Part 4
Pesawat pribadi Jander terlihat baru saja sampai di bandara malam ini tepatnya pukul 9 malam setelah mereka melakukan penerbangan selama 5 jam lebih dari Paris menuju Moskow.
Jander dan Greesa tiba di Moskow malam ini bukan untuk liburan ataupun pergi honeymoon melainkan akan tinggal dan menetap di kota Moskow.
Karena setelah menjadi istri Jander, Greesa akan ikut dan tinggal bersama suaminya setelah keduanya kini sudah sah menikah.
Di karenakan Jander yang memang sedari awal sudah menetap dan tinggal di Moskow karena bisnis dan pekerjaannya jadi otomatis setelah ia menikahi Greesa, Greesa harus ikut dengannya dan mereka tidak akan tinggal di Paris bersama kedua orang tua mereka melainkan akan tinggal jauh dan menetap di Moskow.
Jander Chilles
Pakai jaketnya dengan benar
Greesa langsung mengangguk saat mendengar ucapan suaminya, lalu setelah itu Jander beralih turun dari tangga pesawat yang membuat Greesa langsung mengikuti di belakang dengan pelan-pelan.
Namun saat baru saja menuruni 2 atau 3 anak tangga, Greesa tiba-tiba saja langsung terduduk karena kaget dengan udara malam yang begitu dingin yang langsung menerpanya.
Membuat para penjaga dan para pelayan yang berjaga di bawah dan di atas.
Jander pun langsung menoleh dan setelah itu langsung menghampiri pada istrinya, membuat Greesa hanya bisa menunduk sambil memeluk lengan di dadanya.
Jander Chilles
Kemari
*sambil meraih lengan istrinya
Greesa Damon
Aku tidak kuat dengan dinginnya
Dengan pelan Jander membantu Greesa untuk berdiri yang membuat Greesa langsung berpegangan kuat pada lengan suaminya, lalu setelah itu Jander langsung menggendong tubuh istrinya yang membuat Greesa langsung memeluk erat leher Jander dengan takut.
Tapi walaupun begitu, Greesa justru beralih menyembunyikan wajahnya pada leher suaminya.
Membiarkan Jander yang kini menggendongnya menuruni tangga pesawat sampai menuju pada mobil dan setelah itu menurunkannya dengan hati-hati yang membuat Greesa hanya terdiam menatap pada suaminya, bahkan setelah William memberikan selimut Jander langsung mengambil dan menyelimuti tubuh Greesa dari atas sampai bawah.
Memastikan jika Greesa tidak kedinginan baru setelahnya Jander masuk ke dalam mobil dan setelahnya mobil mulai melaju pergi meninggalkan bandara.
Greesa Damon
Apa kau sudah mengabari Mamah dan Papah jika kita sudah sampai?
Greesa beralih melihat ke arah depan melihat pada William yang tengah mengemudi dan melihat bagaimana ramainya perjalanan di kota Moskow.
Perjalanan dari Bandara menuju mansion pun tampaknya cukup lama yang mungkin bisa hampir sejam lebih, sampai membuat Greesa yang sedari tadi berusaha menahan dirinya untuk tidak tidur namun pada akhirnya ia mulai nyenyak tertidur sambil memeluk selimutnya.
Jander yang melihat pada Greesa dan melihat jika Istrinya yang sudah tertidur membuatnya langsung beralih memperbaiki posisi kursi agar Greesa bisa tidur dengan nyaman.
Jander Chilles
Jangan menyalip dan pilih jalanan yang bagus
Sejam setelah menempuh perjalanan, mobil pun akhirnya mulai memasuki kawasan Mansion dan sampai tepat di teras mansion. Membuat para penjaga yang sudah Jander perintahkan sebelumnya langsung pada berkumpul.
William segera turun dari dalam mobil dan segera membukakan pintu mobil untuk Tuannya, membuat Jander langsung keluar dan setelahnya langsung beralih mengitari mobil menghampiri pada istrinya.
Dengan pelan Jander membuka pintu mobil lalu setelah itu dengan hati-hati mulai meraih dan menggendong tubuh Greesa, membuat Greesa tampak langsung terganggu dari tidurnya namun Jander dengan cepat langsung menenangkannya.
