SUAMIKU (BOSKU)

SUAMIKU (BOSKU)

Episode 1

Nayana Leandra
Nayana Leandra
Willona! Kamu dipanggil tuh keruangan bos. Ditunggu 5 menit katanya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Saya mbak?
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Iyadong,siapa lagi yang namanya willona di kantor ini coba.
Willona Anatta
Willona Anatta
Kenapa yah mbak kok saya dipanggil?
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Mana mbak tau, masuk gih nanti makin parah kalau kamu nggak masuk cepat.
Willona Anatta
Willona Anatta
Iya mbak.
Willona Anatta
Willona Anatta
Apalagi ini tuhan (batinya).
Willona pun segera melangkah keruangan bosnya,sebelum ia terkena amukan dari bosnya karena terlambat barang semenit pun.
Tok
Tok
Tok
Suara ketukan pintu berbunyi,willona mengetuk pintu ruangan bosnya sebelum di izinkan masuk.
Willona Anatta
Willona Anatta
Semoga kali ini gue selamat (batinnya).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Masuk!!
Willona pun masuk keruangan itu setelah pemilik ruangan mengizinkannya.
Ia melihat sang bos yang duduk di kursi kebesaranya,dengan memegang beberapa kertas serta banyak tumpukan kertas lainnya dimejanya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Maaf pak, ada apa yah bapak manggil saya?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kamu terlambat selama 5 detik.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kenapa kamu telat?
Willona Anatta
Willona Anatta
What, demi apa? (batinnya).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Jawab!!
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kamu punya mulut kan untuk bicara, kenapa diam saja hah!?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kenapa kamu telat hah, saya udah kasih kamu waktu buat kamu berjalan dari ruangan kamu.
Willona Anatta
Willona Anatta
Wahhh,ngajak gelut nih bos, pikiranya kemana sih. Jarak ruangan gue sama ruangan dia itu jauh,dia ngasih waktu gue cuma 5 menit doang kalau nih gue gak lari mustahil sampai kemari dalam waktu 5 menit. Gila yah (batinya menggerutu).
Willona Anatta
Willona Anatta
Maaf pak, tadi saya sudah secepatnya kok supaya tepat waktu.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Heh,banyak alasan aja kamu!
Willona Anatta
Willona Anatta
Wahh fiks nih bos ingin gue jitak rasanya. Kalau bukan karena gue butuh uang gue gak bakalan kerja di kantor yang punya bos tipikal begini. (batinnya).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kamu anak baru yang diterima bulan lalu kan?
Willona Anatta
Willona Anatta
Iya pak (mengangguk).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Anak baru tapi sudah telat ck ck (menggelengkan kepalanya).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Seharusnya kamu sebagai anak baru itu harus disiplin waktu.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Masih baru aja sudah telat apalagi nanti kalau sudah kerja lama.
Willona Anatta
Willona Anatta
Maaf pak.
Suasana hati willona saat ini campur aduk,antar kesal,marah dan ingin menangis melihat bos modelan begini.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kali ini saya maafkan karena kamu baru telat sekali, jika kamu telat lagi jangan harap kamu saya maafkan.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Ini ada kerjaan buat kamu, sebelum jam pulang kantor harus sudah selesai.
Stev menyerahkan sebuah berkas yang akan di kerjakan willona.
Willona Anatta
Willona Anatta
Omaygat,ini gak salah waktunya cuma sampai jam pulang,mana cukup ngerjain ini berkas dengan waktu sesinggkat itu (batinya).
Fiksss kali ini mungkin willona akan menangis ,gimana tidak ia ingin menangis? Berkas yang di berikan oleh atasanya sangat tebal dan jam pulang akan selesai sebentar lagi. Sungguh ia ingin mengutuk bosnya ini tapi ia tidak bisa.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kenapa? Kecepatan yah waktunya?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Atau setengah jam lagi berkas itu sudah selesai hm?
Willona Anatta
Willona Anatta
Ahh tidak pak, cukup kok. Baik pak saya permisi yah. (pamitnya)
Willona keluar dari ruangan itu dan kembali keruangan dengan tumpukan berkas tebal yang ia bawa dan harus ia kerjakan secepatnya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Dasar sialan (umpatnya).
Untuk saat ini biarkan willona mengumpat sepuasnya karena ia adalah tipikal orang yang tidak bisa marah tapi hanya bisa menggerutu di dalam hati saja. Kalau disuruh bertengkar mana berani dia.
.
.
.
Satu jam lebih telah berlalu,dan willona selesai dengan kesibukannya mengerjakan tugas dari sang bos.
Setelah selesai ia pun segera mengantarkan berkas tersebut keruangan bosnya,setelah memastikan tidak ada yang salah.
Willona Anatta
Willona Anatta
Permisi pak!!
Stev El Bastara
Stev El Bastara
masuk!!
Setelah mendapatkan izin willona pun masuk kedalam ruangan stev.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ini berkasnya pak.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Bagus,selesai sesuai dengan waktu yang saya tentukan.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Letakan saja dimeja,besok saya periksa.
Willona Anatta
Willona Anatta
Apa? Besok katanya? Gue udah mati matian ngetik sampai nih jari rasanya mau patah,dia bilang besok? Kalau begitu kenapa diburu buru ngerjain sekarang coba? Astaga harus sabar willona. (batinya).
