Episode 19
Yara kallara
Yey, yang sebentar lagi ultah mau minta apa nih?
Lydia anastasya
Oh yakah? Kapan lo ultah will? Biar gue siapin kadonya.
Willona Anatta
Haihh gak perlu repot-repot lyd.
Lydia anastasya
Harus dong di rayakan, gak boleh nggak.
Yara kallara
Bener tuh, apalagi gue yang udah lama gak pernah ngerayain ultah lo lagi.
Lydia anastasya
Kapan will? Biar gue cari kado terbaik buat lo.
Willona Anatta
Tanggal 31, masih lama lagi itu.
Lydia anastasya
Lama apanya, seminggu lagi tuh.
Yara kallara
Agak heran gue sama pikiran lo ck ck ck.
Lydia anastasya
Lo gak minta kado sama stev, will?
Willona Anatta
Untuk apa!?
Lydia anastasya
Haihh, lo kan istrinya masa lo ulang tahun gak dikasih apa-apa sama stev.
Lydia anastasya
Hang bener aja.
Willona Anatta
Kayaknya gak perlu lah lyd, lagian juga gak terlalu penting banget buat ngasih gue kado.
Lydia anastasya
Gak boleh gitu, dia suami lo. Lo minta apa aja bakal dikasih tuh, uang dia mah banyak minta pulau pun bakal dijabani sama dia.
Willona Anatta
Berlebihan lyd.
Willona Anatta
Lagian pasti itu gak penting banget bagi pak stev untuk apa coba? Dia pasti juga gak terlalu perduli tentang itu.
Lydia anastasya
Tapi gue lihat, kalian udah mulai deket tuh.
Willona Anatta
Kayaknya nggak deh, gue jarang banget sama pak stev.
Lydia anastasya
Tapi udah sekamar kan, gue tau dari tante stella. Sampai tante stella harua masanh cctv di kamar sebelah ck ck ck.
Lydia anastasya
Udah dua bulan juga kalian tidur bareng masa gak ada pendekatan sedikit pun?
Lydia anastasya
Dari yang gue lihat kalian mulai dikit-dikit ngobrol.
Willona Anatta
Cuma ngobrol biasa aja lyd gak lebih.
Lydia anastasya
Gak percaya gue kalo cuma ngobrol biasa doang.
Lydia anastasya
Gue lihatnya kalian makin akrab kok, juga stev gak datar-datar banget udahan.
Lydia anastasya
Ayolah sekarang udah 7 bulan kalian nikah, mana percaya gue kalo kalian udah gak deket.
Yara kallara
Gue juga gak sengaja lihat kalian pernah keluar bareng kan waktu malam?
Willona Anatta
Itu karena ngambil berkas dikantor.
Willona Anatta
Gue keluar cuma ngambil berkas sama belanja bulanan aja.
Yara kallara
Yakan ada kemajuan will dari hubungan kalian, gak monoton gitu aja.
Lydia anastasya
Bener itu, walaupun stev masih datar sama kaku tapi udah agak lumayan lah.
Willona Anatta
Sudahlah gue sama pak stev biasa aja kok.
Willona Anatta
Willona jangan berfikiran jauh tolong, jika lo masih begini lo sendiri yang bakal sakit. Memang 3 bulan itu lo mulai deket sama pak stev tapi bukan berarti pak stev suka sama lo (batinnya).
Willona Anatta
Lagian juga, gue sering lihat mbak naya sama pak stev sering bareng. Walaupun hati gue sakit tapi gue gak berhak buat itu. Cinta lo cuma sepihak aja will (batinya).
Willona Anatta
Ini akibat jika lo jatuh cinta sama pak stev, inilah akibatnya. Lo sendiri harus nahan perasaan itu dan juga sebentar lagi lo bakal di depak keluar bukan. Yah nikmati aja perasaan sepihak ini sampai dimana waktunya tiba (batinnya).