Jander Chilles
Simpan semua koper di dalam agar pelayan yang mengurusnya
Jander segera masuk ke dalam mansion saat pintu utama sudah di bukakan oleh penjaga di sana yang membuatnya langsung melangkah masuk langsung menuju pada kamarnya di lantai dua.
Sesampainya di kamar. Jander dengan pelan dan hati-hati menidurkan tubuh istrinya di atas ranjang, lalu setelahnya beralih melepaskan sendal bulu dan jaket Greesa.
Setelah sudah selesai Jander beralih menyelimuti tubuh istrinya agar Greesa tidak merasakan kedinginan juga mengatur suhu AC agar lebih hangat.
Pintu kamar terdengar di ketuk yang membuat Jander langsung menoleh, lalu setelahnya menyuruh untuk masuk dan terlihat salah satu pelayan yang datang.
???
Maaf mengganggu, Tuan. Makan malamnya sudah siap
Jander Chilles
Bawakan ke kamar dan buatkan segelas susu hangat
Pelayan itu menunduk dengan sopan lalu setelahnya beranjak pergi setelah menutup pintu.
Jander beralih melihat pada Greesa sebentar yang kini tampak masih pulas tertidur, sebelum setelahnya beralih beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
20 menit setelahnya. Jander sudah selesai mandi dan langsung keluar dari kamar mandi dalam keadaan yang sudah tampak terlihat segar sambil mengeringkan rambut basahnya dengan handuk.
Greesa yang sudah terbangun dari tidurnya sebelum Jander selesai mandi dan saat mendengar pintu kamar mandi yang terbuka, membuatnya langsung menoleh dan tampak sedikit kaget saat melihat pada suaminya.
Membuat Jander setelahnya langsung menghampiri pada Greesa.
Jander Chilles
Masih merasakan pusing?
Greesa Damon
*menggeleng
Aku sudah merasakan lebih baik
Jander Chilles
Makan dan setelah itu minum obat dan vitaminnya
Greesa Damon
Aku ingin membersihkan tubuhku lebih dulu
Jander Chilles
Aku menyuruhmu untuk makan lebih dulu dan nanti baru membersihkan tubuhmu
Greesa mau tidak mau langsung menurut, karena begitu takut melihat pada Jander dan mendengar ucapan suaminya yang tampak terdengar seperti memarahinya.
Lalu setelahnya, Jander beralih pergi menuju pada ranjang yang membuat Greesa hanya terdiam melihat, sambil beralih meraih piring makanannya.
Greesa Damon
Apa kau tidak makan juga?
*Tanyanya dengan ragu yang membuat Jander langsung menoleh sebentar sebelum setelahnya memilih pergi untuk menelpon seseorang
Membuat Greesa yang melihat hanya terdiam dan memilih untuk segera makan lalu setelah sudah selesai makan, Gressa langsung meminum obat dan vitaminnya yang sudah Jander siapkan untuknya.
Setelah itu, Greesa langsung beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan juga mengganti pakaiannya. Mencuci muka, menyikat gigi, dan merapikan rambutnya.
Karena tadi sore di pesawat ia sudah mandi, jadi Greesa tidak berani untuk mandi lagi takut jika Jander memarahinya.
Bahkan saat Greesa sudah selesai dan baru saja keluar dari kamar mandi, Jander sudah tampak langsung menatapnya sambil kini duduk di sofa dengan angkuh.
Jander Chilles
Kau masih ingin sakit?
Greesa Damon
Aku hanya mencuci muka dan mengganti pakaianku
Jander Chilles
Obat dan vitaminnya sudah di minum?
Greesa Damon
*mengangguk
Aku sudah meminumnya
Jander Chilles
Kalau begitu cepat tidur dan beristirahat karena ini sudah larut malam
Greesa langsung segera pergi menuju pada ranjang yang membuat Jander hanya melihatnya sebentar lalu melanjutkan meminum tehnya.
Greesa Damon
Jander *panggilnya
Greesa Damon
A-Apa aku tidur di sini?