Willona Anatta
Willona Anatta
Iya pak. (meletakkan berkas tersebut di meja).
Stev hanya memasang wajah datar saja menatap jam mahal yang ada di lengannya,ia kemudian berdiri dari kursinya mengambil jas serta tas kerjanya dan berjalan keluar.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Saya tunggu di parkiran,jangan lama. (ucapnya sebelum keluar).
Willona Anatta
Willona Anatta
Hah? (bingungnya).
Willona pun segera lari menuju ruangannya,mengambil tas serta barang barang nya sebelum pulanh dengan terburu buru.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Kenapa buru buru will?
Willona Anatta
Willona Anatta
Ahh iya mbak ada urusan soalnya.
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Hati-hati dijalan loh.
Willona Anatta
Willona Anatta
Iya mbak, willona duluan yah mbak!! (pamitnya sambil melambaikan tangan).
Nayana Leandra
Nayana Leandra
Iya (membalas lambaian tangan willona).
Tak
Tak
Tak
Langkah terburu buru dari langkah kaki willona yang harus segera ke parkiran.
Ceklek
pintu mobil terbuka.
Willona Anatta
Willona Anatta
Maaf mas ,saya lama yah? (ucapnya sambil menunduk).
Yang ditanya tidak menjawab hanya menatap orang yang bertanya dengan datar dan langsung melajukan mobilnya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Kita mau kemana mas? Tumben mas nyuruh saya pulang bareng mas? (tanyanya penasaran).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Kerumah mama.
Willona Anatta
Willona Anatta
Ngapain mas?
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Saya tidak tau.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
kamu tanya tumben ke saya? Kamu mau saya di marah mama karena saya tidak bareng kamu pulangnya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Maaf mas.
Setelah mengatakan maaf,willona tidak mengatakan apapun lagi. Dan perjalanan mereka sunyi sampai tempat tujuan.
.
.
.
Ceklek
Kedua pintu mobil terbuka dan menunjukan dua manusia di dalamanya.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Aihhh,mantu mama!!
Stella memeluk orang yang disebut menantu itu.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Apa kabar sayang? Sehat kan? Suami kamu gak ngapa ngapai kamu kan? (sambil melihat kanan kiri badan orang tersebut).
Willona Anatta
Willona Anatta
willona baik baik aja kok ma, sehat kok. (tersenyum).
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Udalah sayang,kasihan loh mereka baru sampai juga.
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Stev, ajak istri mu masuk kedalam.
Stev El Bastara
Stev El Bastara
(mengangguk).
Stev El Bastara
Stev El Bastara
Ayo.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Ihh wajahmu ingin mama cakar rasanya, ngajak istri tuh senyum,gandeng tangannya terus ajak masuk kedalam.
Stev tidak mendengarkan omelan sang mama dan tetap masuk di ikuti dengan willona di belakangnya.
Willona Anatta
Willona Anatta
Willona masuk yah ma.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Iya sayang masuk lah.
Stella menatap kedua orang itu masuk kedalam rumah.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Ishhh pa,lihat anakmu itu. (aduhnya).
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Sudahlah sayang,mereka masih baru kenal. Wajar mereka belum akrab, mereka berdua baru menikah beberapa hari lalu,dan keduanya juga pasti masih tahap pengenalan.
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Kamu ngerti sendiri kan bagaimana watak anak tunggal mu itu kan.
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Lagian mereka berdua menikah atas pemintaan mama kan?
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Yah mau gimana lagi pah, stev udah mau kepala 3 masa belum ada pasanganya.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Anak itu selalu saja kerja,kerja dan kerja. Mama rasa hanya ada kerja di dalam hidupnya.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Mama kan takut,anak kita itu tidak pernah berhubungan dengan siapa-siapa loh selama ini,kan mama takut dia agak- (menjeda ucapanya).
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Mama mulutnya!!
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Nggak boleh berfikiran begitu ma,gak baik.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Yakan mama takut aja pa.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Maka dari itu mama ingin dia menikah sama willona pah,mama takut kejadian yang dipikiran mama terjadi.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Dan willona anak baik yang mama kenal,mama yakin willona biaa mengubah kebiasaan workaholic nya stev yang sudah mendarah daging itu.
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Tapi biarkan mereka berproses,jangan dipaksa. Anakmu itu terlalu lurus hidupnya, dan kasihan willona juga kan dia harus menerima permintaan mama dengan menikah dengan stev yang notabenya bos di kantornya.
Stella De Atmaja
Stella De Atmaja
Iya pa,maafin mama yah.
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
iya,udah kejadian juga,kita tinggal harus mensyukuri saja.
Sebastian El Bastara
Sebastian El Bastara
Ayo masuk.
Mereka berdua pun akhirnya masuk menyusul willona dan stev.
Yah,willona adalah istri stev. Lalu kenapa ia bekerja dikantor stev? Itu tanyakan langshng saja pada willona.
NovelToon

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!