Willona Anatta
Yaudah yah guys, gue mau ke mall sebentar ada barang yang mama stella titip sama gue.
Lydia anastasya
Mau gue temenin will?
Willona Anatta
Gak usah, lo sibuk kan nantinya. Gue sendiri aja gak papa, nanti gue ganggu pekerjaan lo.
Lydia anastasya
Gak papa will.
Willona Anatta
Nanti gue lama lydia, nanti lo bakal telat buat ngapain pekerjaan lo.
Lydia anastasya
Haiss yaudah lah, iya juga sih. Gue ada pemotretan memang, yaudalah gak jadi, hati-hati lo.
Yara kallara
Sorry yah will, gue harus di cafe masih jam kerja gur soalnya.
Willona Anatta
Its okay, mumpung ini hari libur gue jadinya gue mau nikmati dulu.
Willona Anatta
Yaudah bye bye.
Willona pun pamit kepada keduanya dan menuju ke mall untuk mengambil barang milik mama stella, karena dia libur kerja makanya mama stella meminta tolong kepada willona agar mengambilkannya katanya sih barang penting tapi tidak tau apa isinya.
Willona Anatta
Yang ini saja kan kak? Ada yang lain lagi?
Resepsionist
Tidak ada hanya itu saja pesanan milik nyonya bastara.
Willona Anatta
Ah baik, terima kasih.
Willona pun membawa paperbag yang berisi barang tersebut, mereknya sangat terkenal pasti ini barang yang sangat penting dia harus berhati-hati dalam membawanya dan jangan sampai barang itu rusak.
Willona Anatta
Kapan gue bisa beli barang-barang begini, hah utang gue aja masih belum lunas, walaupun sisa 75 juta lagi tapi itu masih jumlah yang banyak.
Willona Anatta
Gue juga ingin beli barang-barang begini, tapi apala daya gue terlahir dengan takdir yang begitu. Takdir gak terlalu memihak gue haih willona lo gak boleh nyalahin takdir itu gak baik.
Willona Anatta
Lo harus ikhlas dengan apa yang terjadi sama lo, lo gak boleh berprasangka buruk dengan takdir tuhan.
Willona Anatta
(terhenti sejenak).
Willona melihat stev dengan nayana berada disebuh toko dengan merk terkenal, untuk apa mereka berdua di mall? Dan juga ini adalah jam kerja. Dan hanya berdua saja dengan nayana.
Semenjak beberapa bulan ini dia jarang bersama nayana, karena nayana sibuk dengan tahap pendekatannya dengan stev. Dan kali ini dia melihat mereka berdua di mall ini.
Willona Anatta
Yah, di kantor juga mereka hot trending gosip.
Willona Anatta
Dari yang gue denger mereka makin deket waktu dikantor, dan juga yah ternyata gue rasa gosip itu bener. Pak stev gak akan ke mall kayak gini apalagi di jam kerja itu adalah hal yang tidak penting untuk dirinya.
Willona Anatta
Dan beberapa bulan ini memang mbak naya gak pernah main bareng gue lagi, semenjak gue denger berita dia mulai deket sama pak stev.
Willona Anatta
Dia bakal ketemu sama gue untuk nyeritain kebahagian dia setelah ada momen dirinya sama pak stev selebihnya dia gak bakal ketemu gue.
Willona pun melihat mereka berdua keluar dari toko tersebut dengan stev yang berjalan duluan dan dibelakangnya diikuti nayana yang tersenyum dengan menenteng sebuah paperbag.
Willona Anatta
Yah, gue rasa gue gak ada apa apanya dengan mereka berdua. Willona lo hanya butiran debu di keluarga pak stev, walaupun kelurga pak stev baik sama lo tapi mungkin karena selama ini mereka kasihan sama lo.
Willona Anatta
Mereka deket dengan almarhum nenek, otomatis mereka minta gue nikah sama pak stev karena lo gak punya siapa-siapa lagi.