Jander hanya terdiam, membuat Greesa yang melihat tampak kebingungan dengan pertanyaan sendiri.
Jander Chilles
Jika kau tidak ingin tidur seranjang, tidur dengan pelayan di bawah
Greesa Damon
Aku hanya bertanya untuk memastikan, karena takut kau marah
Jander langsung beranjak berdiri lalu menghampiri pada Greesa yang membuat Greesa tampak langsung ketakutan melihatnya sambil memegangi selimut di atas ranjang.
Jander Chilles
Jika tidak ingin tidur seranjang aku bisa menyediakan ranjang khusus untukmu
Greesa Damon
*menggeleng
Bukan. Bukan seperti itu maksudku, aku hanya bertanya untuk memastikan karena aku tau ini kamarmu
Jander langsung melangkah maju yang membuat Greesa langsung jatuh terduduk di pinggir ranjang, membuat Jander setelahnya langsung beralih menundukkan kepalanya.
Jander Chilles
Aku tidak akan menyentuhmu sebelum waktunya, jadi jangan terlalu takut
Jander Chilles
Dan jika kau ingin pisah ranjang, jangan harap itu terjadi
Mendengar deep voice suaminya membuat Greesa rasanya hampir lupa untuk bernafas, sambil menatap bagaimana mata tajam itu seperti elang yang siap memakan mangsanya.
Greesa mulai membuka matanya dan kini mulai terbangun dari tidurnya. Sinar matahari yang begitu terang tampak langsung menyinari seisi kamar yang membuatnya langsung segera duduk sambil melihat pada jendela kecil di samping tempat tidur.
Lalu tidak lama setelahnya, pintu kamar terdengar terbuka yang membuat Greesa langsung menoleh sambil tersenyum dengan senang.
???
Selamat pagi keponakan Tante yang paling cantik. Bagaimana tidurnya semalam, apa nyenyak?
Greesa Damon
*Mengangguk
Aku habis bermimpi indah sekali
Greesa Damon
Hmm, benar. Aku bermimpi sedang jalan-jalan di taman bunga yang hijau
???
Itu mimpi yang indah, dan sekarang sudah waktunya untuk bersiap
Greesa Damon
Apa aku boleh meminta izin untuk hari ini?
Greesa Damon
Aku masih merasakan pusing, Tante
???
Pusing atau sakit semua itu tidak ada kata izin untuk berisitirahat, karena keponakan Tante ini harus menjadi anak yang pintar dan cantik agar dirimu berguna untuk membantu hidup, Tante. Apa kau mengerti, Sayang?
Greesa Damon
Aku ingin pulang saja kalau begitu, Mamah dan Papah pasti tidak akan memarahiku nantinya
???
Mereka akan memarahimu!
Greesa Damon
Tidak akan, Mamah dan Papah menyayangiku
???
Jadi kau ingin pulang?
Greesa Damon
Iya, aku ingin pulang
???
Tapi orang tuamu memintaku agar aku mengurus mu sampai kau lulus sekolah
Greesa Damon
Tidak, aku tidak mau di sini dan aku ingin pulang
???
Mau atau tidak mau kau harus menurut denganku jika kau tidak ingin tidur di dalam lemari lagi
Greesa Damon
Tapi aku ingin pulang, Tante
Greesa Damon
Aku ingin pulang
Greesa Damon
AKU INGIN PULANG TANTE!
Sontak setelahnya. Greesa langsung terbangun dari tidurnya setelah mendengar teriakan Jander yang memanggilnya, membuat Greesa tampak terlihat begitu kaget dengan nafas terengah-engah sambil beralih melihat pada Jander yang menatapnya dengan bingung.
Jander Chilles
Ada apa denganmu, kau bermimpi buruk? *kesal
Jander beranjak turun dari ranjang untuk mengambilkan segelas air minum lalu memberikannya kepada Greesa, membuat Greesa hanya terdiam dengan bingung melihatnya.
Greesa meraih gelas yang suaminya berikan lalu setelah itu mulai minum dengan pelan-pelan.
