsung mencium bibir Greesa yang membuat Greesa langsung terdiam sambil memejamkan matanya dan mencengkram kuat bahu suaminya.
Ciuman itu pun hanya sekedar menempel yang membuat Greesa memberikan dirinya untuk menyentuh pipi suaminya agar Jander melepaskannya, membuat Jander setelahnya langsung mengecup pipi dan dagu Greesa lalu tangannya yang berada di bawah beralih masuk ke dalam baju istrinya.
Greesa Damon
Greesa Damon
Jander
Jander Chilles
Jander Chilles
Aku hanya menyentuhnya
Greesa langsung terdiam sambil kini menyembunyikan wajahnya di lengan suaminya, merasakan bagaimana tangan Jander yang kini mulai mengusap pa******nya dari dalam lalu setelah itu meremasnya dengan perlahan yang membuat Greesa langsung bergerak gelisah sambil menahan tubuh suaminya.
Jander Chilles
Jander Chilles
Aku lebih suka melihatmu tidur seperti ini
Greesa Damon
Greesa Damon
Apa kau bisa berhenti?
Jander Chilles
Jander Chilles
*menatap pada Greesa
Greesa Damon
Greesa Damon
Sakit, kau terlalu kuat
Jander langsung menunduk. Lalu dengan mudahnya ia menarik satu tali baju tidur istrinya dan saat sudah terlepas, Jander langsung menurunkannya yang membuat Greesa langsung melihat dengan panik dan kaget karena pa******nya kini terpampang dengan jelas.
Greesa Damon
Greesa Damon
Jander! Apa, apa yang---
Jander Chilles
Jander Chilles
Aku suamimu dan bukankah aku berhak jika ingin melakukannya
Greesa Damon
Greesa Damon
Tapi ini
Jander Chilles
Jander Chilles
Diam, tidak akan ada yang melihat kecuali aku
Greesa pun pasrah sambil memejamkan matanya, membiarkan Jander melihatnya lalu itu merasakan bagaimana Jander mulai menciumi bahu, leher, dada, dan setelahnya.
Greesa Damon
Greesa Damon
Eughhh. Janderh...
Jander langsung tersenyum mendengarnya, sambil kini mulai mencium dan menghisap pelan di area sekitar pa****** istrinya sebelum setelahnya langsung mengulumnya yang membuat Greesa langsung meremas kuat bahu suaminya.
Greesa Damon
Greesa Damon
Janderh!
Jander Chilles
Jander Chilles
Ukuran yang cukup besar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!