Willona Anatta
Karena gak mungkin alasanya karena pak stev gak ada orang yang disuka dan juga gak ada pacar, tapi bisa saja pak stev punya tapi keluarganya gak ada yang tau.
Willona Anatta
Gue gak mau mikir begini tapi bisa saja ini mungkin, karena gak ada yang nggak mungkin di dunia ini.
Willona Anatta
Kayaknya buat kukis enak nih, ada bahan-bahan sisa kemarin waktu buat kukis.
Willona Anatta
Buat aja deh, enak kayaknya nyemilin kukis.
Willona Anatta
Oke kita siap-siapkan dulu bahan-bahannya.
Willona pun menyiapkan barang dan bahan yang diperlukan dalam membuat kukisnya.
Willona Anatta
Haih kok susah banget dibuka yah, ini gunting kemana coba? Perasaan tadi disini, yaudah lah will coba aja dulu lo buka pake tangan.
Tepung berserakan dimana-mana karena sobekan dari plastik yang terbuka lebar.
Willona Anatta
Uhuk uhuk uhuk.
Willona Anatta
Astaga, haih plastik sial-
Willona Anatta
Ehh, mas sudah pulang!!?
Stev El Bastara
Pfhhh (menahan tawanya).
Stev El Bastara
Menurut kamu!?
Willona Anatta
Maaf mas dapurnya gak sengaja saya kotorin tadi saya buka tepung malah sobeknya besar banget, aduh-
Willona Anatta
(kelilipan tepung).
Stev El Bastara
Jangan di gosok pakai tangan nanti semakin perih.
Willona Anatta
haishh gara-gara tepung sialan itu mata gue jadi kelilipan kan (batinya).
Badan willona tiba-tiba menegang dengan terasanya hembusan lembut yang meniup matanya.
Stev El Bastara
Ada gunting, kenapa buka pakai tangan?
Willona Anatta
Tadi guntingnya ada dimeja tapi tiba-tiba gak ada waktu saya mau pakai, terus saya coba buka pakai tangan malah jadi berserakan begini (ucapnya masih dengan matanya tertutup).
Stev El Bastara
Buka matamu perlahan, masih perih?
Willona Anatta
Ehmm sudah nggak mas.
Willona Anatta
Makasih mas.
Willona Anatta
Ahh mas jangan deket deket disini nanti baju mas kotor kena tepung.
Stev El Bastara
Seharusnya pikirkan keadaan kamu sekarang yang sudah penuh dengan tepung.
Willona Anatta
Ehh (melihat bajunya dan juga memegang rambutnya yang penuh tepung).
Willona Anatta
Ahh, iya. Badan saya kena semua.
Stev El Bastara
Pfthh, bersihkan wajahmu itu. Wajahmu seperti badut sekarang.
Willona Anatta
Astaga willona malu banget kan sekarang lo (batinnya).
Willona Anatta
Iya mas, saya bersihkan kekacauan yang saya buat.
Stev El Bastara
Nanti saja, bersihkan tubuhmu terlebih dahulu (membersihkan tepung yanh masih menempel di rambut willona).
Stev El Bastara
Bersihkan dengan benar agar tidak lengket, terutama di bagian rambut.
Willona Anatta
Gimana perasaannya ini gak timbul, gue terbawa suasana dengan perilakuannya ini dan beberapa bulan lalu sikapnya itu buat gue terbawa suasana. Jangan buat saya semakin jauh pak stev, saya gak bisa (batinnya).
Willona Anatta
Walaupun sikap yang ditunjukan hanya sedikit perhatian saja tapi gue tetep gak bisa, gue udah gak bisa lagi nahan perasaan ini, will lo jatuh cinta dengan orang yang salah (batinya).
Willona Anatta
Iya mas, mas jangan didapur nanti kotor kena tepung.
Willona Anatta
Jangan disitu pokoknya sebelum saya bersihkan semua (ucapnya sambil menuju kamar untuk mandi).
Stev El Bastara
sepertinya iya (batinnya).
Comments