Jander Chilles
Apa kau begitu takut dan khawatir jauh dari orang tuamu sampai membuatmu langsung mengalami mimpi buruk?
Greesa Damon
*Menggelengkan kepalanya
Aku hanya terlalu kelelahan yang membuatku tidur dengan gelisah, maafkan aku
Jander terdiam, sambil menatap pada Greesa yang membuat Greesa langsung menundukkan kepalanya setelah menyimpan gelas minumnya di atas meja nangkas.
Jander Chilles
Tatap suamimu saat berbicara
Dengan takut Greesa memberanikan dirinya untuk menatap pada suaminya, membuat Jander dapat melihat bagaimana tatapan istrinya yang penuh dengan ketakutan dan tampak terlihat begitu gelisah.
Jander Chilles
Tidurlah, jangan terlalu banyak berfikir
Greesa menurut, lalu setelahnya kembali menidurkan tubuhnya sambil menarik selimut dan mulai memejamkan matanya sambil memeluk selimutnya.
Jander yang melihat beralih ikut tidur dan merebahkan tubuhnya di samping istrinya yang kini tidur membelakanginya, padahal sebelum tadi keduanya tampak tidur sambil saling berpelukan karena dalam keadaan yang tidak sadar.
Namun Jander menyadarinya.
Besok paginya. Jander bangun lebih dulu sementara Greesa tampak masih pulas tertidur di dalam selimutnya.
Membuat Jander yang melihat memilih membiarkan istrinya yang masih tertidur karena Jander tau, Greesa tidak langsung tidur setelah mengalami mimpi buruknya.
Lalu Jander memilih untuk segera mandi karena jam 10 pagi ini ia harus pergi ke kantor.
Setelah sudah selesai mandi dan berpakaian, Jander meminta pada pelayan yang datang untuk menyediakan dan mengantarkan sarapan pagi untuknya dan Greesa.
Lalu setelahnya, Jander beralih duduk di sofa sambil melihat-lihat laporan pekerjaan dari Ipad-nya, karena 2 bulan lebih Jander tidak ke kantor begitu banyak laporan yang belum ia lihat.
Greesa yang tadinya masih nyenyak tertidur kini terlihat mulai terbangun dari tidurnya yang membuat Jander langsung beralih melihat pada istrinya.
Membuat Greesa yang melihat jika hari yang sudah begitu pagi dan cerah langsung membuatnya beralih menoleh dan bertepatan melihat pada suaminya yang menatapnya, membuat Greesa langsung segera duduk dan beranjak turun dari ranjang.
Jander Chilles
Cuci mukamu lalu setelah itu kita sarapan
*sambil meminum tehnya
Greesa Damon
Aku ingin mandi lebih dulu
Jander Chilles
Dokter akan datang sebentar lagi untuk memeriksa keadaanmu, jadi tidak perlu mandi
Greesa Damon
Untuk apa dokter datang memeriksa keadaanku? Bukankah aku baik-baik saja?
Jander Chilles
Kalau begitu cepat mandi
Greesa tampak kebingungan melihat pada Jander namun suaminya itu tampak tidak peduli melihatnya, membuat Greesa mau tidak mau langsung pergi ke kamar mandi untuk segera membersihkan tubuhnya dan mandi dengan air hangat.
Lalu beberapa menit setelahnya, Greesa kembali keluar dari kamar mandi sambil memakai bathrobnya.
Melihat Jander yang tidak ada di kamar, membuat Greesa segera pergi ke ruangan walk in closed untuk berpakaian dan melihat jika semua pakaiannya yang ternyata sudah tersusun rapi di lemari dan rak-rak yang memenuhi ruangan tersebut.
Bahkan Greesa juga melihat banyak sekali pakaian dan dress-dress serta gaun yang masih baru, paper bag dengan merek-merek termahal pun tampak penuh di lantai dan meja yang membuat Greesa kebingungan melihatnya, dan apakah semua itu miliknya, pikir Greesa dengan bingung.
Lalu setelah selesai berpakaian, Greesa langsung keluar dan tampak kaget saat melihat pada Jander yang sudah duduk di sofa sambil menatapnya.
Juga terlihat ada seorang wanita yang duduk di sofa lain dan sepertinya itu dokter yang Jander bilang, karena wanita itu terlihat memakai jas putih lengkap dengan tanda-tanda yang menandakan jika ia seorang dokter.
Dokter
Kau terlihat begitu tegang dan ketakutan, Nyonya Greesa
*ujarnya membuat Greesa langsung tersenyum dengan ragu
Dokter
Jangan takut dan tegang, aku tidak akan macam-macam karena niatku datang hanya untuk memeriksa keadaanmu sebentar
Greesa Damon
Tapi. Tapi aku baik-baik saja
Dokter
Suamimu menyuruhku untuk memeriksa mu, karena semalam katanya kau panas sampai tidur mengigau
Greesa Damon
Tapi sekarang aku sudah baik-baik saja
Dokter
*tersenyum berusaha untuk menyakinkan Greesa
Aku hanya akan memeriksa sebentar
Dokter
Mungkin mengecek suhu tubuh dan cek darah, apa boleh?
Greesa langsung melihat takut pada suaminya lalu setelahnya dokter tersebut beralih mendekat yang membuat Greesa memilih diam dan menurut.
Dokter Liana
Aku bukan orang jahat, dan kau bisa memanggilku dokter Liana
Greesa mengangguk, sambil melihat pada dokter Liana yang kini mulai memeriksanya dan tengah mengecek tensi darahnya.
Dokter Liana
Apa kepalamu sering terasa pusing?
Dokter Liana
Lelah dan pegal-pegal?
Greesa menggeleng lagi yang membuat dokter Liana tersenyum.
Dokter Liana
Syukurlah kalau begitu, tapi kini kau harus banyak beristirahat karena tubuhmu masih letih dan lemah
Dokter Liana
Aku ingin memberikanmu suntik vitam--
Greesa Damon
Aku tidak mau di suntik!
Baik dokter Liana atau pun Jander keduanya tampak sedikit kaget mendengar ucapan Greesa yang langsung memotong, membuat Greesa yang melihatnya tampak kebingungan namun setelahnya dokter Liana beralih tersenyum sambil mengusap-usap lengan Greesa.
Dokter Liana
Tidak papa jika, lalu bagaimana dengan vitamin, apa kau mau?
Greesa mengangguk, dokter Liana pun beralih membuka tasnya dan mencari obat vitamin yang cocok dengan Greesa dan setelah itu memberikannya kepada Greesa.
Dokter Liana
Minum sehari dua kali ya, saat pagi setelah selesai sarapan dan saat malam sebelum tidur
Dokter Liana
Vitamin ini juga harus di minum sampai habis agar kau tidak mudah lelah nantinya
Greesa Damon
Terimakasih dokter Liana, dan maaf
Dokter Liana
Sama-sama
*sambil tersenyum menatap pada Greesa
Dokter Liana
Kau terlihat begitu cantik dan lembut, pantas saja suamimu tidak mau berdekatan dengan wanita Rusia, karena calon istrinya ini tidak ada yang bisa menyamainya
*sambil tersenyum dan melihat pada Jander yang hanya diam tidak peduli
Lalu setelah itu, dokter Liana beranjak pamit pergi keluar dari kamar meninggalkan keduanya.
Membuat Greesa hanya bisa diam menunduk sambil menggenggam vitaminnya yang membuat Jander beralih mengambil lalu menarik lengan Greesa agar duduk di sampingnya.
Jander Chilles
Cepat sarapan dan setelah itu minum vitaminnya
Greesa Damon
Kau tidak sarapan?
Jander Chilles
*menoleh
Tatap suamimu saat sedang berbicara
Greesa Damon
*Menoleh
Apa kau tidak sarapan?
Jander yang melihat dan mendengar langsung mendekatkan wajahnya di hadapan istrinya yang membuat Greesa langsung menjauh, namun Jander langsung menahan dengan mencengkram rambut di bagian tekuk leher Greesa.
Membuat Greesa yang merasakan sontak langsung kaget dan ketakutan menatap pada suaminya, sementara Jander justru langsung menyeringai melihatnya.
Comments